Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
    922 research outputs found

    ANALISIS KANJI JUKUJIKUN DALAM MANGA KIMETSU NO YAIBA

    Get PDF
    This research is entitled The Analysis of Jukujikun in Manga Kimetsu no Yaiba. The aim of this research is to describe the process of kanji jukujikun form contained in the manga Kimetsu no Yaiba and to identify the relationship of form meaning of kanji jukujikun. This manga of Kimetsu no Yaiba Vol. 6-8 was used in obtaining the data. The process theory of kanji jukujikun form used was the theory of Todo (1986:74), and the theory of relations in meaning of kanji jukujikun used was Tsuchiya’s (1986:58). The type of the research used was descriptive qualitative. The methods used in collecting the data in this study were observation and note-taking methods. The analysis method used was referential match. Furthermore, the presentation used in data analysis was informal presentation. The result of this research indicated that there were 12 data from the process of forming eight data with the giver relation, and two data with matched relation, one data with certainty relation, and one data with the subject predicate relation. From the relationship of the format meaning based on the combination of two kanji that belonged to the fourth structure, there was seven data, and the one that belonged to the seventh structure, therein lied one data. Moreover, based in the combination of three kanji that belonged to the first structure, there was one data, and the ones that belonged to the third structure had three data

    Contrastive Analysis of The Meanings of Japanese and Indonesian Kanyouku Using Body Names

    Get PDF
    Idioms are figurative utterances often found in everyday life. Idioms apply the names of body parts in humans as forming lexical elements. Idioms in Japanese are called kanyouku. Japanese and Indonesian idioms, although they have the same meaning in common, yet the idioms of these two languages have differences. When comparing Indonesian and Japanese idioms, you will find similarities and differences, both in terms of lexical meaning, idiomatic meaning, and the constituent elements of the two idiom languages. The author obtained data from Japanese kanyouku videos, Indonesian phrasebooks, and social media Instagram. The data were collected by means of the listening method using note-taking techniques, then the data were analyzed by the meaning and structure. The authors used the referential method using the specific element sorting technique. Based on what the author had analyzed, there were 15 data kanyouku applied the names of body parts, 6 data that had the same meaning and words used, and 9 kanyouku data that had different words but propertied the same meaning as Indonesian idioms

    PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN ORIENTASI PASAR TERHADAP KINERJA BISNIS UMKM INDUSTRI FASHION DAN KERAJINAN TANGAN (KOMUNITAS UKM KENALSAPA PADA MASA PANDEMI COVID-19)

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar terhadap Kinerja Bisnis. Objek dari penelitian ini adalah UMKM Komunitas Kenalsapa. Populasi pada penelitian ini sebanyak 33 UMKM yang bergerak di bidang fashion dan kerajinan tangan. Penentuan subjek tersebut dilakukan dengan sampling jenuh yaitu sebanyak 33 UMKM. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Kuesioner ini digunakan untuk mengetahui pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar terhadap Kinerja Bisnis. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriftif dengan menggunakan software IBM SPSS 22.0. Hasil penelitian menujukan bahwa Orientasi kewirausahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja bisnis UKM sektor Industri Fashion dan Kerajinan Tangan di Komunitas Kenalsapa pada masa pandemi covid-19. Orientasi Pasar berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis UKM sektor industri Fashion dan Kerajinan Tangan di Komunitas Kenalsapa pada masa pandemik covid-19. Orientasi kewirausahaan dan orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja bisnis UKM sektor industri fashion dan kerajinan tangan di Komunitas Kenalsapa pada masa pandemi covid-1

    AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI LEMBAGA PENGELOLA WAKAF MELALUI WAQF CORE PRINCIPLE DAN PSAK 112

    Get PDF
    Indonesia memiliki penduduk dengan mayoritas beragama Islam sehingga memiliki potensi yang besar dalam pengembangan dan pengelolaan wakaf. Namun terdapat masalah dalam pengelolaan wakaf, salah satunya mengenai akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf. Hal ini menjadi isu yang penting dalam lembaga pengelola wakaf, karena berkaitan dengan nilai kepercayaan. Waqf Core Principle dan PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf menjadi acuan prinsip dan standar yang sedang dikembangkan di Indonesia untuk entitas wakaf, terutama lembaga pengelola wakaf. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Waqf Core Principle dan PSAK 112 dapat mewujudkan akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan data berupa buku, artikel, manuskrip, atau berita yang relevan dengan objek penelitian atau mengumpulkan data dalam bentuk kepustakaan, untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya didasarkan pada tinjauan kritis dan mendalam terhadap bahan pustaka yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf dapat didukung dengan adanya penerapan Waqf Core Principle (WCP) dan PSAK 112 Akuntansi Wakaf. Waqf Core Principle (WCP) memiliki 29 prinsip yang memberikan sistematika yang jelas dan standar tentang elemen-elemen pendukung sistem wakaf yang berlaku dan merepresentasikan bagaimana untuk mewujudkan akuntabiitas dan transparansi pada lembaga pengelola wakaf. Selain itu PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf bertujuan untuk mengatur secara khusus mengenai transaksi wakaf mengenai penerimaan, pengelolaan dan pengembangan aset wakaf, dan berisi mengenai ketentuan pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan. PSAK 112 digunakan sebagai dasar analisis dari transaksi wakaf yang disajikan oleh nazhir organisasi/badan hukum dan wakif organisasi/badan hukum, serta menjadi satu instrumen yang dapat menilai kualitas pelaporan nazir yang akuntabel dan transparan, sehingga kinerja wakaf akan terdokumentasikan dengan baik dan membawa perbaikan pada sistem perwakafanIndonesia memiliki penduduk dengan mayoritas beragama Islam sehingga memiliki potensi yang besar dalam pengembangan dan pengelolaan wakaf. Namun terdapat masalah dalam pengelolaan wakaf, salah satunya mengenai akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf. Hal ini menjadi isu yang penting dalam lembaga pengelola wakaf, karena berkaitan dengan nilai kepercayaan. Waqf Core Principle dan PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf menjadi acuan prinsip dan standar yang sedang dikembangkan di Indonesia untuk entitas wakaf, terutama lembaga pengelola wakaf. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Waqf Core Principle dan PSAK 112 dapat mewujudkan akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan data berupa buku, artikel, manuskrip, atau berita yang relevan dengan objek penelitian atau mengumpulkan data dalam bentuk kepustakaan, untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya didasarkan pada tinjauan kritis dan mendalam terhadap bahan pustaka yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf dapat didukung dengan adanya penerapan Waqf Core Principle (WCP) dan PSAK 112 Akuntansi Wakaf. Waqf Core Principle (WCP) memiliki 29 prinsip yang memberikan sistematika yang jelas dan standar tentang elemen-elemen pendukung sistem wakaf yang berlaku dan merepresentasikan bagaimana untuk mewujudkan akuntabiitas dan transparansi pada lembaga pengelola wakaf. Selain itu PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf bertujuan untuk mengatur secara khusus mengenai transaksi wakaf mengenai penerimaan, pengelolaan dan pengembangan aset wakaf, dan berisi mengenai ketentuan pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan. PSAK 112 digunakan sebagai dasar analisis dari transaksi wakaf yang disajikan oleh nazhir organisasi/badan hukum dan wakif organisasi/badan hukum, serta menjadi satu instrumen yang dapat menilai kualitas pelaporan nazir yang akuntabel dan transparan, sehingga kinerja wakaf akan terdokumentasikan dengan baik dan membawa perbaikan pada sistem perwakafa

    ANALISIS THEORY ACCEPTANCE MODEL TERHADAP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL (Studi Kasus: CV Duta Square Bandar Lampung)

    Get PDF
    Accounting Information System is a Management Information System tool that provides accounting and financial information and other information obtained from routine processing of accounting transactions. The Accounting Information System tracks a large amount of information regarding sales orders, sales in units and currencies, cash collection, purchase orders, receipt of goods, payments, and salaries. Accounting Information Systems can be specifically designed for each organization, both commercial and non-commercial organizations. In this research the method used is the Scrum method, Scrum is a framework used to manage complex product development, which can use a variety of processes and techniques in it. Scrum has been used to develop software, hardware, integrated software and applications in interacting networks. The purpose of this research is to build and implement an Accounting Information System that fits the accounting cycle to provide financial reports in CV Duta Square. Accounting Information System at CV Duta Square Bandar Lampunng has been developed by providing several features, while those features are account data management, determining the reporting period, making general journals along with general journal details, posting to ledgers, and presenting financial reports

    PERANCANGAN APLIKASI CALON PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM: PERANCANGAN APLIKASI CALON PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM

    No full text
    Human Resources at Telkom Education Foundation is managed by a unit under Directorate of General Support, namely Human Capital. One of the main tasks of this Unit very important which is to select qualified and competent Human Resources to fill the needs and formations in the Foundation so that the vision and mission of the Foundation can be realized. Currently, the selection process for prospective employees is still carried out using Microsoft Office computer applications and has not been well documented. The solutions in question include designing a web-based recruitment application for prospective employees so that with the implementation of this new system, it is expected to improve the performance of the Human Capital so that it can obtain maximum results in finding the right resources.Sumber Daya Manusia di Yayasan Pendidikan Telkom dikelola oleh suatu Unit dibawah Direktorat General Support yaitu Human Capital. Salah satu tugas utama Unit ini yang sangat penting ialah memilih Sumber Daya yang berkualitas dan kompeten untuk mengisi kebutuhan dan formasi di Yayasan sehingga visi dan misi Yayasan dapat terwujud. Saat ini, dalam proses seleksi Calon Pegawai masih dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi komputer Microsoft Office dan belum terdokumentasi dengan baik. Adapun solusi yang dimaksud antara lain membuat sebuah perancangan aplikasi rekrutasi calon pegawai berbasis web sehingga dengan diterapkannya sistem baru ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja unit Human Capital sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam mencari sumber daya yang tepat

    ANALISA NERACA AIR UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) CIPANAS, GARUT

    Get PDF
    Cipanas Garut is a tourist area that is famous for its natural hot springs. There was a massive exploitation of groundwater with drill wells in this area by hotels and housing. To reduce groundwater exploitation, a Drinking Water Supply System (SPAM) from surface water is required. The SPAM intake plan is located in two locations. The intake 1 location is the channel in front of Lake Dariza Resort Hotel, and the intake 2 location is the channel in front of Cahaya Villa Hotel. Spam service area coverage plan includes hotels and housing in Langensari and Panunjang Villages. Each intake requires 40.12 L/s of water (intake 1) and 90.12 L/s of water (intake 2). In terms of water quality, intake 1 is better than intake 2, but it still required water treatment to reduce BOD and TP levels. According to the water balance results, the availability of water intake 1 is still in excess or able to meet total water needs (in Q70%), whereas intake 2 cannot meet total water needs (in Q percent), water can only be met for 4 months, and there is a water deficit for the remaining 8 monthsKawasan Cipanas Garut merupakan kawasan wisata yang terkenal dengan lokasi pemandian air panas alami. Pada kawsan ini terjadi eksploitasi besar-besaran terhadap air tanah dengan sumur bor oleh hotel dan pemukiman. Untuk mengurangi eksploitasi terhadap air tanah maka diperlukan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang bersumber dari air permukaan. Lokasi rencana intake SPAM berada pada 2 lokasi. Lokasi intake 1 adalah saluran yang berada di depan Danau Dariza Resort Hotel dan lokasi titik intake 2 adalah saluran yang berada di depan Cahaya Villa Hotel. Rencana cakupan wilayah pelayanan SPAM Cipanas adalah hotel dan pemukiman di Kelurahan Langensari dan Kelurahan Panunjang. Kebutuhan total air di setiap intake adalah 40.12 L/s (intake 1) dan 90.12 L/s (intake 2). Secara kualitas air, intake 1 memiliki kualitas air lebih baik dibanding intake 2 namun masih diperlukan pengolahan air untuk menurunkan tingkat BOD dan TP. Berdasarkan hasil neraca air, ketersediaan air intake 1 masih dalam status berlebih atau mampu memenuhi kebutuhan air total (pada Q70%) sedangkan intake 2 tidak dapat memenuhi kebutuhan air total (pada Q%), air hanya dapat dipenuhi selama 4 bulan sedangkan pada sisa 8 bulan selanjutnya terjadi defisit air

    Penilaian Risiko Keamanan Data Karyawan Pada Sistem Informasi Dengan Menggunakan Framework Nist Sp 800-30 pada PT. ABC

    Get PDF
    Security of employee data in the information system has several risks that can occur which of course can cause losses for the company. Risk can be in the form of events and conditions that can disrupt services and hinder the decision-making process. The purpose of this study is to describe the implementation of employee data security risk management in the company PT. ABC uses the NIST SP 800-30 framework to determine emerging risks. If there is no risk management in the company, the company will not know what risks occur and the impacts that occur. This research begins by mapping risks, assessing risks, and providing recommendations according to the level of threat. The overall risk results consist of natural, human, and technical errors, the potential risk is 14% for low risk, 36% for moderate risk, and 50% for high risk. The advice given is: that to perform regular system maintenance, the system needs to be supported by adequate software & hardware.Keamanan data karyawan pada sistem informasi memiliki beberapa risiko yang bisa terjadi yang tentunya dapat menyebabkan kerugian di dalam perusahaan. Risiko dapat berupa kejadian dan kondisi yang dapat mengganggu layanan dan menghambat proses pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen risiko keamanan data karyawan di perusahaan PT. ABC dengan menggunakan kerangka kerja (framework) NIST SP 800-30 dan untuk mengetahui risiko yang timbul. Jika tidak ada manajemen risiko pada perusahaan maka perusahaan tidak akan tahu risiko apa saja yang terjadi dan dampak yang terjadi. Penelitian ini diawali dengan memetakan risiko, menilai risiko, memberikan rekomendasi sesuai dengan tingkat ancamannya. Hasil risiko keseluruhan terdiri dari ancaman alam, manusia dan kesalahan teknis didapatkan potensi risiko sebesar 14% untuk risiko rendah, 36% untuk risiko sedang, dan 50% untuk risiko tinggi        Adapun saran yang diberikan adalah: melakukan pemeliharaan sistem secara berkala, sistem perlu ditunjang oleh software & hardware yang memadai

    SISTEM PENCARIAN FASILITAS KEUANGAN TERDEKAT BERBASIS WEB DENGAN METODE SPHERICAL LAW OF COSINES (SLOC)

    Get PDF
    As supporting intermediaries that are very important to support the economy. Financial institutions have various forms of financial facilities consisting of ATMs, branch offices, head offices and so on. As a form of realization towards improving implementation and services as well as providing complete information dissemination on financial facilities, financial institutions must of course be able to make it easier for the public to obtain information on financial facilities that is informative, valid and up to date. This study aims to build a web-based location-based financial facility search application as a means of utilizing infrastructure and access to technology that is useful for economic development. This application requires internet access, has features that make it easier for the public to determine the selected facility, Leaflet API to display a location map and the Spherical Law of Cosines formula to measure the location distance between the financial facility finder and the financial facility, so as to produce the nearest financial facility information needed based on the location. The result of this research is the development of a web-based financial facility search application using the Spherical Law of Cosine formula. The conclusion of this study is that the Spherical Law of Cosine formula only calculates the distance from a straight line between 2 location points, with the terrain encountered. This formula has an accuracy with a tolerance of about 0-5 meters and an 80% faster distance calculation compared to other formulas such as the Haversine formula.Sebagai perantara pendukung yang amat vital untuk menunjang kelancaran perekonomian. Lembaga Keuangan memiliki berbagai bentuk fasilitas keuangan yang terdiri dari ATM, kantor cabang, kantor pusat dan lain sebagainya. Sebagai salah satu bentuk realisasi terhadap peningkatan pelaksanaan dan pelayanan serta memberikan penyebaran informasi fasilitas keuangan yang lengkap, Lembaga keuangan tentunya harus dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi fasilitas keuangan yang informatif, valid dan up to date. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi pencarian fasilitas keuangan berdasarkan lokasi berbasis web sebagai salah satu sarana untuk memanfaatkan infrastruktur dan akses terhadap bidang teknologi yang berguna bagi perkembangan perekonomian, Aplikasi ini memerlukan akses internet, memiliki fitur yang memudahkan masyarakat dalam menentukan fasilitas keuangan yang dipilih, Leaflet API untuk menampilkan peta lokasi dan formula Spherical Law of Cosines untuk mengukur jarak lokasi antara pencari fasilitas keuangan dan fasilitas keuangan tersebut, sehingga dapat menghasilkan informasi fasilitas keuangan terdekat yang dibutuhkan berdasarkan lokasi. Hasil penelitian ini adalah dibangunnya aplikasi pencarian fasilitas keuangan berbasis web dengan menggunakan formula Spherical Law of Cosines. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula Spherical Law of Cosines hanya menghitung jarak dari garis lurus antara 2 titik lokasi, dengan menghiraukan medan yang dihadapi. Formula ini memiliki ketepatan dengan toleransi sekitar 0-5 meter dan kalkulasi jarak yang lebih cepat 80% dibandingkan dengan formula lainnya seperti formula Haversine

    PELATIHAN REMOTE LABORATORY PADA PEMBELAJARAN PRAKTIK PLC DI SMK

    Get PDF
    The use of Remote Laboratory in Practical Learning which is carried out in Vocational High Schools when online learning is carried out, is widely used to fulfill practical learning achievements. Training is carried out for vocational school teachers who have competence in the field of practice, as well as development in learning media. During the implementation of the activity, the ability to manage and use the Remote Laboratory is given to be adapted to the right learning model in learning PLC practical lessons. From the results of the training carried out, the results obtained where activity participants can apply the use of remote laboratories with results that can be applied directly to vocational students. From the results of the training, it is obtained that the level of mastery of the participants in terms of operating the Remote Laboratory can be mastered in accordance with the minimum criteria for assessment. Remote Laboratory can directly provide direct learning experiences such as carrying out practical learning in the laboratory.Penggunaan Remote Laboratory dalam Pembelajaran Praktik yang dilaksankan di Sekolah Menengah Kejuruan saat pembelajaran daring dilaksankan, banyak digunakan untuk memenuhi ketercapaian pembelajaran praktik. Pelatihan dilakukan terhadap guru SMK yang memiliki komptensi dalam bidang praktik, serta pengembangan dalam media pembelajaran. Selama implementasi kegiatan diberikan kemampuan dalam pengelolaan dan penggunaan Remote Laboratory untuk dapat di sesuaikan dengan model pembelajran yang tepat dalam pembelajaran pelajaran praktik PLC. Dari hasil Pelatihan yang dilaksanakan diperoleh hasil dimana peserta kegiatan dapat mengaplikasikan pengguaan remote laboratori dengan hasil yang dapat diterapkan langsung kepada siswa SMK. Dari hasil pelatihan diperolah bahwa tingkat penguasaan peserta dalam hal pengoperasian Remote Laboratory dapat dikuasai seseuai dengan kriteria minimum penilaian. Remote Laboratory secara langsung dapat memberikan pengalaman belajar secara langsung seperti melaksanakan pembelajaran praktik di laboratorium

    623

    full texts

    922

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇