Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
922 research outputs found
Sort by
PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGI PENGGUNA E-COMMERCE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19
Perilaku keputusan pembelian konsumen dipengaruhi salah satu nya oleh faktor psikologi, yang meliputi persepsi, motivasi, sikap, kepercayaan, dan pembelajaran konsumen. Pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh negara diiringi dengan berkembangnya teknologi informasi membuat pembelian secara online menjadi salah satu alternatif saluran pembelian konsumen. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh persepsi, motivasi, sikap, kepercayaan, dan pembelajaran konsumen terhadap keputusan pembelian secara online pada masa pandemi baik secara parsial maupun simultan. Metode kuantitatif dalam penelitian ini dengan cara megumpulkan data survey secara online. Populasi merupakan pengunjung Tokopedia dan Shopee, dengan pengguna Tokopedia dan Shopee sebagai sampel. Alat analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi, motivasi, sikap, kepercayaan dan pembelajaran berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian online secara parsial dan simultan
Implementasi ATLAS dalam Prosedur Penilaian Risiko Audit (Studi Kasus pada KAP Luthfi Muhammad & Rekan)
This study aims to determine the implementation of ATLAS in audit risk assessment at the Public Accounting Firm Luthfi Muhammad & Partners. The research method used is descriptive qualitative including theoretical studies, previous research, and interview results. Then the results of the theoretical review, previous research and interviews will be analyzed, and conclusions drawn. Until now ATLAS has become a tool used by auditors in carrying out audit procedures. This is because ATLAS has been systematically arranged to make it easier for auditors to carry out their work. In addition, ATLAS will also speed up the audit implementation process and improve audit quality. Based on the results of the interviews conducted, the implementation carried out by the Public Accounting Firm Luthfi Muhammad & Partners is in accordance with auditing standards. The auditing standard in question is Auditing Standard 315 regarding the identification and assessment of the risks of material misstatement through an understanding of the entity and its environment. The renewal of this research is to present the implementation of ATLAS, especially the risk assessment stage, whereas previous research only discussed the implementation of ATLAS in general
PEMANFAATAN SUBSTITUSI SLAG WELDING SAW SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA BETON
This research, steel welding waste called slag welding SAW was used as a substitute for coarse aggregate in concrete with a content of 50%. This study aims to determine the utilization of SAW welding slag waste as a substitute for coarse aggregate concrete by testing the compressive strength, tensile strength, and flexural strength. The concrete mix design plan uses quality of 25 MPa, using SNI 2834-2000. The specimens for testing the compressive strength of normal concrete and concrete slag welding SAW at the age of 14, 21, and 28 days totaling 18 cubes with a size of 15 x 15 x 15 cm, testing the tensile strength of concrete slag welding SAW at the age of 28 days totaling 2 shapes cylinder with a size of 30 x 15 cm, as well as testing the flexural strength of concrete slag welding SAW at the age of 28 days totaling 2 blocks with a size of 50 x 10 x 10 cm. Slump test of fresh concrete design (60-180) mm. The average compressive strength test results for normal concrete at 28 days were 16,465 MPa. The results of the average compressive strength test of concrete slag welding SAW at 28 days were 15,518 MPa. The average tensile strength test results of slag welding SAW concrete at 28 days were 1.36 MPa. The average flexural strength test results of slag welding SAW concrete at 28 days were 1.17 MPa.Penelitian ini menggunakan limbah hasil pengelasan baja yang bernama slag welding SAW sebagai substitusi agregat kasar pada beton dengan kadar 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah slag welding SAW sebagai bahan substitusi dengan agregat kasar beton dilakukan dengan pengujian kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton. Perencanaan mix design beton menggunakan mutu rencana 25 MPa, dengan menggunakan acuan SNI 2834-2000. Pembuatan benda uji untuk pengujian kuat tekan beton normal dan beton slag welding SAW pada umur 14, 21, dan 28 hari berjumlah 18 berbentuk kubus dengan ukuran 15 x 15 x 15 cm, pengujian kuat tarik beton slag welding SAW pada umur 28 hari berjumlah 2 berbentuk silinder dengan ukuran 30 x 15 cm, serta pengujian kuat lentur beton slag welding SAW pada umur 28 hari berjumlah 2 berbentuk balok dengan ukuran 50 x 10 x 10 cm. Pengujian slump beton segar memenuhi rencana (60-180) mm. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata beton normal pada 28 hari sebesar 16,465 MPa. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata beton slag welding SAW pada 28 hari sebesar 15,518 MPa. Hasil pengujian kuat tarik rata-rata beton slag welding SAW pada 28 hari sebesar 1,36 MPa. Hasil pengujian kuat lentur rata-rata beton slag welding SAW pada 28 hari sebesar 1,17 MPa
Strategi Pengamanan Front-end dalam Pengembangan Website
Front-end dalam konteks website melibatkan semua elemen yang dapat terlihat dan diakses oleh pengguna, mulai dari tampilan visual hingga interaksi antarmuka pengguna. Sisi visual dan interaktif ini menjadi fokus utama, namun keamanan di latar belakang memiliki peran krusial dalam melindungi data dan mencegah akses yang tidak sah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atau berupaya meretas website. Keamanan front-end berfungsi untuk melindungi komponen-komponen dalam website dari berbagai serangan dan ancaman eksternal. Ini mencakup upaya pencegahan akses yang tidak sah, perlindungan terhadap peretasan, dan pengamanan terhadap pencurian data sensitif. Meskipun begitu, masih banyak front-end developer yang lebih fokus pada aspek visual tanpa memahami pentingnya integrasi keamanan. Kurangnya pemahaman ini dapat berdampak negatif pada tingkat keamanan suatu website. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman terkait praktik-praktik menjaga keamanan di sisi front-end suatu website. Dengan harapan bahwa front-end developer dapat menjadi lebih proaktif dan kompeten dalam memastikan keamanan website yang mereka kembangkan, sehingga dapat memberikan pengalaman pengguna yang aman dan terpercaya.Front-end dalam konteks website melibatkan semua elemen yang dapat terlihat dan diakses oleh pengguna, mulai dari tampilan visual hingga interaksi antarmuka pengguna. Sisi visual dan interaktif ini menjadi fokus utama, namun keamanan di latar belakang memiliki peran krusial dalam melindungi data dan mencegah akses yang tidak sah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atau berupaya meretas website. Keamanan front-end berfungsi untuk melindungi komponen-komponen dalam website dari berbagai serangan dan ancaman eksternal. Ini mencakup upaya pencegahan akses yang tidak sah, perlindungan terhadap peretasan, dan pengamanan terhadap pencurian data sensitif. Meskipun begitu, masih banyak front-end developer yang lebih fokus pada aspek visual tanpa memahami pentingnya integrasi keamanan. Kurangnya pemahaman ini dapat berdampak negatif pada tingkat keamanan suatu website. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman terkait praktik-praktik menjaga keamanan di sisi front-end suatu website. Dengan harapan bahwa front-end developer dapat menjadi lebih proaktif dan kompeten dalam memastikan keamanan website yang mereka kembangkan, sehingga dapat memberikan pengalaman pengguna yang aman dan terpercaya
Optimasi Keamanan dalam Pengembangan Aplikasi Menggunakan Metode Agile Scrum dan JSON Web Token
Penelitian ini membahas tentang kemudahan dan keamanan dalam pengembangan aplikasi dengan memanfaatkan metode Agile Scrum dan JSON Web Token (JWT). Tujuannya adalah memberikan panduan kepada para pengembang aplikasi agar mampu mengembangkan solusi perangkat lunak dengan lebih efisien, cepat, dan menjaga tingkat keamanan dengan baik. Penelitian dilakukan secara sistematis dan jelas, dengan harapan bahwa penerapan metode Agile Scrum dan JWT dapat menyelesaikan pengembangan aplikasi secara efektif dan aman. Sebagian besar pengembang masih menggunakan metode tradisional seperti Waterfall atau Session, yang mungkin telah menetapkan tujuan dan konfigurasi baku pada awal pengembangan, tetapi kurang responsif terhadap perubahan mendadak atau permintaan klien. Oleh karena itu, penerapan metode Agile Scrum dan JWT menjadi sangat penting untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode Agile Scrum memungkinkan adaptabilitas dan responsivitas tinggi terhadap perubahan dalam pengembangan aplikasi, sementara JWT memberikan lapisan keamanan yang kuat. Kolaborasi keduanya dapat membantu menciptakan aplikasi yang lebih mudah, jelas, dan memiliki nilai tambah yang tinggi. Dengan demikian, para pengembang dapat menghadapi tantangan pengembangan dengan lebih siap dan menghasilkan solusi aplikasi yang lebih baik. Artinya, penerapan Agile Scrum dan JWT dalam pengembangan aplikasi tidak hanya membawa kemudahan dalam proses, tetapi juga memperkuat aspek keamanan, menciptakan lingkungan pengembangan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan aplikasi.Penelitian ini membahas tentang kemudahan dan keamanan dalam pengembangan aplikasi dengan memanfaatkan metode Agile Scrum dan JSON Web Token (JWT). Tujuannya adalah memberikan panduan kepada para pengembang aplikasi agar mampu mengembangkan solusi perangkat lunak dengan lebih efisien, cepat, dan menjaga tingkat keamanan dengan baik. Penelitian dilakukan secara sistematis dan jelas, dengan harapan bahwa penerapan metode Agile Scrum dan JWT dapat menyelesaikan pengembangan aplikasi secara efektif dan aman. Sebagian besar pengembang masih menggunakan metode tradisional seperti Waterfall atau Session, yang mungkin telah menetapkan tujuan dan konfigurasi baku pada awal pengembangan, tetapi kurang responsif terhadap perubahan mendadak atau permintaan klien. Oleh karena itu, penerapan metode Agile Scrum dan JWT menjadi sangat penting untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode Agile Scrum memungkinkan adaptabilitas dan responsivitas tinggi terhadap perubahan dalam pengembangan aplikasi, sementara JWT memberikan lapisan keamanan yang kuat. Kolaborasi keduanya dapat membantu menciptakan aplikasi yang lebih mudah, jelas, dan memiliki nilai tambah yang tinggi. Dengan demikian, para pengembang dapat menghadapi tantangan pengembangan dengan lebih siap dan menghasilkan solusi aplikasi yang lebih baik. Artinya, penerapan Agile Scrum dan JWT dalam pengembangan aplikasi tidak hanya membawa kemudahan dalam proses, tetapi juga memperkuat aspek keamanan, menciptakan lingkungan pengembangan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan aplikasi
The Tempat Sampah Pintar Berbasis Arduino Uno Untuk Madrasah Nurul Iman
A trash can is a place to temporarily store trash, which is usually made of plastic. The way trash cans work is generally quite simple, namely by putting trash in the head of the can. This did not entice the Nurul Iman Madrasah students to throw garbage in the trash and litter the environment around the madrasa. Not to mention, when opening a trash can, you have to use your hands, so the head of the trash can becomes unhygienic and can increase the potential for spreading disease or viruses. For this reason, by adding some technology to a trash can, the trash can can be transformed into a "smart trash can." It is hoped that this can make the activity of disposing of trash even more interesting and more hygienic because children only need to approach the trash can and the trash can will open by itself. The technology used is the Arduino microcontroller, which is the brain of this system, and the HC-SR04 sensor, an ultrasonic sensor.Tempat sampah merupakan sebuah tempat untuk menampung sampah secara sementara yang biasanya terbuat dari plastik. Cara kerja tempat sampah pada umumnya cukup sederhana, yaitu dengan memasukkan sampah ke bagian kepala tempat sampah. Hal ini tidak menarik minat anak-anak Madrasah Nurul Iman untuk membuang sampah pada tempat sampah dan membuat lingkungan di sekitar madrasah menjadi berserakan oleh sampah-sampah jajanan mereka. Belum lagi pada saat membuka tempat sampah yang harus menggunakan tangan sehingga bagian kepala tempat sampah menjadi tidak higienis dan dapat meningkatkan potensi untuk menyebarkan penyakit atau virus. Untuk itu dengan menambahkan beberapa teknologi pada sebuah tempat sampah, tempat sampah dapat disulap menjadi sebuah tempat sampah pintar. Hal ini diharapkan dapat membuat kegiatan membuang sampah menjadi lebih menarik lagi dan lebih higienis lagi karena anak-anak hanya perlu mendekati tempat sampah lalu tempat sampah ini akan terbuka dengan sendirinya. Teknologi yang digunakan adalah mikrokontoler Arduino sebagai otak dari sistem ini, dan sensor HC-SR04 atau sensor ultrasonik.  
Peningkatan Kinerja Karyawan; Ditinjau dari Motivasi Kerja
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsi dan analisa yang berkaitan dengan motivasi kerja di PT. Krisantium Offset Printing dalam meningkatkan kinerja karyawan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan dan temuan penelitian di lapangan. Informan penelitian ini dilakukan secara random yaitu delapan orang perwakilan karyawan yang mampu memberikan penjelasan terhadap topik penelitian. Perusahaan memberikan dorongan secara internal seperti memberikan upah, tambahan uang lembur, dan jaminan kesehatan maupun ketenagakerjaan, dan dorongan secara eksternal seperti menambah wawasan karyawan dengan mengikuti workshop yang sesuai dengan skills karyawan tersebut. Setelah melakukan pengumpulan data dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja yang kurang sehingga perlu di perbaiki lagi. Kurangnya rasa tanggung jawab yang dihadapi oleh perusahaan ini dan kurangnya motivasi yang diberikan pemimpin perusahaan, Pemimpin dituntut untuk mengatasi masalah ini tanpa adanya jalan keluar dari perusahaan.Karena kurangnya motivasi tersebut menjadikan salah satu faktor karyawan mempengaruhi kinerja karyawan
Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Sub Sektor Food And Beverage Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 - 2022
This research was conducted to examine the effect of the variables capital structure, liquidity and company size on profitability partially in food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period. In addition, to test the feasibility of the variable influence regression model; capital structure, liquidity, and company size on profitability simultaneously in food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period. The population in this study is 47 companies that have been and are still listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period. The sampling technique used ispurposive sampling and obtained a sample of 17 companies. The data analysis technique used is to use multiple linear regression tests. The results showed that the capital structure partially affects profitability. Other variables in this study, namely liquidity partially has no significant effect on profitability, and company size partially has no effect on profitability. Simultaneously, capital structure, liquidity and company size have no effect on profitability. The predictive ability of the three variables on profitability is 9.90% as indicated by the magnitude adjusted R squre of 0.099 while the remaining 90.1% is influenced by other factors not included in the research model
Peran Krusial Jaringan Komputer dan Basis Data dalam Era Digital
Pentingnya jaringan komputer dan basis data dalam era digital tidak dapat dipandang enteng. Keduanya bekerja sama dalam membentuk fondasi untuk komunikasi global, pertukaran informasi, kolaborasi real-time, dan manajemen data yang efisien. Jaringan komputer menjadi tulang punggung infrastruktur yang menghubungkan pengguna dengan sumber daya digital di seluruh dunia. Kecepatan dan efisiensi dalam berbagi informasi menjadi inti dari peran jaringan komputer. Di sisi lain, basis data memiliki peran sentral dalam menyimpan, mengelola, dan mengakses data yang jumlahnya terus meningkat. Data yang terstruktur dalam basis data memberikan wawasan penting dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di berbagai bidang. Kolaborasi antara jaringan komputer dan basis data memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan sumber daya digital serta melakukan analisis data yang mendalam. Dalam era digital yang didorong oleh teknologi seperti IoT, AI, dan big data, keberadaan keduanya menjadi lebih vital dari sebelumnya. Namun, tantangan terkait keamanan data, privasi, dan keberlanjutan infrastruktur jaringan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Perlu upaya terus-menerus untuk meningkatkan keamanan serta menangani isu-isu etis dan hukum yang terkait dengan penggunaan data di era digital. Dalam paper ini, kami menggarisbawahi peran krusial jaringan komputer dan basis data dalam mendukung kemajuan era digital. Kami juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh teknologi ini dan menyajikan solusi yang relevan. Dengan harapan bahwa pemahaman ini dapat mengoptimalkan potensi penuh jaringan komputer dan basis data untuk keuntungan maksimal dalam era digital yang terus berkembang
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS (Studi Kasus pada PT Perkebunan Nusantara IV Unit PKS Pabatu)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi sistem pengendalian internal terhadap penerimaan dan pengeluaran kas pada PT Perkebunan Nusantara IV Unit PKS Pabatu mengacu pada Peraturan Pemerintah No.60 tahun 2008 terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Penerapan sistem pengendalian intern penerimaan dan pengeluaran kas pada PTPN IV Unit Pks Pabatu dinilai telah sesuai dengan standar yang ada pada Peraturan Pemerintah 60 tahun 2008, (2) Terdapat kelemahan pada dua komponen sistem pengendalian internal berdasarkan Peraturan Pemerintah 60 tahun 2008 yang unsur-unsurnya belum sepenuhnya diterapkan oleh PTPN IV Unit PKS Pabatu yaitu komponen lingkungan pengendalian dan komponen kegiatan pengendalian.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi sistem pengendalian internal terhadap penerimaan dan pengeluaran kas pada PT Perkebunan Nusantara IV Unit PKS Pabatu mengacu pada Peraturan Pemerintah No.60 tahun 2008 terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Penerapan sistem pengendalian intern penerimaan dan pengeluaran kas pada PTPN IV Unit Pks Pabatu dinilai telah sesuai dengan standar yang ada pada Peraturan Pemerintah 60 tahun 2008, (2) Terdapat kelemahan pada dua komponen sistem pengendalian internal berdasarkan Peraturan Pemerintah 60 tahun 2008 yang unsur-unsurnya belum sepenuhnya diterapkan oleh PTPN IV Unit PKS Pabatu yaitu komponen lingkungan pengendalian dan komponen kegiatan pengendalian