Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
922 research outputs found
Sort by
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MIXUE DI CIMAHI UTARA
Saat ini perkembangan bisnis es krim semakin berkembang pesat. Salah satunya adalah Mixue. Semenjak viral, es krim Mixue mendapat banyak peminat dari masyarakat. Tetapi, seiring perjalanan waktu pengunjung Mixue setiap bulannya justru mengalami penurunan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan konsumen pada es krim Mixue cabang Citeureup, Cimahi Utara. Adapun jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengumpuan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Form dengan Sampel berjumlah 100 orang responden dengan kriteria pernah melakukan pembelian es krim Mixue di Kota Cimahi Utara, Alat analisis yang digunakan adalah SPSS 22. Hasil penelitian ini diketahui bahwa variabel kualitas produk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen. Sedangkan pada variabel harga secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Dan uji simultan membuktikan bahwa kualitas produk dan harga secara mempengaruhi kepuasan konsumen. Kualitas Produk dan Harga berpengaruh dalam meningkatkan kepuasan konsumen pada es krim Mixue berdasarkan pengujian hipotesi, karena nilai F-hitung lebih besar dari F-tabel. Artinya, kualitas produk dan harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen es krim Mixue. Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan bagi Mixue untuk tetap meningkatkan kualitas produk supaya harga yang ditetapkan sesuai dengan kualitas produk yang diharapkan konsumen
Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) pada Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah BPPKAD Kota Probolinggo
This article aims to analyze the implementation of the Regional Government Information System (SIPD) policy in the Treasury and Cash Sector at BPPKAD Probolinggo City. SIPD is a system designed to manage and handle treasury and cash activities in local government agencies. This article uses the theory put forward by Van Meter and Van Horn. This research provides a better understanding of the application of SIPD in the treasury and cash sector at BPPKAD Probolinggo City. A qualitative review and descriptive literature approach is used as a method in this study. The data collection process is based on primary and secondary data from the results of literature studies, observations, interviews, documentation, which are then followed by analysis so that conclusions can be drawn from the findings of this research problem, namely the use of SIPD, the results of which are still not optimal, so BPPKAD Probolinggo City is still implementing the application effectively. parallel, namely SIMRAL and SIPD. The results of the discussion of this research are expected to be input for local governments in optimizing the use of SIPD to increase efficiency and accountability in regional financial management so that in the future this SIPD can run optimally
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan pada CV BHT
Penelitian ini dilakukan pada siklus penjualan CV BHT. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan formal pakaian pria seperti jas, kemeja dan celana dengan ukuran sesuai pesanan. Beberapa permasalahan yang terdapat pada siklus penjualan perusahaan ini adalah tidak dimilikinya sistem pengingat jatuh tempo piutang, dokumen yang digunakan belum memiliki format, dan tidak dimilikinya sistem yang dapat memberikan keterangan mengenai piutang pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan merancang sistem informasi akuntansi terkomputerisasi pada CV BHT atas siklus penjualan untuk mengatasi permasalahan yang ada. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari pihak internal CV BHT melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi
FUZZY MULTI ATTRIBUTE DECISION MAKING MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK PEMILIHAN TELLER TERBAIK
Information technology that exists today provides various conveniences, one of which is in the company's business, human resources are important to pay attention to. Selection of the best teller at PT. Bank Central Asia, Tbk. KCP Kosambi West Jakarta has problems in selecting the best teller, for this reason a decision support system is needed using Fuzzy Multi Attribute Decision Making methodSimple Additive Weighting (FSAW) in the selection teller best. The 5 criteria used are C1:tangible (2 questions), C2 :reliability (13 questions) , C3 :responsiveness ( 2 questions) , C4 :assurance ( 8 questions) andempathy ( 4 questions). From these 5 criteria, a calculation is then carried out by looking for the selected alternative. The result is the best teller alternative, namely the 3rd alternative with a value of 0.91667.Teknologi informasi yang ada saat ini memberikan berbagai kemudahan salah satunya dalam bisnis perusahaan, sumber daya manusia menjadi penting untuk menjadi perhatian. Pemilihan teller terbaik pada PT. Bank Central Asia, Tbk. KCP Kosambi Jakarta Barat memiliki permasalahan dalam pemilihan teller terbaik, untuk itu diperlukan sistem penunjang keputusan dengan menggunakan Fuzzy Multi Attribute Decision Making metode Simple Additive Weighting (FSAW) dalam pemilihan teller terbaik. Adapun kriteria yang digunakan sebanyak 5 yaitu C1: tangible (2 pertanyaan), C2 : reliability (13 pertanyaan) , C3 : responsiveness ( 2 pertanyaan) , C4 : assurance ( 8 pertanyaan) dan empathy ( 4 pertanyaan). Dari 5 kriteria tersebut kemudian dilakukan perhitungan dengan mencari alternatif terpilih. Hasil adalah alternatif teller terbaik yaitu alternatif ke 3 dengan nilai 0,91667.
 
BIM SEBAGAI ALAT MANAGEMENT ASET : USULAN TINGKAT LOD DARI PEKERJAAN DIGITASI DAN VALIDASI PENGUKURAN ASSET PT.KAI
The station is one of the important assets because passengers must access the station before boarding the train and must leave the station after arriving at their final destination. TTA is a unit that has one of the main tasks, namely collecting data, recording, validating, evaluating and controlling data on the Station Building assets. The main challenge in implementing an asset management strategy for buildings lies in the many types of assets that must be analyzed and categorized. Therefore, by adopting digital tools such as BIM, practitioners can improve the consistency of building information, computing capabilities, and coordination capabilities in managing assets. In the early stages, LOD is needed to determine the number and level of building information that needs to be placed in the BIM Model.The topic that will be presented in this paper is about proposing an LOD framework for station buildings managed by BUMN PT. Kereta Api Indonesia so as to improve the quality of asset management. Based on the research results, LOD contains 2 (two) key levels to identify a station building so that the resulting information becomes more structured when we want to build a BIM model. The first level is a component that is divided into several indicators such as roof components, walls, floors, doors, windows, ventilation, platforms, overcaping, rails, lighting and plumbing. The second level is elements which are divided into several descriptors such as geometry, position, dimensions, type, elevation, material, and finishing. So this paper proposes the LOD level to be applied to BIM so that it can explain station buildings from a simple model (LOD-S.KA. 0) to a detailed model (LOD-S.KA.4)Stasiun merupakan salah satu aset penting karena penumpang harus mengakses stasiun sebelum menaiki kereta dan harus keluar stasiun setelah sampaial di tujuan akhir. TTA adalah unit yang mempunyai salah satu tugas pokoknya yaitu melakukan kegiatan pendataan, pencatatan, validasi, evaluasi dan pengendalian data aset Bangunan Stasiun. Tantangan utama dalam menerapkan strategi pengelolaan aset pada bangunan terletak pada banyaknya jenis aset yang harus dianalisis dan dikategorikan.Oleh sebab itu, dengan mengadopsi alat digital seperti BIM, praktisi dapat meningkatkan konsistensi informasi bangunan, kemampuan komputasi, dan kemampuan koordinasi dalam mengelola aset. Pada tahapan awal dibutuhkan LOD untuk menentukan jumlah dan tingkat informasi bangunan yang perlu ditempatkan dalam Model BIM. Topik yang akan di disampaikan pada makalah ini adalah tentang mengusulkan kerangka LOD untuk bangunan stasiun yang dikelola oleh BUMN PT. Kereta Api Indonesia sehinnga meningkatkan kualitas manajemen aset. Berdasarkan hasil penelitian, LOD mengandung 2 (dua) level kunci untuk mengidentifikasi sebuah bangunan stasiun sehingga informasi yang dihasilkan menjadi lebih terstruktur ketika kita ingin membangun model BIM. Level pertama yaitu komponen yang terbagi dalam beberapa indikator seperti komponen atap, dinding, lantai, pintu, jendela, ventilasi, peron, overkaping, rel, penerangan dan Plumbing. Level kedua yaitu elemen yang terbagi dalam beberapa deskriptor seperti geometri, posisi, dimensi, tipe, elevasi, material, dan finishing. Sehingga makalah ini mengusulkan tingkat LOD yang akan diterapkan pada BIM sehingga dapat menjelaskan bangunan stasiun dari model sederhana (LOD-S.KA. 0) hingga model terperinci (LOD-S.KA. 4)
Perancangan Ilustrasi Kalender PT Unilab Perdana Dengan Tema New Normal
Pandemi Covid-19 memunculkan paradigma baru di berbagai sektor kehidupan. Di masa ini, berbagai aktivitas dibatasi untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut. Maka, munculah istilah untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Sebagai perusahaanyang bergerak di bidang kesehatan, PT. Unilab Perdana turut memberikan kontribusi untuk mensosialisasikan program pemerintah tersebut. Salah satunya dengan cara pembuatan kalender yang bertemakan new normal; berkaitan dengan menjaga protokolkesehatan. Kalender tersebut berangka tahun 2021. Berbeda dengan kalender yang lain, dikarenakan ada tujuan penyampaian informasi terkait protokol kesehatan, desain dari kalender tersebut patut untuk diperhitungkan segala unsurnya. Ilustrasi menjadi bahasa yang dipilih oleh desainer dalam menyampaikan informasi tersebut. Tidak sekadar ilustrasi, informasi yang akan disematkan membutuhkan perancangan yang tepat. Tulisan ini bertujuan mengungkap proses perancangan tersebut. Untuk menelisiknyalebih dalam digunakan metode deskriptif analisis. Kalender PT. Unilab Perdana menjadi objek kajian tulisan ini. Analisis visual diperkuat dengan data-data yang dikumpulkan melalui kegiatan observasi, studi kepustakaan, dan wawancara. Seluruh datadiakumulasi dan ditarik menjadi kesimpulan proses kerja kreatif dalam perancangan kalender PT. Unilab Perdana
Indonesia’s Blue Economy Initiative: Oceans As The New Frontier Of Economic Development
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan inisiatif ekonomi biru Indonesia dengan Lautan sebagai garis depan baru pembangunan ekonomi. Potensi maritim Indonesia yang sangat beragam dapat dikembangkan berdasarkan 5 pilar Poros Maritim Dunia yang digagas oleh Presiden Joko Widodo yang salah satunya menyatakan bahwa memelihara dan mengelola sumber daya kelautan Indonesia. Pembangunan industri kelautan yang berkelanjutan harus sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan yang bermanfaat bagi pembangunan perekonomian Indonesia. Kebijakan dan program ekonomi biru merupakan pendekatan yang tepat dan efektif bagi pembangunan kelautan untuk mendorong pemanfaatan dan eksploitasi sumber daya perikanan secara optimal dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang didukung dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan juga dilakukan reduksi data dalam analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya perkembangan ekonomi maritim dari potensi industri kelautan yang dimiliki Indonesia khususnya industri perikanan dan rumput laut dapat menjadi sumber pembangunan ekonomi Indonesia
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN KEPERLUAN KANTOR KEBUN/PABRIK OLEH KANTOR DIREKSI MEDAN PADA PT.PD PAYA PINANG
Sistem informasi sangat penting bagi bisnis; sistem efektif yang disesuaikan dengan tuntutan bisnis dapat membantunya bekerja lebih baik dan mencapai tujuan dan visinya. Sistem informasi akuntansi yang sebaiknya digunakan harus mempunyai perhitungan berkala antara biaya dan hasil operasi, serta informasi keuangan yang diberikan organisasi kepada pihak terkait atau manajemen harus akurat dan benar, dimana tindakan perlu dilaksanakan secara akurat dan efisien, sehingga mengurangi risiko. kesalahan internal dalam menghasilkan informasi yang akan menjadi acuan pengambilan keputusan di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi sistem informasi akuntansi pembelian kebutuhan perkantoran pada kantor direktorat PT PD Paja Pinang Medan. Metode analisis deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode analisis deskriptif kualitatif meliputi analisis, deskripsi, dan ringkasan berbagai kondisi dan situasi dari berbagai data yang dikumpulkan melalui wawancara atau observasi terhadap permasalahan penelitian yang terjadi di lapangan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi pembelian telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada.Information systems are crucial for businesses; an effective system tailored to business demands can help it work better and achieve its goals and vision. The accounting information system that should be used must have periodic calculations between costs and operating results, and the financial information provided by the organization to relevant parties or management should be accurate and correct, where actions need to be implemented accurately and efficiently, reducing the risk of internal errors in generating information that will serve as a reference for future decision-making. The purpose of this research is to analyze and evaluate the implementation of the purchasing accounting information system for office needs at the Medan directorate office of PT PD Paja Pinang. The qualitative descriptive analysis method was used in this research. The qualitative descriptive analysis method includes the analysis, description, and summary of various conditions and situations from various data collected through interviews or observations of research problems that occur in the field. Research findings reveal that the implementation of the purchasing accounting information system has been carried out in accordance with existing procedures
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN METODE HAZOP (HAZARD AND OPERABILITY STUDY)
Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian tidak terduga dan tidak diinginkan yang terjadi di tempat kerja yang dapat mengakibatkan luka atau bahkan kematian bagi pekerja yang terlibat di dalamnya. PT X adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur sebagai perusahaan penyediaan barang dan alat untuk kebutuhan kitchen set hotel dan restoran yang berskala nasional. Namun seperti halnya industri manufaktur lainnya, proses produksi yang dilakukan di PT X juga mengandung risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, baik itu akibat kurangnya pengawasan terhadap proses kerja, ketidakteraturan proses kerja, kurangnya pelatihan yang diberikan kepada para pekerja, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak memadai. Penelitian ini diawali dengan melakukan identifikasi kecelakaan kerja dan selanjutnya mencari sumber potensi bahaya kecelakaan kerja sehingga dapat dilakukan pencegahan kecelakaan dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Proses identifikasi dilakukan menggunakan HAZOP worksheet. Berdasarkan proses dari identifikasi bahaya pada proses produksi pembuatan kitchen set ditemukan bahwa adanya risiko ekstrem pada 1 proses, risiko tinggi pada 12 proses, dan risiko rendah pada 2 proses. Sumber dari risiko bahaya ini diantaranya: pencahayaan yang kurang pada lingkungan kerja, sikap pekerja, kabel yang berserakan, udara panas, dan pipa, plat, amplas, kardus yang berserakan
Analisis Implementasi Tax Review sebagai Dasar Evaluasi Kewajiban Perpajakan pada PD. ABC
Tax review yaitu kegiatan menelaah atas seluruh kewajiban perpajakan yang ada pada perusahaan dan memprediksi potensi pajak yang timbul berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi tax review sebagai dasar evaluasi kewajiban perpajakan pada PD. ABC tahun 2022. PD. ABC adalah perusahaan daerah yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan berlokasi di Kalimantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis berupa deskriptif komparatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PD. ABC telah melaporkan kewajiban perpajakan dengan tepat waktu berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku. Namun, pemotongan pajak pada transaksi PD. ABC belum seluruhnya dilakukan. Selain itu, terdapat kewajiban perpajakan yang belum dilakukan oleh PD. ABC berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku. Akibatnya yaitu adanya potensi pajak yang harus dipenuhi oleh PD. ABC. Hasil dari tax review ini dapat dijadikan sebagai evaluasi kewajiban perpajakan PD. ABC pada tahun selanjutnya