Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
    922 research outputs found

    ANALISIS PEMASANGAN BOX CULVERT (2 m x 1.5 m) SEBAGAI SALURAN PENYEIMBANG DI KM 54+490 SAMPAI DENGAN KM 55+070

    Full text link
    Train is one of the land transportation infrastructure that have an important role in distributing things and passengers. However, currently there are still some obstacles in the operation of the railway, mainly caused by natural disasters. In general, the National DisasterManagement Agency (BNPB) noted that 95% of disasters that occurred in Indonesia were dominated by hydrometeorological disasters, one of which was flooding.In February 2021, there was a flood on the railway line, precisely between Lemahabang -Kedunggedeh Station, DAOP 1 Jakarta on the rail line KM54+490 to KM 55+070 which caused the body of the upstream and downstream rail lines collapse, resulting in the cessation of the train operations.Therefore, a total of 31 box culverts will be planned to drain the 5-year flood discharge and become a balancing channel for the railroad if the flood phenomenon occurs againKereta api merupakan salah satu prasarana transportasi darat yang memegang peran penting dalam mendistribusikan barang dan penumpang. Namun dalam penyelenggaraan perkeretaapian saat ini masih terdapat beberpa kendala terutama disebabkan oleh bencana alam. Secara umum, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 95% bencana yang terjadi di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi yang salah satunya adalah banjir. Pada bulan Februari tahun 2021 telah terjadi banjir di jalur kereta api tepatnya antara Stasiun Lemahabang – Kedunggedeh, DAOP 1 Jakarta pada jalur rel KM54+490 sampai KM 55+070 yang menyebabkan tergogosnya tubuh baan jalur hulu dan hilir jalur kereta api sehingga mengakibatkan terhentinya operasional Kereta Api. Oleh karena itu akan direncanakan box culvert sejumlah 31 buah untuk mengalirkan debit banjir 5 tahunan serta menjadi saluran penyeimbang bagi rel kereta api apabila kembali terjadi fenomena banji

    ANALISIS FAKTOR KEAMANAN PADA JEMBATAN KERETA API BH NOMOR 105 KM 49+093 ANTARA STASIUN LUBUKALUNG DAN STASIUN SICINCIN DI DIVRE 2 SUMATERA BARAT

    Full text link
    One of the structures on various railroads, of which is a bridge. On the railway bridge, there are calculated loads. The load is divided into three, namely the girder self-load, additional dead load, and live load. Locomotives and wain have different axle loads and axle distances, so there is a change in the forces acting on the rail structure. Currently, the planned train loading is based on the 1921 Load Plan (RM) scheme. On the bridge BH No. 105 which connects Lubukalung Station with Sicincin is passed by BB 303 locomotive and closed wain, loading analysis is carried out by making axle loads and axle distances on a span of 50 m. Then we can compare the calculation of the load with the RM 1921 and RM Sumbar scheme, it is necessary to check the capacity of the entire bridge structure against the applicable loading. Obtained the value of the calculation of the safety factor of the existing loading with the RM 1921 scheme for a maximum reaction is 2,353 and a maximum moment is 2,32. With the RM Sumbar scheme, a maximum reaction is 0.8365 and a maximum moment is 0.74125. This shows the achievement of a safety factor of more than 1.5 for the calculation of the safety factor of the existing loading with the RM 1921 scheme. While the maximum displacement safety factor value for the RM 1921 scheme is 0.005, West Sumatra RM 0.005, and the existing charge is 0.0667. Based on the calculation results, it is smaller than the maximum safety factor value that meets the requirements.Salah satu struktur pada jalan rel bermacam-macam salah satunya adalah jembatan. Pada jembatan kereta api terdapat beban-beban yang diperhitungkan. Beban tersebut dikelompokkan menjadi tiga yaitu beban sendiri gelagar, beban mati tambahan, dan beban hidup. Lokomotif dan gerbong memiliki beban gandar dan jarak gandar yang berbeda-beda, sehingga ada perubahan gaya yang bekerja pada struktur jalan relnya. Saat ini pembebanan kereta api direncanakan berdasarkan skema Rencana Muatan (RM) 1921. Pada jembatan BH Nomor 105 yang menghubungkan Stasiun Lubukalung dengan Stasiun Sicincin dilewati oleh lokomotif BB 303 dan gerbong tertutup, dilakukan analisis pembebanan dengan penentuan beban gandar dan jarak gandar pada bentang 50 m.  Lalu dapat dibandingkan perhitungan pembebanan dengan skema RM 1921 dan RM Sumbar.  Diperlukan pengecekan kapasitas seluruh elemen struktur jembatan terhadap pemebanan yang berlaku. Didapat nilai hasil perhitungan faktor aman pembebanan eksisting dengan skema RM 1921 untuk reaksi maksimum sebesar 2,353 dan momen maksimum 2,32. Dengan skema RM Sumbar untuk reaksi maksimum sebesar 0,8365 dan momen maksimum 0,74125. Dengan ini menunjukan bahwa tercapainya faktor aman lebih dari 1,5 untuk perhitungan faktor aman pembebanan eksisting dengan skema RM 1921. Sedangkan nilai faktor aman lendutan maksimum untuk skema RM 1921 sebesar 0,005, RM Sumbar 0,005, dan pembebanan eksisting 0,0667. Di identifikasi hasil perhitungan lebih kecil dari nilai faktor aman maksimumnya sehingga memenuhi syarat.  

    GREEN ECONOMY DAN PERUMAHAN: ANALISIS PENENTU KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH

    Full text link
    Keputusan pembelian merupakan proses seseorang konsumen mempertimbangkan, memilih hingga memutuskan membeli suatu produk. Proses membuat keputusan yang dilakukan oleh konsumen dalam membeli rumah menjadi indikator untuk mengukur kesediaan konsumen untuk membeli rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas umum-fasilitas sosial, green economy, harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian rumah di Bumi Resik Panglayungan (BRP). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel fasilitas umum-fasilitas sosial, green economy, harga dan kualitas produk berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian rumah di perumahan Bumi Resik Panglayungan (BRP) secara simultan dan parsial. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan dan mengembangkan varibel bebas lain yang tidak diteliti terhadap keputusan pembelian rumah

    Implementasi Multidimesional Database (MDB) Pada Bidang E-Commerce dan Aplikasi Berbasis Image processing Computer Vision (open CV)

    Full text link
    Sebuah database menjadi sebuah hal yang penting agar sebuah aplikasi atau sistem memiliki kemampuan untuk menyimpan dan mengindentifikasi data, semakin berkembang sebuah sistem yang awalnya hanya sistem informasi biasa menjadi lebih inovatif interaktif dengan adanya sistem database ini, sejalan dengan perkembangan aplikasi yang banyak dikembangkan dengan metode AI (artificial intelegence) dan image processing secara tidak langsung berevolusi pula sistem penyimpanan data, sehingga sebuah database tidak hanya menyimpan sebuah data text tapi mampu menyimpan data dalam bentuk image, sistem ini memerlukan pula ketepatan dan sistem yang akurat maka dikembangkan sebuah sistem database multidimensional yang bekerja pada berbagai platform dan bisa meyimpan data secara otomatis, data tersebut kemudian bisa diolah dengan metode serta algoritma tertentu pada bidang e-commerce dan dengan metode computer vision jika data tersebut berbentuk image, dari hosil percobaan database multidimensional mampu merekap sebuah data dan menentukan sendiri paramater data tersebut, pada sistem informasi e-commerce menjadikan sebuah website mempu memberikan informasi data katalog barang yang paling banyak dibeli dan jika dalam bentuk portal berita mampu memberikan informasi berita yang paling banyak dilihat oleh user, sedangkan pada bidang image processing database multidimensional mampu menyimpan data berulang kali dan kemudian menampilkan data gambar yang paling jelas dan sempurna sehingga memiliki tingkat akurasi pembacaan yang tinggi hingga 98%, kelebihan dari database ini adalah mampu bekerja pada semua bahasa pemograman dan bersifat multiplatform.Sebuah database menjadi sebuah hal yang penting agar sebuah aplikasi atau sistem memiliki kemampuan untuk menyimpan dan mengindentifikasi data, semakin berkembang sebuah sistem yang awalnya hanya sistem informasi biasa menjadi lebih inovatif interaktif dengan adanya sistem database ini, sejalan dengan perkembangan aplikasi  yang banyak dikembangkan dengan metode AI (artificial intelegence) dan image processing secara tidak langsung berevolusi pula sistem penyimpanan data, sehingga sebuah database tidak hanya menyimpan sebuah data text tapi mampu menyimpan data dalam bentuk image, sistem ini memerlukan pula ketepatan dan sistem yang akurat maka dikembangkan sebuah sistem database multidimensional yang bekerja pada berbagai platform dan bisa meyimpan data secara otomatis, data tersebut kemudian bisa diolah dengan metode serta algoritma tertentu pada bidang e-commerce dan dengan metode computer vision jika data tersebut berbentuk image, dari hosil percobaan database multidimensional mampu merekap sebuah data dan menentukan sendiri paramater data tersebut, pada sistem informasi e-commerce menjadikan sebuah website mempu memberikan informasi data katalog barang yang paling banyak dibeli dan jika dalam bentuk portal berita mampu memberikan informasi berita yang paling banyak dilihat oleh user, sedangkan pada bidang image processing database multidimensional mampu menyimpan data berulang kali dan kemudian menampilkan data gambar yang paling jelas dan sempurna sehingga memiliki tingkat akurasi pembacaan yang tinggi hingga 98%, kelebihan dari database ini adalah mampu bekerja pada semua  bahasa pemograman dan bersifat multiplatform

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN MESIN CV VERA ENGINEERING

    Full text link
    Sistem informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen CV Vera Engineering merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang perdagangan yang mencakup penjualan dan pembelian mesin - mesin dalam ruang lingkup textile (mesin, kain, benang). Perusahaan membutuhkan system informasi yang menggunakan computer agar perusahaan dapat menyajikan informasi dengan cepat, tepat, dan akurat, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang tepat bagi perusahaan. Hal ini juga akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penjualan dalam perusahaan. Tujuan laporan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sistem informasi yang dilakukan saat penjualan mesin-mesin pada CV Vera Engineering serta mengetahui kendala yang dihadapi perusahaan dalam melakukan sistem informasi yang baik. Adapun permasalahan berkaitan sistem informasi yang ditemukan oleh penulis adalah pengelompokan yang tidak semestinya dimana hal ini bisa saja berakibat fatal kedepannya. Adapun Penulis menggunakan metode deskriptif analisis dan teknik pengumpulan data yaitu laporan tugas akhir lapangan dan laporan tugas akhir kepustakaan. Hasil laporan tugas akhir menunjukkan bahwa tingkat efektivitas sistem informasi dalam persedian barang dagangan belum optimal, masih ditemukan beberapa kasus kesalahan dalam pengelompokan beberapa bagian mesin. Penulis menyarankan agar CV Vera Engineering melakukan perbaikan dalam menjalankan sistem informasi agar memudahkan dalam menjalankan proses penjualan mesin

    ANALISIS KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DALAM STUDI KASUS PRODUKSI KEMASAN MAKANAN DI TASIKMALAYA

    Full text link
    PT XXZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi masal, produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut adalah kemasan makanan. Perusahaan ini mengolah pelepah pinang menjadi sebuah kemasan makanan sebagai pengganti styrofoam atau kemasan berbahan plastik. Terdapat beberapa mesin yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi penggunanya. Perusahaan perlu memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dengan melakukan upaya pemantauan dan pengidentifikasian bahaya. Statistik mengungkapkan bahwa 80% kecelakaan diakibatkan oleh perbuatan yang tidak aman (unsafe act) dan sisanya diakibatkan oleh kondisi yang tidak aman (unsafe condition). Metode yang digunakan penulis untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab terjadinya kegagalan dan hubungannya adalah metode FMEA. Kegagalan-kegagalan tersebut dapat diantisipasi dengan mengetahui penyebab, efek, dan pengendalian yang telah dilakukan. Dimana data tersebut dibuat skala prioritas dengan menggunakan Risk Priority Number (RPN) untuk mengetahui kegagalan mana yang nilainya paling tinggi. Sedangkan untuk mengetahui akar penyebab permasalahan digunakan fishbone diagram dengan 4 kategori yaitu man, machine, method, dan material. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan, didapatkan hasil perhitungan nilai RPN menunjukkan bahwa kejadian kecelakaan kerja yang mendapat nilai RPN melebihi nilai rata-rata RPN, yaitu 14,17, adalah jari tangan melepuh dengan nilai RPN 30, jari terjepit dengan nilai RPN 25, dan jari tertusuk dengan nilai RPN 15. Berdasarkan berbagai faktor penyebab kecelakaan kerja, secara keseluruhan, solusi yang bisa diterapkan oleh PT XXZ adalah menyiapkan alat bantu mengungkit material, melakukan pengecekan kelengkapan APD pekerja dengan check sheet, mengkaji ulang jam kerja karyawan, dan menambahkan alat bantu agar lebih aman selama digunakan seperti menambahkan bantalan tuas dan sensor mesin

    ANALISIS PENERAPAN LEAN WAREHOUSE UNTUK MEMINIMALISIR WASTE MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING DAN FISHBONE DIAGRAM

    Full text link
    Divisi Value Added Service (VAS) PT XYZ seringkali tidak dapat mencapai target produksi yang ditetapkan. Identifikasi awal menunjukkan faktor penyebab keterlambatan yaitu menunggu datangnya material pendukung. Metode Lean Warehouse berdasarkan konsep Lean Manufacturing digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan akar dari jenis pemborosan dan mendapatkan solusi yang tepat untuk mengurangi waktu tunggu stiker dan pelabelan Bedtime Lotion produk 100ml. Hasil penelitian menunjukkan urutan persentase waste yaitu defect waste 22,40%, overproduction waste 16,76%, motions waste 16,32%, inventory waste 14,47%, transportation waste 10,70%, process waste 10,59% dan waiting waste 8,77 %. Terdapat peningkatan pada aktivitas Non Value Added (NVA) yang semula berjumlah 430 detik menjadi 395 detik, sedangkan pada aktivitas Value Added (VA) yang semula berjumlah 700 detik menjadi 632,8 detik setelah dilakukan perbaikan atau penurunan waktu sebesar 0,35% pada aktivitas Non Value Added (NVA), sedangkan pada aktivitas Value Added mengalami penurunan sebesar 0,672%.Value Added Service (VAS) division at PT Pos Logistik Indonesia often cannot reach the set production target. Preliminary identification shows the factors causing delay, namely waiting for the arrival of supporting materials. The Lean Warehouse method based on the Lean Manufacturing concept is used to solve this problem. The purpose of this study is to find the root of the type of waste and get the right solution to reduce the waiting time for stickering and labeling of Bedtime Lotion 100 ml products. The results showed the order of percentage of waste isdefect waste of 22.40%, overproduction waste of 16.76%, motions waste of 16.32%, inventory waste of 14.47%, transportation waste of 10.70%, process waste of 10.59% and waiting waste is 8.77%. There are improvements in the Non Value Added (NVA) activity which originally amounted to 430 seconds to 395 seconds, while the Value Added (VA) activity which originally amounted to 700 seconds became 632.8 seconds after repairs or a decrease in time of 0.35% on activities Non Value Added (NVA), whereas in Value Added decreased by 0.672%

    C Comparative Analysis of Cost and Time Between Multiplex Timber Formwork and Bondek Formwork for Floor Slabs: Comparison of Formwork Cost and Time

    No full text
    Bekisting merupakan cetakan sementara yang mempunyai peranan penting saat pengecoran beton agar hasil cetakan beton sesuai rencana. Perencanaan bekisting tentu tidak lepas dari peranan biaya dan waktu. Ada berbagai jenis bekisting yang biasa dipakai di lapangan, tetapi tidak semua orang mengetahui perbandingan harga antara jenis bekisting, adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan biaya dan waktu antara bekisting kayu  multiflek dengan bekisting bondek untuk plat lantai di  Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah studi komparatif, yaitu membandingkan harga satuan pekerjaan dengan memakai bahan yang berbeda dalam suatu pekerjaan yang sama yaitu pekerjaan bekisting plat lantai dan dak atap antara menggunakan material kayu multiflek dengan material besi galvanis (bondek) untuk kemudian dianalisis dan dicari nilai yang lebih ekonomis dan efisien. Berdasarkan penelitian yang dilakukan anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan membuat bekisting pelat lantai menggunakan multiplek pada Renovasi Masjid Al-Badriyah sebesar Rp.116.467.904,00 dengan harga untuk 1 m² nya adalah Rp.371.390,00. Sedangkan untuk pekerjaan bekisting bondek sebesar Rp.96.494.197,33 dengan harga untuk 1 m² nya adalah Rp. 307.698,33. Berdasarkan perbandingan harga terdapat selisih sebesar Rp. 19.973.706,00, sehingga harga bekisting bondek di Kabupaten Ciamis lebih murah dibandingkan dengan bekisting multiplek. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pemasangan bekisting menggunakan multiplek yaitu 34 hari kerja, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pemasangan bekisting menggunakan bondek yaitu 9 hari kerja. Berdasarkan perbandingan waktu, pekerjaan bekisting pelat lantai menggunakan bondek di kabupaten Ciamis lebih cepat 25 hari dibandingkan dengan bekisting multiplek. Dari segi biaya bekisting bondek lebih efisien sekitar 17 % dibandingkan dengan bekisting multiplek. Dan dari segi waktu bekisting bondek lebih efisien sebesar 74 % dibandingkan dengan bekisting multiplek.Formwork is a temporary mold that has an important role when casting concrete so that the concrete mold results are as planned. Formwork planning certainly cannot be separated from the role of cost and time. There are various types of formwork that are commonly used in the field, but not everyone knows the price comparison between the types of formwork, while the purpose of this study was to compare costs and time between multiflek wood formwork and bondek formwork for floor slabs in Ciamis Regency. The research method used in this study is a comparative study, namely comparing the unit price of work using different materials in the same work, namely the work of floor plate formwork and roofing between using multiple flex wood materials and galvanized iron (bonded) materials for later analysis and analysis. looking for a more economical and efficient value. Based on research conducted, the budget required for the work of making floor slab formwork using multiplexes in Al-Badriyah Mosque Renovation is Rp. 116,467,904.00 with the price for 1 m² is Rp. 371,390.00. As for the bondek formwork work, it is Rp. 96,494,197.33 with a price for 1 m² of Rp. 307,698.33. Based on the price comparison, there is a difference of Rp. 19,973,706.00, so the price of bondek formwork in Ciamis Regency is cheaper than multiplex formwork. The time needed to complete the formwork installation using multiplex is 34 working days, while the time needed to complete the formwork installation using bondek is 9 working days. Based on the comparison of time, slab formwork using bondek in Ciamis district is 25 days faster than multiplex formwork. In terms of cost, bondek formwork is about 17% more efficient than multiplex formwork. And in terms of time bondek formwork is more efficient by 74% compared to multiplex formwork

    ANALISIS LAJU ANGKUTAN SEDIMEN UNTUK MENGANTISIPASI RESIKO BENCANA SEJAK DINI PADA SUNGAI CILEUEUR KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    This study uses the Duboy's method and the Englund -Hunsen method to calculate bed load transport which aims to determine the volume of sedimentation in the Cileueur River, Ciamis Regency as a form of early anticipation of disaster risk.This research was carried out with stages starting from hydrological analysis, determining the planned rainfall, analyzing the design discharge, and analyzing the average velocity of the river.This research is based on considerations to anticipate disaster risks, especially in the Cileueur River, Ciamis Regency, this river has a length of 25,000 m and an area of 13,660.7 ha of watershed. In the Cileueur River there are several problems including silting of the river which results in frequent occurrence of large enough water overflows exceeding the cross-sectional area capacity of the river during the rainy season. Seeing the impact of the occurrence of these problems, it is necessary to conduct research in order to anticipate risks before a disaster occurs.Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that the results of bed load transport calculations in the Cileueur river, Ciamis Regency using the Duboy's method obtained an average of 357.5619 tonnes/year and the Englund and Hunsen method of 317.379 tonnes/year. Then the comparison of the results of calculating the amount of bottom sediment from the two methods is 6%.Penelitian ini menggunakan metode Duboy’s dan metode Englund - Hunsen untuk menghitung angkutan sedimen dasar (bed load) yang bertujuan mengetahui besarnya volume sedimentasi pada Sungai Cileueur Kabupaten Ciamis sebagai bentuk antisipasi resiko bencana sejak dini. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan mulai dari analisis hidrologi, menentukan curah hujan rencana, analisis debit rencana, dan menganalisis kecepatan rata-rata sungai. Penelitian ini berdasarkan pertimbangan untuk mengantisipasi resiko bencana terutama di Sungai Cileueur Kabupaten Ciamis, Sungai ini memiliki panjang 25.000 m dan luas daerah aliran sungainya 13.660.7 ha. Di Sungai Cileueur terdapat beberapa permasalahan diantaranya pendangkalan sungai yang mengakibatkan sering terjadinya luapan air yang cukup besar melebihi kapasitas luas penampang sungai pada saat musim hujan. Melihat dampak dari terjadinya permasalahan tersebut, perlu dilakukan penelitian agar bisa mengantisipasi resiko sebelum terjadinya bencana. Berdasarkan dari hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan hasil perhitungan angkutan sedimen dasar (Bed Load) di sungai Cileueur Kabupaten Ciamis dengan menggunakan metode Duboy’s didapatkan rata-rata sebesar 357,5619 ton/tahun dan metode Englund and Hunsen sebesar 317,379 ton/tahun. Kemudian Perbandingan hasil perhitungan besarnya sedimen dasar dari kedua metode adalah 6 %

    PERANCANGAN SISTEM INSINERATOR SAMPAH PLASTIK LAYAK BAKAR RAMAH LINGKUNGAN DI KAMPUS UNIGAL CIAMIS

    Full text link
    Good and efficient waste management with incineration technology is the conversion of combustible plastic waste materials into gaseous materials (exhaust gases), as well as hard-tocombustible solids, namely bottom ash and fly ash. One of the waste treatment systems uses open burning, and transporting it to public landfills is a separate problem. Certain types of plastic waste that should be burned to process waste have not been carried out yet because there is no waste combustion system in the form of an incinerator, so further discussion is needed. This research aims to provide enlightenment and gain knowledge about how to design an incinerator system that can be used in processing waste in the Ciamis University campus environment. The research target is the Galuh University campus environment and the community, especially those related to plastic waste decomposition systems. The research method uses CAD (Computer Aided Design) and CAE (Computer Aided Engineering) systems, namely system design, manufacture, modification, analysis, or design optimization using a computer (workstation) using CAD software. The output of this method is a technical drawing that has been analyzed by CAE.Pengelolaan sampah yang baik dan efisien dengan teknologi incinerasi merupakan konversi materi sampah plastik layak bakar menjadi materi gas (gas buang), serta materi padatan yang sulit terbakar, yaitu abu (bottom ash) dan debu (fly ash). Salah satu sistem pengolahan sampah menggunakan pembakaran terbuka dan penganggkutan ke tempat pembuangan sampah umum menjadi permasalahan sendiri, jenis sampah plastic tertentu yang seharusnya dapat di bakar untuk mengurai sampah masih belum dilakukan karena belum tersedianya system pembakaran sampah berupa incinerator sehingga perlu pembahasan lebih lanjut, perancangan system incinerator menjadi sebuah solusi untuk membakar sampah plastik layak bakar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan mendapatkan pengetahuan cara perancangan sistem incinerator yang dapat digunakan dalam menanggulani sampah di lingkungan Kampus Unigal Ciamis. Target Penelitian adalah Lingkungan Kampus Universitas Galuh dan masyarakat terutama yang berhubungan dengan sistem pengurai sampah plastik. Metoda penelitian menggunakan sistem CAD (Computer Aided Design) dan CAE (Computer Aided Engineering) yaitu sistem perancangan, penciptaan, modifikasi, analisis, atau optimalisasi desain dengan menggunakan Komputer (workstation) dengan menggunakan software CAD, hasil output dari metode ini adalah gambar teknik yang sudah di analisis oleh CAE

    623

    full texts

    922

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇