Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
922 research outputs found
Sort by
Analisis Pengadaan Reference Standard di PT XYZ Berdasarkan Metode ABC Class-Based
PT XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi yang memiliki kantor pusat di Inggris. Produk dari PT XYZ dapat dijual secara bebas jika sudah lulus pengujian kualitas yang dilakukan pada bagian Quality Control (QC). Pengujian kualitas dilakukan secara rutin untuk setiap produk setelah diproduksi. Masalah yang teridentifikasi saat ini yaitu aktivitas pengadaan pada Reference Standard sebagai pembanding analisis di laboratorium QC. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan continuous improvement dalam pengadaan Reference Standard berdasarkan metode ABC Class-Based yang mengklasifikasikan barang menjadi 3 kategori. Berdasarkan hasil penelitian, pembagian produk pada PT XYZ yaitu kelas A yang dikategorikan untuk material fast moving terdiri dari 3 jenis Reference Standard dengan kumulatif presentase sebesar 56,91%. Kelas B untuk Reference Standard dengan kategori medium moving yang terdiri dari 3 jenis Reference Standard dengan kumulatif presentase 30,29%. Kelas C untuk Reference Standard produk slow moving yang terdiri dari 2 jenis Reference Standard dengan kumulatif presentase sebesar 12,80%
Analisis Efektivitas Desain Signage Wayfinding System Taman Ismail Marzuki Jakarta
As one of Jakarta's cultural icons, Taman Ismail Marzuki offers a variety of facilities, necessitating an effective wayfinding system to facilitate visitor navigation. This study uses a qualitative method analyzed descriptively by collecting, clarifying, and interpreting data. Data were gathered through direct observation of the object being studied, documentation, interviews, and literature review. The focus of the research includes an analysis of the legibility, readability, and visibility of the wayfinding signage system designed by Studio Nusae in 2022. The results indicate that the existing signage design is fairly effective in helping visitors find their desired locations. However, improvements are needed in terms of readability and signage placement. The study concludes that while the wayfinding signage system at Taman Ismail Marzuki is quite effective in assisting visitors, further evaluation and enhancements are necessary to ensure better effectiveness. These findings are expected to provide insights for managers and graphic designers to optimize wayfinding systems in other public areas
THE PERSONIFICATION LANGUAGE FOUND IN POEM "LET AMERICA BE AMERICA AGAIN" BY LANGSTON HUGHES
This paper provides the data, definition, and information about the figurative language in a poem called ‘Let America be America Again” by Langston Hudges. This paper will show how the figurative languages are used and what they mean in literal meaning. This paper will also provide the steps about methods used in making this paper. The data used is the descriptive analysis and using the qualitative method. This paper will discuss about the figurative language by comparing it with the literal meaning and figurative meaning so the reader will understand the differences between them. The result shown is that nearly all of the content of the poem used figurative language where the author Langston Hughes expresses his point of view that he wanted to make America as a country which stand alone and make it a place where everybody wanted to be and make it a place the americans used to know all this time. This also explains that he thought and felt that America has changed a lot over the years. And the figurative language used in the poem is the personification because he always compares the behavior of things with humans nature
Accelerate Time Using the Critical Path Method (CPM) and Project Evaluation and Review Technique (PERT) methods in the Buin Batu School Swimming Pool Pipe and Pump Machine Installation Project
Manajemen waktu merupakan bagian penting dari pelaksanaan proyek konstruksi. Potensi kegagalan proyek akan semakin besar tanpa adanya manajemen waktu. Pada masa sekarang ini banyak dijumpai proyek konstruksi yang mempunyai performa kurang baik dalam hal manajemen waktu yang menyebabkan adanya keterlambatan pekerjaan. Dalam penelitian tugas akhir ini salah satu proyek yang dikelola oleh PT Prima Graha Bangun Tunggal yaitu Proyek Instalasi Pipa dan Mesin Pompa Swimming Pool Buin Batu School yang berlokasi di Townsite Batu Hijau, Sekongkang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat terjadi keterlambatan yang dikarenakan adanya keterlambatan pada proyek yang disebabkan pekerjaan struktur yang dikerjakan oleh main contractor belum selesai sehingga pekerjaan pemasangan sparing untuk pipa-pipa pun mengalami keterlambatan, adanya keterlambatan pekerjaan finishing oleh main contractor yang disebabkan karena material datang terlambat di lokasi proyek, terlambatnya proses validasi atau approval spesifikasi material dari pihak kontraktor, dan pengiriman material terlambat dikarenakan pembayaran yang belum dilakukan oleh pihak owner ke kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan percepatan waktu menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) pada Proyek Instalasi Pipa dan Mesin Pompa Swimming Pool Buin Batu School. Analisis data menggunakan metode CPM dan PERT adalah untuk menganalisis kegiatan mana saja yang termasuk dalam jalur kritis agar mendapatkan durasi optimal untuk metode tersebut. Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode CPM didapatkan 11 kegiatan di jalur kritis dengan total durasi 114 hari dimana durasi ini lebih cepat 95 hari dari durasi rencana akibat keterlambatan proyek. Sedangkan dengan menggunakan metode PERT didapatkan 11 kegiatan di jalur kritis dengan total durasi 123 hari yang memiliki selisih 86 hari lebih cepat dari durasi rencana akibat keterlambatan proyek. Adapun probabilitas proyek dapat selesai pada durasi 123 hari adalah 99,94%. Dari hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa metode penjadwalan CPM memiliki durasi yang paling optimal dibandingkan dengan metode PERT.Time management is an important part of the implementation of construction projects. The potential for project failure will be even greater without time management. Nowadays, there are many construction projects that have poor performance in terms of time management which causes delays in work. In this final project research, one of the projects managed by PT Prima Graha Bangun Tunggal is the Buin Batu School Swimming Pool Pipe and Pump Machine Installation Project located at Batu Hijau Townsite, Sekongkang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, there was a delay due to a delay in the project due to structural work carried out by the main contractor has not been completed so that the sparring installation work for the pipes also experienced delays, delays in finishing work by the main contractor caused by materials arriving late at the project site, late validation or approval of material specifications from the contractor, and late material delivery due to payments that have not been made by the owner to the contractor. This study aims to accelerate time using the Critical Path Method (CPM) and Project Evaluation and Review Technique (PERT) methods in the Buin Batu School Swimming Pool Pipe and Pump Machine Installation Project. Data analysis using CPM and PERT methods is to analyze which activities are included in the critical path in order to obtain the optimal duration for the method. From the results of research using the CPM method, 11 activities were obtained in the critical path with a total duration of 114 days where this duration is 95 days faster than the duration of the plans due to the delay in the project. Meanwhile, using the PERT method, 11 activities on the critical path were obtained with a total duration of 123 days which had a difference of 86 days faster than the duration of the plans due to the delay in the project. The probability that the project can be completed in a duration of 123 days is 99.94%. From these results, it can be seen that the CPM scheduling method has the most optimal duration compared to the PERT method
Pengaruh Akuntabilitas Keuangan dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada Pemerintah Kabupaten Minahasa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Akuntabilitas Keuangan dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Keuangan (Pada Pemerintah Kabupaten Minahasa). Fenomena yang terjadi di Kabupaten Minahasa memiliki indeks RB (Reformasi Birokrasi) dengan nilai C, nilai tersebut memiliki interpretasi kurang. Dilihat dari indikator Reformasi Birokrasi (RB), dalam hal pengelolaan keuangan yaitu Indeks Persepsi Anti Korupsi, Kabupaten Minahasa masih di angka 96,67 menurut (Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara, 2022) ini berarti bahwa Kabupaten Minahasa Belum Mencapai angka 100 atau dengan kata lain belum mencapai tahapan bebas korupsi. Metode Penelitian Kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang di sebar kepada seluruh pengelola keuangan Satuan Kinerja Perangkat Desa (SKPD) pada pemerintah Kabupaten Minahasa dengan jumlah sampel 53 orang. Data di olah dengan teknik Regresi Linear Berganda menggunakan SPSS 20. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Akuntabilitas Keuangan berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan pada pemerintah Kabupaten Minahasa. Hal ini membuktikan bahwa dengan adanya tanggungjawab yang baik dalam pengelolaan keuangan kantor dinas dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang baik bagi pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah. Selain itu, Transparansi juga terbukti berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan. Hal ini membuktikan bahwa jika dalam ruang lingkup pemerintahan adanya transparansi atau keterbukaan maka akan semakin baik pula pengelolaan keuangan dalam pemerintahan tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah secara teoritis penelitian saya dapat berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang akuntansi dan secara praktis dapat memberikan masukkan kepada pemerintah terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Akuntabilitas Keuangan dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Keuangan (Pada Pemerintah Kabupaten Minahasa). Metode Penelitian Kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang di sebar kepada seluruh pengelola keuangan Satuan Kinerja Perangkat Desa (SKPD) pada pemerintah Kabupaten Minahasa dengan jumlah sampel 53 orang. Data diolah dengan teknik Regresi Linear Berganda menggunakan SPSS 20. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Akuntabilitas Keuangan dan Transparansi berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan pada pemerintah Kabupaten Minahasa.
 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN LAYANAN WHATSAPP SAPA KARAWANG TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan pajak dan layanan WhatsApp Sapa Karawang terhadap kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Karawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode expalanatory. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, serta menggunakan rumus slovin. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial dan simultan, menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pajak dan layanan WhatsApp Sapa Karawang berpengaruh terhadap kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Karawang. Besarnya kualitas pelayanan pajak dan layanan WhatsApp Sapa Karawang dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Karawang sebesar 39,9%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas pelayanan dan layanan WhatsApp Sapa Karawang terhadap kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Karawang. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah Kualitas pelayanan dan layanan WhatsApp Sapa Karawang sebagai variabel independen, sedangkan kepatuhan Wajib Pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan metode expalanatory untuk menjelaskan hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Karawang yang berjumlah 109.086 Wajib Pajak. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dengan teknik non-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling, serta menggunakan rumus slovin. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang Wajib Pajak Orang Pribadi yang di KPP Pratama Karawang. Metode analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda pada taraf signifikansi sebesar 10%. Program yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan SPSS for windows versi 29. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial dan simultan, menunjukkan bahwa Kualitas pelayanan dan layanan WhatsApp Sapa Karawang berpengaruh terhadap kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Karawang. Besarnya Kualitas pelayanan dan layanan WhatsApp Sapa Karawang dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Karawang sebesar 39,9%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan pemanfaatan layanan digital seperti WhatsApp Sapa Karawang dapat mendorong peningkatan kepatuhan Wajib Pajak secara efektif
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM ANIME HORIMIYA
The principle of cooperation is a set of rules or principles used in communication to achieve effective understanding between speakers and listeners. In the principle of cooperation, there are four maxims that must be obeyed, namely the maxim of quantity, the maxim of quality, the maxim of relevance, and the maxim of manner. This research aims to find out what types of cooperation principles are violated and what conversational strategies are used when violations occur. This research uses descriptive qualitative method because the data used is linguistic data in the form of words. Data source obtained from an anime titled Horimiya, produced in 2021. The data collection in the study used the free listening method with the advanced technique of note-taking technique. Data analysis was conducted using Grice's (1975) theory of cooperation principles, and Dell Hymes' (1974) Speaking for conversational strategies. Based on the results of the study, there were 57 data of violation of the principle of cooperation. Violation of the maxim of relevance is the most common violation with 24 data, meanwhile, the least violations are maxim of manner and maxim of quantity with 7 data each. Followed by the maxim of quality with 19 data. The most widely used conversational strategies in the violation of the principle of cooperation are in the components of S(etting), P(articipants), E(nd), K(ey)
Analisa Studi Kelayakan Bisnis Yorigo Kohi Coffee shop Bandung
The purpose of this research is to analyze whether Yorigo Kohi coffee shop can develop as expected by the owner, where this coffee shop is located in a residential area where there are no coffeeshops, there are rarely sellers, there are few offices. The menu sold by Yorigo Kohi Coffee shop tends to be like a coffee shop with cheap prices but with a contemporary touch, so that this coffee shop is quite busy being visited by young people who have just returned from school or college and workers who are just going to do assignments or have meetings.
This research uses qualitative methods, where the data used comes from management, using literature studies, collecting information through several journals and sites on social media.
The findings from this research are that, even though it has only been running for a few months, Yorigo Kohi Coffeeshop is quite promising to be developed
The results of this research can also help develop theories about Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) and entrepreneurship, especially for the coffee business, so that researchers can develop a framework for understanding small businesses. With practical implications, it can improve coffee shop businesses in identifying business opportunities, understanding customers, improving product and service quality, and can also help coffee shop owners in designing more effective marketing strategies.
Keywords:
Coffee, benefits of coffee, coffee shop businessTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa, apakah Yorigo Kohi coffeeshop dapat berkembang sesuai dengan yang diharapkan oleh pemilik, dimana coffeshop atau kedai kopi ini berlokasi di wilayah perumahan yang belum ada coffeshop, jarang ada penjual, sedikit perkantoran. Menu yang dijual oleh Yorigo Kohi Coffeeshop cenderung seperti warung kopi dengan harga murah tetapi dengan sentuhan kekinian sehingga coffeeshop ini cukup ramai di kunjungi oleh anak-anak muda yang baru pulang sekolah atau kuliah dan para pekerja yang akan sekedar mengerjakan tugas atau meeting.
Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif , dimana data-data yang digunakan berasal dari manajemen, menggunakan studi literatur, mengumpulkan informasi melalui beberapa jurnal dan situs di social media
Hasil temuan dari penelitian ini adalah, walaupun baru berjalan beberapa bulan, Yorigo kohi Coffeshop ini cukup menjanjikan untuk bisa dikembangkan
Hasil dari penelitian ini juga, dapat membantu pengembangan teori tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kewirausahaan khususnya untuk bisnis kopi sehingga dapat mengembangkan para peneliti untuk mengembangkan kerangka kerja dalam memahami bisnis kecil. Secara implikasi praktis dapat meningkatkan usaha coffee shop atau warung kopi dalam mengidentifikasikan peluang bisnis, memahami pelanggan, meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, juga dapat membantu pemilik warung kopi dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif
Kata kunci: Kopi, manfaat kopi, bisnis kedai kop
Identification of Skin Color Images in Humans Using Principal Component Analysis Method
Skin detection is an important process for classifying human skin color. Some phone cameras produce images in RGB (Red, Green, Blue) format. Various cases of skin detection often perform a transformation from the RGB color space to another color space, such as YCbCr or HSV, to improve detection accuracy. In this journal, we conduct research on skin detection using Teachable Machine, a platform that utilizes machine learning to teach computers to recognize visual patterns. The term "accuracy per epoch" refers to how well the model is at telling which pixels in an image are skin color during each training iteration (epoch) when skin color identification using the Principal Component Analysis (PCA) method on a teachable machine is being done. PCA helps reduce the dimensionality of data, enabling more efficient analysis and increased model accuracy. Teachable Machine makes this process simple by providing a user-friendly interface for training models without requiring in-depth knowledge of code or algorithms. Measuring accuracy per epoch is crucial in the training process because it shows the development of the model's ability to detect human skin over time. We expect the model to improve its accuracy in identifying skin-color pixels with each epoch, thereby enhancing the overall performance of the skin detection system. This research shows the great potential of the teachable machine in skin detection applications, providing a more efficient and accurate solution than traditional methods.Skin detection is an important process for classifying human skin color. Some phone cameras produce images in RGB (Red, Green, Blue) format. Various cases of skin detection often perform a transformation from the RGB color space to another color space, such as YCbCr or HSV, to improve detection accuracy. In this journal, we conduct research on skin detection using Teachable Machine, a platform that utilizes machine learning to teach computers to recognize visual patterns. The term "accuracy per epoch" refers to how well the model is at telling which pixels in an image are skin color during each training iteration (epoch) when skin color identification using the Principal Component Analysis (PCA) method on a teachable machine is being done. PCA helps reduce the dimensionality of data, enabling more efficient analysis and increased model accuracy. Teachable Machine makes this process simple by providing a user-friendly interface for training models without requiring in-depth knowledge of code or algorithms. Measuring accuracy per epoch is crucial in the training process because it shows the development of the model's ability to detect human skin over time. We expect the model to improve its accuracy in identifying skin-color pixels with each epoch, thereby enhancing the overall performance of the skin detection system. This research shows the great potential of the teachable machine in skin detection applications, providing a more efficient and accurate solution than traditional methods.
Wirausahawan Muslim
Indonesia sebagai negara yang sedang berusaha memulihkan kondisi ekonominya, dipenuhi dengan persaingan pasar antara perusahaan yang sedang berkembang dengan perusahaan yang masih dalam tahap awal. Persaingan tersebut adalah dalam hal bagaimana mencapai posisi sehingga mampu menguasai pasar di tingkat nasional maupun regional. Untuk mencapai hal tersebut, berbagai upaya dilakukan oleh perusahaan, berbagai teori dan pemahaman ditransformasikan ke dalam dunia bisnis mereka, bahkan tidak jarang terjadi persaingan yang tidak sehat yaitu saling menjatuhkan. Fenomena ini dapat dilihat pada iklan- iklan yang dimuat di media, baik media cetak maupun media elektronik. Keadaan ini seakan sudah menjadi langkah yang sah-sah saja dimata para "Pemburu Pasar" dan yang penting bagi mereka adalah bagaimana perusahaan tetap eksis dan dapat merebut hati konsume