Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
881 research outputs found
Sort by
MENURUNKAN LEAD TIME PROSES MELEPAS SENSOR SWITCH MUNDUR PADA UNIT ISUZU GIGA DENGAN MEMBUAT SST SWITCH REVERSE TRACKER DI PT ASTRA INTERNATIONAL TBK - ISUZU SALES OPERATION CABANG KARAWANG
AbstractAstra Isuzu Sales Operations Karawang branch is the official workshop of the Isuzu brand which is a PT network company. Astra International – Isuzu Sales Operations (ISO) which provides Analysis, Overhoul, Adjusting, Replacing, Retrofit, Periodic Service, Maintenance and so on. Lead time is an important factor to measure how long the work process takes to determine quality, of course, in an industry, time is money, the longer the work takes, the more time it will hamper other work. The problem that the author found was that it was difficult to remove the reverse switch sensor on the Isuzu Giga unit because its location was very difficult to reach using tools and very limited space. So far, technicians have used the Fukung 24 tool to remove it, but it took quite a long time, namely around 35 minutes, from As a result of the analysis carried out, the root of the problem can be identified, and to overcome this the author created the SST Switch Reverse Tracker Sensor to simplify and speed up the work with the processing time using the SST Switch Reverse Tracker Sensor being 8 minutes, making the work more effective and efficient so that the productivity of technicians and Workshop stalls are maximized and wasted time is lost.ektif dan Efisien, Sensor Switch Mundur, SS
PENGARUH SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AL-ISLAM KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 12 GKB GRESIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-Directed Learning terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran Al-Islam kelas VII di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen Quasi Eksperimental dengan desain The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik tahun ajaran 2023/2024. Penentuan sampel pada penelitian ini dilakukan melalui Teknik Cluster dengan sistem stratified random sampling sehingga diperoleh kelas VII Care dan kelas VII DTCP dengan jumlah 60 siswa. Subyek penelitian ini pada kelas skontrol terdapat 19 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan, sedangkan pada kelas eksperimen terdapat 13 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan tes objektif (Post-test) berbentuk pilihan ganda dan wawancara. Metode analisis data yang dilakukan menggunakan analisis non-parametrik yaitu Wilcoxon Signed Rank Test dengan menggunakan program SPSS 16.0. Hasil analisis deskriptif maka diperoleh nilai rata-rata post-test kelas kontrol yaitu 68.83 sedangkan untuk nilai post-test kelas eksperimen yakni 96.67. Dari hasil analisis non parametrik maka diperoleh pembelajaran Self-Directed Learning berpengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada pembelajaran Al-Islam kelas VII di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik tahun ajaran 2023/2024. This research aims to determine the effect of Self-Directed Learning on student learning achievement in class VII Al-Islam learning at SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. The research method used is a Quasi Experimental experimental method with The PosttestOnly Control-Group Design. The population in this study were class VII students of SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik in the 2023/2024 academic year. The sample determination in this study was carried out using the Cluster Technique with a stratified random sampling system so that class VII Care and class VII DTCP were obtained with a total of 60 students. The subjects of this research in the control class were 19 male students and 11 female students, while in the experimental class there were 13 male students and 17 female students. The data collection method used was an objective test (Post-test) in the form of multiple choice and interviews. The data analysis method was carried out using non-parametric analysis, namely the Wilcoxon Signed Rank Test using the SPSS 16.0 program. The results of the descriptive analysis showed that the average post-test score for the control class was 68.83, while the post-test score for the experimental class was 96.67. From the results of non-parametric analysis, that the SelfDirected Learning learning model has an effect on increasing student learning achievement in class VII Al-Islam learning at SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik in the 2023/2024 academic year. This research aims to determine the effect of Self-Directed Learning on student learning achievement in class VII Al-Islam learning at SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik. The research method used is a Quasi Experimental experimental method with The Posttest-Only Control-Group Design. The population in this study were class VII students of SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik in the 2023/2024 academic year. The sample determination in this study was carried out using the Cluster Technique with a stratified random sampling system so that class VII Care and class VII DTCP were obtained with a total of 60 students. The subjects of this research in the control class were 19 male students and 11 female students, while in the experimental class there were 13 male students and 17 female students. The data collection method used was an objective test (Post-test) in the form of multiple choice and interviews. The data analysis method was carried out using non-parametric analysis, namely the Wilcoxon Signed Rank Test using the SPSS 16.0 program. The results of the descriptive analysis showed that the average post-test score for the control class was 68.83, while the post-test score for the experimental class was 96.67. From the results of non-parametric analysis, the value of Zcount = -4.716a with Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.000 with a significance level value of 0.05. Thus, the hypothesis can be accepted as true. Where the research results state that Ho is rejected and Ha is accepted. The hypothesis states that the Self-Directed Learning learning model has an effect on increasing student learning achievement in class VII Al-Islam learning at SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik in the 2023/2024 academic year
Economic and Trade Cooperation between Indonesia and Indochinese Countries
Economic and trade cooperation between Indonesia and Indochinese countries (Vietnam, Laos, Cambodia, Myanmar and Thailand) has great potential to strengthen regional economic relations and encourage economic growth in Southeast Asia. As part of ASEAN, these countries seek to increase economic integration through various bilateral and multilateral agreements and cooperation. This article will answer the existing problem formulation regarding how Indonesia collaborates with Indochina in the existing economy and trade. The author also used library research in writing this article by collecting many sources through journals and other websites. With the conclusion, the author finds that economic and trade cooperation between Indonesia and Indochinese countries shows positive developments, but there are still many challenges that need to be overcome. Factors such as policy harmonization, infrastructure improvements, and institutional strengthening play an important role in increasing the effectiveness of this cooperation
Sosialisasi Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Lingkungan KWT Mawar Kelurahan Mulyosari
Kelurahan Mulyosari RT 04 RW 01 mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, potensi untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) sangat baik. Usaha yang dihasikan diantaranya industri tanaman sayuran dan pupuk alami. KWT Mawar merupakan salah satu kelembagaan petani yang anggotanya terdiri atas wanita yang berkecimpung dalam kegiatan pertanian.  Selain bergerak dibidang pertanian, anggota KWT sendiri merupakan ibu rumah tangga yang dengan aktivitas hariannya menghasilkan sampah terutama sampah organik.  Sampah organik/basah dapat berasal dari sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, rempah-rempah dan sisa buah yang dapat mengalami pembusukan secara alami. Penyebab tingginya produksi sampah organik adalah tingginya angka produksi sampah sisa makanan. Pengolahan sampah yang tidak baik akan memberikan dampak bagi permasalahan lingkungan yang tentunya berpengaruh bagi kesehatan lingkungan. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra yaitu dengan mengadakan kegiatan: Sosialisasi Pembuatan Lubang Resapan Biopori dan Praktik Pembuatan Lubang Resapan Biopori.  Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan praktik ini memberikan pengetahuan dan keterampilan KWT mawar dalam mengelola sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman sehingga dapat mencegah kerusakan lingkungan akibat pembakaran sampah organik sehingga bisa tercipta lingkungan yang sehat tanpa polusi
KONTRIBUSI KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI SMK AL-MA’ARIF BARADATU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja guru di SMK Al-Ma’arif Baradatu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 67 orang. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, metode analisis data menggunakan analisis deskripsi, uji persyaratan analisis, dan uji hipotesis. Kompensasi berpengaruh dan signifikan terhadap motivasi kerja guru di SMK Al-Ma’arif Baradatu. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat tinggi dan signifikan antara kompensasi (X) dengan motivasi kerja guru (Y), hal ini ditandai dengan sumbangan efektifnya sebesar 75,9%. Sedangkan nilai signifikan kontribusi kompensasi terhadap motivasi kerja guru dapat dilihat nilai t hitung = 14.288 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha di terima. Ini berarti bahwa, ada pengaruh yang nyata (signifikan) variabel Kompensasi (X) terhadap variabel Motivasi kerja (Y)
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI MI MA’ARIF PAMOTAN SIDOARJO
AbstrakAgar konsep pembelajaran multikultural bisa terlaksana dengan baik, diperlukan supaya peserta didik tidak hanya belajar di sekolah saja, tetapi juga mendapatkan pembelajaran multikultural secara menyeluruh. Pembelajaran multikultural tidak hanya bisa didapat di lingkungan pendidikan resmi, tetapi penting juga bagi lingkungan pendidikan nonformal dan informal untuk mengembangkan pola pikir yang inklusif terhadap keberagaman. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan dua metode dalam mengumpulkan data, yaitu melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini bermuara pada penerapan pembelajaran multikultural untul membentuk karakter peserta didik dalam berbagai sudut pandang subjek. Nilai-nilai yang telah terinternalisasi harus mengandung unsur-unsur toleransi dan tidak saling menyinggung sehingga antar individu dapat saling menghargai.Kata kunci: Pendidikan, Multikultural, Karakter Peserta Didik
Dutch Influence to the Lifestyle of the Priyai Kraton Kasunanan Surakarta During the Reign of Sunan Pakubuwana X Year 1893-1915
The purpose of this study was to knew the Dutch influence to the lifestyle of the priyai Kraton Kasunanan Surakarta during the reign of Sunan Pakubuwana X Year 1893-1915. The study was using history method with qualitative analysis technique. The data in this research were collected by literature study. The result of study showed that there are materials aspect of the lifestyle of the priyai Kraton Kasunanan Surakarta during the reign of Sunan Pakubuwana X Year 1893-1915 that got Dutch influenced, that was fashion style, food menu and cutlery, entertainment and residential building.The conclusion of this study is Dutch as a culture figure was brought change in material aspects of the the lifestyle of the priyai Kraton Kasunanan Surakarta during the reign of Sunan Pakubuwana X Year 1893-191
Mekanisme Aus dan Umur Pahat pada Pemesinan Micro Milling Paduan Ti-6Al-4V ELI
Material titanium merupakan logam yang sangat akrab dengan kehidupan manusia, banyak orang tahu bahwa titanium dapat digunakan dalam perhiasan, elekronik, alat kedokteran dan produk lainya yang membutuhkan kekuatan bahan [1]. Titanium memiliki sifat unggul diantaranya adalah kombinasi rasio antara kekuatan dan berat yang baik pada temperatur tinggi (strength-to-weight ratio) memiliki sifat tahan patah dan sifat tahan korosi pada suhu tinggi. Titanium juga dua kali lebih kuat dari alumunium tetapi bobotnya 60% lebih berat dari alumunium [2]. Akan tetapi, karakteristik titanium mudah bereaksi dengan material pahat potong sehingga cenderung membentuk build-up-edge dan melekat pada permukaan pahat potong. Konduktivitas termal paduan titaniun yang rendah akan meningkatkan suhu pada ujung pahat potong yang mengakibatkan kegagalan pahat secara cepat, penyerpihan pada bagian ujung pahat potong ini menghasilan kondisi permukaan bahan yang dimesin menjadi rusak, yang ditandai dengan permukaan yang kasar dan tidak seragam [3].  Sekarang micro milling kecepatan tinggi semakin populer karena mempunyai ketelitian dan permukaan akhir yang baik [9]. Penelitian ini menggunakan diameter pahat 2 mm, kecepatan spindel 15.000 rpm, gerak makan 0,005 dan kedalaman potong 100 μm dan menggunakan diameter pahat 1 mm, kecepatan spindel 15.000 rpm, gerak makan 0,005 dan kedalaman potong 100 μm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter pahat berpengaruh terhadap umur pakai pahat, dengan menggunakan parameter pemesinan yang sama, menggunakan pahat berdiameter 2 mm umur pakai pahat sampai 490,6 detik sedangkan pahat berdiamter 1 mm hanya 226,17 detik. Kemudian kerusakan pahat banyak terjadi pada tepi pahat atau yang sering disebut dengan aus tepi (flank wear), selama proses pemesinan mekanisme aus pahat yang terjadi antara lain abrasive dan adhesive.Material titanium merupakan logam yang sangat akrab dengan kehidupan manusia, banyak orang tahu bahwa titanium dapat digunakan dalam perhiasan, elekronik, alat kedokteran dan produk lainya yang membutuhkan kekuatan bahan [1]. Titanium memiliki sifat unggul diantaranya adalah kombinasi rasio antara kekuatan dan berat yang baik pada temperatur tinggi (strength-to-weight ratio) memiliki sifat tahan patah dan sifat tahan korosi pada suhu tinggi. Titanium juga dua kali lebih kuat dari alumunium tetapi bobotnya 60% lebih berat dari alumunium [2]. Akan tetapi, karakteristik titanium mudah bereaksi dengan material pahat potong sehingga cenderung membentuk build-up-edge dan melekat pada permukaan pahat potong. Konduktivitas termal paduan titaniun yang rendah akan meningkatkan suhu pada ujung pahat potong yang mengakibatkan kegagalan pahat secara cepat, penyerpihan pada bagian ujung pahat potong ini menghasilan kondisi permukaan bahan yang dimesin menjadi rusak, yang ditandai dengan permukaan yang kasar dan tidak seragam [3].  Sekarang micro milling kecepatan tinggi semakin populer karena mempunyai ketelitian dan permukaan akhir yang baik [9]. Penelitian ini menggunakan diameter pahat 2 mm, kecepatan spindel 15.000 rpm, gerak makan 0,005 dan kedalaman potong 100 μm dan menggunakan diameter pahat 1 mm, kecepatan spindel 15.000 rpm, gerak makan 0,005 dan kedalaman potong 100 μm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter pahat berpengaruh terhadap umur pakai pahat, dengan menggunakan parameter pemesinan yang sama, menggunakan pahat berdiameter 2 mm umur pakai pahat sampai 490,6 detik sedangkan pahat berdiamter 1 mm hanya 226,17 detik. Kemudian kerusakan pahat banyak terjadi pada tepi pahat atau yang sering disebut dengan aus tepi (flank wear), selama proses pemesinan mekanisme aus pahat yang terjadi antara lain abrasive dan adhesive
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SISWA: STUDI KASUS DI SDN 038 KIARACONDONG BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlakul karimah siswa di SDN 038 Kiaracondong. Pendidikan akhlak pada tingkat sekolah dasar sangat penting untuk membangun karakter siswa sejak dini. Guru PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral melalui metode seperti keteladanan, pembiasaan, pengajaran berbasis kisah, serta pendekatan reward and punishment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang mendalam tentang proses pembentukan akhlak siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI secara konsisten menerapkan metode keteladanan, di mana perilaku guru menjadi contoh langsung bagi siswa. Pembiasaan kegiatan religius seperti shalat berjamaah dan mengaji secara rutin berhasil menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan siswa. Pengajaran berbasis kisah dan pendekatan reward and punishment juga efektif dalam memotivasi siswa untuk berperilaku baik. Dukungan dari lingkungan sekolah serta kerjasama dengan orang tua turut memperkuat pembentukan akhlak siswa. Meskipun demikian, tantangan seperti pengaruh media sosial dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan akhlak masih menjadi kendala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru PAI di SDN 038 Kiaracondong dalam membentuk akhlakul karimah siswa sudah berjalan efektif, namun kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan.This study aims to analyze the role of Islamic Education (PAI) teachers in shaping the moral character of students at SDN 038 Kiaracondong. Moral education at the elementary school level is crucial for developing students' character from an early age. PAI teachers play a strategic role in instilling moral values through methods such as exemplary behavior, habituation, story-based teaching, and reward and punishment approaches. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation to gain an in-depth understanding of the process of shaping students' morals. The results show that PAI teachers consistently apply the method of exemplary behavior, where the teachers' actions serve as a direct example for the students. Habituation of religious activities such as communal prayers and regular recitations effectively instills positive values in the students' lives. Story-based teaching and reward and punishment approaches are also effective in motivating students to behave well. Support from the school environment and collaboration with parents further strengthens the formation of students' morals. However, challenges such as the influence of social media and a lack of parental involvement in moral education still pose obstacles. The study concludes that the efforts of PAI teachers at SDN 038 Kiaracondong in shaping students' moral character have been effective, but collaboration between schools, families, and the community needs to be continuously improved.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlakul karimah siswa di SDN 038 Kiaracondong Bandung. Pendidikan akhlak pada tingkat sekolah dasar sangat penting untuk membangun karakter siswa sejak dini. Guru PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral melalui metode seperti keteladanan, pembiasaan, pengajaran berbasis kisah, serta pendekatan reward and punishment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang mendalam tentang proses pembentukan akhlak siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI secara konsisten menerapkan metode keteladanan, di mana perilaku guru menjadi contoh langsung bagi siswa. Pembiasaan kegiatan religius seperti shalat berjamaah dan mengaji secara rutin berhasil menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan siswa. Pengajaran berbasis kisah dan pendekatan reward and punishment juga efektif dalam memotivasi siswa untuk berperilaku baik. Dukungan dari lingkungan sekolah serta kerjasama dengan orang tua turut memperkuat pembentukan akhlak siswa. Meskipun demikian, tantangan seperti pengaruh media sosial dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan akhlak masih menjadi kendala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru PAI di SDN 038 Kiaracondong dalam membentuk akhlakul karimah siswa sudah berjalan efektif, namun kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan
PERAN PERPUSTAKAAN DALAM MEMPERKAYA ILMU PENGETAHUAN MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI
ABSTRAK Perpustakaan di perguruan tinggi memegang peranan yang sangat penting dalam memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan mahasiswa. Artikel ini bertujuan untuk menyebarluaskan “Peran perpustakaan dalam memperkaya ilmu pengetahuan bagi mahasiswa di perguruan tinggiâ€, baik dari aspek fasilitas, aksesibilitas informasi yang disediakan, maupun pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kepada mahasiswa yang pernah berkunjung ke perpustakaan dan pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan berperan dalam menyediakan akses yang luas terhadap sumber daya akademik yang bermutu, dan mendukung penelitian yang dilakukan, serta meningkatkan literasi informasi bagi mahasiswa di perguruan tinggi. Tidak perlu risau dengan waktu yang telah berlalu, tetapi waktu telah berlalu, tetapi waktu telah berlalu ketika waktu berikutnya tiba