Scripta - Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Not a member yet
60 research outputs found
Sort by
ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN MINIMUM ESSENTIAL FROCE (MEF) DALAM PENGADAAN ALAT UTAMA SISTEM SENJATA (ALUTSISTA) TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI)
Adanya berbagai dinamika ancaman keamanan regional mendorong negara-negara di kawasan Asia Tenggara untuk memperkuat strategi pertahanan militer guna mengamankan kepentingan nasional. Indonesia saat ini tengah berupaya mewujudkan komitmen dalam membangun kapabilitas pertahanan melalui modernisasi alutsista guna mencapai target Minimum Essential Force (MEF). Penelitian ini mengkaji terkait pemenuhan kebutuhan MEF dalam pengadaan alat utama sistem senjata (Alutsista). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan dekstriptif. Pengumpulan data berasal dari data primer dan data sekunder serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan penelitian, saat ini pemerintah sudah melakukan upaya yang cukup serius terkait modernisasi alutsista. Namun, secara keseluruhan upaya pemerintah dalam meningkatkan kapabilitas pertahanan melalui modernisasi alutsista masih belum maksimal. Setidaknya terdapat enam tantangan yang menjadi permasalahan dalam upaya modernisasi alutsista, yaitu masalah anggaran, transparansi pengadaan alusista, pencapaian target pemenuhan MEF, masih rendahnya kuantitas serta kualitas sumber daya manusia (SDM), industri pertahanan yang masih belum mandiri, serta kesejahteraan prajurit yang masih dipertanyakan. Maka, dari masih banyaknya permasalahan yang terjadi dalam proses pemenuhan MEF dibutuhkan komitmen yang kuat serta perencanaan yang sistematis serta menguatkan sinegritas antar kementerian dan lembaga dalam pemenuhan kebutuhan MEF dalam pengadaan alutsista
STRATEGI KAMPANYE ANIES BASWEDAN-SANDIAGA UNO DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA TAHUN 2017
Pilgub DKI Jakarta 2017 dimenangkan oleh Anies-Sandi, pasangan tersebut mampu mengalahkan Ahok-Djarot sebagai petahana menarik dikaji dari strategi kampanye karena setiap kandidat memiliki strategi kampanye yang berbeda untuk mendapatkan suara pemilihnya. Penelitian ini menjelaskan bagaimana strategi kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk memenangkan Pilgub DKI Jakarta 2017. Peneliti menggunakan teori J.B O’Day untuk menjelaskan langkah- langkah pasangan Anies-Sandi dalam melakukan strategi kampanye, tentunya sebelum melakukan kampanye diperlukan perencanaan terlebih dahulu agar kampanye dapat tepat sasaran. Dalam penelitian peneliti menggunakan metode kualitatif dengan tujuan peneliti akan mengeksplorasi lebih dalam terkait strategi, proses, serta aktivitas-aktivitas yang telah dilalui oleh tim pemenangan Anies-Sandi sehingga mampu memenangkan kontestasi politik. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti, yaitu wawancara dan studi pustaka dengan mencari data mengenai Pilgub DKI Jakarta 2017. Hasil dari penelitian ini adalah tim pemenangan Anies-Sandi melakukan langkah-langkah yang dijelaskan dalam teori J.B O’Day. Hal pertama yang dilakukan oleh tim pemenangan adalah menganalisis peraturan KPU, melakukan survei karakteristik wilayah dan karakteristik pemilih, melakukan analisis SWOT terhadap pasangan calon yang mengikuti kontestasi politik tersebut, dan survei elektabilitas pasangan Anies-Sandi. Kedua, tim pemenangan menggunakan data yang sudah dianalisis tersebut untuk menentukan tujuan dari kampanye pasangan Anies-Sandi. Ketiga, tim pemenangan menentukan target pemilih yang dibagi kedalam beberapa kelompok. Keempat, tim pemenangan dan relawan membuat pesan kampanye yang bersifat singkat, padat, dan jelas. Kelima, Kedalam membangun hubungan dengan pemilih tim pemenangan menggunakan push, pull, dan pass marketing. Keenam, pada pelaksanaan kampanye tim pemenangan memanfaatkan figur kandidat dan relawa
MIGRASI NON PERMANEN ETNIS TIONGHOA KELUAR BANGKA BELITUNG (STUDI PADA KELURAHAN KUDAY, KELURAHAN SINAR JAYA, DAN KELURUHAN SUNGAILIAT TAHUN 2019)
Migrasi non permanen merupakan perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain dengan jangka waktu tertentu dan akan kembali kedaerah asal dengan waktu tertentu pula. Terdapat perbedaan antara Etnis Tionghoa dengan masyarakat pada umumnya, seperti melakukan migrasi non permanen keluar daerah. Penelitian ini akan mengkaji migrasi non permanen yang dilakukan oleh Etnis Tionghoa keluar dari Bangka Belitung di kelurahan Kuday, kelurahan Sinar Jaya dan kelurahan Sungailiat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola dan faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi kegiatan migrasi non permanen Etnis Tionghoa keluar dari Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan teori migrasi non permanen berdasarkan Mantra. Teori ini menjelaskan bahwa terdapat pola sirkuler dan terdapat dua faktor yang melatarbelakangi terjadinya migrasi non permanen yaitu adanya kekuatan sentripetal dan kekuatan sentrifugal. Sedangkan teori pilihan rasional menurut Coleman akan digunakan sebagai pendekatan dalam pengambilan keputusan bermigrasi ditingkat individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan migrasi non permanen Etnis Tionghoa keluar dari Bangka Belitung di latarbelakangi oleh adanya faktor kepentingan ekonomi dan faktor keluarga sedangkan pola migrasi non permanen yang terjadi memiliki pola migrasi sirkuler seperti menginap secara periodik untuk jangka waktu tertentu di tempat tujuan dan akan kembali kedaerah asal pada waktu-waktu tertentu seperti perayaan hari raya imlek, perayaan sembahyang rebut, sembahyang kubur ataupun pesta pantai. Sedangkan untuk daerah tujuan migrasi non permanen Etnis Tionghoa cenderung lebih memilih daerah yang memiliki potensi dalam meningkatkan taraf hidup yang lebih baik seperti kota-kota besar seperti Jakarta dan daerah sekitarnya
NICKI MINAJ’S LINKING SOUND PATTERN ANALYSIS THROUGH THE SONG LYRIC “SUPER BASS”
Penutur asli Bahasa Inggris menerapkan penghubung bunyi secara natural. Meskipun demikian, mempelajari penghubung bunyi dengan benar dapat menghasilkan pengucapan Bahasa Inggris yang terdengar lebih jelas dan lancar. Penelitian ini menggunakan teori utama fonetik dan fonologi yang dikemukakan oleh Mc. Mahon, Collin dan Mess. Teori utama ini juga didukung oleh Alfabet Fonetik Internasional dan Teori mengenai macam – macam pola penghubung bunyi yang dikemukakan oleh Mc. Mahon dan Ghinwa Alameen. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan proses fonologi yang terjadi didalamnya. Untuk menjalankan penelitian ini, sebuah lagu berbahasa inggris yang berjudul “Super Bass” ditetapkan sebagai objek penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 31 data yang mengandung pola penghubung bunyi dan proses fonologi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai panduan dalam memahami perbedaan bunyi yang di ucapkan antara penutur asli dan proses fonologi yang terjadi pola penghubung bunyi
STRATEGI POLITIK INCUMBENT DAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEKALAHAN PADA PEMILIHAN LEGISLATIF 2019 KABUPATEN BANGKA
Pemilihan legislatif menampilkan begitu banyak pertarungan baik itu kandidat baru ataupun incumbent. Untuk memenangkan kursi parlemen tentu mereka harus mempunyai strategi politik. Di Bangka Belitung, tepatnya Kabupaten Bangka pada pemilihan legislatif 2019 menjadi angka peserta incumbent tertinggi yaitu berjumlah 23 orang dibandingkan kabupaten lain dengan angka tertinggi pula pada kekalahan incumbent yaitu berjumlah 7 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi politik dan mengetahui faktor kekalahan incumbent pada pemilihan legislatif 2019. Penelitian ini menggunakan teori strategi politik menurut Schroder yaitu strategi ofensif dan strategi defensif. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ofensif dan defensif menurut Peter Schroder dalam penelitian ini tidak berlaku pada pemilihan legislatif 2019 di Kabupaten Bangka. Karena di Kabupaten Bangka, para politisi masih belum adanya pengelompokkan bagian-bagian strategi yang khusus untuk digunakan pada pemilihan. Adapun faktor yang menjadi penyebab kekalahan yaitu ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja politisi, adanya perubahan perilaku masyarakat, internal partai yang terfrakmentasi, tim sukses yang tidak profesional dan kurang transparansi dari penyelenggara terhadap pemilu
THE PRESERVATION AND UTILIZATION OF TUKAK TRADITIONAL FOREST IN PANGKAL NIUR VILLAGE COMMUNITIES, BANGKA DISTRICT
Hutan merupakan paru-paru dunia dengan berbagai macam potensi sumber daya alam yang ada didalamnya. Tidak hanya dari segi ekonomi, hutan juga berperan dalam menopang kehidupan masyarakat dari segi sosial dan ekologi. Salah satu masyarakat di Bangka Belitung yang sangat bergantung pada sumber daya hutan yaitu masyarakat Desa Pangkal Niur, Kabupaten Bangka. Dimana masyarakat Desa Pangkal Niur memiliki hutan adat Tukak yang dijaga dan dilestarikan keberadaanya agar potensi sumber daya yang ada didalamnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor pendorong pelestarian dan pemanfaatan hutan adat Tukak dan menganalisis upaya pelestarian dan pemanfaatan hutan adat Tukak oleh masyarakat Desa Pangkal Niur, Kabupaten Bangka. Penelitian ini menggunakan teori The Land Etic atau Etika Bumi dari Aldo Leopold. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ditemukan faktor yang mendorong masyarakat dalam melestarikan dan memanfaatkan hutan adat Tukak berupa sumber daya alam, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, kepercayaan masyarakat terhadap warisan leluhur, pengetahuan masyarakat tentang hutan adat, dan orientasi ekonomi. Selain itu juga ditemukan upaya pelestarian hutan adat Tukak yaitu melalui penetapan dan pemetaan kawasan hutan, reboisasi dan sistem tebang pilih, mematuhi Peraturan Desa, serta kepatuhan masyarakat terhadap Ketua Adat. Sedangkan pemanfaatan hutan adat Tukak dapat bermanfaat secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah adanya etika atau nilai moral yang dimiliki oleh masyarakat Desa Pangkal Niur dalam mempertahankan hutan adat Tukak dalam segi pelestarian maupun pemanfaatan hutan oleh masyarakat.
Kata Kunci: Pelestarian, Pemanfaatan, Hutan Adat
 
PENGARUH LITERASI ZAKAT PROFESI TERHADAP IMPLEMENTASI ZAKATPROFESI PADA ANGGOTA DPRD PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG
The type of work of a modern society that is oriented towards the service sector affects the agreement of religious experts regarding the provisions of a religious rule, namely zakat which is known as professional zakat. Literacy in professional zakat prioritizes aspects of knowledge and understanding of muzakki related to its influence on a new prevailing social practice, namely professional zakat using the study of religious sociology in Emile Durkheim's perspective. The purpose of this study was to determine the most dominant variable in influencing the implementation of professional zakat on members of the DPRD Province of Bangka Belitung Islands. The method used in this research is a combination method. The results of this study indicate that the two variables significantly influence the implementation of zakat on profession, but the variable understanding of zakat on profession is more dominant in influencing the level of zakat implementation in profession than the variable for understanding professional zakat. The results of the coefficient of determination analysis showed that the R square value was 0.236. This means that the two variables affect the implementation of professional zakat by 23.6%.
Keywords: Literacy, Professional Zakat, Social PracticeJenis pekerjaan masyarakat modern yang berorientasi pada sektor jasa berpengaruh pada kesepakatan para pakar agama terkait dengan ketentuan sebuah aturan agama yakni berzakat yang dikenal dengan istilah zakat profesi. Literasi dalam zakat profesi mengutamakan aspek pengetahuan serta pemahaman muzakki terkait dengan pengaruhnya terhadap sebuah praktik sosial baru yang berlaku yakni zakat profesi dengan menggunakan studi sosiologi agama dalam perspektif Emile Durkheim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi pelaksanaan zakat profesi pada anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kombinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel mempengaruhi pelaksanaan zakat profesi secara signifikan, akan tetapi variabel pemahaman zakat profesi lebih dominan dalam mempengaruhi tingkat pelaksanaan zakat profesi dibandingkan variabel pemahaman zakat profesi. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai R square sebesar 0,236. Artinya kedua variabel mempengaruhi pelaksanaan zakat profesi sebesar 23,6%.
Kata Kunci : Literasi, Zakat Profesi, Praktik Sosia
DIFFABLE-FRIENDLY EDUCATION (STUDY ON IMPLEMENTATION OF REGIONAL REGULATION OF PANGKALPINANG CITY NUMBER 15 OF 2015 ON SCHOOLS IN PANGKALPINANG
Difabel merupakan seseorang yang memiliki kekurangan yang menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna, akibatnya difabel memiliki keterbatasan dalam memperoleh pendidikan di sekolah umum bersama anak-anak normal lainnya. Pemerintah telah berupaya untuk menghilangkan diskriminasi di dunia pendidikan bagi difabel dengan menyelenggarakan Pendidikan Inklusif. Di Kota Pangkalpinang, terdapat Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang No. 15 Tahun 2015 mengenai pendidikan inklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi kebijakan pendidikan ramah difabel pada Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang Nomor 15 Tahun 2015, mengidentifikasi variabel berpengaruh terhadap dan mengidentifikasi tantangan dari implementasi dari peraturan tersebut terhadap sekolah-sekolah di Pangkalpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang No. 15 Tahun 2015 belum terimplementasi secara maksimal di sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang karena masih terdapat tantangan dari implementasi tersebut. Variabel yang berpengaruh terhadap implementasi peraturan tersebut adalah variabel lingkungan.The diffable is someone who has a deficiency that causes the value or quality to be less good or less than perfect, as a result the diffable has limitations in obtaining education in public schools with other normal children. The government has made efforts to carry out nationality in the world of diffable education by organizing Inclusive Education. In Pangkalpinang City, there is Pangkalpinang City Regional Regulation No. 15 of 2015 concerning inclusive education. The purpose of this study is to describe the implementation of the disability-friendly education policy in the Regional Regulation of the City of Pangkalpinang Number 15 of 2015, to identify variables that have an effect on and identify the challenges of implementing these regulations on schools in Pangkalpinang. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results showed that the Regional Regulation No. Pangkalpinang City. 15 of 2015 has not been implemented optimally in schools in Pangkalpinang City because there are still challenges from this implementation. The variables that affect the implementation of these regulations are environmental variables
ENGLISH
This research aims to identify the ways of conveying the types of preference performed by the characters in Calibre movie.
This research used a descriptive qualitative method. 70 utterances transcribed and then identified as many as 31 data. The utterances from the characters in Calibre movie were specified as data. They were taken from the transcript of the movie and used as an interpretation of the context. The main instrument was the researcher assisted with the movie and its transcript. In analyzing the data, the theory of Yule’s conversation analysis was used. This theory clarified the forms of the preferred and dispreferred acts including the types and ways of performing.
The results showed that there are nine ways to convince the types of preference: (1) delaying/hesitating, (2) prefacing, (3) expressing doubt, (4) using token yes, (5) mentioning obligation, (6) making a non-personal reason, (7) giving an account, (8) direct agreement and direct declination, and (9) arguing.Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi sekaligus memetakan model, caradan tipe preferensi yang disampaikan oleh para tokoh di dalam film Calibre dilihat dariujaran yang dinarasikan oleh para tokoh dalam film. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif deskriptif. Setidaknya terdapat 70 ujaran yang ditranskripsikan dankemudian diidentifikasi sebanyak 31 data. Ujaran-ujaran yang diucapkan oleh para tokohdi dalam film Calibre ditentukan sebagai data. Ujaran tersebut diambil dari transkrip filmdan digunakan sebagai interpretasi sebuah konteks. Instrumen utama dari penelitian iniadalah peneliti yang dibantu dengan adanya film dan transkripnya. Dalam menganalisisdata, digunakan teori dari Yule mengenai analisis percakapan. Teori inimengklarifikasikan bentuk-bentuk dari tindakan yang disukai dan tindakan yang tidakdisukai termasuk tipe dan cara-cara penyampaiannya. Hasil penelitian ini setidaknyamemperlihatkan bahwa setidaknya terdapat sembilan cara yang digunakan dalammenyampaikan tipe preferensi dalam film Calibre, diantaranya yaitu: (1)delaying/hesitating, (2) prefacing, (3) expressing doubt, (4) using token yes, (5) mentioningobligation, (6) making a non-personal reason, (7) giving an account, (8) direct agreementand direct declination, dan (9) arguing. Studi ini pada akhir juga menjelaskan bahwatindakan yang disukai juga dapat ditandai dengan adanya penggunaan beberapa caradalam menyampaikan tipe preferensi, sama halnya dengan tindakan yang tidak disukai
ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH PEJABAT DAERAH DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA (PUTUSAN NOMOR : 64/ PID.SUS.K/ 2013/ PN.MDN)
Korupsi terjadi secara sistematis dan meluas, tidak hanya merugikan keuangan dan perekonomian negara, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas, sehingga digolongkan sebagai extraordinary crime sehingga pemberantasannya harus dilakukan dengan cara yang luar biasa. Penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa yang merugikan keuangan negara merupakan salah satu bentuk tindak pidana korupsi. Salah satu kasus korupsi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah adalah kasus korupsi pengadaan di Dinas Kesehatan Kabupaten Toba Samosir dengan Terdakwa dr. Haposan Siahaan, M.Kes. (Putusan PN Medan No. 64/ Pid.Sus.K/ 2013/ PN.Mdn). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian yuridis normatif , Sifat penelitian ini termasuk penelitian yang bersifat deskriptif. Tiada hukuman tanpa kesalahan, strategi yang tepat untuk mencegah atau meminimalisir potensi korupsi sehingga dapat dideteksi sejak awal, upaya pencegahan dan pengawasan untuk menanggulangi munculnya “tanda-tanda bahaya” yang diperkirakan akan berpotensi korupsi. Pengguna dan penyedia haruslah selalu berpatokan kepada filosofi pengadaan barang/jasa, tunduk kepada etika dan norma pengadaan barang/jasa yang berlaku. Terdakwa dipandang mampu mempertanggung jawabkan perbuatannya, oleh karenanya Terdakwa harus dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana yang jenis serta lamanya pidana penjara, besarnya denda dan besarnya uang pengganti. Terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana, maka sesuai dengan ketentuan Pasal 222 ayat (1) KUHAP.