Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
Not a member yet
    656 research outputs found

    Evaluasi Konfigurasi Ruang Pada Rumah Tinggal: (Studi Kasus : Studio Perancangan Arsitektur 2 Tahun Ajaran 2020/2021, Prodi Arsitektur, Institut Teknologi Sumatera)

    Get PDF
    Studio Perancangan Arsitektur 2 merupakan mata kuliah wajib dengan beban 6 SKS di Program Studi Arsitektur, Institut Teknologi Sumatera. Setelah menyelesaikan studio ini, mahasiswa terkadang mengalami kesulitan memahami secara detail terhadap komponen yang mempengaruhi kualitas desain mereka. Sehingga diperlukan evaluasi pada studio ini, khususnya evaluasi terhadap konfigurasi ruang rumah tinggal. Penelitian ini mengorelasikan komponen konfigurasi ruang (posisi ruang, pencapaian ruang, ukuran ruang, dan hubungan antar ruang) dengan faktor yang memberikan intervensi desain (dosen pembimbing, tipe tapak, dan tipe penghuni), serta nilai yang mahasiswa dapat pada studio tersebut. Terdapat 90 dari 182 mahasiswa yang mengizinkan desainnya digunakan sebagai data penelitian dan hanya 44 sampel yang memenuhi kriteria (purposive sampling). Penelitian ini menggunakan paradigma berpikir rasionalistik dan metode kuantitatif (statistik). Hasil yang didapat adalah konfigurasi ruang sangat dipengaruhi oleh peran dosen pembimbing dan berbanding lurus dengan nilai yang mereka dapat. Sedangkan tipe tapak dan tipe penghuni hanya mempengaruhi beberapa komponen konfigurasi ruang. Pola kebiasaan pada konfigurasi ruang ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk Studio Perancangan Arsitektur 2 di tahun depan

    Karakteristik Hambur Balik Akustik Rajungan (Portunus pelagicus) pada Kondisi Terkontrol

    Get PDF
    Rajungan (Portunus pelagicus) atau blue swimming crab merupakan biota yang memiliki area penyebaran yang luas termasuk di Indonesia. P.pelagicus juga menjadi komoditas ekonomis penting bagi Indonesia, sehingga menjaga dan mengetahui keberadaan P.pelagicus menjadi sangat penting. Hydro-acoustic menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk memetakan keberadaan dari P.pelagicus. Langkah awal yang dilakukan yaitu mengetahui karakteristik hambur balik dari P.pelagicus. Karakteristik tersebut antara lain nilai Target Strength (TS), nilai Echo Level (EL) dan Frekuensi deteksi. Berdasarkan penelitian ini, diketahui nilai TS dari P.pelagicus berkisar di nilai -40 hingga -45 dB, EL berkisar pada nilai 95 hingga 100 dB, dan Frekuensi deteksi berada pada frekuensi 110 kHz. Penelitian ini masih perlu dilanjutkan karena skala yang digunakan masih dalam taraf laboratorium

    Acoustic CO2 Gas Sensor Based on Phase Difference Measurement

    Get PDF
    In this research, an acoustic sensor has been successfully built to measure the concentration of CO2 gas in a mixture of gases (N2 and CO2). The nitrogen and carbon dioxide gases used are ultra-high purity (UHP) gas. The measurement parameter used is the speed of sound by utilizing the phase shift between ultrasonic wave signals that are sent and received continuously. The acoustic method in this research is by using the speaker as an ultrasonic wave transmitter, and the microphone as an ultrasonic wave receiver emitted by the speaker on the gas medium. This acoustic phase shift method is very sensitive to be used to determine the speed of sound on a gas medium. From the sensor testing, the sensor has good linearity in detecting changes in CO2 concentration in the gas mixture. The sensor test results have been validated theoretically and obtained an RMS error of 3.36 (3.36% with a maximum concentration of 100%), this proves that the work of the sensor is in accordance with the theory. In addition to theoretical validation, the work of the sensor has also been validated by looking at the direct relationship between sensor input and output through the inverse function, and an RMS error of 3.51 (3.51% with a maximum concentration of 100%) is obtained. From the overall results obtained, the acoustic CO2 gas sensor that is built can detect changes in CO2 concentrations in the gas mixture accurately, fabrication of the sensor is easy to do, and the costs required in the manufacturing process are cheap

    Perancangan dan Simulasi Antena Mikrostrip MIMO 4×4 Rectangular Patch dengan Double U-Slot dan DGS pada Frekuensi 26 GHz untuk Aplikasi 5G

    Get PDF
    Abstract: This paper proposes a microstrip antenna for fifth Generation (5G) technology with a carrier frequency of 26 GHz. Furthermore, the antenna is designed with double U-slots added to a rectangular patch using Defected Ground Structure (DGS) to increase the bandwidth and reduce mutual coupling. It is expected that the antenna has a directional radiation pattern and a linear polarization. For the feeding of the patch, the proximity coupled feed line method is used. The proximity coupled feed line is placed on a different substrate layer with the radiating element. The advantage of this feeding method is that it can increase the impedance bandwidth. The substrate material used is RT Duroid 5880, which is chosen because it can produce more oversized dimensions, work at high frequencies, and have a small material permittivity. The simulation results showed that the highest impedance bandwidth value is 1.6564 GHz, the mutual coupling value has a limit below -20 dB, and the gain value is 7,1151 GHz. Keywords: MilimeterWave, MIMO, double U-Slot, Defected Ground Structure, 5G   Abstrak: Artikel ini mengusulkan antena mikrostrip untuk teknologi generasi ke-5 (5G) dengan frekuensi carrier 26 GHz. Antena dirancang dengan tambahan double U-slot pada bagian patch-nya serta menggunakan metode Defected Ground Structure (DGS) untuk meningkatkan bandwidth dan mengurangi efek mutual coupling. Antena yang dirancang memiliki pola radiasi directional dan berpolarisasi secara linier. Untuk catuan ke patch, digunakan metode proximity coupled. Pencatu proximity di tempatkan pada lapisan substrat yang berbeda dengan elemen peradiasi. Kelebihan dari metode pencatuan ini adalah dapat meningkatkan bandwidth impedansi. Bahan substrat yang digunakan adalah RT Duroid 5880, bahan ini dipilih karena mampu digunakan untuk menghasilkan bentuk dimensi yang lebih besar dan dapat bekerja di frekuensi tinggi serta memiliki permitivitas bahan yang kecil. Hasil simulasi menunjukkan bahwa 1) nilai bandwidth impedansi tertinggi sebesar 1,6564 GHz, 2) nilai mutual coupling memiliki batas di bawah -20 dB, dan 3) nilai gain sebesar 7,1151 dB. Kata Kunci: milimeterWave, MIMO, double U-Slot, Defected Ground Structure, 5

    Karakterisasi reservoir menggunakan metode Seismik Inversi Acoustic Impedance (AI) dan Seismik Multiatribut dengan Probabilistic Neural Network (PNN) pada lapangan Blok F3, North Sea Netherland

    Get PDF
    A 3D seismic acquisition has been carried out for oil and gas exploration in F3 field block of North Sea sector of the Netherland formed between the Jurassic and Cretaceous periods. The presence of hydrocarbons is indicated by the phenomenon of bright spots and gas chimneys below the surface. The data used are 3D post stack time migration seismic data and four wells with well log, checkshot and marker data availability. This study uses two methods in determining reservoir zones, namely the acoustic impedance inversion method and the multi-attribute method with PNN. Both methods integrate seismic data with well data. AI inversion method is used to predict the physical properties of rocks, namely their acoustic impedance values. The multi-attribute method is used to predict well log properties from seismic data. Non-linear multi-attribute transformation is obtained by the process of training neural networks with a type of probabilistic neural network (PNN). In this research, acoustic impedance volume and porosity estimation volume will be made to identify the hydrocarbon reservoir prospect zone. The two methods are then applied to the Netherlands F3 seismic field data, and the results show that there are three sandstone reservoir zones that have an acoustic impedance range between 4100-4800 (m/s)*(gr/cc) and porosity range between 29-35 (% )

    Perancangan Bidai Infus Untuk Anak Usia Sekolah

    Get PDF
    This research designed a hand infusion splint for school-age children with an age range of 7-12 years according to the anthropometry and contours of the child's hand so that children who underwent infusion on the hand did not experience medical complications during treatment or post-hospital trauma.  The method used in the design of infusion splint for school-age children is Quality Function Deployment (QFD) and House of Quality (HOQ) to get design criteria according to consumer needs, while the software used, namely SPSS and Autodesk Professional Inventor to build models. The size of the infusion splint was determined based on the hand anthropometry of school-age children. The specifications of the hand infusion splint of school-age children according to the needs of pediatric patients have a length of 189 mm, a thickness of 9 mm, and a width of 46.3 mm for arm supports, and 37.1 mm for hand supports obtained from the highest priority value in the House of Quality, namely the design of the dimensions of the splint

    Simulasi unjuk kerja kolektor surya PV/T berdasarkan bentuk penampang pipa absorber

    Get PDF
    Salah satu peralatan yang dapat memanfaatkan energi matahari adalah kolektor surya hybrid PV/T. Kolektor jenis ini merupakan gabungan antara panel surya dengan kolektor termal sehingga dapat menghasilkan energi listrik dan energi termal dalam waktu bersamaan. Namun jika terjadi peningkatan temperatur pada permukaan panel PV maka akan terjadi penurunan unjuk kerja dari panel PV tersebut.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sekaligus membandingkan unjuk kerja kolektor surya hybrid PV/T secara termal dan pressure drop berdasarkan perbedaan bentuk penampang pipa absorber. Penampang pipa yang dibandingkan adalah berbentuk persegi panjang dengan pipa bulat. Pendekatan atau tahapan penelitian yang dilakukan adalah melalui metode pengujian dan simulasi unjuk kerja kolektor PV/T. Proses pengujian diperlukan untuk mendapatkan data pembanding terhadap hasil simulasi yang dilakukan. Dalam penelitian ini metode pengujian unjuk kerja termal berdasarkan standar EN 12975 yang dilakukan secara indoor dengan menggunakan solar simulator. Proses simulasi menggunakan software CFD (Ansyst Fluent) untuk mengembangkan atau memprediksi unjuk kerja kolektor. Setelah proses validasi, Program Ansyst Fluent yang digunakan dapat diterima untuk mensimulasikan karakteristik kinerja kolektor PV/T karena terdapat perbedaan hasil eksperimen dengan simulasi sekitar 6 %. Lebih lanjut, hasil simulasi menunjukkan bahwa penggunaan pipa persegi mampu meningkatkan efisiensi termal kolektor PV/T dibandingkan dengan penggunaan pipa bundar. Namun terdapat kenaikan nilai pressure drop pada penggunaan pipa persegi lebih tinggi sekitar 11.49% dari pipa bundar

    Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pembuatan Bio-Mol Segabai Solusi Penanganan Limbah Ternak Pada Kelompok “Mulia Farm”

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan di Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran pada kelompok “Mulia Farm”.  Limbah kotoran ternak, urine, dan sisa pakan menjadi kendala utama pada usaha peternakan yang dirintis oleh kelompok “Mulia Farm”. Hal ini dikarenakan bau yang menyengat, serta mencemari lingkungan sekitar. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan pembuatan Bio-Mol atau mikroorganisme local. Mikroorganisme local digunakan sebagai starter atau bioaktivator untuk mempercepat proses penguraian limbah ternak. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan sosialisasi dan simulasi langsung pembuatan Bio-Mol. Bahan baku yang digunakan yaitu limbah organik yang berasal dari lingkungan sekitar, seperti limbah sayur dan buah, air cucian beras, serta gula tetes. Bio-MOL siap digunakan setelah 14 hari proses fermentasi. Bio-MOL dapat diaplikasikan dengan meneteskan langsung ke kotoran ternak. Anggota kelompok dapat membuat Bio-MOL secara mandiri karena cara pembuatan yang relatif mudah dan bahan baku yang bisa diperoleh dari lingkungan sekitar. Pembuatan Bio-MOL sebagai solusi penanganan limbah ternak sangat tepat diimplementasikan pada kelompok “Mulia Farm”. Dengan demikian usaha peternakan dapat terus dikembangkan dengan tidak mengganggu masyarakat sekitar dan dapat mengurangi pencemaran udara serta lingkungan

    Penerapan Teknologi Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran pada Masa Pandemi: Studi Kasus Café Inspirasi Corner Bandar Lampung

    No full text
    Penerapan teknologi digital marketing sangatlah penting dalam membuat strategi pemasaran apalagi pada saat pandemi covid 19. Café Inspirasi Corner  merupakan UMKM  yang terdampak akibat wabah yang melanda seluruh dunia. Adapun hasil  analisis evaluasi telah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 55% pengetahuan peserta di bidang digital marketing, yang semula 34% menjadi 89%. Selanjut untuk pre-test peserta yang belum paham yang mulanya 66% berkurang menjadi 11% setelah dilakukan pelatihan. Tujuan penerapan teknologi digital marketing tentunya akan berpengaruh pada meningkatnya jangkauan pemasaran produk mitra menjadi lebih luas sehingga penjualan akan ikut meningkat, dan berdampak kepada keuntungan atau omset penjualan yang lebih maksimal di masa pandemi

    Studi Perubahan Garis Pantai Pesisir Kota Bandar Lampung Menggunakan Data Penginderaan Jauh

    Get PDF
    Garis pantai merupakan garis pertemuan antara daratan dan lautan. Garis pantai sangat dinamis dimana dapat berubah akibat abrasi dan akresi secara kontinu akibat faktor alam dan non alam. Garis pantai sangat penting dalam penentuan batas wilayah, baik antar negara maupun batas wilayah dalam lingkup internal suatu negara. Tujuan dari penelitian ini adalah memantau perubahan garis pantai Pesisir Kota Bandar Lampung dengan teknologi penginderaan jauh menggunakan data citra Landsat-MSS, Landsat-TM, Landsat-7 ETM+ dan Landsat-8 OLI selama 15 tahun. Pengolahan data citra Landsat dilakukan dengan metode Unsupervised Classification. Dengan melakukan digitasi dan tumpang susun data citra dapat diperoleh data perubahan garis pantai. Penelitian ini menggunakan data garis pantai RBI 1:150.000 dan ZEE-06 sebagai verifikasi hasil. Dari penelitian ini diperoleh hasil perbandingan hasil pengolahan citra penginderaan jauh dengan peta RBI skala 1:150.000 dimana menghasilkan nilai abrasi dan akresi dengan nilai abrasi maksimum yaitu 596,60 ha dan abrasi minimum 172,72 ha, akresi minimum senilai 52,29 ha, serta akresi maksimum senilai 151,61 ha. Perbandingan hasil pengolahan citra penginderaan jauh dengan peta ZEE-06 menghasilkan nilai abrasi maksimum yaitu 735,04 ha, dan abrasi minimum senilai 344,53 ha, akresi maksimum senilai 214,58 ha dan akresi minimumnya senilai 29,56 ha

    484

    full texts

    656

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇