Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
Not a member yet
656 research outputs found
Sort by
Pemetaan Daerah Sebaran Banjir Di Hilir Tanggul Way Bulok Desa Sukamara Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung
Banjir masih menjadi salah satu permasalahan bagi masyarakat dan pemerintah yang masih terus dicari solusinya. Lampung menjadi salah satu Provinsi yang mengalami dampak banjir, salah satunya di daerah hilir tanggul Way Bulok, Desa Sukamara Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Dalam rangka pemecahan masalah banjir yang ada, tahap awal yang dapat dilakukan dengan melakukan pemetaan wilayah kerentanan banjir. Dalam hal ini tim PKM Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berinisiasi untuk melakukan pemetaan pada daerah tersebut. Pemetaan dimulai dengan survey lokasi di daerah banjir dan sekitarnya, setelah itu di lakukan pendekatan pada aparat desa setempat untuk diajak bekerja sama sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Dilanjutkan dengan pembuatan peta oleh tim mapping PKM. Diharapkan setelah adanya peta wilayah banjir ini, masyarakat setempat dapat lebih mengantisipasi banjir setelah adanya sosialisasi dan penjelasan mengenai daerah rawan banjir dari peta kerentanan banjir oleh aparat desa. Masyarakat dapat melihat secara langsung wilayah yang rentan banjir pada saat musim penghujan sebagai upaya mitigasi bencana banjir desa. Manfaat dari peta kerentanan banjir ini juga sebagai acuan pemerintah desa dalam mengambil kebijakan desa terkait sosial infrastruktur wilayah demi kepentingan bersama masyarakat desa
Pengenalan dan Pembuatan Taman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Kemandirian dalam Pengobatan Keluarga Desa Gedung Harapan, Lampung Selatan
Tanaman obat merupakan tanaman yang memiliki senyawa metabolit sekunder yang berkhasiat dalam mengobati penyakit. Berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi oleh warga Desa Gedung Harapan, yaitu masyarakatnya masih belum memanfaatkan potensi tanaman obat secara optimal maka perlu adanya upaya pengenalan cara membuat taman obat keluarga (TOGA). Penyuluhan dilakukan kepada warga melalui ceramah dan praktik penanaman beberapa tanaman obat. Peserta yang hadir adalah 35 orang, dari target peserta 40 orang (87,5%). Ketercapaian target materi dapat dikatakan baik dilihat dari peningkatan hasil post-test yang dilakukan pada akhir kegiatan. Berdasarkan hasil akhir kegiatan, disarankan untuk lebih mengajak warga merealisasikan pembuatan taman TOGA pada perkarangan rumah agar warga dapat mewujudkan keandirian dalam pengobatan keluarga
Pelatihan dan Edukasi Pembuatan Masker Kecantikan di SMKN 7 Bandar Lampung
Kosmetik merupakan produk yang dapat digunakan untuk memperindah dan mempercantik diri. Masker kecantikan merupakan salah satu produk kosmetik dan sangat digemari bagi kalangan wanita. Selain dapat digunakan sebagai masker kecantikan, produk kosmetik ini dapat menjadi produk unggulan dalam meningkatkan UMKM di Indonesia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh program studi Rekayasa Kosmetik, Institut Teknologi Sumatera ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan edukasi pembuatan masker kecantikan berbahan dasar alami bagi kalangan siswa-siswi SMKN 7 Bandar Lampung. Peserta yang mengikuti kegiatan PkM ini bejumlah 30 siswa. Hasil pre-test menunjukkan jumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan score diatas 80 sebanyak 5 orang. Setelah dilakukan pelatihan dan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan para siswa menjadi 27 orang yang memiliki score > 80. Kegiatan PkM ini memberikan pengetahuan dan menambah wawasan bagi para siswa-siswi SMKN 7 Bandar Lampung dari mulai pembuatan masker kecantikan menggunakan bahan dasar alami sampai regulasi perizinan BPOM
Analisis Penggunaan Waste Material Dari Tanah Galian Di Lahan Itera Dan Zeolit Sebagai Bahan Campuran Beton
Institut Teknologi Sumatera adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang memiliki potensi besar untuk kemajuan di pulau Sumatera. ITERA memiliki luas lahan sekitar 285 hektar dengan kontur yang bervariasi dari yang curam hingga berbukit. Dalam sebuah pembangunan atau pembukaan lokasi baru baik untuk pembangunan gedung atau beragam kegiatan konstruksi lainnya selalu berkaitan dengan proses penggalian tanah (cut) dan pengurugan tanah (fill). Hasil tanah pekerjaan galian biasanya akan menjadi kurang bermanfaat terlebih jika jenis tanah urugannya tidak umum seperti tanah kapur di lapisan atas tanah milik ITERA. Tanah kapur ini memiliki ciri yang berbeda dengan tanah lainnya yaitu memiliki warna lebih putih atau lebih terang dari tanah yang lainya. Permasalahan pada jenis tanah di lahan ITERA dapat diatasi dengan menggunakan zeolit alam Lampung. Sumber daya alam zeolit yang terdapat di provinsi Lampung telah diteliti kandungan dan kemampuan tukar kation (KTK). Proses pengujian pada 30 sampel dengan 10 variasi dan persentase waste material serta material zeolit, masing-masing persentase variasi sebesar 3,5%:3,5%, 5,3%:3,5%, 3,5%:5,3%, 5,3%:5,3%, 7,1%:5,3%, 5,3%:7,1%, 7,1%:7,1%, 8,8%:7,1%, 7,1%:8,8%, dan 8,8%:8,8% dalam waktu 28 hari. Hasil kuat tekan rata-rata adalah 3,5%:3,5% sebesar 15,47 Mpa, 5,3%:3,5% sebesar 15,28 Mpa, 3,5%:5,3% sebesar 19,06 Mpa, 5,3%:5,3% sebesar 17,92 Mpa, 7,1%:5,3% sebesar 17,55 Mpa, 5,3%:7,1% sebesar 19,15 Mpa, 7,1%:7,1% sebesar 19,24 Mpa, 8,8%:7,1% sebesar 21,04 Mpa, 7,1%:8,8% sebesar 18,59 Mpa, dan 8,8%:8,8% sebesar 19,15 Mpa. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan material zeolit terlihat efektif ketika sudah mencapai 7.1% dan 8.8% serta penggunaan material waste material ITERA dibatasi hingga dibawah 7.1 % untuk hasil kuat tekan yang meningkat
Strategi Perancangan Area Persawahan Sebagai Kawasan Ekowisata dengan analisis SWOT di Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu
Pariwisata dapat memajukan perekonomian, menyejahterakan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melestarikan lingkungan, dengan dampak negatif yang minimal. Sawah yang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan, menyadarkan kita akan pentingnya melestarikan dengan tetap menyejahterakan masyarakat dengan ekowisata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis SWOT untuk merumuskan strategi perancangan ekowisata sawah yang mengambil lokus di area persawahan dan irigasi di Kecamatan Gading Rejo, Pringsewu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui merumuskan strategi perancangan kawasan yang berada di irigasi sawah di Gading Rejo sebagai ekowisata. Hasil Penelitian ini berupa strategi dan arahan desain yang dapat dilakukan untuk perancangan kawasan ekowisata tersebut
Penentuan Zenith Tropospheric Delay Menggunakan Data CORS GNSS
Signal propagation from the GNSS satellite in the form of electromagnetic waves to the receiver through the atmospheric medium causes atmospheric bias, both ionospheric and tropospheric bias caused by changes in the medium in the atmospheric layer, and signal delays. The slowing down of the signal in the troposphere is known as the Zenith Tropospheric Delay (ZTD). The bias or interference must be eliminated to obtain an accurate position. However, this information is useful in meteorological studies to provide an overview of atmospheric conditions. This study determines the estimated value of the ZTD from the observation data of the CORS GNSS station. Data processing is carried out using the PPP method through an online platform. The results of this processing, besides obtaining the CORS station position, the ZTD value and its standard deviation are also obtained. The estimated ZTD value for each CORS station is different due to the different atmospheric conditions (weather) in each station's area
Investigation of the impact of building orientation on cooling loads in an office building in the tropical climate
The building sector ranks second behind the fossil fuel burning industry. This figure may significantly rise when the total number of buildings and cooling demands increases, as well as poor HVAC system usage.
In tropical climates such as Indonesia, building energy consumption is dominated by cooling loads on air conditioners to reduce indoor temperatures. This study focuses on the orientation of buildings in tropical climates on the amount of cooling load in a mid-rise rental office tower: WTC 5 in Jakarta. Several Energy Plus simulations utilising real building characteristics were performed to assess the impact and capacity of cooling loads on various building levels. The current 45°N building is turned clockwise, and cooling demands are computed and compared.
The evidence found from simulations in five building scenarios shows several data on each building floor. The south-oriented building can maximise the lowest cooling load of 7.47 kWh, which is quite far from the existing building and the east-west orientation is 7.72 kWh and 7.80 kWh at the same time. The resulting curve can be interpreted that the orientation of the building has an enormous impact in terms of the effect of cooling loads on buildings, especially in tropical climates
Persebaran struktur geologi dan batuan pra-tersier pada Pulau Bangka bagian utara
Northern Bangka Island composed by Permian Pemali Metamorphic Complex and Late Triassic – Early Jurassic S-type Klabat Granite. Tectonic phase of Northern Bangka Island indicated a similar pattern with Bentong-Raub Suture Zone in Peninsula Malaysia. Suture Zone marked by several kind of metamorphic rocks and granites with different lithology. The research used random sampling field observation to find structural data and fabric element of rocks. Pre-Tertiary rocks in Northern Bangka Island consist of quartz schist, mica phyllite, granodiorite, granite, sandstone, and conglomerate. That rocks commonly record lineation, foliation, S-C fabric, fold, fault, and joint as kinematic indicator
Studi Dampak Penggunaan Insulasi pada Bangunan Rumah Tinggal Terhadap Konsumsi Energi Pendingin Ruangan
The global warming issue has become a concern for environmentalists activists, including many governments. This concern is due to the increasing attention to reducing the use of fossil energy because fossil energy has significantly exacerbated global warming. To minimize the use of fossil energy, especially the housing sector that is one of the extensive energy users. Building performance's analysis is done by creating changes to the case study's building envelope material. Case study buildings were simulated in energy analysis software. Preliminary analysis shows how the performance of the case study building is still far from the standard of thermal comfort. Air conditioning (AC) usage in the room will give comfort in terms of temperature. But, even though with the AC, the humidity level of the room was still high. Two building models are then created in the software to see the performance of the building by making changes to the building envelope material. With the settings on air-conditioning (AC) and environmental conditions in both models, the results indicate differences in the building performance of the two buildings. The results show that the building with insulation are using less energy and can provide optimal comfort for building users. Comfort is not only in terms of the building's temperature but including building relative humidity. In buildings with insulation, the temperature and humidity of the building are relatively stable throughout the year
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KUNJUNGAN TAMAN TEMATIK: STUDI KASUS TAMAN SKATEBOARD PALEMBANG
The realization of sustainable development goals is a major concern today. Related to the development of urban areas, this goal is contained in the 11th goal, which is to create sustainable cities and communities. One of the efforts to achieve this goal is through the provision of good public open spaces. Public open space has a role as a space for interaction and social space for its people. The development of thematic parks is one of the efforts to maximize the social benefits of public open spaces so that sustainable urban and community development can be realized. This study aims to identify the factors that influence visits to thematic parks. The method used is descriptive quantitative method using regression analysis. The incidental sampling technique used in this study, where the respondents were park visitors. The results show that the factors that greatly affect the frequency of thematic park visits are influenced by gender and interactions in the community, while other factors such as age, distance, and dominant factors