Journal of Science and Application Technology (JSAT - Institut Teknologi Sumatera)
Not a member yet
656 research outputs found
Sort by
Perilaku Komponen Struktur Baja Canai Dingin Profil CS-75 dan HS-75
Seringnya kegagalan struktur dengan baja canai dingin mendorong kebutuhan studi mendalam mengenai perilaku material, perilaku struktur komponen dan struktur rangka pada bentang sederhana. Metoda eksperimental dan analisis kinerja perilaku struktur baja canai dilakukan pada profil CS75 dan HS75 kualitas GS 550 dengan material dasar Galvalum dan campuran Galvalum-Magnesium. Eksperimen terdiri dari pengujian tarik, pengujian tekan, pengujian pengujian geser-tarik sekrup, dan pengujian rangka atap dua dimensi. Variasi pengujian terdapat pada konfigurasi rangka, jenis profil dan tebal profil. Analisis prediksi dilakukan dengan tujuan memprediksi kapasitas ultimit dan lokasi sendi plastis kegagalan struktur rangka atap didalam permodelan SAP v8 yang kemudian dibandingkan terhadap kapasitas dan perilaku kegagalan struktur eksperimental. Studi menunjukkan rerata kuat tarik baja canai dingin dibawah standar G550, kegagalan pada tes tekuk didominasi oleh kegagalan tekuk lokal, kuat tarik dan geser self drilling screw yang digunakan memiliki mutu tinggi diatas kapasitas profil, dan kinerja struktur rangka dalam eksperimen untuk profil HS 80 dengan menggunakan pelat diafragma pada batang-batangnya menunjukkan kapasitas yang tinggi dibandingkan profil CS 75. Perilaku kegagalan struktur rangka memiliki keseragaman letak kegagalan struktur yaitu pada batang tekan rangka dan terletak di dekat perletaka
Kajian Penurunan Tiang Jembatan dengan Interaksi Struktur - Tanah
Abstract: Pulau Pasaran Bridge, situated in southern coast of Bandar Lampung city, has experience partial section settlement of 0,1 m to 1,57 m. This work will study the settlement of the bridge piles incorporating soil-structure interaction aspect. End bearing resistance is modelled as nonlinear elastic spring q-w curve. Experiments will cover a range of modified stiffness spring. Simulated settlements and axial member forces will be discussed.
Keywords: soil-structure interaction, bridges, foundation settlement.
Abstrak: Jembatan Pulau Pasaran, terletak di pesisir Bandar Lampung, mengalami penurunan pada tiang dengan besaran 0,1 m hingga 1,57 m. Studi ini akan mengkaji penurunan tiang jembatan dengan mengakomodasi aspek interaksi struktur-tanah. Tahanan ujung pondasi dimodelkan dengan kurva q-w. Percobaan dilakukan pada beberapa variasi kurva tahanan ujung. Hasil penurunan tiang dan gaya dalam aksial pada tiang akan diulas.
Kata Kunci : interaksi struktur-tanah, jembatan, penurunan pondasi
Pengaruh Suhu Pada Pengukuran Jarak Menggunakan Sensor Ultrasonik SR04/05 Berbasis Instrumentasi Maya
Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana pengaruh suhu pada perambatan gelombang ultrasonik di udara. Hal ini berkaitan dengan verifikasi keakuratan jarak pengukuran sensor ultrasonic sebagai alat ukur. Sensor yang digunakan dalam instrumentasi maya berupa sensor ultrasonik SR 05/04 sebagai sensor pengukur jarak dan sensor suhu LM35 digunakan sebagai acuan untuk mengukur suhu lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah memverifikasi apakah kecepatan gelombang utrasonik di udara berpengaruh terhadap perubahan suhu serta mempengaruhi pengukuran jarak. Pada penelitian ini didapatkan hasil rata-rata nilai simpangan standar deviasi pengukuran jarak terkoreksi suhu adalah 0,114 sedangkan pengukuran jarak tanpa terkoreksi suhu adalah 0,1075. Hal ini menunjukan bahwa kenaikan perubahan suhu walaupun 1°C dapat mempengaruhi sensor ultrasonik dalam mengukur jarak. Secara umum instrumentasi maya mampu bekerja dan membaca besaran sensor-sensor serta melakukan perhitungan dan menampilkan data dengan sangat baik
Water Pump Otomatis Berbasis Arduino Uno dan Database MySQL
Pemanfaatan teknologi di era globalisasi saat ini sudah menjadi prioritas utama bagi manusia baik dari segi kemudahan maupun efisiensi waktu dalam melakukan berbagai aktivitas. Dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin canggih, manusia mengharapkan sebuah perangkat teknologi untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari misalnya penyiraman tanaman otomatis. Dalam penelitian ini dikembangkan water pump otomatis dengan menggunakan dua Sensor Soil Moisture YL 69 sehingga diperoleh keakuratan pada nilai kelembaban di dalam tanah dan di permukaan tanah. Rata-rata data yang diambil perharinya adalah 3 jam, dimana pengukuran dilakukan setiap 2 detik sekali maka jumlah data kurang lebih adalah 5400 data per hari. Selain itu, penelitian ini sudah berbasis web sehingga bisa diakses secara dalam jaringan (daring) jika terkoneksi dengan internet dan dapat langsung mengunduh data grafik dalam format JPEG, PNG, PDF, dan SVG juga dapat dicetak dan tabel dapat diunduh dalam format CSV, Excel, dan PDF juga dapat dicetak
Studi Distribusi Elektron pada Semikonduktor Tipe N dan P sebagai Penyusun Transistor: distribusi elektron pada semikonduktor
The materials used in the production of transistors are N-type and P-type semiconductors. The characteristics of these materials can be determined from the state of the electrons (carriers) in the energy band. Electrons in semiconductors are fermions, so the probability of an electron's state in the energy band is determined by the Fermi-Dirac distribution. The aimed of the study is to examine the distribution of electrons in N-type and P-type semiconductors as transistor materials using simple calculations. The Microsoft Excel software was used to calculate the Fermi-Dirac distribution and the Fermi level. The results of the calculations have a good agreement with the state of the electron and deviations from the Fermi level due to increasing temperature
Young Adult Perception of Fermented Durian (Tempoyak) in Lampung Province, Indonesia
Tempoyak is fermented food made from durian (Durio zibethinus) pulp. This product is popular traditional food in Indonesia and Malaysia. To ensure the current position of tempoyak and its dishes in young generation, this research was conducted to obtain young adult perception about tempoyak as traditional food in Lampung, and also discover about its potential for innovation. Method for investigate the response of young adults to tempoyak as traditional food was using direct questionnaire survey through google form. A total of 115 respondents have participated in the survey, consisted of 43 men and 72 women. The result showed that all of the respondent were familiar with tempoyak, but only three-quarter of them had ever taste of its products. Half of the respondent were preferred intermediate acidity level of tempoyak, and the rest of them preferred tempoyak with low acidity level and sweet taste. More than 95% of respondents agreed that tempoyak needs innovation to be better known in public. The innovation needed were product form (55%), packaging innovation (21%), instant product innovation (18%), others (5%), and marketing strategy (1%)
Optimasi Sintesis Methyl Cellulose (MC) dari Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Pondoh Super
Snake fruit (Salacca zalacca) is one of the typical fruits from Indonesia. Pondoh is one of the snake fruit species largely found in Yogyakarta. The kernels of snake fruit are wastes, but contains a lot of cellulose. Cellulose can be processed into methyl cellulose And be used as food additive. This study aimed to understand the optimized the optimizing synthesis of methyl cellulose through the concentration of NaOH, dimethyl sulfate and reaction temperature. The study was conducted by extracting cellulose using 4 % NaOH concentrations. Dehemicellulose and bleaching were done to dilute hemicellulose and lignin. The optimization of methyl cellulose was done using Response Surface Methodology with various concentrations of NaOH (10, 15, 20, 25, 30%), dimethyl sulfate (2, 3, 4, 5, 6 ml), and temperature (45, 50, 55, 60, 65°C). NaOH could change cellulose crystalline region and formed Na-cellulose. Dimethyl sulfate can be acted as substitution agent, while temperature controlling plays role to obtain appropriate conditions for reaction. The results showed that the use of NaOH concentration, dimethyl sulfate and temperature affected the degree of substitution, OHC and lightness. The addition of NaOH and dimethyl sulfate in producing methyl cellulose had more effect on the increasing of degree of substitution than temperature treatment. The optimum condition of methyl cellulose were 0.91% NaOH; 3.52 ml of dimethyl sulfate, at 46.51°C temperature
Analisis Keputusan Multi Kriteria dalam Penentuan Rute Optimum sebagai Jalur Darurat dan Evakuasi Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu
Penelitian ini mengombinasikan pendekatan Analisis Keputusan Multi Kriteria dan Sistem Geografis Informasi dalam menentukan rute yang paling optimum sebagai jalur darurat dan evakuasi pada saat terjadi kebakaran hutan. Kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu yang rawan terhadap kebakaran dipilih sebagai wilayah studi kasus. Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahapan yaitu analisis multi kriteria (tutupan lahan, kelerengan, dan jarak dari jalur), analsis daerah rawan kebakaran hutan, analisis rute alternatif menggunakan Least-Cost Path, evaluasi multi kriteria, dan analisis keputusan multi kriteria untuk menentukan rute optimum sebagai jalur darurat dan evakuasi kebakaran hutan. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat dua rute yang optimum untuk keadaan darurat (Rute Selo dan Alternatif 1) dan tiga rute dipilih sebagai rute evakuasi yang paling optimum (rute Cuntel, Wekas dan Alternatif 4)
Isolasi Nanoselulosa Terkarboksilasi dari Limbah Kulit Pisang Ambon Lumut dengan Metode Oksidasi
In this study, banana peel from ambon lumut (Musa acuminata) was used as source for nanocellulose fibers. Carboxylated nanocellulose was isolated with oxidation method using ammonium persulfate (APS). In order to investigate the effect of temperature towards the characteristics of nonocellulose, temperature for oxidation process was set at three different values: 60 °C, 70 °C, dan 80 °C. Nanostructure of cellulose was observed as a mix of fibers and whiskers from transmission electron microscopy (TEM) images. The diameter of nanocellulose is ranging from 12,1 to 25,1 nm. Data from spectrometry graphs (FTIR) confirms the existence of carboxyl functional groups in nanocellulose samples. X-ray diffraction pattern (XRD) shows that crystallinity index values increase as temperature of oxidation process increases. The highest crytallinity index value of 72,4% was obtained from nanocellulose treated with oxidation temperature of 80 °C. This analysis shows banana peel waste as a potential alternative source for carboxylated nanocellulose
Biostratigrafi Nanofosil Gampingan dan Lingkungan Pengendapan Formasi Ofu selama Neogen
Formasi Ofu berumur Neogen-Kuarter tersingkap baik di bagian tengah Pulau Timor. Kumpulan nannofosil gampingan Formasi Ofu berumur Neogen terdiri tujuh famili dan 25 spesies. Nannofosil gampingan berumur Neogen didominasi genus Discoaster, Dictyococcites, dan Reticulofenestra sedangkan umur Kuarter didominasi oleh genus Gephyrocapsa. Nannofosil gampingan Neogen terdiri dari dua zonasi, dan satu zona Kuarter. Permulaan Miosen, Burdigalian-Tortonian (zona NN 4-NN 10) ditandai pemunculan awal Reticulofenestra pseudoumbilica hingga pemunculan awal Discoaster quinqueramus. Zona NN11 yang berumur Tortonian-Messinian ditandai pemunculan awal hingga pemunculan akhir Discoaster quinqueramus. Kuarter (Zona NN20) ditandai pemunculan awal Ponthospaera indooceanica