Electronic Journal Muhammadiyah University of Makassar
Not a member yet
7329 research outputs found
Sort by
MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIB MUHAMMADIYAH 1 MAKASSAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING
This researchis constituted by fact, that students’ mathematics achievement is still lower and learning model still predominated by lecture. Result of research show student’s achievement complete by using Snowball throwing cooverative model siclus I mean score equal 64,55 by deviation standart 29,18 improvement in siclus II with mean score 81,43 by deviation standart 18,31
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 5 MAKASSAR
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Makassar dengan melaksanakan pembelajaran matematika melalui pembelajaran kooperatif tipe make a match. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Makassar pada semester ganjil tahun pelajaran 2009/2010 dengan jumlah siswa 26 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Data hasil belajar yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data hasil observasi dianalisis dengan analisis kualitatif. Setelah dilakukan pembelajaran selama 2 siklus, diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar siswa meningkat
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII SMP NASIONAL MAKASSAR
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas VIIISMP Nasional Makassar pada semester ganjil tahun pelajaran 2010/2011 dengan jumlah siswa 32 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan 2 siklus, siklus I terdiri 4 pertemuan dan siklus II terdiri dari 4 pertemuan. Pada pelaksanaannya, pembelajaran dengan kooperatif tipe Jigsaw merupakan suatu tindakan yang diberikan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Nasional Makassar meningkat dari siklus I ke siklus II. Setelah dilakukan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw selama dua siklus pembelajaran, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Hasil belajar matematika siswa pada siklus pertama berada pada ketegori rendah, dengan skor rata-rata 55,19. Skor tertinggi 95 dan skor terendah 25 dari skor maksimal yang mungkin dicapai yaitu 100 dengan standar deviasi 18,47. (2) Hasil belajar matematika siswa pada siklus kedua berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 71,75. Skor tertinggi 100 dan skor terendah 40 dari skor maksimum yaitu 100 dengan standar deviasi 14,76. (3) Terjadi peningkatan kehadiran dan aktifitas siswa. Berdasarkan analisis di atas maka dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe jigsaw maka hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Nasional Makassar dapat meningkat
ASY’ARIYAH: TOKOH-TOKOH DAN AJARANNYA
Asy’ariyah Ali bin Ismai bin Ishak bin Salim bin Ismail bin Abdullah bin Musa bin Abi Bardah bin Musa al Asy’ari, adalah seorang filsuf yang melakukan penyebarangan dari paham kemu’tazilahan. Asy’ari menekuni ajaran-ajaran Mu’tazilah selama empat puluh tahun, namun kemudian meninggalkannya. Ada banyak kemungkinan sebab-sebab kepindahannya dari paham tersebut, seperti dikatakan al-Subki dan ibn Asakir, pada malam al-Asy’ary bermimpi bertemu Rasulullah SAW, yang mengatakan bahwa mazhab ahli Hadislah yang benar, dan mazhab Mu’tazilah adalah salah. Pendapat lain dari Ahmad Mahmud Subki, menyebutkan bahwa syak itu timbul karena al-Asy’ari menganut mazhab Syafi’I yang mempunyai pendapat teologi berlainan dengan ajaran-ajaran Mu’tazilah, misalnya al-Syafi’I berpendapat bahwa al-Quran tidak diciptakan, tetapi bersifat qadim dan bahwa Tuhan dapat dilihat di akhirat nanti.Kata kunci: al-Asy’ari; Pengembangan; Pembanguna
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING BERLATAR PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pendekatan problem posing berlatar pembelajaran kooperatif dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan pendekatan problem posing berlatar pembelajaran kooperatif. Sintaks pembelajaran yang digunakan adalah sintaks pembelajaran kooperatif yang terdiri atas 6 fase. Pada fase keempat disisipkan pendekatan problem posing. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Inpres Bontomanai dan SD Inpres Mallengkeri 2. Pada setiap sekolah dipilih satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pendekatan problem posing berlatar pembelajaran kooperatif lebih baik dibanding hasil belajar siswa yang diajar tanpa menggunakan pendekatan problem posing berlatar pembelajaran kooperatif
APLIKASI TQM DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN
Educational system that managed by any institutions should be seen as an obligation given by all of the educational stakeholders in the country. Ofcourse, the people trust must be returned back to the community by providing the best educational services by which all partises could be delighted. In this context, the quality of education that can fully satisfied the stakeholders is a zero defect practical educational system. This perfect educational system could only be established by managing the educational system; input, process, dan output, that is orientated to a quality standard. This aproach is well known as Total Quality Management or simply just TQM. This paper present the discussion on the understanding, background, strength, and the application strategy of TQM into educational management system including its relationship with BOMM (Bantuan Operational Management Mutu or Operational Subsidy for Quality Management)
PENERAPAN PEMANFAATAN LINGKUNGAN BELAJAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SETTING KOOPERATIF PADA SISWA SMP DI TAKALAR
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Takalar dengan melaksanakan pembelajaran matematika melalui pemanfaatan lingkungan belajar sebagai media pembelajaran setting kooperatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Takalar sebanyak 30 orang siswa yaitu 14 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2008/2009. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan yaitu 3 kali pertemuan untuk pembelajaran dan 1 kali pertemuan untuk tes siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Setelah dilakukan pembelajaran selama dua siklus, diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar siswa meningkat
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) SMP DI MAKASSAR
Keabstrakan objek matematika dan pendekatan pembelajaran yang kurang tepat, menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya belajar matematika bagi para siswa. Mereka merasa apa yang dipelajarinya kurang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka merasa “dipaksa” untuk mempelajari sesuatu yang berada di luar jangkauan daya pikirnya. Akibatnya, prestasi belajar matematika di Indonesia masih relatif rendah dan tidak mengalami peningkatan yang berarti. Pembelajaran matematika khususnya di jenjang pendidikan dasar sebaiknya dikaitkan dengan pengalaman kehidupan nyata siswa. Salah satu pendekatan pembelajaran matematika yang mengaitkan pengalaman kehidupan nyata siswa dengan pembelajaran matematika adalah Pembelajaran Matematika Realistik (PMR). Melalui penerapan Pendekatan PMR di SMP Negeri 34 Makassar diperoleh bahwa: (1) Ketuntasan belajar secara klasikal: tuntas, yaitu sebanyak 85,37% siswa memperoleh skor ≥ 65% dari skor total hasil tes; (2) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran: efektif; (3) Aktivitas Siswa: Efektif; dan (4) Respon siswa: positif. Dengan demikian penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik SMP di Makassar efektif. Berdasarkan analisis inferensial diperoleh bahwa hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran matematika realistik lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran matematika konvensional
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK SISWA SMP KABUPATEN BULUKUMBA
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kemampuan guru mengelola pembelajaran, aktivitas siswa dalam pembelajaran, respon siswa dalam pembelajaran, dan penguasaan matematika siswa terhadap model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan matematika realistik. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Herlang Kabupaten Bulukumba semester II Tahun Pelajaran 2008/2009. Seluruh siswa yang ada di kelas terpilih (kelas VII5) sebanyak 30 orang dijadikan subjek penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan kemampuan guru mengelola pembelajaran, aktivitas siswa, respons siswa dan penguasaan hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan guru mengelola pembelajaran bernilai baik dimana pembelajaran lebih banyak berpusat kepada siswa (student oriented) dan guru bertindak sebagai fasilitator, (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran menciptakan aktivitas berinteraksi dan semua aspek yang diamati berada dalam batas toleransi (3) keterlaksanaan perangkat pembelajaran secara umum terlaksana seluruhnya (4) siswa memberikan respons positif terhadap model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan matematika realistik (5) penguasaan matematika siswa belum mencapai ketuntasan klasikal. Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini, disarankan agar dalam pembelajaran matematika, hendaknya guru menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan matematika realistik