Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
EKSPLORASI LEGENDA SELANG PANGERAN SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap benar-benar terjadi biasanya dihubungkan dengan tokoh sejarah serta dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan keistimewaan tokohnya. Berdasarkan hal tersebut legenda Selang Pangeran sangat penting untuk diteliti. Penelitian ini berjudul “Eksplorasi Legenda Selang Pangeran sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia”. Penelitian ini diangkat untuk mengeksplorasi bentuk dan maksud dari legenda Selang Pangeran, kemudian mengeksplorasinya menjadi bahan ajar bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa tentang legenda tepatnya legenda Selang Pangeran.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat dengan menggunakan kata-kata atau kalimat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa cerita rakyat legenda Selang Pangeran. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dari masyarakat di desa Landak kabupaten Langkat. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan peyusunan laporan.
Luaran dari penelitian ini adalah sebagai bahan ajar bahasa Indonesia, dan artikel yang dipublikasika
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA MENGGUNAKAN MODEL SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VIII-B SMP SWASTA IMELDA MEDAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran kemampuan menulis teks berita menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas VIII-B SMP Swasta Imelda Medan Tahun Pelajaran 2018/2019. Model Snowball Throwing pengembangan dari model pembelajaran diskusi dan merupakan bagian dari model pembelajaran kooperatif. Dalam konteks pembelajaaran Snowball Throwing diterapkan dengan melempar segumpalan kertas untuk menunjuk siswa yang diharuskan menjawab soal dari guru. Alasan yang mendasari dilakukannya penelitian ini yaitu kurangnya sarana dan prasarana mengakibatkan kemampuan menulis teks berita menjadi relatif rendah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII-B SMP Swasta Imelda Medan. Hasil yang ditemukan adalah adanya peningkatan hasil pembelajaran kemampuan menulis teks berita menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing setelah melalui dua siklus dengan rincian peningkatan dari 59% yang tuntas menjadi 82
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MODEL MIND MAPPING PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 11 SAMARINDA TAHUN PEMBELAJARAN 2018 2019
AbstrakPenelitian pengembangan pembelajaran menulis cerita pendek dengan model mind mapping pada siswa kelas XI SMK Negeri 11 Samarinda perlu dilakukan. Hal ini, disebabkan masih kurangnya pemahaman siswa terhadap penulisan cerita pendek. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model Borg dan Gall. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian pengembangan pembelajaran menulis cerita pendek dengan model mind mapping pada siswa kelas XI SMK Negeri 11 Samarinda, (1) dinyatakan memiliki kevalidan dari kedua validator yaitu penilaian validator ahli sastra mendapatkan nilai 94% dengan kriteria sangat baik dan penilaian validator pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia mendapatkan nilai 96% dengan kriteria sangat baik (2) dinyatakan memiliki kepraktisan berdasarkan penilaian praktisi (teman sejawat) dengan mendaptkan nilai 96% dengan kriteria sangat baik (3) dinyatakan memiliki keefektifan dilihat dari uji kelompok kecil pada saat pretes dengan rata-rata 67,16% dan postes dengan rata-rata 87,16% dan standar deviasi 8,51, serta uji kelompok besar pada saat pretes dengan rata-rata 67,7% dan postes dengan rata-rata 89% dan standar deviasi 18,42.Kata kunci : pengembangan, pembelajaran menulis cerita pendek, model mind mapping AbstractResearch development of learning to write a short story with mind mapping model on students of XI SMK Negeri 11 Samarinda needs to be done. This is due to the lack of students' understanding of short story writing.. The research method used is research and development (research and development) with Borg and Gall model. Based on data analysis, the research result of learning development of short story writing with mind mapping model on students of XI SMK Negeri 11 Samarinda, (1) stated has validation of validator validator score of 94% with excellent criteria and assessment validator of Indonesian Language and Literature learning scores 96% with very good criterion (2) stated having practicability based on practitioner's appraisal (peers) with mendaptkan value 96% with very good criterion (3) expressed to have effectiveness seen from small group test at the time of pretes with an average of 67.16% and postes with an average of 87.16% and a standard deviation of 8.51, as well as a large group test at pretest with an average of 67.7% and postes with an average of 89% and a standard deviation 18.42.
Keywords: development, short story writing lesson, mind mapping mode
PENGARUH MODEL COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK BERITA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA BUDI SETIA SUNGGAL
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jelas pengaruh model pembelajaran cooperative script terhadap kemampuan menyimak berita kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain two group post-test only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Setia yang berjumlah 92 siswa. Penelitian sampel dengan teknik random sampling. Berdasarkan teknik tersebut diperoleh kelas VIII-B sebagai kelas kontrol terdiri dari 31 siswa dan kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen terdiri dari 31 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, yaitu post-test. Proses pengumpulan data dengan cara menugaskan siswa menyimak berita. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas yang menunjukkan bahwa skor post-test berdistribusi normal dan homogen. Teknik analisis data adalah uji-t. hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Sunggal dengan model Cooperative Script dan tanpa model Cooperative Script. Perbedaan tersebut ditunjukan oleh hasil uji-t yaitu = 8,11, = 2,00 maka kriteria pengujian hipotesis alternative () diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif model Cooperative Script terhadap kemampuan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Setia Sunggal Tahun Pelajaran 2018/2019
MAKNA SEMIOTIK ATAP RUMAH ADAT KARO SIWALUH JABU
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis simbol kekuasaan dan ukiran rumah adat si walu jabu sebab, simbol dan ukiran menjadi komponen penting dalam pembangunan rumah adat si waluh jabu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif Deskriptif, berusaha menganilisa dan mengartikan makna dari objek yang diteliti berdasarkan fakta dilapangan, menggunakan key informan sebagai sumber data, menggunakan data primer dan sekunder melalui wawancara mendalam, obseravasi lapangan, dokumentasi kegiatan, referensi yang berkaitan dengan penelitian ini dan data dari internet. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan model semiotika Charles Sanders Peirce.Hasil Penelitian ini dari empat ukiran yang menjadi fokus penelitian, yakni Kepala Kerbau, Atap Ijuk, Lukisan pada Atap, dan Pengreret. memiliki kesamaan yaitu merupakan doa dan cita-cita dari masyarakat Karo untuk masa sekarang dan yang akan datang. Pada dasarnya semua ukiran yang ada di Rumah Adat Si Waluh Jabu merujuk pada hal yang baik bagi pemilik rumah. Kepercayaan mistis terhadap ukiran yang membawa keberuntungan bagi pemilik rumah. Penggunaan ukian tak sekadar memasang tapi lebih pada kepercayaan. Lebih lagi, corak ukiran yang terdapat pada Rumah Adat Si Waluh Jabu yang melambangkan status sosial masyarakat Karo berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ukiran yang ada pada Si Waluh Jabu melukiskan simbol-simbol dari benda dan mahluk di kehidupan masyarakat karo. Pesan-pesan yang terdapat pada ukiran Si Waluh Jabu sebagai simbol status sosial masyarakat Karo merupakan falsafah hidup orang Karo sendiri
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP SULTAN ISKANDAR MUDA TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Two Group Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Sultan Iskandar Muda. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Berdasarkan teknik tersebut maka diperoleh kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes tertulis, yaitu posttest. Proses pengumpulan data dengan cara menugaskan siswa untuk menulis teks prosedur. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu melakukan uji normalitas dan uji homogenitas yang menunjukkan bahwa skor posttest berdistribusi normal dan homogen. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya perbedaan keterampilan menulisteks prosedur siswa kelas VII SMP Sultan Iskandar Muda dengan menggunakan media gambar berseri dan tanpa menggunakan media gambar berseri. Setelah dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t yang dilakukan dengan manual, maka terlihat dari tabel t pada taraf α = 0,05 dengan dk =82-2=80 nilai thit > ttab (27,61 > 2,00) maka dapat dibuktikan bahwa media gambar berseri memiliki pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode kovensional terhadap kemampuan menuli
EUFEMISME DAN DISFEMISME PADA JUDUL BERITA SURAT KABAR HARIAN BALIKPAPAN POS PERIODE APRIL-MEI 2018
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya judul berita surat kabar mengandung gaya bahasa yang digunakan oleh jurnalistik. Salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh para jurnalistik ialah penggunaan eufemisme dan disfemisme. Eufemisme ialah ungkapan bahasa dengan makna halus. Sedangkan disfemisme ialah ungkapan bahasa dengan makna kasar atau kurang sopan. Mendeskripsikan sebuah kata adalah eufemisme atau disfemisme perlu digunakan pendekatan semantik leksikal. Semantik leksikal lebih memfokuskan makna pada yang terdapat pada kamus. Adapun tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan bentuk dan manfaat dari penggunaan eufemisme dan disfemisme pada judul berita surat kabar harian BALIKPAPAN POS periode April-Mei 2018. Penelitian ini menghasilkan data kualitatif deskriptif. Data yang digunakan berbentuk kata. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Selanjutnya, data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan semantik dengan didasari kajian eufemisme dan disfemisme oleh Sutarman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eufemisme dan disfemisme digunakan dalam judul berita surat kabar harian BALIKPAPAN POS periode April-Mei 2018 dengan data berjumlah 36 buah. Data eufemisme sebanyak 17 data dan data disfemisme sebanyak 19 data. Penggunaan disfemisme berbentuk kata benda terdiri 4 data, eufemisme berbentuk kata kerja terdapat 13 data dan disfemisme berbentuk kata sifat terdiri 2 data, penggunaan disfemisme ini bermanfaat untuk penulisan judul berita di media massa
PEMANFAATAN BUKU TEKS MEMBUATKU SEMAKIN BERKARAKTER SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PENULISAN TEKS PERCAKAPAN DI KELAS VI SDN PATEBON
Buku teks merupakan salaha satu panduan bagi siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Buku teks menjadi sangat penting karena dapat membantu siswa maupun guru dalam memahami materi. Pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar mencangkup semua aspek keterampilan bahasa, salah satunya keterampilan menulis. Ketrampilan menulis merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, karena melalui keterampilan bahasa ini guru dapat mengetahui seberapa faham siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Karena melalui kegiatan menulis teks percakapan ini siswa mampu menuangkan ide-ide dan majinasi melalui bahasa tulis. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa keterampilan menulis siswa SDN Patebon sudah cukup baik. Namun keaktifan mereka untuk maju ke depan kelas masih kurang. Salah satu penyebabnya kurang fahamnya mereka terhadap materi yang disampaikan. Sehingga membuat mereka kurang ercaya diri dengan tulisan yang telah mereka buat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan buku teks Membuatku Semakin Berkarakter sebagai sumber belajar dalam pembelajaran penulisan teks percakapan di kelas VI. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif, penelitian kulitatif. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat terbantu dengan adanya buku teks Membuatku Semakin Berkarakter. Dikarenakan di dalam buku ini sudah ada contoh-contoh teks percakapan yang sangat membantu untuk memberikan pemahaman terhadap siswa. Buku teks Membuatku Semakin Berkarakter juga sangat membantu bagi siswa untuk memahami bentuk teks percakapan, karena ada beberapa bentuk contoh yang dapat memberikan mereka pemahaman secara jelas. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran penulisan teks percakapan di SDN Patebon dengan menggunakan buku teks Membuatku Semakin Berkarekter sangat membantu berjalannya proses belajar mengajar
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK ADHD DI SEKOLAH ALAM JABALUSSALAM BALIKPAPAN
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berbahasa anak ADHD yang mengalami keterlambatan bicara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang pemerolehan bahasa dan kesalahan fonologi pada anak ADHD yang mengalami keterlambatan bicara di Sekolah Alam Jabalussalam Balikpapan. Pemerolehan bahasa berupa berupa pemerolehan fonologi dan sintaksis. Untuk kesalahan fonologi berupa kesalahan pelafalan fonem konsonan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data penelitian ini adalah ujaran dan percakapan. Subjek penelitian ini adalah seorang anak laki-laki berusia 7 tahun yang memiliki gangguan perkembangan yang disebut ADHD. Objek penelitian ini adalah pemerolehan bahasa dan kesalahan fonologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode simak libat cakap (SLC) dan rekam. Instrumen penelitian ini berupa peneliti sendiri (human instrument) beserta alat bantu rekam berupa handphone dan kartu data. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerolehan fonologi pada anak ADHD antara lain fonem konsonan /b/, /c/, /d/, /f/, /g/, /h/, /j/, /k/, /l/, /m/, /n/, /p/, /r/, /s/, /t/, /w/, /y/, /z/ dan pemerolehan sintaksis antara lain frasa nominal, frasa verbal, frasa depan, frasa bilangan serta kalimat berita dan kalimat suruh. Kemudian untuk hasil penelitian kesalahan fonologi antara terjadi perubahan fonem penghilangan fonem konsonan dan penambahan fonem konsonan /h/
PENGARUH MODEL PAIR CHECK TERHADAP KEMAMPUAN MENGINDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR TEKS NARASI (CERITA FANTASI) PADA SISWA KELAS VII SMP SWASTA BUDI SETIA SUNGGAL TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pair check terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) pada kelas VII SMP Swasta Budi Setia Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain two group post-test only design.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Swasta Budi Setia Sunggal yang berjumlah 91 siswa. Penelitian sampel dengan teknik random sampling. Berdasarkan teknik tersebut diperoleh kelas VII-A sebagai kelas eksperimen terdiri dari 30 siswa dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol terdiri dari 30 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, yaitu post-test. Proses pengumpulan data dengan cara menugaskan siswa mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi).
Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas yang menunjukkan bahwa skor post-test berdistribusi normal dan homogen. Teknik analisis data adalah uji-t. hasil penelitian menunjukkan adanya pebedaan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) siswa kelas VII SMP Swasta Budi Setia Sunggal dengan model pair check dan tanpa model pair check. perbedaan tersebut ditunjukkan oleh hasil uji-t yaitu = 11,2, = 2,03 maka kriteria pengujian hipotesis penelitian ini adalah > . Hipotesis nilai ditolak dan hipotesis alternatif () diterima.hal ini membukikan bahwa terdapat pengaruh positif model pair check terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (ceriat fantasi) pada siswa kelas VII SMP Swasta Budi Setia Sunggal Tahun Pelajaran 2018/2019