Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
    516 research outputs found

    DOMINASI PATRIARKI DAN PERLAWANAN PEREMPUAN: STUDI FEMINISME TERHADAP NOVEL YUNI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kajian feminisme dalam menganalisis novel Yuni karya Abe Ubaidil untuk mengungkap dominasi patriarki dan perlawanan perempuan. Penelitian kualitatif deskriptif-analitis digunakan untuk mengkaji bagaimana ketidakadilan gender dalam novel tersebut mempengaruhi karakter, plot, dan pesan. Hasil penelitian menunjukkan berbagai bentuk dominasi patriarki, termasuk tekanan untuk menikah muda, pembatasan akses terhadap pendidikan, dan kontrol terhadap aktivitas perempuan di ruang sosial. Namun, novel ini juga menggambarkan perlawanan Yuni terhadap norma-norma patriarki yang menindasnya. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang ketidakadilan gender dan perjuangan perempuan untuk mendapatkan kesetaraan

    ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA NOVEL “CANTIK ITU LUKA” KARYA EKA KURNIAWAN

    Get PDF
    Analisis ini bertujuan untuk menyelidiki fenomena bahasa yang berupa campur kode dan alih kode dalam novel "Cantik Itu Luka" yang ditulis oleh Eka Kurniawan. Novel ini dipilih sebagai subjek analisis karena tidak hanya memiliki kekayaan naratif, tetapi juga mencerminkan realitas sosial dan sejarah masyarakat Indonesia yang memiliki beragam bahasa, terutama dalam konteks kolonialisme, perjuangan ideologi, dan dinamika budaya yang rumit. Fenomena campur kode dan alih kode dalam karya ini dianggap sebagai cerminan dari identitas, hubungan kekuasaan, serta latar belakang sosial para tokohnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui pembacaan setiap halaman, pencatatan kata yang mengandung elemen alih kode dan campur kode, serta klasifikasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Analisis dilakukan secara terstruktur untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan konteks penggunaan campur kode serta alih kode dalam novel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa campur kode dalam novel ini mencakup lebih dari sepuluh bahasa, baik asing maupun daerah, seperti bahasa Jawa, Inggris, Belanda, Prancis, Jepang, Arab, Sansekerta, dan lain-lain. Jenis campur kode yang ditemukan meliputi kata, frasa, serta istilah budaya yang khas dan memberikan kekuatan pada suasana cerita serta penggambaran karakter. Di sisi lain, alih kode terdeteksi dalam bentuk kalimat utuh atau potongan dialog, sering muncul dalam situasi komunikasi formal atau untuk menandai perbedaan status sosial. Hasil dari penelitian ini menekankan pentingnya analisis linguistik untuk memahami dimensi sosiolinguistik dalam sebuah karya sastra

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA BERMUATAN KEARIFAN LOKAL SISWA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran PAKEM (Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) yang dapat meningkatkan kemampuan menulis teks berita bermuatan kearifan lokal siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis, ditemukan bahwa pembelajaran menulis teks berita masih bersifat konvensional dan belum mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal. Tahap desain dan pengembangan menghasilkan perangkat pembelajaran berupa RPP, LKS, dan instrumen penilaian yang tervalidasi oleh para ahli. Implementasi model dilakukan secara terbatas pada kelas XI di salah satu SMA di Riau. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 68,75 menjadi 83,5. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek struktur teks, kebahasaan, kelengkapan unsur berita, serta pemahaman terhadap kearifan lokal. Evaluasi menunjukkan bahwa model ini valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, model pembelajaran PAKEM berbasis kearifan lokal terbukti mampu meningkatkan kemampuan menulis teks berita sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya daerah

    POLA KESANTUNAN BERBAHASA BUGIS DALAM TINDAK TUTUR MEMERINTAH DI SAMARINDA SEBERANG KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Masalah utama dalam penelitian ini yaitu mengetahui strategi kesantunan bahasa Bugis dalam tindak tutur memerintah, serta bentuk pemarkah kesantunan yang digunakan dalam bahasa Bugis di Samarinda Seberang Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan bentuk pemarkah kesantunan bahasa Bugis dalam tindak tutur memerintah di Samarinda Seberang Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari masyarakat yang diamati. Data penelitian ini adalah data bahasa Bugis di Samarinda Seberang Kalimantan Timur baik yang berupa lisan atau tuturan maupun tulisan atau teks kesantunan dalam tindak tutur memerintah. Teknik analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: observasi data, identifikasi data, klasifikasi data dan pengkategorian strategi dan pemarkah kesantunan berdasarkan karakteristiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Kesantunan Bahasa Bugis Dalam Tindak Tutur Memerintah Di Samarinda Seberang Kalimantan Timur yaitu strategi secara eksplisit yang meliputi: menyuruh, meminta, melarang, mengizinkan, mengimbau, menganjurkan, mengharapkan, mengajukan pilihan, mempersilakan, mengajak dan mendesak. Serta strategi secara implisit yang meliputi: melaran, menyuruh, meminta bantuan, mengimbau/mengajak, mendesak, dan memohon/permisi

    ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “HELLO” KARYA TERE LIYE

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini ialah guna menguraikan ragam dan bentuk penggunaan alih kode serta campur kode yang muncul dalam novel Hello karya Tere Liye. Penelitian ini didapatkan melalui pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data dikumpulkan dari dialog dan narasi dalam novel yang mengandung unsur peralihan dan pencampuran bahasa, baik dari bahasa Indonesia ke bahasa asing (terutama bahasa Inggris) maupun ke bahasa daerah seperti Jawa dan Sunda. Teknik pengumpulan data mencakup studi kepustakaan, pembacaan intensif, pencatatan, dan identifikasi elemen kebahasaan yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa bentuk campur kode melalui kata paling sering ditemukan ialah dalam bentuk kata dan frasa berbahasa Inggris, seperti sunset, live, finalis, dan video call. Sementara itu, alih kode tampak melalui pergeseran bahasa dalam ujaran tertentu. Campur kode ke dalam juga ditemukan melalui kata-kata dari bahasa Jawa dan Sunda, seperti jadah, mbak, duh Gusti, dan mang. Fenomena ini memperlihatkan bahwa variasi bahasa dalam novel tidak hanya memperindah gaya penceritaan, tetapi juga mencerminkan latar sosial, budaya, dan identitas karakter. Penelitian ini menegaskan pentingnya kajian sosiolinguistik dalam memahami keragaman bahasa dalam karya sastra

    KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI.A1 SMA NEGERI 9 PEKANBARU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pematuhan kesantunan berbahasa guru dan siswa kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa yang mematuhi kesantunan berbahasa. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI.A1 dan siswa-siswi kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Peneliti akan merekam percakapan selama proses pembelajaran, peneliti menyimak dengan seksama seluruh tuturan guru dan siswa yang ada dalam rekaman dan mencatat tuturan guru dan siswa yang teridentifikasi pematuhan maksim kesantunan berbahasa. Hasil penelitian ini adalah ditemukan sebanyak 26 tuturan guru yang mematuhi 6 maskim, yaitu makim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Ditemukan 9 tuturan siswa ketika berinteraksi kepada guru yang mematuhi 3 maksim kesantunan berbahasa yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan. Sedangkan ditemukan juga 19 tuturan siswa ketika berinteraksi sesame siswa yang mematuhi 6 maksim kesantunan berbahasa. Tuturan guru dominasi mematuhi maksim kebijaksanaan, sedangkan siswa dominasi mematuhi maksim kesepakatan dan maksim kerendahan hati

    PENGEMBANGAN FITBAR (FLIPBOOK INTERAKTIF BERBASIS ANDROID) PADA MATERI TEKS NARASI UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    No full text
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan menuntut guru menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kurangnya inovasi penggunaan bahan ajar dan rendahnya pemahaman siswa terhadap teks narasi menjadi dasar pengembangan FITBAR sebagai bahan ajar interaktif untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pengembangan dan menelaah kelayakan FITBAR dalam pembelajaran menulis teks narasi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE melalui lima tahap: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Hasil validasi menunjukkan FITBAR memperoleh skor rata-rata 91,33% dengan kategori sangat layak, sedangkan respon pengguna mencapai 88% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan FITBAR teks narasi dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar interaktif di Sekolah Dasar

    KAJIAN KRITIK SOSIAL PADA KUMPULAN PUISI KHOTBAH SI BISU KARYA DEDDY ARSYA DALAM PERSPEKTIF SASTRA MODERN

    No full text
    Penelitian ini membahas kritik sosial dalam kumpulan puisi Khotbah Si Bisu karya Deddy Arsya melalui perspektif sastra modern dan pendekatan sosiologi sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kritik sosial yang terkandung dalam puisi, seperti ketimpangan ekonomi,  budaya, krisis spiritual, kekerasan, lingkungan, dan ketidaberdayaan serta kekuasaan. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi dan pendekatan kontekstual sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deddy Arsya menggunakan bahasa simbolik dan metafora modern untuk menyoroti persoalan sosial masyarakat kontemporer, khususnya dalam konteks Minangkabau dan Indonesia modern. Melalui puisinya, penyair menggabungkan estetika dan etika untuk menghadirkan refleksi terhadap kondisi sosial yang sarat ketimpangan, sekaligus menggugah kesadaran kritis pembaca. Karya ini menegaskan fungsi sastra modern bukan sekadar estetika, melainkan juga media perlawanan dan refleksi terhadap realitas sosial yang dinamis

    IMPLIKATUR PERCAKAPAN MASYARAKAT JORONG PASAR BARU CUPAK KABUPATEN SOLOK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan fungsi implikatur percakapan pada percakapan masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak, Kabupaten Solok. Fokus pada peneilitian ini adalah percakapan sehari-hari masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak yang melibatkan berbagai konteks sosial, seperti interaksi antartetangga dan percakapan dalam lingkungan sekitar yang sering kali melanggar prinsip percakapan dan bagaimana implikatur digunakan sebagai sarana untuk menjaga kesantunan dalam interaksi sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik rekam, simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak menggunakan empat bentuk dan lima fungsi implikatur percakapan. Bentuk dan fungsi implikatur percakapan yang paling banyak digunakan yaitu bentuk interogatif dan fungsi direktif, sedangkan yang paling sedikit digunakan yaitu bentuk deklaratif dan fungsi deklaratif

    PENERAPAN TEKNIK MEMBACA CEPAT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA KELAS VII MTS NEGERI 1 BANYUMAS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi membaca siswa kelas VII MTs Negeri Banyumas melalui penerapan teknik membaca cepat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes pemahaman bacaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik membaca cepat secara signifikan meningkatkan pemahaman bacaan dan minat membaca siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata pemahaman bacaan siswa sebesar 62,8 dan meningkat menjadi 83,4 pada siklus II. Peningkatan tersebut terjadi karena pelatihan sistematis terhadap efisiensi gerakan mata, pengenalan kata kunci, dan latihan pemahaman bacaan. Temuan ini menegaskan bahwa teknik membaca cepat mampu meningkatkan literasi dan motivasi siswa, terutama pada era digital di mana kecepatan pemrosesan informasi sangat penting

    363

    full texts

    516

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Basataka (JBT)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇