Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
    516 research outputs found

    IMPLEMENTASI LITERASI ICT DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGRI 212 PALEMBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran literasi ICT di SDN 212 Palembang serta mengidentifikasi kendala dan strategi yang dilakukan sekolah dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi ICT telah diterapkan dengan memanfaatkan media digital seperti PowerPoint, YouTube, Canva, Google Form, dan Quizizz. Penerapan ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi secara interaktif dan kontekstual. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, jaringan internet yang belum stabil, serta kompetensi digital guru yang belum merata. Upaya yang dilakukan sekolah antara lain pelatihan ICT bagi guru, pemanfaatan perangkat secara bergiliran, dan kerja sama dengan komite sekolah dalam pengadaan fasilitas tambahan. Secara keseluruhan, pembelajaran literasi ICT di SDN 212 Palembang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter digital siswa, sehingga dapat menjadi model pengembangan sekolah dasar berbasis teknologi di era pendidikan abad ke-21

    PEMAHAMAN LITERASI ICT TENAGA PENDIDIK DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SD NEGERI 32 PALEMBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik guru memahami literasi ICT dalam proses belajar mengajar di SD Negeri 32 Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kemampuan guru dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran masih berbeda-beda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan informasi yang diperoleh dari kepala sekolah dan guru melalui pendekatan personal. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Kepala Sekolah, Bapak Sugiarto, S.Pd., M.M., dan Wali Kelas 6A, Ibu Marlia Aryani, S.Pd. Kepala sekolah menyampaikan bahwa keterampilan ICT sangat penting digunakan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan

    STRUKTUR INTRINSIK DRAMA "GODLOB" KARYA DANARTO

    No full text
    Drama tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai representasi kehidupan sosial dan kritik terhadap realitas kehidupan manusia. Godlob karya Danarto adalah salah satu drama yang kuat dalam menyuarakan kritik tersebut, yang menampilkan ironi tentang kepahlawanan, kekuasaan, dan kekerasan dalam situasi perang. Drama ini menarik untuk dikaji karena menunjukkan penderitaan manusia yang dimanfaatkan untuk heroisme. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan pendekatan struktural, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur-unsur intrinsik dalam drama Godlob karya Danarto. Metode ini digunakan untuk melihat bagaimana elemen tema, alur, tokoh, latar, dan gaya bahasa yang saling berkaitan dalam membangun makna cerita secara utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Godlob sangat menentang kemunafikan kekuasaan dan ironi kepahlawanan dalam perang. Jalan cerita berjalan secara linier, dengan konflik yang menyebabkan tokoh Lelaki Tua kehilangan akal sehat sebagai akibat dari penderitaan dan ketidakadilan yang dia alami. Lelaki muda digambarkan sebagai korban fanatisme perang, sementara lelaki tua digambarkan sebagai korban sistem kekuasaan yang gagal. Berbagai simbol yang digunakan dalam drama ini menunjukkan bagaimana kekerasan yang dilegalkan merusak nilai-nilai kemanusiaan dan etika.Secara keseluruhan, drama Godlob menunjukkan bagaimana struktur intrinsiknya saling mendukung dalam menyampaikan kritik sosial yang kuat terhadap fakta perang dan kekuatan, serta menunjukkan bahwa perang menghancurkan tidak hanya tubuh manusia tetapi juga nilai dan moralitas manusia

    DESAIN STRATEGI BERBASIS INOVASI DIGITAL TRANSFORMASI MODEL BISNIS LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR DI ERA DISRUPSI

    No full text
    Era disrupsi menuntut lembaga bimbingan belajar untuk beradaptasi melalui strategi berbasis inovasi digital yang mampu mentransformasi model bisnis secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang desain strategi yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan pembelajaran generasi Z dan Alpha, sekaligus memperkuat daya saing lembaga di tengah perubahan ekosistem pendidikan. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur, studi kasus, dan pendekatan desain strategis berbasis inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi model bisnis bimbingan belajar dapat dicapai melalui tiga pilar utama: (1) digitalisasi layanan pembelajaran interaktif, (2) pengembangan platform berbasis data untuk personalisasi belajar, dan (3) kolaborasi ekosistem pendidikan dengan stakeholder eksternal. Strategi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas layanan, tetapi juga membangun nilai tambah berupa pengalaman belajar yang relevan, fleksibel, dan berorientasi masa depan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya inovasi digital sebagai fondasi keberlanjutan lembaga bimbingan belajar dalam menghadapi tantangan era disrupsi

    HUBUNGAN ANTARA NILAI DAN EFISIENSI DARI FILOSOFI PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN SEBAGAI PILAR TRANSFORMASI PENDIDIKAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara nilai dan efisiensi dalam filosofi perencanaan serta pengorganisasian sebagai pilar transformasi institusi pendidikan. Nilai-nilai strategik seperti integritas, akuntabilitas, kolaborasi, dan inovasi menjadi fondasi dalam setiap proses perencanaan dan pengorganisasian, sementara efisiensi berfungsi sebagai indikator keberhasilan dalam penggunaan sumber daya secara optimal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyoroti bagaimana integrasi nilai dan efisiensi dapat memperkuat struktur manajemen, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta membangun reputasi institusi yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengorganisasian yang berlandaskan nilai dan efisiensi mampu menjadi roda transformasi, menjadikan institusi pendidikan lebih adaptif, kompetitif, dan dipercaya masyarakat

    STRUKTUR NARATIF DAN KEARIFAN MORAL DALAM CERITA RAKYAT DAYAK BENUAQ PERJALANAN KE GUNUNG LUMUT: SASTRA BERBASIS KEARIFAN LOKAL

    No full text
    Penelitian ini mengkaji struktur naratif dan nilai moral yang terdapat dalam cerita rakyat Dayak Benuaq Perjalanan ke Gunung Lumut. Cerita ini penting untuk dianalisis karena merepresentasikan pandangan hidup dan ajaran moral yang menjadi pijakan masyarakat Dayak Benuaq dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik membaca, mencatat, serta mengidentifikasi pola alur cerita dan pesan moral yang muncul dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita ini memiliki alur naratif yang lengkap, mulai dari tahap keseimbangan awal, gangguan, upaya pemulihan, penyelesaian, hingga tercapainya keseimbangan baru. Analisis juga menunjukkan sejumlah nilai moral, seperti kesetiaan, tanggung jawab, kepatuhan pada petunjuk, kerja keras, serta pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Penelitian ini menunjukkan bahwa cerita rakyat ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga sebagai media penyampaian ajaran moral dan pembentuk karakter masyarakat

    PERAN ORANG TUA DALAM MENDORONG MINAT MEMBACA ANAK USIA SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI ANAK

    No full text
    Penelitian ini menganalisis peran krusial orang tua dalam menumbuhkan minat baca anak usia Sekolah Dasar (SD) guna meningkatkan prestasi akademik. Menggunakan metode studi literatur, hasil kajian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran multifungsi sebagai teladan, motivator, pembimbing, dan penyedia fasilitas literasi di rumah. Keberhasilan penumbuhan minat baca bergantung pada penerapan empat prinsip pembiasaan: pemilihan materi berbasis minat, fokus pada pemahaman naratif, diskusi informal terjadwal, dan penciptaan suasana belajar yang positif. Temuan mengonfirmasi bahwa interaksi literasi berkualitas di rumah berkorelasi signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis, kapasitas membaca, dan motivasi intrinsik siswa. Disimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam ekosistem literasi keluarga merupakan fondasi utama dalam mengoptimalkan capaian akademik anak

    AN OPERATIONAL MODEL OF SEMIOTIC-BASED TRANSLATION: INTEGRATING PEIRCE-BARTHES IN BIDIRECTIONAL TRANSLATION OF THE HUNGER GAMES

    No full text
    Semiotic techniques have historically influenced translation theory; however, they primarily focus on analytical interpretation rather than providing operational direction in the translation process. This work presents an operational semiotic translation model that integrates Peirce’s sign typology with Barthes’ multi-layered meaning theory to address this gap. The study employs a qualitative descriptive design and utilizes a six-stage translation procedure: sign mapping, denotative transfer, connotative adjustment, myth preservation, semiotic reformulation, and bidirectional testing, applied to selected textual units from The Hunger Games and its English-Indonesian translations. The results indicate that the proposed approach methodically directs translator decision-making and improves the retention of semiotic function, especially symbolic and ideological meaning, across translation orientations. Bidirectional testing elucidates persistent patterns of semiotic loss and gain, alongside differing levels of ideological stability and change, suggesting that translation functions as a process of systematic semiotic transformation rather than mere equivalence transfer. The study advances theory by redefining semiotics as a translation method rather than an interpretive framework, enhances methodology by presenting a clear and replicable operational model, and offers practical use through a structured framework relevant to translation practice and instruction. This study expands the operational reach of semiotic translation studies by integrating semiotic theory, methodological procedures, and translational applications

    GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU MEMBATU CAPTAIN JACK : STILISTIKA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa dalam lagu “Membatu” karya Captain Jack yang dirilis pada tahun 2012. Lagu ini dipilih karena mengangkat tema kekuatan, ketegaran, dan ketidaktergoyahan dalam menghadapi penderitaan, serta memiliki gaya kebahasaan yang unik dan belum banyak diteliti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Membatu” mengandung beragam majas seperti personifikasi, metafora, hiperbola, paralelisme, dan repetisi. Penggunaan gaya bahasa tersebut memperkuat makna emosional lagu, menciptakan kesan keteguhan, kekosongan batin, serta penolakan terhadap penderitaan. Frasa seperti “Aku akan tetap berdiri” dan “Kembali ku berdiri” menunjukkan keteguhan mental, sementara ungkapan “Aku tlah terlalu kelam untuk merasakan apapun” mencerminkan kondisi psikologis yang membeku akibat pengalaman pahit. Dengan demikian, gaya bahasa dalam lagu ini bukan hanya memperindah lirik, tetapi juga memperkuat pesan tentang kekuatan batin dalam menghadapi tekanan dan luka emosional. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi dalam kajian stilistika serta menjadi referensi untuk analisis lirik lagu dengan pendekatan serupa

    ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL “BANDUNG AFTER RAIN” KARYA WULAN NUR AMALIA

    Get PDF
    Campur kode adalah variasi bahasa dalam suatu tulisan. Campur kode terdiri dari dua jenis, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Campur kode ke dalam adalah gabungan antara bahasa nasional dan lokal, sedangkan campur kode ke luar adalah gabungan antara bahasa nasional dan asing. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan 54 data campur kode yang terdiri dari 10 campur kode ke dalam berupa bahasa Jawa dan Sunda, serta 44 campur kode ke luar berupa bahasa Inggris. Penggunaan campur kode dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai variasi gaya bahasa, tetapi juga untuk memperkuat karakter, menggambarkan latar sosial dan budaya, serta mencerminkan realitas kebahasaan masyarakat global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sosiolinguistik dan memahami peran bahasa dalam karya sastra serta budaya

    363

    full texts

    516

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Basataka (JBT)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇