Jurnal Puslitbang tekMira (Teknologi Mineral dan Batubara)
Not a member yet
    1014 research outputs found

    Cover Belakang

    No full text

    LOW-RANK COAL GASIFICATION USING A BUBBLING FLUIDIZED BED REACTOR AT LOW OPERATING TEMPERATURE

    No full text
    Coal gasification is one of coal utilizations that produces less CO2 emission than coal combustion. Coal gasification technology that has been used in Indonesia is  generally a fixed bed gasification. Fixed bed is designed for high-rank coal and the majority of Indonesian coal is of a low-rank. Low ash and high moisture content of the Indonesian coal in a fixed bed can affect mechanical and thermal fragmentation, pressure drop, gas and particle flow distribution. The operation of gasifier may cause unstable condition. Another gasification technology is bubbling fluidized bed, which is operated above 1,200°C, so ash can melt. High operating temperature causes agglomeration and makes unstable gasification process. Therefore, in this study, low-rank coal is gasified in bubbling fluidized bed reactor at low operating temperature. The purpose of this study is to determine the optimal conditions of bubbling fluidized bed gasification. The research was conducted in bubbling fluidized bed coal gasification Process Development Unit (PDU) at Coal Utilization Technology Centre of R&D Centre of tekMIRA, Palimanan. Coal was fed continuously as many as 20 kg/hour into a gasifier then was gasified to produce gas using air as a gasifying agent and silica sand as a bed material at 850- 950°C. The produced gas from the gasification was analyzed using the Orsat Analyzer. A simulation using a ChemCAD 7.1 CC steady state was applied to validate the experiment result. From the analyzed result of yield gas composition, the produced CO and CO2 were about 10-15 wt%. Gas compositions that are close to criteria of producer gas, no agglomeration, and stable process condition during study indicate that bubbling fluidized bed gasification at low operating temperature is suitable to be applied as gasification technology for Indonesian low-rank coal

    EFFECT OF KARANGNUNGGAL BENTONITE ADDITION ON THE MECHANICAL STRENGTH OF CONVENTIONAL CERAMICS

    No full text
    Bentonite can be used as an additive in ceramics production. It can increase the thermal resistance and flexural strength of ceramics. Indonesia has a large amount of bentonite deposit. One of them is located in Karangnunggal, Tasikmalaya. The aim of this research is to study the effect of bentonite to increase the flexural strength of ceramic. The raw materials consisting of kaolin, feldspar, and quartz were used as raw materials in ceramics production. The weight percents of kaolin and quartz were fixed at 55 % and 20 %, whereas weight percents of feldspar and bentonite were varied at 25 %, 20 %, 15 %, 10 % and 0,5 %, 10 %, 15 %. The firing temperature was kept at 1,200 °C. Result of the experiment shows that the best composition to achieve the highest dry flexural strength at 254.70kg/cm2 is at 55 %kaolin, 20 % quartz, 15 % feldspar, and 10 % bentonite

    ABSTRACT INDEX

    No full text

    A PRELIMINARY STUDY OF INDONESIAN COAL BASINS FOR UNDERGROUND COAL GASIFICATION DEVELOPMENT

    No full text
    The energy needs in Indonesia are continuing to increase, however, the production of oil and gas declines.This problem can be minimized by developing alternative energy such as underground coal gasification (UCG) by utilizing deep seated coal at 200 to 1.000 m below surface. The objective of this studyis to evaluate coal characteristic in the basins for UCG purpose depends on several coal properties such as its rank (below bituminous), thickness (5m), depth (up to 200m), and ash content plus total moisture (below 60%). Based on coal analysis of 11 coal basins from previous exploration drilling, there were several coal layers in four selected basins to be applied for the UCG project, namely 7 coal layers in South Sumatra Basin, 7 coal layers in Barito Basin, 2 coal layers inAsam-asam Basin and 5 coal layers in Kutai Basin. Based on the SNI No. 5015-2011, the coal resources was calculated and converted into a gas by a simulation procedure. Total UCG coal in South Sumatera Basin is 801 million tons, meanwhile, the Barito Basin has 436 million tons, Asam-asam 136 million tons, and Kutai 289.7 million tons. The total hypothetical syngas is 8.38 TSCF. The UCG facilities in South Sumatra Basin should be designed to produce the syngas as the natural gas within this area is in deficit condition and the basic cost for electricity supply belongs to low situation, however, the UCG plants in Kalimantan should produce electricity as its cost ratio of electricity is high and this area retains surplus natural gas supply

    Lampiran

    No full text

    PENGARUH PENGGUNAAN ABU TERBANG DAN ZEOLIT TERHADAP KARAKTER SUSUT BETON GEOPOLIMER

    No full text
    Beton adalah material yang paling banyak digunakan untuk bahan bangunan yang telah banyak mengalami perkembangan dalam pembuatannya. Beton geopolimer merupakan material ramah lingkungan yang dapat dikembangkan sebagai alternatif pengganti beton semen konvensional. Salah satu parameter penting yang harus diperhatikan untuk desain daya tahan struktur betonadalah penyusutan. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana mengetahui pengaruh bahan-bahan yang digunakan dalam pembentukan beton terhadap penyusutan beton yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan baku abu terbang dan zeolit dengan bahan tambahan abu sekam padi terhadap penyusutan beton geopolimer tanpa semen.Terhadap benda percobaan yang dihasilkan dalam penelitian ini selanjutnya dilakukan pengamatan dan pengukuran susut beton. Hasil pengamatan dan pengukuran menunjukkan bahwa pada perubahan tinggi dan diameter beton geopolimer pada rasio abu terbang dan zeolit yang hampir sama (40: 45) terjadi proses geopolimerisasi yang mengakibatkan adanya penyusutan tinggi dan diameter beton geopolimer lebih besar dibandingkan dengan komposisi yang lain

    PENGENDAPAN TITANIUM PADA LARUTAN PASIR BESI DALAM ASAM SULFAT

    No full text
    Pemisahan titanium dari pasir besi akan menguntungkan karena titanium merupakan bahan dengan nilai ekonomi tinggi. Endapan titanium dapat diperoleh dari pasir besi melalui tahapan pelarutan, ekstraksi reaktif, dan pengendapan titanium. Pelarutan pasir besi asal Yogyakarta dengan asam sulfat 6 M selama 8 jam pada temperatur didih (110–115 °C), dengan perbandingan stoikiometri antara pasir besi dan asam sulfat sebanyak 1:4 dapat menghasilkan Fe(III) larut sebanyak 73,18%, Fe(II) 12%, dan Ti(IV) 28,86%. Pengurangan kadar besi dari larutan pasir besi dilakukan melalui ekstraksi menggunakan TBP (Tri-Buthyl Phosphate) 33,4% dengan perbandingan volume fase akuatik terhadap fase organik sebesar 1:1 untuk tiga kali pengulangan ekstraksi. Pengendapan dilakukan melalui pengaturan pH larutan, dengan penambahan larutan NaOH 15 M ke dalam larutan pasir besi. Konsentrasi awal titanium yang diamati antara 28.0-112.5 % w/v dan rentang pH 0 – 4. Hasil percobaan menunjukkan bahwa titanium dan besi mengendap bersama-sama sebanyak 100% dan semakin besar konsentrasi awal titanium, pH pengendapan semakin kecil. Keberadaan besi dalam larutan pasir besi memengaruhi kemurnian titanium dioksida yang diperoleh sehingga perlu diupayakan agar larutan pasir besi telah bebas besi sebelum pengendapan dilakukan

    KARAKTERISTIK KESTABILAN LERENG DAERAH JATIGEDE KABUPATEN SUMEDANG, PROVINSI JAWA BARAT BERDASARKAN ANALISIS KINEMATIK

    No full text
    Daerah penelitian secara administratif berada di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan sudut pandang geologi, daerah Jatigede memiliki beberapa permasalahan yang timbul akibat kondisi geologi daerah tersebut yaitu berupa pengaruh keberadaan struktur geologi yang berhubungan dengan stabilitas maupun keruntuhan lereng. Untuk dapat mengidentifikasi tipe keruntuhan lereng batuan, dapat dilakukan analisis kinematik menggunakan metode scanline sampling. Penelitian ini dibagi menjadi 15 lokasi scanline sampling. Pada penelitian, dilakukan juga perhitungan uniaxial compressive strenght (UCS) dan rock quality designation (RQD) pada lereng tumpuan barat Bendungan Jatigede. Hasil analisis kinematik mendapatkan potensi tipe keruntuhan baji pada lereng scanline (SL) 1, 4 – 11 sedangkan pada lereng SL 2 dan 3 tidak memenuhi syarat keruntuhan baji serta didapatkan kualitas massa batuan (RQD) sedang-sangat baik serta penentuan nilai UCS yang menunjukan kekuatan material batuan yang lemah

    PENGARUH VARIASI WAKTU DAN REDUKTOR PADA PELEBURAN TITANIUM DARI TERAK TIMAH MENGGUNAKAN TUNGKU BUSUR LISTRIK

    No full text
    Pengolahan bijih timah menjadi logam timah akan menghasilkan limbah berupa terak. Metode pirometalurgi biasanya dipilih dalam mengolah bijih timah tersebut karena mempunyai kelebihan, yaitu prosesnya lebih singkat dan dapat menghasilkan logam lebih murni. Salah satu proses pirometalurgi adalah menggunakan alat tungku busur listrik. Tungku busur listrik merupakan salah satu alat yang berperan dalam proses reduksi dan peleburan mineral llogam. Tungku busur listrik satu fasa memiliki beberapa kelebihan dalam penggunaannya, di antaranya konsumsi penggunaan elektroda dan konsumsi energi yang rendah. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi titanium menggunakan tungku busur listrik dengan variasi waktu proses dan rasio reduktor untuk mereduksi dan melebur terak timah. Waktu proses yang digunakan 20, 30, 40, 50 dan 60 menit serta variasi reduktor yaitu 1:5, 1:7 1:10, 1:13, dan 1:15 dengan temperatur peleburan yang sama yaitu 1600°C. Kadar titanium tertinggi diperoleh pada waktu proses 30 menit yaitu sebesar 23,11% pada rasio reduktor 1:15 dengan persen ekstraksi titanium sebesar 79,21 %

    50

    full texts

    1,014

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Puslitbang tekMira (Teknologi Mineral dan Batubara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇