Jurnal Mangifera Edu
Not a member yet
    139 research outputs found

    Pengembangan Soal-Soal Pilihan Ganda untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Konsep Sistem Regulasi Manusia untuk Jenjng SMA

    Full text link
    Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik untuk dapat bersaing di abad 21.Keterampilan berpikir kritis siswa dapat dikembangkan melalui pembelajaran serta alat evaluasi keterampilan berpikir kritis yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan termodifikasi, yaitu dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yang meliputi penentuan tujuan penelitian, penyusunan kisi-kisi soal, pembuatan draft soal, uji validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan 1 dan uji coba lapangan 2, hasil dari uji coba lapangan 2 itulah didapatkan soal produk. Populasi dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa kelas XI SMA semester II yang telah memperoleh materi tentang sistem regulasi manusia. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan tujuan atau purposif sampling pada 84 siswa dari kelas XI Semester II di SMAN 1 Beber dan SMAN 1 Jamblang. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan softwere ANATES pada uji coba terbatas menghasilkan soal valid sebanyak 23 soal, pada uji coba lapangan 1 menghasilkan 16 soal yang valid, pada uji coba lapangan 2 menghasilkan 11 soal yang valid dengan konsistensi realibilitas tes keseluruhan sebesar 0,81 (tinggi). Dapat disimpulkan produk soal tes kemampuan berpikir kritis yang telah dikembangkan memiliki keandalan yang baik dan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep sistem regulasi manusia untuk tingkat SMA

    Perbandingan Hasil Belajar Materi Ekosistem antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dengan Tipe Think Talk Write (TTW) di SMAN 1 Losarang Indramayu

    Full text link
    Model pembelajaran yang tepat dapat mendorong kemampuan belajar siswa sehingga membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dapat diterapkan model pembelajaran yang efektif yang dapat mendorong kemampuan- kemampuan siswa, salah-satunya dengan menggunakan model Think Pair Share (TPS)  dan model Think Talk Write (TTW). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar materi ekosistem antara kelas yang menggunakan model Think Pair Sharedan Think Talk Write pada kelas X di SMAN 1 Losarang Indramayu. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Oktober 2017.Tempat penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Losarang Indramayu.Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah dengan menggunakan instrumen tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Cara pengambilan data peneliti terlebih dahulu melakukan pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share pada kelas eksperimen I dan Think Talk Write pada kelas eksperimen II, selanjutnya pengumpulan data dilakukan dengan tes essai (postes). Analisis data yang digunakan adalah 1) deskripsi data, 2) uji persyaratan analisis dan 3) uji hipotesis.Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa jika thitung≤ ttabel maka hipotesis nilai Ho diterima, berarti tidak ada perbedaan rata-rata dan jika thitung> ttabel maka hipotesis Ho ditolak berarti ada perbedaan rata- rata. Karena thitung = 3,725> ttabel 2,010 maka Ho ditolak yang artinya ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa antara yang menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe Think Pair Share dan tipe Think Talk Write pada materi ekosistem

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ekosistem di SMA dengan Penugasan Presentasi Poster

    Full text link
    Tujuan penelitian ini mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif dan praktis dalam penerapannya di sekolah serta dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Losarang Kab. Indramayu. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas silabus, RPP, bahan ajar, LKS, dan soal evaluasi. Hasil validasi konstruk perangkat pembelajaran ini valid yang telah divalidasi oleh pakar dengan nilai validasi silabus 4,0; RPP 4,1; bahan ajar 4,0; LKS 4,1; Evaluasi pembelajaran/soal-soal evaluasi 3,8 dari nilai maksimal penelitian 5,0. Penelitian ini efektif digunakan dalam kegiatan belajar mengajar karena ketuntasan belajar (KKM) mencapai 85%. Motivasi belajar siswa meningkat mencapai 83,5%, dan Keterlaksanaan pembelajaran 3,9 dari nilai maksimal 5,0 dengan kategori praktis. Simpulan dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran Ekosistem Di SMA Dengan Penugasan Presentasi Poster valid, efektif dan praktis sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa, dan meningkatkan motivasi belajar siswa

    Ensiklopedia Fauna, Inkuiri Terbimbing, dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Pembelajaran Filum Invertebrata

    Full text link
    Proses pembelajaran filum invertebrata yang terbatas pada media dan metode tertentu berakibat pada rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Masalah ini dapat diatasi dengan penggunaan ensiklopedia fauna sebagai media pembelajaran. Dalam penggunaannya guru berinovasi dengan menyusun lembar kerja siswa. Metode inkuiri terbimbing dipakai untuk menyelesaikan lembar kerja yang disiapkan. Kolaborasi ensiklopedia fauna, lembar kerja siswa dan penggunaan metode inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Siswa dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi diharapkan dapat memanfaatkannya sebagai bekal untuk proses pendidikan selanjutnya dan dapat menjawab tuntutan kehidupan sehari-hari

    Studi Tentang Pertumbuhan Mikroalga Chlorella vulgaris yang Dikultivasi Berdasarkan Sumber Cahaya yang Berbeda

    Full text link
    Chlorella vulgaris termasuk salah satu jenis fitoplankton dalam kelas Chlorophyceae(alga hijau) yang dapat dimanfaatkan sebagai suplemen dan pakan alami. Untukmemaksimalkan pertumbuhan Chlorella vulgaris yang dapat menghasilkan biomassamembutuhkan sumber cahaya buatan terbaik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola pertumbuhan Chlorellavulgaris yang dikultivasi pada sumber cahaya yang berbeda.Hasil penelitian menunjukan penggunaan sumber cahaya neon yang ditambahkanLED berwarna merah, hijau dan biru dengan kepadatan awal inokulum 100 x 104sel/ml memperoleh hasil pertumbuhan Chlorella vulgaris tertinggi pada sumber cahaya LEDmerah sebesar 11.500 x 104 sel/ml. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian yaituDO berkisar antara 6-7 ppm, suhu air berkisar antara 27-29 oC, pengukuran salinitaspada media kultur Chlorella vulgaris berkisar antara 30-32 ppt dan pH berkisar antara 7-8

    Landasan Filsafat Konstruktivisme dalam Pembelajaran Sains

    Full text link
    Merujuk pada pengertian IPA, hakikat IPA meliputi empat unsur, yaitu: (1) produk:berupa fakta, prinsip, teori, dan hukum; (2) proses: prosedur pemecahan masalahmelalui metode ilmiah; metode ilmiah meliputi pengamatan, penyusunan hipotesis,perancangan eksperimen, percobaan atau penyelidikan, pengujian hipotesis melaluieksperimentasi; evaluasi, pengukuran, dan penarikan kesimpulan; (3) aplikasi:penerapan metode atau kerja ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari;(4) sikap: rasa ingin tahu tentang obyek, fenomena alam, makhluk hidup, sertahubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkanmelalui prosedur yang benar; sains bersifat open ended. Pembelajaran IPA yangdemikian sejalan dengan filsafat konstruktivisme yang ide dasarnya dikemukakan olehJean Piaget bahwa belajarnya peserta didik, merupakan suatu proses pembentukanpersonal, individual, dan intelektual yang timbul dari aktivitasnya sendiri di dalamkehidupan sehari-hari. Pembelajaran IPA yang berlandaskan konstruktivisme, menuntutseorang guru menguasai beragam strategi pembelajaran sehingga dapat disesuaikandengan kebutuhandan situasi siswa. Hal ini disebabkan tidak ada satu strategipembelajaran yang cocok untuk semua situasi, waktu, dan tempat. Demikian pula denganpenilaiannya tidak tergantung pada bentuk asesmen yang menggunakan paper andpencil test atau bentuk tes objektif. Bentuk asesmen yang digunakan disebut authenticassessment atau altenative assessment, seperti portfolio, observasi proses, dinamikakelompok, studi kasus, simulasi dan permainan, performance appraisal

    Penerapan Pembelajaran Biologi Model Problem Based Instruction Scientific untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP

    Full text link
    Biologi merupakan salah satu mata pelajaran ilmu alam yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Pembelajaran biologi tergolong ke dalam IPA di Sekolah Menengah Pertama. Namun, masih ada pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, kurang efektifnya pembelajaran, suasana kelas yang kurang hidup sehingga kurang mendorong siswa untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran bioologi dengan PBI dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIIA SMP N 1 Indramayu. Jenis penelitian merupakan deskripsi kualitatif yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Instrumen penelitian yaitu lembar keterlaksanaan PBI, Lembar obserservasi motivasi belajar siswa. Hasil penelitian didapatkan bebeberapa catatan observer dari keterlaksanaan PBI. Motivasi belajar siswa meningkat  dari siklus sebelumnya dan lebih baik dari pembelajaran sebelum diberikan tindakan kelas

    E-Learning Berbasis Moodle pada Pembelajaran IPA di Sekolah

    Full text link
    Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji pembelajaran e-learning berbasis moodle pada pembelajaran IPA di sekolah. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi berdampak besar terhadap segala bidang, termasuk pendidikan. Salah satu bentuk paradigma  baru  dalam  sistem  pendidikan  adalah dalam bentuk e-learning. Media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat dijadikan sebagai penunjang adalah dalam bentuk e-learning berbasis moodle pada pembelajaran IPA di sekolah. Siswa dapat belajar dari mana saja melakukan pencarian, penyelidikan, serta melakukan percobaan secara virtual melalui e-learning. E-learning berbasis moodle pada pembelajaran IPA di sekolah memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja antar pengajar dan siswa. Serta dapat menjangkau peserta didikdalam cakupan yang luas, mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran

    Implementasi Komik Biologi sebagai Media untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Alat Ukur Kreativitas Mahasiswa pada Materi Organel Pengubah Energi

    Full text link
    This study aims to determine increased mastery of concept and the creativity ofcollege students through the implementation of biological comics on matter of energyconverters organelle. Research is Quasi Experimental with Nonequivalent Control GroupDesign. The population in this study is all college students semester III, study programe ofbiology education, level S1, Wiralodra University. Sample research as much as two (2)classes. experimental class and control classes. Sampling technique with nonprobabilitysampling. This type of sampling is saturated (census). The results of data analysis obtainedan average increased mastery of the concept classroom experiments 0.28 categoriesinclude an increase in the low, control class and 0.07 categories include an increase inlow. Score shows creativity 2 categories of creativity good and 7 categories of creativityenough. Hypothesis test using the test-t obtained value thitung = 3344 and ttabel = 1696.Therefore thitung > ttabel then thank Ha, this means that there is a significant differencein the ability of the final mastery student between classes that use media comics biologywith the class without using media comics biology. Based on a t-test and score ofcreativity then the implementation of biological comics can increase mastery of conceptand bring up the creativity of college students on matter of energy converters organelle

    Studi Tentang Pola Konsumsi Masyarakat Pesisir Indramayu

    Full text link
    Pola konsumsi masyarakat berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.Salah satu faktor yang mempengaruhi pola konsumsi adalah lingkungan dan matapencaharian. Indramayu merupakan daerah pesisir yang sebagian besar masyarakatnyaberprofesi sebagai nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk pola konsumsi masyarakatpesisir Indramayu. Penelitian dilakukan Desa Karangsong (pesisir pantai). Lokasipenelitian di RW 2 yaitu RT 4 dan RT 5, sampel penelitian dipilih secara purposivesampling. Data dikumpulkan dengan metode survey recall 2x24 jam. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat pesisir memiliki frekuensi makan 3 xdalam seharai dengan makanan pokok yaitu beras, pola konsumsi hewani cukup tinggiteruatama hasil laut dan tambak ikan, pola konsumsi buah-buahan masih rendah denganfrekuensi 0 dalam sehari sebanyak 75%, dan pola konsumsi sayuran cukup baik denganfrekuensi >3 kali dalam sehari sebanyak 43%

    128

    full texts

    139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mangifera Edu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇