E-Journal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Not a member yet
6338 research outputs found
Sort by
Developing Proteus video tutorials as interactive mathematics learning media based on a realistic approach
The advantages of video tutorials as an alternative learning media in mathematics are significant. Video tutorials are easily used because they are not limited by space and time constraints. For teachers who lack competency in using technology, such learning media greatly assist the teaching process in achieving the desired outcomes. Proteus video tutorials specifically explain the application of Proteus software. These videos are designed based on a realistic approach, where learning begins with real-world contextual problems. The purpose of this study is to develop interactive mathematics learning media through realistic approach-based Proteus video tutorials that are valid and practical. The research method employed is Research and Development (R&D), adapting the ADDIE development model. This model comprises five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research results indicate that the video is considered valid, obtaining a validation score of 93%, which falls into the very valid category, and practical, with a score of 94%, indicating a very practical category. Furthermore, the video is developed with the characteristics of a realistic approach
ANALISIS PELAKSANAAN PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY (PLC) DI SMP AL-AMANAH CILEUNYI: PEMAHAMAN, KENDALA, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN
Penelitian ini menganalisis pelaksanaan Professional Learning Community (PLC) yang merupakan pendekatan strategis bertujuan meningkatkan profesionalisme guru melalui kolaborasi dan inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan PLC di SMP Al-Amanah Cileunyi. Pendekatan kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode triangulasi untuk menjamin validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik tentang konsep dan manfaat PLC. Pelaksanaan PLC di sekolah cukup terstruktur, mencakup kegiatan seperti diskusi kelompok, perencanaan pembelajaran bersama, dan refleksi praktik pengajaran. Namun, hambatan utama berupa keterbatasan waktu, kurangnya kompetensi kolaboratif, dan belum optimalnya penggunaan teknologi dalam mendukung kegiatan PLC. Faktor pendukung keberhasilan PLC meliputi dukungan kepala sekolah, lingkungan yang kondusif, dan fasilitas yang memadai. Untuk mengatasi hambatan tersebut, penelitian ini mengusulkan pelatihan fasilitator untuk meningkatkan kompetensi kolaboratif guru, optimalisasi teknologi daring untuk memperluas akses, dan penyesuaian jadwal agar lebih fleksibel. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara dukungan institusional, peningkatan kompetensi guru, dan penerapan strategi inovatif untuk memastikan keberlanjutan PLC sebagai platform efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan
Pengaruh Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga TerhadapAkhlak Remaja di Desa Pergulaan Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai
Pendidikan agama merupakan bagian yang sangat penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan sikap dan nilai, termasuk etika dan agama. Oleh karena itu, pendidikan agama juga menjadi tanggung jawab keluarga, masyarakat dan pemerintah. Pendidikan Islam Dalam Keluarga adalah upaya orang tua mengajarkan dan membimbing anaknya untuk memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam dan menjadikannya sebagai pedoman hidup, baik untuk pribadi, keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan metode riset lapangan dengan corelation research, adapun jumlah populasi yang terdapat pada penelitian ini sebanyak 251 remaja dengan sampel yang diambil 15% yaitu sebanyak 37 remaja yang dijadikan sampel. Hasil pengujian ini menunjukan pendidikan agama Islam dalam keluarga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap akhlak remaja, hal ini menyatakan dari nilai t hitung > t tabel (11.008 > 1,68957). Sedangkan dari hasil Koefisien determinasi variabel pendidikan agama Islam sangat kuat mempengaruhi akhlak remaja dengan nilai yang dihasilkan sebesar 77,6 %
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-MODUL KARIER UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER SISWA SMAN 1 DAMPAL SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan E-Modul Karier guna meningkatkan perencanaan karier siswa SMA. Metode penelitian menggunakan survei dengan penyebaran angket kepada 30 siswa kelas XII SMAN 1 Dampal Selatan, yang dipilih secara acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa 70% siswa tidak memahami perencanaan karier, dan 75% belum menentukan pilihan karier. Kendala utama adalah minimnya informasi karier dan terbatasnya layanan bimbingan konseling akibat rasio guru-siswa yang tidak ideal (1:650). Siswa menginginkan media pembelajaran berbasis digital yang fleksibel, mudah diakses, dan mencakup materi seperti pemahaman diri, minat, bakat, tipe kepribadian, serta jalur karier. E-Modul ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mendukung siswa dalam eksplorasi dan pengambilan keputusan karier secara mandiri.
PENERAPAN TEKNIK JOURNALING DALAM KONSELING: STRATEGI MENGELOLA EMOSI KLIEN DI IBM TLOGOSARI
Pengelolaan emosi merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja yang sedang berada pada tahap perkembangan. Banyak remaja menghadapi tantangan dalam mengekspresikan emosi mereka secara efektif, sehingga dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk mengelola emosi. Dalam konteks konseling, teknik journaling terbukti sebagai metode yang efektif dalam membantu pengelolaan emosi. Teknik ini memberi kesempatan bagi individu untuk secara bebas mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, dan kebutuhan melalui tulisan, sehingga memfasilitasi pelepasan dan pengelolaan emosi yang tertahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan teknik journaling dalam konseling kelompok di IBM Tlogosari sebagai strategi untuk meningkatkan pengelolaan emosi klien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling dengan teknik journaling meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi klien. Melalui proses journaling, individu dapat menulis tentang perasaan dan pikiran mereka serta membagikannya kepada konselor. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam upaya meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi pada klien di lingkungan konseling
PERAN PEREMPUAN SEBAGAI MUFASSIR DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
Para ulama klasik dan kontemporer telah membahas kajian Al-Quran dalam berbagai bidang, dan banyak upaya telah dilakukan untuk memahami isinya dari berbagai bahasa. Dunia tafsir Al-Quran umumnya didominasi oleh ulama laki-laki, namun tidak berarti perempuan tidak memiliki kontribusi dalam dunia pendidikan Islam khususnya pada ranah penafsiran Al-Quran di masa lalu dan sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan sebagai mufassir serta kontribusi mereka dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik analisis data yang bersifat desktiptif-analitik. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa peran perempuan sebagai mufassir sangat penting dalam memperkaya pemahaman terhadap teks suci Islam. Para mufassir perempuan yang telah memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan Islam dari abad kedelapan belas hingga saat ini di antaranya Zayb al-Nisā’ al-Makir; Nusret Begüm Emin; ‘Ᾱishah ‘Abd al-Raḥmān; Zainab al-Ghazāli; Nā’ilah Hāshim Ṣabrī; Hannān al-Lahhām; Semra Kürün Çekmegil; Fevkiyye Ibrahim al-Sirbini; Kamilah binti Muhammad al-Kawari; Miyadah binti Kamil al-Madi; Amina Wadud; Hibah Rouf Izzat; dan Ulfa Yousef. Nama-nama mereka mungkin tidak sebanyak jumlah mufassir laki-laki, namun mereka telah membantu mempromosikan kesetaraan gender, memperbarui praktik keagamaan, dan memperkaya pendidikan Islam dengan perspektif yang lebih beraga
ANALISIS KRITERIA PEMIMPIN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: KAJIAN TEMATIK TERHADAP AYAT-AYAT TENTANG PEMIMPIN IDEAL
Kepemimpinan merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam membangun masyarkat yang adil, dan sejatera. Al-Qur’an sebagai pedoman utama bagi umat islam memberikan penduan yang jelas tentang kriteria kepemimpinan dalam Al-Qur’an dengan menyoroti sifat, karakteristik, dan nilai-nilai utama yang harus dimiliki seorang pemimpin. Kajian ini menggunkan pendekatan kulaitatif dengan metode tafsir tematik, yang mnegumpulkan dan menganalisis ayat-ayat terkait kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan pentingnya keadilan, integritas, kecakapan intelektual, dan spiritual sebagai kriteria utama seorang pemimpin. Selain itu, seorang pemimpin harus memiliki sifat amanah, kemampuan mengambil keputusan yang bijkasan dan komitmen terhadap kepentingan bersama. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kepemimpinan dalam Al-Qur’an bukan hanya tentang otoritas, tetapi juga tentang tanggung jawab moral dan sosial. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami konsep kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam konteks modern, baik ditingkat individu, organisasi maupun pemerintahan
SEJARAH AGAMA ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA
To discuss a religion, one of which is Islam which starts from the geographical aspect of the spread of religions in the world. Then, it can also be understood with the emergence of Islam into this world as one of the best religions in the world, especially those born in the Middle East world, namely Judaism, Christianity, and Islam. These three religions are known as religions that come from revelation or the sky. With the next stage, it can be understood about the process of the development of Islam which is one of the religions that is widely embraced by the general public in this world. the words included. The object of this research is analyzed how the history of the Islamic religion is. This article is compiled based on data and references obtained from books and scientific journals related to the discussion. This writing method is a literature study and the data that has been collected is arranged and sorted logically and systematically Religion is something you need to know about the meaning it contains, and because religion is based on the psychological nature of belief, its strength or weakness depends on how it is embedded in the soul, it's different. Therefore, by knowing the meaning contained in a religion, someone who is religious can feel the goodness and tranquility that comes from the teachings of that religion. Westerners tend to see religion as a phenomenon that manifests itself in religious adherents. This is because they have long developed a way of seeing things just as they are, or only appearing in the eyes of human social life. Islam which was revealed in the Arabian Peninsula has brought the Arabs who were originally backward, ignorant, unknown and ignored by other nations, into a developed and civilized nation. He is very fast moving to develop the world, fostering a culture and civilization that is very important in human history until now. Islam is different from other religions. Islam is not culture, but creates culture. The resulting culture is called Islamic culture or civilization. The foundation of "Islamic civilization" is "Islamic culture" especially its ideal form, while the basis of "Islamic culture" is Islam. So Islam gave birth to culture. If culture is the result of human creation, taste and intention, then Islam is a revelation from God
CHILDFREE DALAM PERNIKAHAN DITINJAU DARI SURAH AN-NAHL AYAT 72 (ANALISIS TERHADAP TAFSIR AL MARAGHI)
This research is motivated by the issue of the decisions made by couples who consciously and voluntarily choose not to have children or do not desire to have children in the future, whether biological, stepchildren, or adopted. As a society that believes children are a blessing, this is a surprising decision for others in the community. This society is faced with the inability to have children due to physical health issues of one of the spouses or the innate instinct present in every human being when confronted with children, which often leads to behaviors that make adulthood a source of comfort or a calming remedy. The purpose of this research is to analyze and provide an understanding of the meaning of childfree in marriage according to Al-Maraghi. The findings of this research show that when childfree is associated with Surah An-Nahl, verse 72, it becomes evident that this concept is quite the opposite. It is understood that if the decision to be childfree is based on personal pleasure without a solid foundation, solutions and alternatives can be sought. This is different from the case of postponing pregnancy, either by using contraception or naturally, without terminating the pregnancy
TINJUAN HUKUM TERHADAP WALI PERNIKAHAN YANG GHAIB (MENURUT MADZHAB SYAFI'I DAN HUKUM KOMBINASI ISLAM)
One of the problems in the guardian of supernatural marriage is the guardian who is not known or cannot be present for sharia reasons. This research uses literature research, or literature research. This research is descriptive. The results of the author's research show that the law against the marriage guardian of Madzhab Shafi'i considers the supernatural guardian as a guardian who lives far from the guardian of the judge or goes as far as 16 farshakh, or 88 kilometers. Therefore, if the guardian of the aqrab is supernatural, the guardianship will pass to the guardian of the judge, and the guardian of the ab'ad does not have the right to marry him. The Compilation of Islamic Law (KHI), provides a legal review of guardians. supernatural marriage. The similarity between the opinion of the Shafi'i School and the KHI is that the guardian of the judge is responsible for the guardian of the supernatural marriage, and the two laws directly refer to all guardians of the judge must fulfill the guardian of the nasab first, the Compilation of Islamic Law (KHI) provides a legal review of guardians. The supernatural marriage is as explained by the Shafi'i madhhab