E-Journal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Not a member yet
6338 research outputs found
Sort by
Fungsi Kognitif Penderita Diabetes Mellitus Pra-Lansia dan Lansia di Puskesmas Kalumata
Almost every country is experiencing an increase in the number of elderly people. As weage, individuals become more susceptible to Diabetes Mellitus / DM. One of thecomplications of DM is cognitive impairment that threatens the welfare of the elderlypopulation. The purpose of this study is to determine the relationship between DM andcognitive function of pre-elderly and elderly patients. This study is a cross sectional researchwith accidental sampling techniques on samples amounted to 97 samples and used medicalrecords to determine DM status and Mini Mental State Examination questionnaire to assesscognitive function of the sample. The sample in this study was dominated by patients aged 45-59 years (63,9%), female gender (58,8%), Junior High School (25,8%). There were 62 pre-elderly patients with 17 people (27,4%) have Mild Cognitive Impairment / MCI, and 35elderly patients with 20 people (57,1%) have MCI. The result of chi-square test obtained a p-value = 0,000 indicating that DM has a significant relationship with cognitive function andan OR value of 5,27, which means that DM patients are at risk of 5,27 times greater forcognitive impairment compared to non-DM patients
Allocation of Tabarru's Funds in Endowment Premium
In general, the premiums paid by participants in Islamic insurance are allocated into three components with specific proportions: administrative costs, participants' savings, and Tabarru's funds (mutual aid funds). Participants' savings and Tabarru's funds are invested according to Sharia principles, and the returns are shared (Mudharabah) between the participants and the company. This study analyses the allocation of Tabarru's funds and participant savings about the size of premiums using the Endowment method. Additionally, the investment results from Tabarru's funds and participant savings, as well as their distribution to participants and the insurance company, will be simulated. Premium calculations utilize the Indonesian Mortality Table (TMI) for the year 2011. The simulation results indicate that administrative costs and investment returns from premiums managed for male participants are larger than those for female participants. Therefore, the claim amount for male participants is likely to be higher compared to the claim, amount for female participants
Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam Asuransi Syariah (Studi Kasus: PT Asuransi Syariah Amanah Sejahtera)
Etika bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP) merupakan dua aspek penting dalam industri asuransi syariah. Asuransi syariah memiliki dasar nilai-nilai Islam yang mengatur prinsip-prinsip bisnis yang adil, transparan, dan berlandaskan etika. Artikel ini membahas bagaimana etika bisnis dan TJSP memainkan peran kunci dalam asuransi syariah, dengan fokus pada aspek-aspek seperti keadilan, kepercayaan, dan pemberdayaan masyarakat. Etika bisnis dalam asuransi syariah melibatkan praktik-praktik yang mematuhi prinsip-prinsip Islam, seperti larangan riba (bunga) dan gharar (ketidakpastian berlebihan). Asuransi syariah juga mengedepankan konsep takaful, yang merupakan kerjasama timbal balik antara peserta asuransi. Dalam konteks ini, etika bisnis membantu menciptakan lingkungan bisnis yang adil dan transparan, yang sesuai dengan ajaran Isla
One Person Librarian Strategy in Implementing Knowledge Management in Libraries
Bank Indonesia Library in its development in the digital era which is part of Bank Indonesia's transformation in achieving its vision and mission by implementing knowledge management as a valuable asset. In the process where the BI Bengkulu Branch Library adopted One-Person Librarian. This study discusses One-Person Librarian in the strategy of implementing knowledge management of the Bank Indonesia Bengkulu library. Through this study, One-Person Librarian takes strategic steps in the knowledge management process by utilizing the availability of technology that is always integrated with the Bank Indonesia head office library. Although in practice the independence of One-Person Librarian is a challenge in itself. So that there is a need for periodic evaluation of the productivity and effectiveness of One-Person Librarian with the hope that the implementation of knowledge management can be optimized by the organization.Perpustakaan Bank Indonesia dalam perkembangannya di era digital yang menjadi bagian dalam transformasi Bank Indonesia dalam mencapai visi misinya dengan langkah menerapkan manajemen pengetahuan sebagai suatu aset yang berharga. Pada prosesnya dimana perpustakaan Kpw BI Bengkulu mengadopsi One-Person Librarian. Penelitian ini membahas mengenai One-Person Librarian dalam strategi penerapan manajemen pengetahuan perpustakaan Bank Indonesia Bengkulu. Melalui penelitian ini One-Person Librarian mengambil langkah strategis dalam proses manajemen pengetahuan dengan memanfaatkan ketersediaan teknologi yang selalu terintegrasi dengan perpustakaan kantor pusat Bank Indonesia. Meskipun pada prakteknya kemandirian One-Person Librarian menjadi tantangan tersendiri. Sehingga perlunya evaluasi secara berkala terhadap produktivitas dan efektivitas One-Person Librarian dengan harapan penerapan manajemen pengetahuan dapat dioptimalkan oleh organisasi
PARNASIANISME DALAM SYAIR NIZAR QABBANI
This research aims to examine whether Nizar Qabbani in creating poetry adheres to Parnasianism or not. Nizar Qabbani is a Syrian poet who wrote poetry about women. Most of Nizar Qabbani's poetry collections refer to women's bodies as objects of love. Parnasianism is a literary movement that emphasizes beauty rather than moral aspects. This research uses a descriptive analysis method by analyzing three poems by Nizar Qabbani entitled قالت لي السمراء, طفولة نهد and 100 رسالة الحب. Based on the three poems by Nizar Qabbani, they fall into the category of poems that follow the flow of Parnasianism. The poem is about women, a man's love for a woman, using beautiful language, wazan and qafiyah and not caring about the meaning it contains whether it deviates from social or religious norms
RELIGIOUS KNOWLEDGE IN CONTEMPORARY INDONESIA: The Contributions of Al Washliyah Madrasahs and Scholars to the Development of Hadith Studies
Abstract: This article investigates the role of the Al Jam‘iyatul Washliyah, one of Indonesia’s largest Islamic organizations, in developing hadith studies in the country. This study is based on library research and employs a historical approach. The findings indicate that hadith has been introduced and taught across all Al Washliyah educational institutions from the Dutch colonial period to the present. Several Al Washliyah scholars have published works on hadith studies in both Arabic and Indonesian. Furthermore, the Al Washliyah Fatwa Council, as the organization’s religious authority, acknowledges hadith as the second source of Islamic law. However, it is noted that some fatwas issued by the Council do not heavily rely on the apparent meaning of hadith as a legal reference, but rather refer to established rulings within the Shâfi‘î madhhab.Keywords: hadith, Al Washliyah, madrasah, Islamic university, fatwa, ‘ulamâ’Abstrak: Artikel ini mengkaji peran Al Jam’iyatul Washliyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam pengembangan kajian hadis di Indonesia. Sebagai sebuah penelitian kepustakaan yang menggunakan pendekatan historis, artikel ini mengajukan temuan bahwa para guru di lembaga pendidikan Al Washliyah telah mengenalkan dan mengajarkan sejumlah kitab hadis dan ilmu hadis sejak era kolonial Belanda sampai saat ini. Beberapa ulama Al Washliyah seperti M. Arsjad Th. Lubis, Yusuf Ahmad Lubis, H.M. Husein A. Karim, dan Ramli Abdul Wahid juga telah menulis buku dalam bidang kajian hadis. Ada yang ditulis dalam bahasa Arab dan ada juga yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Beberapa ulama juga telah menghasilkan artikel tentang hadis atau ilmu hadis. Dewan Fatwa Al Washliyah sebagai lembaga syariah organisasi juga menjadikan hadis sebagai sumber kedua hukum Islam, meskipun beberapa fatwa lembaga ini terlihat tidak mengutip hadis sebagai dalil penetapan hukum. Dewan Fatwa tampaknya lebih banyak merujuk pendapat para ulama mazhab Shâfi‘îyah.Kata Kunci: hadis, Al Washliyah, madrasah, universitas Islam, fatwa, ulam
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PADA PENGEMBANGAN PRODUK SUNFLOWSTICKS BERDASARKAN PERSPEKTIF BISNIS ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat krisis kesehatan di Indonesia melalui pengenalan produk Sunflowsticks, serta mengevaluasi suatu bisnis dengan menggunakan metode analisis studi kelayakan bisnis berdasarkan perspektif bisnis Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan data primer yang diperoleh melalui wawancara tidak terstruktur dengan pihak terkait, seperti pemilik usaha, ahli gizi, dan konsumen, serta data sekunder yang mencakup dokumen operasional dan keuangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sunflowsticks memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya camilan sehat berbasis biji bunga matahari, dengan keunggulan pada aspek sumber daya manusia, operasional, pemasaran, dan keuangan. Pengelolaan sumber daya insani yang efektif, peningkatan kapasitas produksi, serta adopsi teknologi menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi usaha. Dalam aspek pemasaran, strategi berbasis nilai-nilai moral Islam, seperti kejujuran (shiddiq), kepercayaan (amanah), kecerdasan (fathanah), dan komunikasi yang jelas (tabligh), diaplikasikan untuk menciptakan hubungan yang berkelanjutan dengan konsumen. Secara finansial, usaha ini dinyatakan layak dengan nilai NPV positif dan IRR yang menunjukkan potensi keuntungan yang menarik. Dengan terus memperkuat rantai pasok dan memperbesar kapasitas produksi, Sunflowsticks berpotensi menjadi solusi camilan sehat yang dapat membantu mengatasi masalah obesitas dan diabetes di Indonesia
The Parhalaan of the Batak Ugamo Malim in the arithmetic context
The implementation of ethnomathematics approaches that connect culture and mathematics education remains limited, despite the need to bridge mathematical concepts with real-world applications rooted in local culture. The Batak Parhalaan calendar, which incorporates arithmetic computations, has not been extensively explored within mathematics education. Prior studies often focus broadly on ethnomathematics without delving into specific cultural contexts, such as traditional calendars and their relevance to learning mathematics. This study addresses this gap by investigating how the Parhalaan calendar can be integrated into mathematics instruction to enhance students' understanding of mathematical concepts. Employing a qualitative descriptive approach, this research examines the Batak Ugamo Malim tribe’s calendar system, calculates Parhalaan in relation to arithmetic, and analyzes it from a mathematical perspective. The results reveal the application of modulo arithmetic in Parhalaan, specifically the modulo 7 system, which reflects the 7-day week structure. Results reveal the application of modulo arithmetic in Parhalaan, specifically the modulo 7 system, reflecting the 7-day week structure. The formula X+Y−Z=S mod 7 harmonizes the traditional Batak calendar with the Gregorian system, providing a systematic method for determining days. Integrating this concept into mathematics education strengthens problem-solving, logical reasoning, and interdisciplinary understanding. Linking mathematics with cultural traditions fosters appreciation for local heritage, broadens perspectives, and raises awareness about preserving cultural diversity, thereby enriching the educational experience for students
Peran Guru Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Religius Pada Anak Usia Dini di PAUD Al- Arbain
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan atau menerapkan dari nilai-nilai religius pada anak usia dini di Al- Arbain. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memegang peran yang penting pada pembentukan dari karakter religius anak-anak usia dini melalui metode keteladanan, pembiasaan, dan penggunaan media pembelajaran yang kreatif. Guru secara aktif menanamkan nilai-nilai religius seperti doa, berbagi, dan perilaku sopan melalui kegiatan sehari-hari di kelas. Namun, terdapat tantangan dalam proses ini, terutama keterbatasan waktu di sekolah dan kurangnya keterlibatan orang tua di rumah. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru dan orang tua dalam pendidikan religius anak sangat diperlukan. Solusi yang diusulkan adalah peningkatan keterlibatan orang tua melalui program parenting dan kegiatan religius keluarga untuk memastikan kontinuitas pendidikan nilai religius di rumah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembiasaan yang konsisten dan keteladanan dalam membentuk perilaku religius pada anak usia dini
Peran Dinas Lingkungan Hidup Dalam Mengawasi Pengeksploitasian Batu Sungai Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 (Studi Kasus Di Desa Timbaan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun Ditinjau Dari Kajian Fiqh Siyasah)
ABSTRACTThis research is based on the problem of excessive extraction of river stones which in the process of taking or can also be called the exploitation of river stones does not pay attention to maintenance and environmental sustainability. The Environmental Service is a regional organization that has the task of supervising and managing the environment in Simalungun Regency. This research was conducted to determine the role of the Environmental Agency in supervising river rock exploitation activities in Timbaan Village, Bandar District, Simalungun Regency. The theory used by the researcher in this study is the concept of Supervision. This study uses the Empirical Normative method. The analysis technique used in this study is using qualitative techniques. The results of this study show that the role of the Environment Agency in supervising river rock exploitation activities that occur in Timbaan Village has not run optimally, because it is seen from the obstacles passed by the Environment Agency in carrying out its role to supervise river rock exploitation activities. Therefore, it is necessary to improve everything that affects the supervision process to maintain and manage the environment.Keywords: Exploitation, Environment, Supervision. ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan tentang pengambilan batu sungai secara berlebihan yang mana dalam proses pengambilannya atau dapat disebut juga dengan tindakan eksploitasi batu sungai tidak memperhatikan pemeliharaan dan juga kelestarian lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup adalah Organisasi daerah yang memiliki tugas untuk mengawasi dan mengelola lingkungan hidup di Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Peran dari Dinas Lingkungan Hidup dalam melakukan Pengawasan terhadap kegiatan eksploitasi batu sungai di Desa Timbaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah konsep Pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode Normatif Empiris. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran Dinas Lingkungan Hidup dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan eksploitasi batu sungai yang terjadi di Desa Timbaan belum berjalan dengan optimal, karena dilihat dari hambatan-hambatan yang dilalui oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam melakukan perannya untuk mengawasi kegiatan eksploitasi batu sungai. Maka dari itu perlu dilakukan peningkatan terhadap segala hal yang berpengaruh terhadap proses pengawasan untuk memelihara dan mengelola lingkungan hidup. Kata kunci: Eksploitasi, Lingkungan Hidup, Pengawasan