E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
    1292 research outputs found

    Using Duolingo Application In Learning Vocabulary: A Descriptive Qualitative Study At The Fifth Grade Of An Elementary School In Sumedang

    Full text link
    The use of technology in education, particularly in language learning, has become increasingly prevalent. Among the numerous language learning applications available, Duolingo has gained significant popularity. The research titled "Using Duolingo Application in Learning Vocabulary" aims to analyze students' perceptions and to investigate the benefits and challenges that students and teachers find using the Duolingo application in teaching and learning vocabulary. This research was conducted in the fifth grade of an elementary school in Sumedang and data were obtained from 18 students namely 10 females and 8 males. The research was conducted using a descriptive qualitative method, which used observation, questionnaires, and interviews as instruments. The findings show that students' perceptions of the use of the Duolingo application in vocabulary learning received a positive responses. The benefits of Duolingo were also identified (1) students can feel that motivation to learn English by using the Duolingo application, (2) students can learn new vocabulary after using the Duolingo application, (3) students find it easy to memorize and remember new vocabulary, and (4) students can use vocabulary in daily conversations. However, this research also revealed several challenges, such as a mismatch between the material taught at school and that in the Duolingo application, as well as limited access to technology such as laptops and speakers when used in class. The implications of this research show that, with appropriate adjustments and support, Duolingo can be an effective tool in improving students' English skills, especially vocabulary. Moreover, it demonstrates the need for improved technological infrastructure and alignment of learning materials

    Identifikasi Miskonsepsi Pada Konsep Ion Menggunakan Tes Diagnostik Four-Tier Test Berbasis Representasi Jamak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami dengan menggunakan instrumen diagnostic four-tier. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripstif kualitatif dengan menggambarkan beragam miskonsepsi yang dialami siswa pada konsep ion. Tes diagnostik four-tier digunakan untuk menemukan miskonsepsi ini. Tes diagnostik four-tier terdiri dari empat tingkat pertanyaan. Tingkat pertama mengacu pada pertanyaan utama, tingkat kedua mengacu pada keyakinan siswa dalam menjawab pertanyaan tingkat pertama, tingkat ketiga mengacu pada alasan siswa memilih pertanyaan tingkat pertama, dan tingkat keempat mengacu pada keyakinan siswa dalam menjawab pertanyaan tingkat ketiga. Representasi pada soal menggunakan representasi jamak yang terdiri dari representasi makroskopik, submikroskopik, dan representasi simbol. Instrument yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan pengujian validitas oleh validator ahli. Subjek penelitian, siswa SMP kelas IX yang mempelajari materi atom molekul dan ion, memiliki reliabilitas tes sebesar 0,6. Penelitian ini berhasil menemukan miskonsepsi yang terjadi pada siswa yang berkaitan dengan konsep ion antara lain ; molekul merupakan gabungan ion-ion; muatan  positif pada ion menandakan pertambahan jumlah elektron sedangkan muatan negatif menandakan kehilangan elektron; molekul dan ion merupakan bentuk lain dari atom

    EVALUASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DP2KBP3A) KABUPATEN SUBANG

    Full text link
    Abstrak             Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Evaluasi Program Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang. Penelitian dan penulisan ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan Evaluasi Program Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang dalam hubungannya dengan teori Brigman dan Davis (2008) dalam Firyal Akbar (2019:38) yaitu, indikator masukan (input), indikator proses (process), indikator keluaran (output) dan indikator dampak (outcome).             Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan pada kondisi objek yang alami, data yang dihasilkan bersifat deskriptif dan analisis data dilakukan secara induktif melalui pengamatan dan observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sumber daya diperoleh dari informan melalui wawancara secara langsung dan dokumen diperoleh dalam bentuk peraturan perundang-undangan dan pengelolaan data. Penentuan sampel /informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang sudah dilaksanakan sesuai dengan indikator-indikator evaluasi program, akan tetapi masih belum optimal. Kata Kunci: Evaluasi, program, Keluarga Berencana   Abstract             The purpose of the authors of this study was to determine the Evaluation of the Family Planning Program at the Family Planning Population Control Office for Women's Empowerment and Child Protection (DP2KBP3A) Subang Regency. This research and writing discusses matters relating to the Evaluation of the Family Planning Program at the Subang Regency Family Planning Population Control Service for Women's Empowerment and Child Protection (DP2KBP3A) in relation to the theory of Brigman and Davis (2008) in Firyal Akbar (2019:38), namely , input indicators (input), process indicators (process), output indicators (output) and impact indicators (outcome).             In this study using a qualitative approach method, namely research conducted on natural object conditions, the resulting data is descriptive and data analysis is carried out inductively through observation and observation, interviews, literature studies and documentation. Resources were obtained from informants through direct interviews and documents obtained in the form of laws and regulations and data management. Determination of the sample/informant in this study was carried out using purposive sampling, namely as many as 4 people. The results showed that the implementation of the Family Planning program at the Family Planning Office for Population Control for Women's Empowerment and Child Protection (DP2KBP3A) in Subang Regency had been carried out in accordance with the program evaluation indicators, but it was still not optimal. Keywords: Evaluation, program, Family Plannin

    Analisis Kebutuhan Fungsional Pada Sistem Informasi Evaluasi Kinerja Menggunakan Metode Management By Objective Pada Organisasi Sigertengah

    Full text link
    Sigertengah adalah organisasi kelompok dagang yang berjalan dalam pengelolaan sekaligus melakukan penjualan benda seni batu akik. Dalam melakukan pengiriman Sigertengah menggunakan proses estapet dimana pengirim mengambil barang yang tersedia di penjual lalu mengirimkan barangnya kepada pengirim kedua dan seterusnya hingga nantinya barang sampai ke tangan penerima. Evaluasi kinerja sangat di butuhkan untuk menilai kinerja guna mengetahui tingkatan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Untuk mengevaluasi kinerja Sigertengah, pemahaman dan pemenuhan kebutuhan fungsional menjadi krusial dalam mengoptimalkan fungsi dan layanan sistem informasi. Metode yang digunakan adalah metode MBO (Management by Objectives), sebuah pendekatan manajemen yang fokus pada penetapan dan pencapaian tujuan organisasi. Dari hasil analisis didapatkan tujuan dari perusahaan dan sasaran yang spesifik pada karyawan, serta kebijakan dan proses untuk melakukan evaluasi kinerja, yang memberikan landasan yang kuat untuk menganalisis dan merancang kebutuhan fungsional sistem informasi evaluasi kinerj

    PENGARUH REKRUITMENT PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN JASA KEPELABUHANAN DI KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II PATIMBAN SUBANG JAWA BARAT

    Full text link
    Proses rekrutment adalah proses paling pertama bagi perusahaan untuk mendapatkan pegawai berkualitas yang dibutuhkan suatu instansi. Kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan kebutuhan mutlak bagi perusahaan untuk dapat berkembang dan maju di masa depan. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan hal yang penting dalam pencapaiaan tujuan. Umumnya pimpinan perusahaan mengharapkan kinerja yang baik dari masing- masing pegawai dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan. Penelitian ini digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua variabel atau lebih melalui pengujian hipotesis. Survey dilakukan dengan cara mengambil populasi, dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode explanatory survey, yaitu penelitian yang menyoroti hubungan atau pengaruh antara variabel penelitian dengan menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya. Hasil penelitian ini merupakan data penelitian yang diolah secara faktual dari responden melalui angket penelitian sebagai sumber data yang langsung didapatkan dari anggota populasi. Berdasarkan hasil analisis statistik besamya pengaruh Rekruitmen Pegawai terhadap Kualitas Pelayananadalah 65,79%, artinya pengaruh Rekruitmen Pegawai terhadap Kualitas Pelayanan ini menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan. Nilai tersebut memperlihatkan bahwa faktor Rekruitmen Pegawai yang dilakukan oleh pimpinan Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Patimban Subang telah dijalankan dengan penuh kesungguhan

    PROSEDUR KREDIT TANPA AGUNAN (KTA) PADA BANK SUBANG (PT. BPR SUBANG GEMI NASTITI)

    Full text link
    Abstrak   Kredit Tanpa Agunan adalah sebuah pinjaman perbankan yang mampu memberikan dana kepada nasabah tanpa perlu mempersiapkan suatu aset untuk dijadikan jaminan atas pinjaman tersebut. Kredit Tanpa Agunan umumnya disediakan bank untuk berbagai keperluan, diantaranya biaya pendidikan, renovasi rumah, modal kerja, dan untuk kebutuhan lainnya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada saat proses observasi Kredit Tanpa Agunan pada Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti). Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui Prosedur Kredit Tanpa Agunan (KTA) Pada Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti). Tempat pelaksanaan penelitian adalah di Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti) yang beralamat di Jl. Otto Iskandardinata Nomor 125 Subang. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan beberapa metode analisis pengumpulan data antara lain : metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kredit Tanpa Agunan sangat banyak diminati, khususnya bagi para karyawan yang bekerja di instansi pemerintah/perusahaan yang sudah melakukan perjanjiaan kerjasama dengan Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti). Karena proses dan persyaratannya mudah, sehingga nasabah tidak perlu menjaminkan harta yang dimilikinya. Karena gaji setiap bulan yang dibayarkan instansi/perusahaan merupakan jaminannya. Masalah yang timbul jarang sekali terjadi karena sistem pembayaran angsuran dilakukan dengan cara auto debit, karena syarat pinjaman Kredit Tanda Agunan nasabah harus memiliki rekning tabungan di Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti).   Kata kunci : Prosedur,  Kredit Tanpa Agunan.                 Abstract Unsecured credit is a banking loan that is able to provide funds to customers without the need to prepare an asset to be used as collateral for the loan. Unsecured credit is generally provided by banks for various purposes, including education costs, house renovations, working capital and other needs. This research was conducted based on problems found during the process of observing Unsecured Credit at Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti). The purpose of this research is to determine the Unsecured Credit (KTA) Procedure at Subang Bank (PT. BPR Subang Gemi Nastiti). The place where the research was carried out was at Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti) which is located at Jl. Otto Iskandardinata Number 125 Subang. To obtain the data needed in this research. This research method uses several data collection analysis methods, including: observation method, interview method, documentation method, literature study method. The research results show that collateral-free loans are in great demand, especially for employees who work in government agencies/companies that have entered into cooperation agreements with Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti). Because the process and requirements are easy, customers do not need to pledge their assets as collateral. Because the monthly salary paid by the agency/company is a guarantee. Problems that arise rarely occur because the installment payment system is carried out by auto debit method, because the terms of the Collateral Credit Credit loan, the customer must have a savings account at Bank Subang (PT. BPR Subang Gemi Nastiti).   Keywords: Procedures, Unsecured Credit.       &nbsp

    Perancangan Perangkat Lunak Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan Berbasis Web Application

    Full text link
    Pembuatan RAB pekerjaan konstruksi saat ini masih belum terintegrasi pada suatu perangkat lunak yang mengahruskan dalam pengolahan data RAB itu sendiri. Saat ini masih banyak para cost estimator menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dalam melakukan perhitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Microsoft Excel merupakan suatu perangkat lunak Spreadsheet yang baik untuk membantu pengolahan data RAB. Pesatnya perkembangan teknologi saat ini sudah barang tentu berharap bahwa adanya teknologi dapat membantu memecahkan semua permasalahan. Salah satu, dalam perencanaan pembangunan sebuah Gedung membutuhkan analisa perencanaan biaya yang tepat agar tidak terdapat selisih biaya saat proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan. Hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya agar tidak tercecer dan dapat didokumentasikan dengan baik, diperlukan pengarsipan yang dapat diakses dari mana saja oleh pihak yang berkepentingan. Oleh sebab itu, diperlukan pembuatan perangkat lunak untuk mengakomodir data RAB terutama memudahkan dan membantu para cost estimator dalam melaksanakan tugasnya. Perangkat lunak dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP menggunakan Laravel Framework 9. Hasil perhitungan analisa harga satuan pekerjaan menggunakan Analisa SNI No. 1 Tahun 2022 dan validasi program antara hasil perhitungan manual dengan hasil keluaran dari perangkat lunak ini

    Proses Pelaksanaan Cutting Plan Menggunakan Metode Aplikasi Gstard CAD Di PT. Murinda Iron Steel Plant Subang

    Full text link
    Kegiatan penelitian dilaksanakan di PT. Murinda Iron Steel Kalijati Kabupaten Subang yang merupakan salah satu perusahaan dibidang fabrikasi baja. Perusahaan tersebut melakukan proses pekerjaan Cutting Plan yaitu salah satu tahapan perencanaan pemotongan material sebagai bahan untuk konstruksi yang penting dalam kegiatan proyek pembangunan. Metode ini menggunakan aplikasi Gstard CAD salah satu aplikasi software computer untuk mendesain produk dan manufaktur konstruksi. Penggunaan aplikasi Gstard CAD ini sebagai kebutuhan produksi yang sangat penting untuk memudahkan penggambaran dalam proses pembuatan fabrikasi yang meliputi cutting, fitting, welding dan finishing agar kebutuhan pelaksanaannya tidak mengulangi pekerjaan yang sama dan diselesaikan tepat waktu dengan biaya optimal. Sehingga proses produksi dan pemakaian bahan akan optimal dengan metode turunan gambar dari gambar engineering hingga pada rencana pemotongan cutting plan

    PEMANFAATAN ANIMASI SERIES UPIN & IPIN EPISODE "PERMINTAAN AJAIB" SEBAGAI PEMBELAJARAN SOSIAL : (Siswa Madrasah Ibtidaiyyah Negeri 6 Gandaria Jakarta)

    Full text link
    Animasi adalah gambar diam yang di susun untuk terlihat bergerak dan hidupseperti layaknya manusia. Saat ini banyak televisi yang menayangkan animasi series, namuntidak semua tayangan animasi memiliki konten yang positif adapun hal negatifnya juga.Namun berbeda dengan animasi Upin&Ipin tayangan ini bersifat positif dan hal negatifnyabisa di bilang wajar untuk anak-anak, karena tayangan ini sangat popular di Indonesia.Animasi ini bukan hanya untuk anak-anak tetapi juga untuk orang tua. Tayangan ini sebagaiide orang tua untuk mendidik anak. Penelitian ini merupakan wancana kualitatif,mewawancarai 3 anak-anak, 1 Orang Tua dan 1 Psikolog anak. menggunakan Teori SosialKognitif Albert Bandura (1986) teori ini di gunakan untuk mencari gambaran tentang sosialbehaviorisme yang memfocuskan pada perilaku kognitif, proses dan evaluasi yang terbagimenjadi empat bagian dari tahap perhatian terhadap Objek, penyimpanan perilaku objek,penghasilan perilaku yang ada pada objek yang di tiru oleh anak-anak dan penguatan motivasiyang akan di terapkan pada kehidupan sehari-hari anak-anak. Ada beberapa penemuan pentingdalam penelitian ini, secara tidak langsung memberi Informasi, Edukasi, dan mengajarkan carakomunikasi dan berperilaku yang baik, peduli satu sama lain di lingkungan sosial, sepertimelakukan kerja sama/ gotong royong, berani bersikap dan bertanggung jawab saat melakukankesalahan. Tayangan Upin&Ipin ini seperti di realitas nyata anak-anak dan orangtua dilingkungan sosial

    PENGARUH ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. CHAROEN POKPHAND BEKASI

    Full text link
    Abstrak Untuk dapat mencapai hubungan yang sinergis, perusahaan harus dapat memperhatikan pola kinerja karyawannya. Karyawan yang bermutu dan dapat menghasilkan kinerja yang tinggi adalah karyawan yang dibutuhkan oleh suatu organisasi. Peran yang sangat vital dalam mewujudkan prestasi kinerja seorang karyawan adalah dirinya sendiri. Bagaimana dia memiliki semangat dan etos kerja yang tinggi untuk dapat memberikan pengaruh positif pada lingkungannya. Penelit tertarik dilihat dari penjajagaan awal terdapat 3 permasalahan dari kinerja yaitu : kuantitas, kualitas, ketepatan waktu. Jika dilihat dari kuantitas, kualitas, ketepatan waktu artinya terdapat hal yang salah dengan perusahaan tersebut, sebab etos kerja dapat menciptakan semangat kerja yang kuat, semangat kerja yang kuat menjadikan kinerja individu menjadi lebih optimal. Hal ini dapat berdampak pada produktivitas yang dihasilkan dalam pencapaian target. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori etos kerja menurut darodjat sedangkan kinerja karyawan menurut Robbins. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari etos kerja terhadap kinerja karyawan pada PT.Charoen Pokphand Bekasi. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT. Charoen Pokphand Bekasi yang berjumlah 126 orang. data dikumpulkan dengan kuisioner yang memiliki total 46 pernyataan. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan random sampling sehingga didapat sampel sebanyak 56 responden. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan pengaruh yang  cukup sebesar 79,6% dan sisanya 20,4% yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti lebih lajut. Kata kunci : Etos Kerja, Kinerja Karyawan Abstract To be able to achieve a synergistic relationship, companies must be able to pay attention to the performance patterns of their employees. Employees who are qualified and can produce high performance are the employees needed by an organization. A very vital role in realizing an employee's performance achievements is himself. How he has enthusiasm and a high work ethic to be able to have a positive influence on his environment. Researchers are interested in seeing from the initial assessment that there are 3 performance problems, namely: quantity, quality, timeliness. If you look at quantity, quality and timeliness, it means that there is something wrong with the company, because work ethic can create a strong work spirit, strong work spirit makes individual performance more optimal. This can have an impact on the resulting productivity in achieving targets. The theory used in this research is the work ethic theory according to Darodjat while employee performance is according to Robbins. This research aims to examine the influence of work ethic on employee performance at PT Charoen Pokphand Bekasi. The research method used is descriptive quantitative. The subjects in this research were employees at PT. Charoen Pokphand Bekasi, totaling 126 people. Data was collected using a questionnaire which had a total of 46 statements. Then the data obtained was analyzed using random sampling to obtain a sample of 56 respondents. Based on the results of this research, it shows that work ethic has a positive and significant influence on employee performance with the results of the coefficient of determination showing a sufficient influence of 79.6% and the remaining 20.4% which is influenced by other factors which were not studied further. Keywords:  Work Ethic, Employee Performanc

    1,220

    full texts

    1,292

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Subang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇