E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
    1292 research outputs found

    USING QUIZIZZ IN ONLINE READING ASSESSMENT FOR 2ND GRADE OF PUBLIC HIGH SCHOOL STUDENTS

    Get PDF
    The writer conducts this research to find the benefit of using Quizizz application in online reading assessment for 2nd grade of public high school. How extensive Quizizz application use for online reading assessment by students, teachers and school department. This research is using study case of qualitative research method by observation to collect the data. The writer find that Quizizz has many benefits and extensive to use for online reading assessment. Due to Quizizz have many interesting features that can be used such as: memes, audios, pictures, animation to make the assessment for fun. Quizizz also has leaderboard that can be motivated students to get better score than their friends.  It also can be decreasing student’s anxiety when they take the online reading assessment. In other hand, based on this research Quizizz is appropriate application to use in online reading assessment

    THE ANALYSIS OF STUDENTS’ ENTHUSIASM IN LEARNING ENGLISH AFTER THE COVID-19 PANDEMIC AT THE ELEVENTH GRADE STUDENTS SMAN 1 JALANCAGAK ACADEMIC YEAR 2021/2022

    Get PDF
    The Covid-19 pandemic has affected various aspects. At least, with the role of technology it is still possible to do online learning. English, as one of the most widely spoken languages and thus being the most studied in many countries, is automatically one of the most important languages to learn. With the pandemic that reduces social interaction and the quality of direct communication. The students’ enthusiasm in learning English decreases because learning is no longer fun and attractive. In fact, at SMAN 1 Jalancagak which is the place where the researcher conducted observations. The researcher found a lot of students' behavior which showed how unenthusiastic they were in learning English. They issue various excuses to the teacher while teaching to avoid English lesson. Therefore, researchers are interested in analyzing the phenomenon of student enthusiasm after the pandemic at SMAN 1 Jalancagak. So this research is called "Analysis of Student's Enthusiasm in Learning English after the COVID-19 Pandemic at the Eleventh grade Students of SMAN 1 Jalancagak Academic Year 2021/2022". Researchers in this study used a qualitative research design. Researchers used several instruments to support this research, including: Observations, interviews, and recordings. With this research, the researcher hopes that the results of this study can become data and references that can be used as discussion material for other researchers and teachers about how to maintain the enthusiasm of students

    Penataan Ruang Peruntukan Industri Presfektif Kajian Implementasi Kebijakan di Kabupaten Subang

    Get PDF
    Abstrak Penulisan ini mengenai proses pelaksanaan pembangunan industri melalui implementasi kebijakan penataan ruang peruntukan industri. Bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan penataan ruang peruntukan industri. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kebijakan penataan ruang peruntukan industri terdapat faktor yang mempengaruhi keberhasilan program yaitu faktor internal yang terdiri dari ukuran dan tujuan kebijakan, sumberdaya pelaksana, karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antara organisasi terkait dengan organisasi lain, dan adanya komitmen bersama dari aparat pelaksana kebijakan, dan faktor eksternal yang terdiri dari kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Industry, Subang     Abstract This writing is about the process of implementing industrial development through the implementation of industrial spatial planning policies. Aims to find out and analyze how the implementation of industrial spatial planning policies. The research method used is a qualitative approach. Based on the results of the study, it is known that the implementation of the spatial planning policy for industrial designation has factors that influence the success of the program, namely internal factors consisting of the size and objectives of the policy, implementing resources, characteristics of implementing agents, attitudes of implementers, communication between organizations related to other organizations, and commitment. together from the policy implementing apparatus, and external factors consisting of social, economic, and cultural conditions of the community. Keywords: Policy Implementation, Industry, Suban

    PROSEDUR PENDAFTARAN PINJAMAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) PADA PT. BANK RAKYAT INDONSIA (Persero) Tbk. UNT TANJUNGSARI CABANG PAMANUKAN

    Get PDF
    Abstrak Bank adalah salah satu jenis lembaga keuangan yang melaksanakan berbagai macam jasa, seperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, mengadakan pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan berkas, membiayai usaha perusahan-perusahan dan lain-lain. Bank Rakyat  Indonesia (BRI) Banyak fasilitas yang di sediakan dari pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI )untuk masyarakat yaitu simpan pinjam. Salah satu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah meberdayakan usaha kecil khususnya dalam akses permodalan adalah melalui programkredit   usaha   rakyat.   Pada   dasarnya   kredit   usaha   rakyat   merupakan suatu kredit   atau   pembiayaan   modal   kerja   dan   atau   investasi   kepada   usaha mikro,kecil, menengah dan koperasi di bidang usaha produktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pendaftaran pinjaman Kredit  Usaha Rakyat  (KUR) kepada calon nasabah dan kendala-kendala apa saja yang di hadapi oleh nasabah pada saat proses pendaftaran hingga proses akad kredit. Analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dimana penelitian tersebut mendeskripsikan atau menggambarkan prosedur pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Bank Rakyat  Indonesia Unit Tanjungsari memberikan persyaratan kredit khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan mudah dan sederhana sehingga calon nasabah tidak merasa kesulitan dengan prosedur yang telah di tetapkan oleh Bank, untuk kendala-kendala yang di hadapi oleh calon nasabah mulai dari proses pendaftaran permohonan kredit hingga proses akad kredit. Berdasarkan hasil penelitian, dapat di tarik kesimpulan bahwa posedur prosedur pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) relative mudah dan sederhana dan kendala-kendala yang ada mudah terselesaikan. Kata Kunci : Kredit usaha rakyat, Bank BRI                 Abstract A bank is a type of financial institution that performs various services, such as providing loans, circulating currency, supervising currency, acting as a file storage area, financing the business of companies and others. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Many facilities are provided by Bank Rakyat Indonesia (BRI) for the community, namely savings and loans. One of the policies made by the government to empower small businesses, especially in access to capital, is through the people's business credit program. Basically, people's business credit is a credit or financing for working capital and or investment to micro, small, medium enterprises and cooperatives in the productive business sector. The purpose of this study was to determine the procedure for registering People's Business Credit (KUR) loans to prospective customers and what obstacles were faced by customers during the registration process to the credit contract process. The analysis used is descriptive qualitative where the research describes or describes the loan procedures for People's Business Credit (KUR). From the research results show that PT. Bank Rakyat Indonesia Tanjungsari Unit provides credit requirements, especially People's Business Credit (KUR) easily and simply so that prospective customers do not find it difficult with the procedures set by the Bank, for the obstacles faced by prospective customers starting from the credit application registration process to the credit agreement process. Based on the research results, it can be concluded that the procedure for the People's Business Credit (KUR) loan is relatively easy and simple and the existing constraints are easily resolved. Keywords: People's Business Credit (KUR), Bank BR

    Analisa Kekuatan Pembebanan Tiang Listrik Beton Terhadap Beban Kerja dan Sudut Kerja

    Get PDF
    Keperluan tenaga listrik merupakan suatu kebutuhan yang selalu akan digunakan oleh masyarakat sebagai kebutuhan primer maupun sebagai penggerak suatu bisnis perusahaan. Keperluan untuk distribusi listrik tidak lepas dari penggunaan tiang listrik beton sebagai penyangga penyaluran listrik, kekuatan tiang beton diharapkan bisa tahan lama dan terhindar dari kerusakan yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat atau PLN itu sendiri. Seiring dengan banyak nya kebutuhan tiang yang terpasang tidak jarang karena jarak yang berbeda membuat tiang beton tersebut terjadi kerusakan, baik itu tiang listrik beton yang miring atau tiang listrik beton yang roboh. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakan analisa Tiang Listrik Beton di wilayah kerja PT PLN ULP SUBANG yang wilayah kerjanya sekitar Kab, Subang. Tujuan utama dari penulisan ini untuk mengetahui bagaimana kekuatan tiang listrik beton untuk menopang beban kerja maupun sudut kerja. Teknik bahasan ini di titik beratkan pada analisa menggunakan aplikasi SAP 2000 V22

    SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEGIATAN DAN ANGGARAN KAS DEWAN KEMAKMURAN MASJID (DKM) MASJID DARUSSALAM

    Get PDF
    Pengelolaan kegiatan dan anggaran kas Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) sangatlah penting dalam proses perawatan dan kemakmuran suatu masjid. Kegiatan-kegiatan di DKM diawali dengan pembuatan rencana kegiatan dalam periode tertentu. Penyebaran informasi yang akurat akan berdampak baik pada setiap kegiatan karena bisa mengundang para donatur untuk membantu kegiatan tersebut. Begitu pula dengan anggaran kas, penyampaian informasi yang baik menumbuhkan rasa percaya di lingkungan masyarakat. Metode pengembangan yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah metode Rational Unified Proccess yang meliputi fase Inception, Elaboration, Construction dan Transtition. Dengan alur kerja yang digunakan berupa buisnes modeling, reqruitments, analysis, design, implementation, dan test. Hasil dari penelitian ini menghasilkan sebuah website sistem informasi pengelolaan kegiatan dan anggaras kas DKM yang mengelola dan menyediakan informasi mengenai kegiatan dan anggaran kas. Sistem ini bertujuan sebagai media informasi kegiatan-kegiatan dan transparansi anggaran untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kemajuan dan kemakmuran masjid

    KREDIBILITAS KOMUNIKATOR PKBI CABANG SUBANG DALAM MELAKSANAKAN SOSIALISASI PENYAKIT HIV/AIDS: Studi Deskriptif Kuantitatif di SMA Muhammadiyah Subang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data dari para informan mengenai Kredibilitas Komunikator PKBI Cabang Subang Dalam Melaksanakan Sosialisasi Bahaya Penyakit HIV/AIDS di SMA Muhammadiyah Subang, Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kredibilitas Sumber. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. sampel penelitian ini adalah seluruh seluruh siswa dan siswi SMA Muhammadiyah Subang yang berjumlah 79 orang. Teknik penarikan sampel secara purposive sampling .Berdasarkan analisis data deskriptif yang telah dilakukan bahwa kredibilitas sumber yaitu Sumber keterpercayaan ( Trustworthiness ), Sumber Keahlian ( Expertice ), dan Sumber daya tarik ( Atractiveness ) memiliki kecenderungan nilai cukup baik

    Kinerja Program Pembinaan Serikat Pekerja Di Bidang Perlindungan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini membahas mengenai Pembinaan dan Perlindungan ketenagakerjaan di Kabupaten Subang.  Bidang Pembinaan dan Perlindungan Tenaga kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang memiliki tanggung jawab dalam pembinaan kerja para serikat kerja melalui peningkatkan komunikasi maupun mediasi dengan Perusahaan. Maraknya permasalahan upah tenaga kerja yang tidak sesuai dan perlakuan perusahaan terhadap para pegawai yang tidak sesuai membuat Dinas Ketenagakerjaan khusunya Bidang Pembinaan dan Perlindungan Tenaga kerja mengambil alih peranan sebagai katalisator komunikasi Antara perusahaan dan para pegawai yang menyampaikan aspirasi dan keluhan mengenai permasalahan ketenagakerjaan. Hasil Penelitian yang didapat bahwa Kinerja Bidang Pembinaan dan Perlindungan Tenaga kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang dinilai belum optimal dikarenakan  dimensi akuntanbilitas dan  dimensi responsivitas belum optimal dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya, namun dalam dimensi kualitas pelayanan peran para pegawai sudah optimal dalam pemberian layanan, selanjutnya dalam dimensi  produktivitas telah optimal hal ini terlihat dari sikap pegawai, kemampuan pegawai dan semangat pegawai yang tinggi serta dalam dimensi responsibilitas dapat dilihat dari pelaksanaan kegiatan organisasi sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ditetapkan.   Kata kunci: Kinerja, Perlindungan, Tenaga Kerja     Abstract This research discusses the Development and Protection of Manpower in Subang Regency.  The Field of Manpower Development and Protection at the Manpower and Transmigration Office of Subang Regency has the responsibility of fostering the work of the unions through improving communication and mediation with the Company. The rampant problem of inappropriate labor wages and the company's treatment of inappropriate employees made the Manpower Office, especially the Field of Labor Development and Protection, take over the role of a catalyst for communication Between companies and employees who expressed aspirations and complaints about labor problems. The results of the research obtained that the Performance of the Field of Manpower Development and Protection at the Manpower and Transmigration Office of Subang Regency is considered not optimal because the dimensions of accountability and the dimension of responsiveness have not been optimal in the implementation of their duties and responsibilities, but in the dimension of service quality the role of employees is optimal in providing services, then in the dimension of productivity has been optimal this can be seen from the attitude of employees,  The ability of employees and high employee enthusiasm and in the dimension of responsibility can be seen from the implementation of organizational activities in accordance with established procedures and mechanisms.   Keywords: Performance, Protections, Worker

    Pengaruh Metode Latihan Interval Terhadap Peningkatan Daya Tahan Aerobik (VO2Max)

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini adalah penerapan metode latihan interval ekstensif dan metode latihan interval intensif dalam meningkatkan daya tahan aerobik (VO2Max). Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian menggunakan nonequivalent control grup design. Subjek yang dijadikan partisipan dalam penelitian ini adalah 30 mahasiswa dari program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Metode latihan interval ekstensif memberikan pengaruh terhadap peningkatan daya tahan aerobik (VO2Max). (2) Metode latihan interval intensif memberikan pengaruh terhadap peningkatan daya tahan aerobik (VO2Max). (3) Metode Latihan interval intensif memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan metode latihan interval ekstensif terhadap peningkatan daya tahan aerobik (VO2Max). Kesimpulannya bahwa metode latihan interval intensif lebih baik dalam meningkatan daya tahan aerobik (VO2Max) dibandingkan metode latihan interval ekstensif

    Learner’s Autonomy In English As A Foreign Language Teaching And Learning: A Case Study At A State University in Indonesia

    Get PDF
    This article presents the outcome of a case study research which is particularly aimed at investigating dimensions of learner autonomy in EFL teaching-learning particularly in an English education program and situations under which learners learn autonomously. To collect the data, a questionnaire adapted from Murase (2009) was distributed to fourty first-year undergraduate students of a university in Bandung and interview was addressed to nine undergraduate learners. The findings showed that all dimensions of learner autonomy are found and each dimension is reflected in various degrees. The degree of technical and political dimensions of learner autonomy is in respect not as satisfactory as expected. However, the degree of learner autonomy in the psychological and socio-cultural dimension is high enough. There are four major aspects related to situations under which learners learn autonomously, including the subject matter, the lecturer, the time, and the challenging task. It is recommended for further research to investigate learner autonomy in a more specific context of class, for example learner autonomy in a speaking class, in order to get more in-depth data. &nbsp

    1,220

    full texts

    1,292

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Subang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇