E-Journal Universitas Subang
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Analisis Perbandingan Pasir Cimalaka - Sumedang dengan Pasir Bunihayu - Subang Terhadap Kuat Tekan Mutu Beton K250
Beton merupakan suatu elemen dalam kontruksi yang merupakan struktur sederhana yang dibentuk oelh campuran agregat seperti agregat kasar, agregat sedang, agregat halus dan air. dimana tiap-tiap agregat memiliki presentase pembuatannya masing-masing sesuai dengan kebutuhan jenis beton seperti Beton K-175, K-200, Beton K-250 dsb. Isi dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses bagaimana uji kuat tekan suatu benda uji Beton dengan melihat perbandingan ketahanan suatu benda uji apabila diberi gaya tertentu apakah akan sama kuat atau pun ada yang tidak bisa menerima tekanan gaya yang sama besar. Dalam penelitian ini dapat diperoleh bahwa kuat tekan pada benda uji dengan agregat halus Cimalaka dan agregat halus Bunihayu dapat dijelaskan kuat tekan yang paling kuat dengan pemberian gaya yang sama besar yaitu benda uji dengan agregat Cimalaka
Perbandingan Metode SDI dan RCI Pada Survey Data Kondisi Jalan Kabupaten Di Kabupaten Subang
The technical data used is road condition data for 2022 by taking samples on several road sections to compare the survey process, analysis and results of road condition data between the International Rougnees Index (IRI) and Surface Distress Index (SDI) approach methods in accordance with the objectives of the implementation. this final assignment. The comparison was carried out to determine the best method approach applied to district roads in Subang Regency. In surveying road condition data, using the Surface Distress Index (SDI) method and the International Roughness Index (IRI) method obtained from the results of the Road Condition Index (RCI) survey. Judging from the implementation of the survey, the two methods have significant differences according to field data collection and Judging from the results of calculating road condition data based on both methods on the sample road sections, the Subang - Bantarsari Road section has similar road damage conditions
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengdeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa SMP Ketika menyelesaikan soal pada materi bangun ruang sisi datar. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 35 siswa kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2022/2023 dan pengambilan sempelnya dilakukan dengan cara simple random sampling. Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman sebagai metode analisis data, yang memiliki tiga jalur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan literasi matematis berupa soal materi bangun ruang sisi datar dalam bentuk soaal uraian. Hasil penelitian di peroleh bahwa kemampuan literasi siswa diperoleh tidak terdapat siswa yang memiliki kemampuan literasi matematis tinggi, sebanyak 34 siswa dengan presentase 97% dengan kemampuan literasi matematis sedang, dan 1 siswa dengan presentase 3% berada pada kategori kemampuan matematis siswa rendah belum memenuhi keseluruna indikator literasi matematis
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Aritmetika Sosial
Kecakapan dalam mengatasi suatu persoalan merupakan konsep yang perlu dikuasai oleh siswa, dan setiap persoalan yang ditemui memiliki derajat kesulitan yang beragam, oleh sebab itu tanpa adanya kemahiran dalam hal tersebut akan menyulitkan siswa dalam mencapai suatu keberhasilan dalam belajar. Adapun tujuan dalam riset ini yakni untuk menginterpretasikan kecakapan siswa dalam mengatasi persoalan matematika pada mata pelajaran aritmetika sosial. Metode penelitian yang diaplikasikan dalam riset ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam proses penghimpunan data untuk memenuhi kebutuhan riset menggunakan tes sebanyak dua butir soal. Selanjutnya, subjek pada riset ini adalah murid kelas VIII dengan jumlah 40 orang. Kemudian, hasil riset membuktikan bahwa siswa yang diklasifikasikan pada kategori sangat baik yaitu siswa yang bisa mengatasi suatu persoalan sesuai dengan seluruh tahapan pemecahan masalah, dengan presentase 17,5% dari 40 siswa. Siswa yang dikategorikan cukup yaitu siswa yang hanya bisa mengerjakan soal dengan dua atau tiga tahapan pemecahan masalah, dengan presentase 67,5% dari 40 siswa. Siswa yang digolongkan pada kategori kurang baik yaitu siswa yang hanya bisa mengerjakan soal dengan satu tahapan pemecahan masalah, dengan presentase 15% dari 40 siswa
MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK TEKNIK KELOMPOK DI KORWIL PENDIDIKAN KECAMATAN CIJAMBE KABUPATEN SUBANG
Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui penerapan supervisi akademik teknik kelompok di Korwil Pendidikan Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang. Subjek penelitian adalah guru-guru SD Negeri di Korwil Pendidikan Kecamatan Cijambe yang berjumlah 40 orang dari 5 sekolah dasar negeri yang menjadi binaan peneliti. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis dokumentasi. Aspek-aspek yang disupervisi adalah yang sesuai dengan pendapat Kunandar (2007:45), yaitu Kemampuan merencanakan program belajar mengajar, Menguasai bahan pelajaran, Melaksanakan/mengelola proses belajar mengajar, Menilai kemajuan proses belajar mengajar, Berdasarkan pengolahan data dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa: Penerapan supervisi akademik teknik kelompok workshop terbukti dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam pembelajaran.Terbukti dari hasil observasi pada setiap tindakan yang telah dilaksanakan oleh peneliti sebagai pengawas sekolah. Dimana pada siklus I skor profesionalisme guru sebesar 71,50%. Meningkat pada siklus II skor profesionalisme guru menjadi 89,69%
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI SUB TEMA KEBERSAAMAAN DALAM KEBERAGAMAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING: (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas IV SD Negeri RA. Kartini Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022)
Prestasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri RA Kartini dalam materi Kebersamaan dalam Keragaman ternyata jauh dari yang diharapkan. Dari hasil ulangan harian pada materi tersebut masih rendah, ternyata hanya 7 siswa (26,92%) dari 26 siswa yang dinyatakan lulus, dan 19 siswa lainnya (73,08%) dinyatakan belum lulus KKM sekolah sebesar 70, karena siswa belum bisa memahami peranannya dalam organisasi. Rumusan permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan siswa Kelas IV dalam memahami materi Kebersamaan dalam Keragaman masih rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa Kelas IV SD Negeri RA Kartini semester Ganjil tahun pelajaran 2021/2022 dalam memahami materi Kebersamaan dalam Keragaman melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi Kebersamaan dalam Keragaman dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Mind Mapping. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,81 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 50,00% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,08 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 92,31%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 13,27
PENGARUH DESAIN, LEBEL DAN KEMASAN TERHADAP MUTU PRODUK OLAHAN DAN MEMANFAATKAN E-COMMERCE DALAM MEMASARKAN MAKANAN DI DESA KALENTAMBO
Abstrak Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah salah satu pilar ekonomi Indonesia yang tahan goncangan dan resesi. UKM umumnya berangkat dari usaha yang berakar pada budaya dan kekhasan suatu daerah. Walaupun awalnya lebih banyak bergerak di wilayahnya saja, pemerintah mencanangkan upaya digitalisasi UKM dengan menggalakkan penjualan elektronik atau e-commerce. Di Kalentambo UKM bergerak dibidang usaha makanan. Untuk mendapatkan strategi yang tepat memanfaatkan teknologi informasi dalam penjualan elektronik, maka penelitian ini mempunyai dua metode penelitian. Pertama menganalisis faktor – faktor apa saja yang mendorong UKM untuk menggunakan e-commerce. Analisis beberapa faktor pendorong ini dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP adalah metode pengambilan keputusan yang mampu menyeleksi multikriteria faktor sehingga menghasilkan hasil analisis akurat. Hasil pengolahan data dengan AHP menunjukkan bahwa faktor yang paling besar bobotnya adalah faktor teknologi informasi sebesar 33,2%, dan alternatif yang paling tinggi bobotnya adalah pelaku bisnis usaha makanan khas dengan bobot 38,8%. Dengan adanya hasil analisa AHP tersebut, maka penelitian dilanjutkan dengan merancang sistem informasi berbasis web untuk mendorong UKM menjalankan transaksi penjualan secara elektronik. Analisa dan perancangan sistem dilakukan dengan metode Object Oriented Analysis and Design (OOAD) agar sistem dapat dikembangkan secara bertahap dan penelitian ini bertujuan untuk menhgetahui pengaruh yang signifikan antara label,desain,kemasan terhadap kualitas produk makanan di kalentambo.Hasil analisis pun menujukan bahwa variable label,desain,dan kemasan berpengaruh positif terhadap kualitas produk meskipun hanya kemasan yang menunjukkan pengaruh yang kuat terhadap kualitas produk
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA ALAT UKUR TAKAR TIMBANG DAN PERLENGKAPAN KEMETROLOGIAN LEGAL (STUDI KASUS: UPTD METROLOGI LEGAL KABUPATEN SUBANG)
Pengelolaan data adalah segala macam pengelolaan terhadap data atau kombinasi- kombinasi dari berbagai macam pengelolaan terhadap data untuk membuat data itu berguna sesuai dengan hasil yang diinginkan dapat segera dipakai. Dapat di simpulkan bahwa “Pengelolaan Data merupakan kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan masukan berupa data dan menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk tujuan sesuai dengan yang direncanakan”. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) adalah unsur pelaksana teknis Dinas, yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Sosial di bidang pelayanan umum. Metrologi legal adalah unit yang mengelola satuan-satuan ukuran, metoda-metoda pengukuran, dan alat-alat ukur yang menyangkut persyaratan teknik dan peraturan berdasarkan Undang-Undang yang bertujuan melindungi kepentingan umum dalam hal kebenaran pengukuran. di UPTD Metrologi Legal Kabupaten subang terdapat kendala dan kekurangan pelaksanaan diantaranya, proses pengelolaan alat masih dilakukan secara manual belum menggunakan sistem. Kegiatan yang sudah berjalan yaitu masih terdapat suatu aktifitas yang belum terkomputerisasi menyebabkan informasi tersebut menjadi kurang lengkap bagi pihak yang membutuhkan informasi tersebut. Oleh karena itu dibutuhkann suatu sistem informasi yang dapat melakukan pengelolaan data alat agar data yang dikelola lebih valid, yang dapat dijadikan sebagai informasi. Metode pengembangan yang dipakai dalam pembuatan sistem informasi pengelolaan data alat UTTP Kemetrologian ini ialah metodologi penelitian RUP (Rational Unified Process). Rational Unified Process merupakan suatu model pengembangan sistem secara Object Oriented atau berorientasi objek dan dilakukan secara iteratif (berulang) sehingga pada proses pengembangannya bisa dilakukan perbaikan-perbaikan untuk iterasi selanjutnyaMetode ini menggunakan Unified Modeling Language (UML), sebagai tools yang digunakan dalam berorientasi objek. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi yang dapat mengelola data alat di UPTD Metrologi Legal Kabupaten Subang
Prosedur Administrasi Pembayaran Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor Pada PT. Federal International Finance (FIF group) Cabang Subang
Abstrak
Asuransi kendaraan bermotor merupakan jenis asuransi khusus yang dapat melindungi kendaraan dari kejadian yang tidak dinginkan. PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang bergerak di bisnis layanan pembiayaan salah satunya dengan nama merek FIFASTRA. FIFASTRA merupakan Jasa layanan pembiayaan sepeda motor honda baik motor baru maupun bekas berkualitas. PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang pun memberikan asuransi kendaraan bermotor khususnya Sepeda Motor Honda agar konsumen terbebas dari rasa khawatir. Namun pada saat konsumen melakukan pengajuan klaim pada PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang masih terdapat fenomena masalah yang terjadi yaitu petugas asuransi masih menghadapi beberapa kendala dikarenakan banyak konsumen yang kurang mengerti beberapa hal yang perlu disiapkan dalam pengajuan klaim asuransi. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana prosedur administrasi pembayaran klaim asuransi.
Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif, sedangkan Teknik yang digunakan dalam memperoleh data informasi yaitu dikumpulkan dengan metode pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara, dokumentasi dan riset perpustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur administrasi pembayaran klaim asuransi kendaraan bermotor masih terdapat fenomena masalah, yaitu petugas asuransi masih menghadapi beberapa kendala dikarenakan banyak konsumen yang kurang mengerti hal apa saja yang perlu disiapkan dalam pengajuan klaim asuransi kendaraan bermotor, sehingga menyebabkan adanya penundaan klaim. Serta pada saat melanjutkan proses pembayaran klaim pada PT. Fideral International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang terjadi masalah pada bagian Finance Coordinator yang disebabkan oleh jaringan yang kurang baik. Maka dengan itu petugas asuransi diharapkan mampu menjelsakan lebih jelas lagi kepada konsumen sampai konsumen benar-benar mengerti apa saja yang perlu dipersiapkan untuk klaim asuransi. Serta PT. Fideral International Finance (FIFGROUP) Cabang Subang sebaiknya memiliki jaringan yang baik agar tidak menghambat kinerja karyawan.
Kata kunci: Prosedur, Pembayaran Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor
Abstract
Motor vehicle insurance is a special type of insurance that can protect vehicles from unwanted events. PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch is engaged in the financing services business, one of which is under the brand name FIFASTRA. FIFASTRA is a quality Honda motorcycle financing service, both new and used motorcycles. PT. Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch also provides motor vehicle insurance, especially Honda motorcycles, so that consumers are free from worry. However, when consumers submit claims to PT. The Federal International Finance (FIFGROUP) Subang Branch still has a problem phenomenon that occurs, namely insurance officers are still facing several obstacles because many consumers do not understand a number of things that need to be prepared in submitting insurance claims. The purpose of this study is to find out how the administrative procedures for paying insurance claims are.
The method used is descriptive method, while the technique used in obtaining information data is collected by data collection methods including observation, interviews, documentation and library research.
The results showed that the administrative procedure for paying motor vehicle insurance claims still had a problem phenomenon, namely insurance officers still faced several obstacles because many consumers did not understand what things needed to be prepared in filing motor vehicle insurance claims, causing delays in claims. And when continuing the claim payment process at PT. Fideral International Finance (FIFGROUP) Subang Branch had a problem with the Finance Coordinator caused by a poor network. So with that the insurance officer is expected to be able to explain more clearly to the consumer until the consumer really understands what needs to be prepared for an insurance claim. As well as PT. Fideral International Finance (FIFGROUP) Subang Branch should have a good network so as not to hinder employee performance.
Keywords: Procedure, Payment of Motor Vehicle Insurance Claims
 
Prosedur Penggunaan Mobile Banking Pada Pelayanan Nasabah PT. Bank Woori Saudara 1906 Kantor Cabang Subang
Abstrak
Prosedur Penggunaan M-Banking Pada Pelayanan Nasabah PT. Bank Woori Saudara Kantor Cabang Subang, maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut : (1) Bagaimana proses pembukaan M-Banking Bank Woori Saudara 1906 Kantor Cabang Subang. (2) Bagaimana cara penggunaan Aplikasi M-Banking Bank Woori Saudara 1906 Kantor Cabang Subang. (3) Bagaimana proses penutupan M-Banking Bank Woori Saudara 1906 Kantor Cabang Subang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Prosedur Pembukaan m-banking mobile banking dilakukan oleh Calon nasabah datang ke kantor BWS terdekat dengan membawa kartu identitas diri KTP. Calon nasabah menuju customer service dan menyampaikan keperluannya untuk pembukaan m-banking. Customer service menjelaskan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh nasabah dalam pembukaan m-banking. Setelah itu calon nasabah diberi lembar formulir pembukaan m-bangking. Kemudian calon nasabah diminta untuk mengisi formulir tersebut sesuai dengan identitas diri. Setelah selesai mengisi formulir, customer service melakukan proses pengimputan data nasabah dan juga verifikasi data calon nasabah apakah sudah sesuai dengan identitas diri yang digunakan. Selanjutnya calon nasabah diminta untuk meng install Aplikasi (WON BY BWS) di playstore sambil menunggu kode sms dari pihak bank yang isi dalam sms tersebut yaitu nomor rekening nasabah dan kode aktivasi m-banking. Setelah itu calon nasabah bisa langsung daftar melalui (WON BY BWS) dengan mengikuti saran dari customer service sampai dengan pembukaan m-banking tahap akhir. Kemudian setelah pembukaan m-banking selesai, maka nasabah bisa langsung menggunakan m-banking (WON BY BWS) ini dengan berbagai macam fitur-fitur didalmnya. Apabila nasabah ingin penutupan m-banking, maka untuk itu harus dengan Pengajuan oleh pihak nasabah sendiri dengan Penyampaian surat tertulis pengakhiran nasabah pengguna M-Banking Bank Woori Saudara, Agar dengan hal tersebut nasabah akan membebaskan pihak Bank dari tuntutan dimana bank tidak dapat melaksanakan perintah dari nasabah pengguna.
Kata kunci: Prosedur Pembukaan M-Banking, Penggunaan, dan Penutupan
Abstract
Procedure for Using M-Banking in Customer Service PT. Woori Saudara Bank Subang Branch Office, then the following problem formulation can be taken: (1) What is the process for opening M-Banking Woori Saudara 1906 Subang Branch Office. (2) How to use the M-Banking Application for Bank Woori Saudara 1906 Subang Branch Office. (3) What is the process for closing the M-Banking Bank Woori Saudara 1906 Subang Branch Office. The results of the study show that the procedure for opening m-banking mobile banking is carried out by prospective customers who come to the nearest BWS office carrying a KTP identity card. Prospective customers go to customer service and convey their needs for opening m-banking. Customer service explains the terms and conditions that must be met by customers in opening m-banking. After that, the prospective customer is given a m-banking opening form. Then prospective customers are asked to fill out the form according to their identity. After completing the form, the customer service carries out the process of inputting customer data and also verifying whether the prospective customer's data matches the identity used. Next, the prospective customer is asked to install the application (WON BY BWS) in the playstore while waiting for an SMS code from the bank, which contains the SMS, namely the customer's account number and the m-banking activation code. After that, prospective customers can immediately register via (WON BY BWS) by following the advice from customer service until the opening of the final stage of m-banking. Then after the opening of m-banking is complete, customers can immediately use m-banking (WON BY BWS) with various kinds of features in it. If the customer wants to close m-banking, then for that it must be submitted by the customer himself by submitting a written letter terminating the customer using M-Banking Bank Woori Saudara. user customers.
Keywords: M-Banking Opening Procedure, Use, and Closing