E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
Pendampingan Komunitas Sahabat Penyu dalam Analisis Kesiapan Promosi Wisata Daerah dengan Pendekatan 4A
Lokasi Rumah Penyu yang menjadi basecamp Komunitas Sahabat Penyu di Dusun Mampie Sulawesi Barat, menjadi ikon tersendiri sebagai atraksi wisata. Sepanjang Pantai Mampie saat ini memang menjadi destinasi wisata lokal masyarakat Kabupaten Polewali Mandar dan masyarakat di luar Daerah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Al Asyariah Mandar adalah memberi pendampingan dalam analisis Kesiapan Promosi Wisata Daerah. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini melalui aktivitas Observasi, Analisis Data, Pemaparan Hasil Analisis, dan Rekomendasi Program Promosi. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep analisis 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services). Hasil kegiatan ini didapatkan analisis tingkat kebutuhan dan persepsi masyarakat di enam dusun Desa Galeso yang menjadi lokus dari program ini. Secara umum didapatkan hasil bahwa daerah ini sangat potensial, dengan keberadaan Komunitas Sahabat Penyu dengan aktifitas komunitasnya. Keberadaan Komunitas Sahabat Penyu sangat potensial memberi daya tarik aktivitas pariwisata di Desa. Namun, dukungan dari berbagai aspek terlihat kurang dominan, diantaranya dukungan kebijakan dan rencana strategis pemerintah desa dan daerah yang tidak terencana cukup matang. Dilain sisi, pemerintah desa dinilai belum mampu menganalisis faktor internal dan eksternal nya untuk mengembangkan desa Wisata yang harapannya dapat mendatangkan PADes
MEMBANGUN PEMERINTAHAN DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN ADMINISTRASI PENDUDUK DESA PIRIANG TAPIKO
Keinginan masyarakat sebagai warga sipil untuk mendapatkan layanan yang baik menjadi sederhana dan lancar dengan upaya pemberian layanan digital dan upaya ini semakin diprioritaskan oleh pemerintah mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten hingga pemerintah desa. Layanan pemerintah digital atau disebut juga e-government merupakan upaya transformasi digital dalam memberikan layanan di dalam pelaksanaan pemerintahan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Penerapan E-Govermen kepada Pemerintah Desa Piriang Tapiko dilaksanakan dengan metode Pendampingan, Pendidikan dan Pelatihan, baik kepada Aparat Desa, Masyarakat umum dan juga kepada siswa(i) tingkat SMP dan SMA yang ada di Desa Piriang Tapiko. Hasil kegiatan ini akan menerapkan tujuh layanan berbasis teknologi informasi antara lain Pengusulan KTP Baru, Pengusulan Kartu Keluarga, Keterangan Domisili, Surat Keterangan Lahir, Surat Keterangan Kematian, Lapor Pemerintah Desa, Jaringan Aspirasi Rakyat, walaupun belum maksimal dan masih dalam tahap pelatihan upaya inin telah memberikan pengalaman baru bagi warga dan menjadi alat edukasi untuk melek teknologi. Dengan layanan digital, pemerintah dapat menyampaikan informasi dan layanan kepada warga kapan saja, di mana saja, dan di platform atau perangkat apa pun
UJI PENGGUNAAN PUPUK KN03 DENGAN BERAT UMBI PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) DENGAN PENGGUNAAN MULSA PLASTIK
Produksi Nasional bawang merah menurut data hanya 1,47 juta ton, produktifitasnya 10,22ton/ha. Padalal ditinjau dari potensi maksimum mencapai 15 - 17 ton per hektar. Penurunan produktifitas tersebut hamper merata diseluruh pertanaman masyarakat, hal inilah menjadi tantangan bagi peneliti memberikan solusi terkait penurunan tersebut, dan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi dan produktifitas bawang merah yaitu dengan menggunakan pupuk KN03 yang dikombinasikan dengan berat umbi. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan November 2022 sampai januari 2023. Menggunakan metode RAK factorial yaitu: F1 pemberian pupuk KN03 dari tiga taraf yaitu: Kontrol , 5gr/tanaman, dan 10gr/tanamanF2 berat umbi yaitu: 7gram/umbi, 9gram/umbi, dan 11gram/umbi. Hasil penelitian sebagai berikut: Pemberian pupuk KN03 dosis 5gr/tanaman (K1) memberikan pengaruh baik pada parameter tinggi tanaman umur 14 HST. Perlakuan berat umbi 11 gr/umbi memberikan pengaruh baik pada tinggi tanaman umur 14 HST, jumlah daun umur 14, 28 HST, dan bobot umbi basah. Tidak terdapat interaksi antara pemberian pupuk KN03 dengan berat umbi pada tinggi tanaman umur 14, 28 HST, jumlah daun umur 14, 28 HST, bobo tumbi basah, dan bobot umbi kerin
RESPON PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK LIMBAH RUMAH TANGGA DAN PUPUK NPK PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TERUNG UNGU (SOLANUM MELONGENA L)
Terong ungu (Solanum melongena L) adalah tanaman hijau yang dikembangkan untuk buahnya, terong adalah tanaman lokal dari hutan yang diketahui berasal dari Asia dan kemudian diperkenalkan ke Eropa oleh pedagang luar Eropa. Terong ungu merupakan salah satu bahan pokok yang tidak sulit didapatkan dan murah, terong juga merupakan sayuran yang sangat terkenal dan juga mengandung gizi yang sangat tinggi terutama kandungan gizi, kalsium dan protein (Muldiana dan Rosdiana, 2017). Salah satu upaya membangun pengembangan dan penciptaan tanaman terong ungu (Solanum melongena L) adalah dengan merawat, menjaga dan mengembangkan lebih lanjut kekayaan tanah dengan memberikan komponen atau suplemen ke dalam tanah yang dapat menyumbangkan makanan bagi tanaman (Bahar. 2016). Penanganannya dapat dilakukan dengan pemberian kompos alami dari limbah keluarga dan pupuk anorganik pada Npk phonska, karena saat ini total kompos alami yang ditawarkan memiliki kandungan zat yang jauh lebih tinggi, yaitu antara 30-60% (Mutia. 2011). Reaksi kompos alami dari limbah keluarga adalah pupuk alami ini menghasilkan bahan yang kaya akan komponen-komponen yang dibutuhkan oleh tanaman, sehingga umumnya sangat baik digunakan sebagai pupuk alami bahan alami yang lebih mengembangkan struktur dan meningkatkan kemampuan tanah untuk menyimpan air (Wahida dan Suryaningsih, 2016).Kotoran alami limbah keluarga dibuat dengan menjadikannya sebagai hal baru yang sangat bermanfaat, salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah ini adalah dengan menjadikannya pupuk dengan limbah makanan, limbah sayuran dari sistem memasak dan potongan produk organik yang dikumpulkan dan diisolasi dari limbah anorganik sebagai sampah. . plastik, buang batang tanaman, daun sayuran, atau potongan buah yang keras untuk dibelah terlebih dahulu. (Sriharti dkk, 2010).Penelitian dilaksanakan di Desa Mambu Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan selama 60 hari pada bulan januari sampai maret 2022.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor, pertama jenis pupuk dengan 3 taraf yaitu L ( pupuk organik/ Limbah), N ( pupuk anorganik NPK Phonska ) dan faktor kedua pemberian pupuk dengan :L ( pupuk Limbah rumah tangga) L1: 500 cc/ tanaman , L2: 750 cc/ tanaman , L3: 1000 cc/ tanaman N ( pupuk NPK Phonska), N1: 5 g/ tanaman , N2: 10 g/ tanaman , N3: 15 g/ tanaman Hal ini terdapat 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit penelitian dimana setiap unit terdiri dari 4 tanaman sehingga keseluruhan terdapat 108 tanaman
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BAYI USIA 0-3 BULAN
Baby massage is a form of stimulus given by the midwife to stimulate the baby's gross motor development. Several internal and external factors can affect gross motor development in infants. This study uses a quantitative research design, which uses the one group pretest-posttest design method, namely one intervention group without a control group, with a total of 17 infants as respondents, after 4 massages in 1 month an assessment using KPSP was carried out. The results of the T-test showed an increase in the appropriate category, while in the decreasing category there was a decrease in the value of sig. 0.018 and <0.05, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected, so there is an effect of baby massage on the baby's gross motor development
PERBANDINGAN INDUSTRI KOPI INDONESIA DAN MALAYSIA
Subsektor yang memiliki peranan penting dan sebagai penyumbang terbesar dalam penerimaan devisa negara adalah subsektor perkebunan. Komoditi yang berperan penting pada subsektor perkebunan salah satunya adalah kopi. Negara dengan potensi perdagangan kopi terbesar untuk kopi Indonesia salah satunya adalah Malaysia. Secara geografis dan budaya, Malaysia memiliki kedekatan dengan Indonesia, selain itu juga menjadi negara dengan rezim tarif yang sangat terbuka sehingga bisa menjadi pasar potensial bagi kopi Indonesia di masa mendatang. Adanya potensi-potensi tersebut menyebabkan penting untuk mengkaji terlebih dahulu bagaimana gambaran industri kopi Indonesia dan Malaysia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran industri kopi Indonesia dan Malaysia serta mengetahui perbandingan industri kopi Indonesia dan Malaysia. Penelitian merupakan penelitian dengan metode deskriptif dengan pendekatan studi perbandingan. Sumber data adalah data sekunder dari tahun 2001-2020 yang diperoleh dari Food and Agriculture Organization-Statistic Division (FAO STAT), International Coffee Organization (ICO), Kementerian Pertanian, serta sumber pustaka lainnya baik berupa jurnal dan buku terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara pengekspor dan produsen kopi terbesar keempat dunia, dengan kontribusi terbesar berasal dari kopi jenis robusta, dan juga terkenal dengan kopi spesialti. Industri kopi Malaysia menunjukkan perkembangan yang bagus ditandai dengan meningkatnya permintaan akan kopi dan budaya minum kopi serta menjamurnya kedai kopi. Secara statistik, luas lahan dan produksi kopi Indonesia dari tahun 2001-2020 lebih unggul dari Malaysia. Sedangkan produktivitas kopi Malaysia lebih unggul dari pada kopi Indonesia. Meskipun demikian, produktivitas kopi Indonesia dari tahun 2001-2020 terus mengalami peningkatan
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO ARANG BATOK KELAPA FURQAN DI DESA LAGI-AGI KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yakni pada bulan Juni 2022 sampai Juli 2022 di Desa Lagi-agi Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan arang batok kelapa dan peluang pemngembangan arang batok kelapa dengan studi kasus pada “Usaha Mikro Arang Batok Kelapa Furqan ” di Desa Lagi-agi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu populasi dengan asumsi bahwa Usaha Mikro Arang Batok Kelapa Furqan telah memenuhi kriteria karakter penelitian. Untuk menganalisis strategi pengembangan usaha digunakan metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha arang tbatok kelapa pada Usaha Mikro Arang Batok Kelapa Furqan yaitu faktor kekuatan dengan nilai total yaitu 2,2 lebih besar dibandingkan faktor kelemahan dengan nilai total yaitu 0,74
SOSIALISASI MENGGUNAKAN INTERNET SECARA SEHAT DAN POSITIF BAGI GENERASI MUDA DI DESA KAROMBANG KECAMATAN BULO
Desa Karombang merupakan salah satu dari Sembilan desa yang berada di Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar, Perkembangan teknologi internet membawa perubahan yang sangat besar terhadap kehidupan manusia disegala bidang. Ibarat pisau bermata dua, di satu sisi internet bisa digunakan untuk kegiatan positif dan di sisi lainnya internet dapat merusak tatanan kehidupan bermasyarakat jika digunakan untuk hal-hal yang negatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Karombang ini bertujuan untuk membekali generasi muda dalam memanfaatkan internet secara sehat dan aman agar positif dan produktif. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melalui metode ceramah dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada hari Jumat tanggal 6 September 2019 pukul 09.00 WITA, dihadiri 22 orang. Khalayak sasaran adalah siswa-siswa dan generasi muda yang ada di desa Karombang, tempat kegiatan di aula kantor desa Karombang. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan pemahaman generasi muda dan orang tua tentang dampak postif dan negatif internet bagi pribadi mereka menjadi meningkat
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK DAN PUPUK ORGANIK PADAT (POP) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea Mays L.)
Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang penting di Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil komoditi tersebut dengan melakukan teknik budidaya yang sesuai diantaranya adalah pemupukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk NPK phonska dan pupuk organik padat (POP) Sahara dengan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Desa Garang Tiga, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, dan dilakukan pada bulan Nopember 2018 s/d bulan Februari 2019. Percobaan lapang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK=Randomize Complete Block Design) dengan 7 jenis perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Perlakuan yang dicoba adalah kombinasi antara beberapa taraf pupuk majemuk NPK Phonska dengan pupuk organik padat (POP) Sahara. Hasil penelitian menunjukkan hasil jagung pipilan tertinggi diperoleh pada perlakuan pemberian 300 kg pupuk NPK Phonska ha-1 + 3000 kg POP Sahara ha-1, yaitu 6,65 t ha-1, dengan keuntungan tertinggi, yaitu Rp 12.598.750, dengan nilai R/C ratio 2,10
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MI AINUN SAHAB KABUPATEN MAJENE MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH
Leadership is needed in a madrasa, especially the leadership of the head of the madrasa. Madrasah leadership is also needed for the quality of education. Improving the quality of education is needed to improve the quality of madrasas. Research objectives: 1. To describe the leadership of the principal at MI Ainun Sahab, Majene Regency. 2. Describe the quality of the teaching staff at MI Ainun Sahab, Majene Regency. This study uses a qualitative method with a qualitative descriptive design, data collection techniques used are observation, interviews, and documentation with data analysis using Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing. The results of the study: 1. The leadership of the principal at MI Ainun Sahab, Majene Regency is quite good. He is in charge of institutions at MI Ainun Sahab, Majene Regency. Here the style used by the head of the madrasa to lead is to use a democratic style, where the head of the madrasa always draws closer to teachers, students and madrasa employees with the aim of guiding or protecting the teacher in carrying out his duties and obligations. 2. The principal is a person who plays an important role in the quality or quality of the madrasa itself. Therefore, leadership from the head of the madrasah is needed to improve the quality of teaching staff. The performance of the teaching staff can be seen from the performance of the teaching staff as something that is achieved, the achievements shown, the ability to use resources to achieve goals in education effectively and efficiently. This was carried out at MI Ainun Sahab, Majene Regency, where the head of the madrasa placed teaching staff according to the abilities of the educators because it was seen from a professionalism perspective