E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
SISTEM INFORMASI PROFIL KELURAHAN JAGASATRU BERBASIS WEBSITE
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang dilaksanakan oleh program Studi Teknik Informatika STMIK IKMI Cirebon di Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Membangun Sistem Informasi Berbasis Website Profil Kelurahan, sehingga informasi dapat diakses masyarakat secara mudah, cepat dan luas. Dalam sistem ini akan dibuat meliputi informasi profil kelurahan, struktur organisasi kelurahan, sarana prasarana kelurahan, potensi yang ada di kelurahan dan kegiatan-kegiatan yang ada di Kelurahan Jagasatru. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan data, informasi dan dokumentasi untuk konten website. Hasil dari kegiatan ini yaitu sebuah website profil kelurahan yang dapat memberikan informasi profil kelurahan, data kependudukan kelurahan dan informasi potensi wilayah disekitar
PENINGKATAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SD DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA LOPI SANDEQ 4P
Salah satu masalah yang ditemukan pada kemampuan numerasi di SDN 027 Takatidung yaitu penanaman konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan bulat yaitu (1) guru menggunakan pendekatan dengan prinsip yang belum konsisten, (2) masih ada siswa yang belum mampu membedakan tanda + dan – sebagai operasi hitung dan tanda + dan – sebagai jenis bilangan, (3) sebagian besar guru belum memanfaatan alat paraga dalam proses pembelajaran penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, dan (4) guru belum memanfaatkan kearifan lokal atau budaya dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh tim yaitu memberi pelatihan dan pendampingan kepada guru dalam menggunakan alat peraga lopi sandeq 4P (Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian, dan Pembagian). Hasil dari PkM yaitu (1) meningkatkan kemampuan numerasi siswa SDN 027 Takatidung, (2) pengembangan profesi maupun peningkatan kompetensi guru SDN 027 Takatidung dalam mengajar, (3) melestarikan warisan budaya lokal Mandar, (4) menghubungkan matematika yang bersifat abstrak ke konkrit, (5) meningkatkan pengetahuan operasi aritmetika pada bilangan bulat dan (6) meningkatkan keterampilan pembuatan alat peraga
UJI EFEKTIFITAS PEMBERIAN KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN APLIKASI POC NASA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.)
Bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian komposisi media tanam dan aplikasi P0C Nasa terhadap perkembangan dan hasil tanaman seledri (Apium Graveolens L).Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, kabupaten polewali mandar, provinsi sulawesi barat yang berlangsung dari bulan Agustus sampai Desember 2021. Penelitian memakai RAK dengen fola paktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu Faktor pertama pemberian P0C Nasa terdiri 3 analisis yaitu : control (P0), 3 ml/ litar air (P1) dan 5 ml/ litar air (P2). Faktor ke 2 Pemberian komposisi media tanam yang terdiri 3 analisis yaitu : ( M1) tana liat, sekam bakar, limba kambing (1:2:1), tana liat, sekam bakar, limba kambing (2:1:1) (M2) dan tana liat, sekam bakar, limba kambing (1:1:2) (M3)Hasil statistik memperlihatkan bahwa interaksi pemberian komposisi media tanam tanah, sekam bakar, pupuk kandang kambing (1:1:2) dan aplikasi P0C Nasa 5 ml/liter air (LxP) memperlihatkan efek sangat nyata pada parameter tinggi tanaman. Kata Kunci : pertumbuhan seledri, aplikasi P0C Nasa, komposisi media tanam
Analisis kelayakan finansial usaha tepung sagu di P4S duta palili desa duampanua kecamatan andreapi kabupaten polewali mandar
MUH. SAMRIANTO, 20160205045. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Tepung Sagu di P4S Duta Palili Desa Duampanua Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar. Dibawa bimbingan NURHAYA KUSMIAH dan HASANUDDIN KANDATONGTepung sagu adalah tepung yang diperoleh dari pemrosesan teras batang rumbia atau pohon sagu. Tepung sagu memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan tepung tapioka dan merupakan salah satu tepung diminati di masyarakat. Penelitian ini dilakasanakan di P4S Duta Palili Desa Duampanua Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar.Penelitian berlangsung selama 3 (tiga) bulan dari bulan Desember 2022 sampai dengan Februari 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan penerimaan usaha tepung sagu di P4S Duta Palili Desa Duampanua. Untuk mengetahui apakah produksi tepung sagu menguntungkan atau tidak maka dilakukan dengan menggunakan metode analisis R/C Ratio.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi tepung sagu di P4S Duta Palili selama 3 (tiga) bulan adalah Rp. 12.761.666 terdiri dari biaya tetap sebesar Rp. 700.425 dan biaya variabel. Rata-rata pendapatan usaha P4S Tepung Sagu Duta Palili selama 3 (tiga) bulan adalah Rp. 20.167.998. 17.416.575 yang memberikan nilai R/C ratio 1,8 yang berarti usaha P4S Duta Palili dianggap layak karena setiap penambahan biaya sebesar Rp. 1.00 anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.8.
Analisis Perbandingan Produksi Kakao Sambung Samping dan Kakao Non Sambung Samping
AbstractAbstrak, Kakao merupakan salah satu tanaman unggulan oleh petani, karna harga jualnya yang relatif tinggi dan mudah untuk diproduksi dalam jangka waktu yang singkat. Penelitiank inil bertujuanz untukx mengetahuic apakah usaha tanib din Desam Banato Rejo Kecamatanq Tapango Kabupatenw Polewali Mandar layak di usahakan dan perbandingan produksi kakao sambung samping dan non sambung samping. Metodec yangv digunakanb dalamn penelitianm iniq yaituw teknike pengumpulanr datat dengany pengamatanu langsungi meggunakano kuesionerp, sedangkana analisiss datad yangf digunakang adalahh analisis kelayakan R/ChRation danj Uji t. Hasil penelitian ini diperoleh hasil R/C Rasio usaha tani kakao non sambung samping lebih kecil dibandingkan dengan R/C Rasio usaha tanig kakaoh sambungj sampingk. Usaha tanik kakaol sambungz sampingx layaku untuki diusahakano denganp melihata nilais R/Cd Rasio sebesarf 4,22, dan untuk usaha tani kakao non sambung samping layak diusahakanq denganw melihate nilair R/Ct Rasio sebesary 3,45. Hasil uji t (beda) yaitu hasil produksi sambung samping sebesar 2169.23 dan non sambung samping sebesar 1461.85 denganc nilaib sing. (2v tailedn) 0,000m. Keywords : Perbandingan Produksi; Kelayakan; Usahatani; Kakao Sambung Samping; Kakao Non Sambung Sampin
Uji Morfofisiologi dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L) yang Diaplikasikan Limbah Kulit Kopi Robusta Arabika Mamasa yang Difermentasi Melalui Kombinasi Pengurangan Daun Pada Awal Vegetatif
Produksi Nasional bawang merah mencapai 1,47 juta ton sedangkan produktifitasnya rata-rata 10,22 ton/ha. Namun produktifitas maksimum yang dapat mencapai sekitar 15 - 17 ton per hektar. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan Maret 2021 sampai Mei 2021. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah bentuk faktorial yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu: Faktor pertama pemberian pupuk kompos dari limbah kulit kopi terdiri dari tiga taraf yaitu: 500 gr/bedengan, 1000 gr/bedengan, dan 1500 gr/bedengan. Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang kerbau yang terdiri atas 3 taraf yaitu: 500 gr/bedengan, 800 gr/bedengan, dan 1100 gr/bedengan. Hasil penelitian sebagai berikut: Interaksi antara pemberian pupuk kompos dari limbah kulit kopi dengan pupuk kandang kerbau tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati. Pemberian pupuk kompos dari limbah kulit kopi 1500 gr/bedengan memberikan pengaruh baik pada semua peubah yang diamati. Sedangkan penguragan daun tidak memberikan pengaruh nyata pada semua peubah yang diamat
KARAKTERISTIK MORFOLOGI JEWAWUT (Setaria italica L.) INDONESIA
Jewawut (Setaria italica L.) merupakan tanaman serealia fungsional yang dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Morfologi tumbuhan relevan dengan hampir semua disiplin ilmu biologi, seperti genetika, fisiologi, ekologi, biologi evolusi, dan sistematika tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami struktur morfologi tamanan jewawut. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif morfologi berdasarkan International Board for Plant Genetic Resources (IBPGR) untuk Setaria italica. Struktur morfologi tanaman jewawut dimulai dari organ akar, batang, pelepah daun, daun, bunga, dan biji. Morfologi tanaman yang diamati terdiri dari karakter kualitatif dan karakter kuantitatif. Morfologi tanaman jewawut berperan penting dalam identifikasi dan klasifikasikan tanaman, membantu memahami berbagai aspek ekologi tanaman dalam program pemuliaan tanaman serta adaptasi struktural tanaman jewawut terhadap lingkungannya
UJI FISIK PELET AYAM PETELUR DENGAN SUBSTITUSI KONSENTRAT KOMERSIAL DAN MAGGOT BSF SEGAR
Pakan ternak merupakan faktor utama dalam meningkatkan produksi ternak, namun pakan komersial memiliki harga yang mahal dan mudah mengalami perubahan. Oleh karena itu, penting untuk mencari alternatif pakan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan insekta seperti Black Soldier Fly (BSF). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik pelet dengan menggunakan frekuensi penggunaan maggot segar dan konsentrat komersial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Variabel yang diamati meliputi kualitas fisik pelet, termasuk kadar air, berat jenis, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, dan sudut tumpukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian maggot segar tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar air, berat jenis, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, dan sudut tumpukan pada semua tingkat pemberian. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa kualitas fisik pelet yang menggunakan maggot segar memiliki tingkat kualitas yang setara dengan pelet yang menggunakan konsentrat komersial
PRAKTIK JUAL BELI FASHION THRIFT DAN PERTANGGUNGJAWABANNYA PADA MEDIA SOSIAL
Jual beli merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh semua masyarakat. Dalam praktik jual beli fashion thrift di media sosial instagram yang dilakukan oleh penjual baju bekas dan pembeli yang dilakukan di media instagram memiliki resiko yang harus ditanggung. Karena jual beli tersebut pembeli tidak mengetahui langsung dan melihat langsung baju yang dijual, sehingga apabila terdapat kerusakan atau kecacatan yang di terima oleh pembeli yang mengakibatkan kerugian kepada salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai praktik jual beli baju bekas di media sosial instagram dalam pandangan fiqh mu’amalah dan bagaimana bentuk pertanggungjawaban jual beli baju bekas di media sosial menurut pandangan fiqh mu’amalah dan undang-undang perlindungan konsumen. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriftif analitik, lendekatan yang digunakan yaitu pendekatan normatif. Lokasi penelitian yang dilakukan pada toko online di instagram dengan klasifikasi jumlah pengikut diatas 1000 followers.Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa praktik jual beli baju bekas di media sosial instagram dalam pandangan fiqh mu’amalah telah sejalan dengan teori jual beli dan akad sala>m baik dari segi rukun dan syaratnya. Terkait bentuk pertanggungjawaban jual beli baju bekas dalam pandangan fiqh mu’amalah dan hukum perlindungan konsumen penulis menyimpulkan bahwa keseluruhannya telah sesuai dengan pertanggungjawaban berdasarkan fiqh mu’amalah dan undang-undang no.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.Kata Kunci: baju bekas, media sosial instagram, pertanggungjawaban
KONSEP KOSMOLOGI MASYARAKAT KAJANG DALAM BER-KEHIDUPAN DAN BER-ARSITEKTUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep kosmologi masyarakat kajang dalam menjalankan kehidupan dan ber-arsitektur. Mengingat Kawasan Adat Kajang Dalam atau Kawasan Adat Tanatoa Kajang merupakan salah satu lingkungan permukiman yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan sistem kepercayaan nenek moyang mereka dalam berkehidupan dan beraksitektur sehingga menghasilkan ruang-ruang yang tercipta didalam lingkungan hunian suku kajang yang syarat akan makna dan nilai spiritual. Melalui pendekatan penelitian fenomenologi yang didukung dengan kajian literatur, penelitian ini dikaji secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Adat Ammatoa masih memegang teguh sistem kepercayaan nenek moyang yaitu Patuntung yang pada prinsipnya terdapat dasar-dasar kepercayaan yang mereka imani dan percayai dalam hidupnya, yaitu : Percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Percaya terhadap “Ammatoa”, Percaya terhadap “Pasang”, Percaya terhadap hari kemudian, dan Percaya terhadap Takdir. Sistem kepercayaan tersebut berkaitan dengan konsep kosmologi yang bermula dari pengetahuan bahwa alam semesta memegang kunci menuju keabadian jiwa manusia. Pandangan ini melihat kosmos yang sarat akan makna dan tujuan. Kosmos memiliki syarat mutlak dengan Pencipta Agung, yaitu Tuhan. Sedangkan ruang yang terbentuk, baik berupa tata ruang permukiman maupun hunian merupakan perwujudan konsep kosmologi / pemahaman mengenai dunia yang ada pada system of belief masyarakat. Ide-ide abstrak mengenai ruang (bahwa dunia memiliki pusat – salah satu pembentuk ruang) diwujudkan dalam symbol artefak (fisik) yang lantas menjadi pusat pula bagi permukiman masyarakat. Sistem kepercayaan masyarakat kajang juga mengatur interaksi sosial. Konsep meta-empirik ini mewujud dalam ruang fisik arsitektur mereka