E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
Perbedaan Perilaku Masyarakat Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Tentang Penanganan Sampah Rumah Tangga
Permasalahan persampahan yang sudah mengemuka secara nasional, secara umum didominasi oleh wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sehingga dampaknya terhadap pencemaran lingkungan sangat urgensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan perilaku masyarakat sebelum dan sesudah penyuluhan tentang penanganan sampah rumah tangga di lingkungan jambu tua.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan menggunakan metode pretest dan posttest berjumlah 31 masyarakat yang dipilih melalui Simple Random Sampling dari 315 masyarakat jambu tua.Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan perilaku meningkat dari rata-rata 63.67 sebelum penyuluhan,sesudah penyuluhan dengan nilai rata-rata 68.64 dan sikap meningkat dari rata-rata 63.80 sebelum penyuluhan dengan rata-rata 65.87. Tindakan sebelum penyuluhan dengan nilai rata-rata 66.25 dan sesudah penyuluhan den dengan rata-rata 69.03. Berdasarkan hasil uji perbedaan perilaku penanganan sampah rumah tangga sebelum dan sesudah penyuluhan dengan nilai p.value 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini ada terdapat perbedaan perilaku penangan sampah rumah tangga sebelum dan sesudah penyuluhan. Bagi Masyarakat agar lebih giat dalam melakukan penanganan sampah.
Sistem Informasi Pelayanan Puskesmas Keliling Pada Puskesmas Kecamatan Tinambung Berbasis Website
Puskesmas adalah suatu upaya yang menyelenggarakan dan mengutamakan kesehatan masyarakat pada tahapan yang utama. Dalam upaya kesehatan baik dari preventive, promotive, kurative dan rehabilitative. Dari sistem kesehatan masyarakat harus terus dilakukan perkembangan agar kesehatan masyarakat dapat lebih ditingkatkan lagi, dengan cara melakukan gerakan puskesmas keliling. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Informasi Pelayanan Puskesmas Keliling pada Puskesmas Kecamatan Tinambung berbasis Website. Metode yang digunakan yaitu dengan metode pengamatan langsung, wawancara dan kepustakaan. Oleh karena itu diperlukan suatu aplikasi berupa website yang bisa mendukung dan memecahkan masalah tersebut. Hasil penelitian ini adalah adanya sebuah sistem informasi kesehatan yang dapat membantu dalam penyelesaian masalah khususnya pada pengolahan data pegawai, data pasien, pendaftaran pasien,dan pengeluaran obat dan mengolah data serta memberikan informasi yang lebih efektif dan efisien tentang pelayanan puskesmas keliling. Kata Kunci : Sistem Informasi, Pelayanan, PHP, Websit
PERAN BAGIAN ORGANISASI DAN TATA LAKSANA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MAMASA DALAM MENINGKATKAN BUDAYA KERJA DI SEKRETARIAT DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN MAMASA
Penelitian ini di laksanakan Di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa Dalam Meningkatkan Budaya Kerja Di Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Mamasa, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran bagian organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa dalam hal meningkatkan budaya kerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa. Metode penelitian ini adalalah penelitian deskriptif dengan dengan pendekatan kualitatif Pendekatan deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendiskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data di lakukan dengan teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Penelitian menggunakan trialisasi sumber untuk mengecek keabsahan penelitian. Analisis ini menggunakan tiga komponen yang terdiri data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa Dalam Meningkatkan Budaya Kerja Di Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Mamasa Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian baik dari disiplin kerja, profesionalisme, inivatif, pelayanan, dan sinergitas suda sangat baik yang dimana para pegawai sangat disiplin dalam melakukan pekerjaan dan mereka juga sangat profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan standar kompetensi jabatan
TRADISI ANYORONG LOPPI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MASYARAKAT PESISIR DI KECAMATAN BONTOTIRO KABUPATEN BULUKUMBA
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara dan pengamatan serta terliba langsung dalam tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Anyorong Loppi dalam pembentukan karakter bagi masyarakat pesisir di kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba. Karakter amat sangat penting, terkhusus dalam pembentukan pribadi seseorang agar bermoral, berakhlak mulia, tanggung jawab dan berprilaku baik.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif. Subjek penelitian adalah masyarakat seperti remaja, masyarakat, pemuda, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Makna Simbolik Tradisi Anyorong Loppi bagi masyarakat, (2)Pelaksanaan Tradisi Anyorong Loppi bagi Masyarakat, (3)Nila-niai Tradisi Anyorong lopi dalam pembentukan karakter Masyarakat Pesisir di kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba Pembentukan karakter pada Anyorong Loppi terdiri dari: Nilai religius, nilai sosial, nilai toleransi dan nilai gotong royong. Proses pengembangan karakter pada masyarakat adanya kebersamaan, perkumpullan sehingga adanya interaksi.(4) Demikian pula, Adapun yang menjadi faktor determinan yang mempengaruhi terjadinya pembentukan karakter masyarakat dalam Tradisi Anyorong Loppi seperti factor letak geografis dan faktor keluarga
MALAQBI; MEMBENTUK GENERASI RELIGIOS YANG CINTA ALQUR’AN MELALUI BELAJAR ILMU TAJWID DI DESA NAPO
Kesulitan dalam membaca Alqur’an dengan fasih, tepat dan benar masih sering dihadapi oleh masyarakat, terutama di Indonesia. Seperti halnya pada salah satu wilayah Indonesia yaitu di Desa Napo masih perlu pembinaan dari segi Ilmu Tajwid. Pemahaman tajwid merupakan hal yang sangat penting dalam membaca Alquran, karena merupakan salah satu ilmu yang wajib diketahui oleh setiap muslim. Tujuan adanya pendalaman ilmu tajwid adalah agar supaya seluruh ummat Islam bisa membaca Alqur’an dengan fasih dan sesuai dengan bacaan yang diajarkan Rasulullah saw. dan para sahabatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di Masjid Al Huda, Desa Napo. Tahap pertama adalah pelatihan tajwid yang dilaksanakan pada hari pertama dan kedua diikuti dengan lomba dan buka bersama pada hari ketiga. Setiap tahapan dilaksanakan dengan baik dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak Desa Napo dengan rentang usia 7-15 tahun yang berjumlah 34 orang anak. Dimana kegiatan ini bertujuan untuk mendukung generasi Religious untuk mencintai Alquran melalui pendalam belajar ilmu tajwid. Peserta kegiatan tampak antusias dan aktif dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan. Malaqbi telah memberikan dampak yang signifikan bagi peserta dan masyarakat secara keseluruhan. Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, pemahaman agama, serta penguatan persaudaraan merupakan capaian yang membanggakan. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah memperluas jangkauan kegiatan agar lebih banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat yang sama. Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pelatihan juga dapat menjadi alternatif untuk mencapai lebih banyak peserta
EDUKASI PEMANFAATAN POTENSI PANGAN LOKAL SULAWESI BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI MAN 1 POLEWALI MANDAR
Pangan lokal adalah pangan yang diproduksi dalam jarak dekat dari tempat konsumsinya, dan dibudidaya oleh masyarakat setempat. Gerakan pangan lokal bertujuan untuk menghubungkan produsen (petani lokal) dan konsumen pangan yang berada pada wilayah geografis terbatas atau berada pada wilayah yang sama, termasuk pangan lokal yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber belajar biologi bagi siswa-siswi MAN 1 Polewali Mandar. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) menggunakan metode edukasi terkait pemanfaatan pangan lokal menjadi pangan potensial. Kegiatan ini dihadiri siswa-siswi kelas XI MAN 1 Polewali Mandar yang berasal dari jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan mengedukasi potensi pangan lokal, manfaatnya bagi kesehatan, dan lingkungan, serta mengenalkan jenis-jenis produk olahan pangan lokal di Sulawesi Barat. Selanjutnya, dengan mengikutsertakan seluruh peserta dalam pemberian contoh produk olahan pangan potensial. Selain itu, produk pangan lokal dapat diolah menjadi produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Hasil evaluasi diperoleh bahwa kegiatan PKM memberikan pemahaman baru yang menarik kepada peserta terkait potensi pangan lokal. Sebanyak 81,26% peserta menyatakan sangat setuju terhadap kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan. Sebanyak 89,7% peserta juga mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian menambah pemahaman peserta terkait manfaat pangan lokal bagi kesehatan, lingkungan, dan masyarakat. Selain itu, sebanyak 83,67% peserta mengungkapkan bahwa kegiatan PKM yang dilakukan dapat dijadikan sebagai sumber belajar biologi bagi siswa-siswi yang ada di MAN 1 Polewali Mandar.
SOSIALISASI APLIKASI KESEHATAN HARIAN BAGI TUNANETRA DI YAPTI MAKASSAR
Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YAPTI) di Makassar ini bertujuan untuk mensosialisasikan aplikasi netra sehat untuk memberikan pemahaman kepada sahabat Tunanetra. Aplikasi yang dikembangkan ini sekaligus menjadi media promosi Kesehatan khususnya bagi penderita disabilitas. Penggunaan teknologi seperti gawai berbasis teknologi pengenalan suara juga sudah lama digunakan oleh sahabat tunanetra yang ada di Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YAPTI). Oleh karena itu, melalui aplikasi ini, diharapkan adanya kemudahan penyampaian informasi Kesehatan bagi mereka. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan dua tahapan yaitu identifikasi kebutuhan pengguna dan sosialisasi aplikasi promosi Kesehatan pada perangkat mobile berbasis Android. Bentuk sosialiasi dalam kegiatan ini dengan berbagi wawasan terkait penggunaan aplikasi dan sekaligus menjadi ajang berbagi pengetahun tentang riset yang dilakukan pada Departemen Teknik Elektro dan Departemen Teknik Informatika Universitas Hasanuddin. Berdasarkan hasil sosialisasi yang dilakukan, pengguna dalam hal ini penyandang tunanetra merasa puas dengan aplikasi yang dikembangkan
PENGEMBANGAN HOME INDUSTRI MINYAK MANDAR MELALUI INOVASI TEKHNOLOGI PENGOLAHAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DI DESA MOMBI
Pemberdayaan inovasi teknologi usaha masyarakat, merupakan bagian pembangunan ekonomi desa dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan usaha dibidang pengolahan hasil pertanian. Tentang inovasi pengolahan kelapa dalam menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Dipilihnya pelatihan pengolahan minyak Virgin Coconut Oil (VCO), dengan pertimbangan kelompok usaha rumah tangga (home industry) minyak tradisional mandar bisa meningkatkan nilai tambah produknya, dari proses pengolahan minyak Mandar yang tradisional. Mengolah dengan cara fermentasi atau pemancingan bakteri probiotik untuk menghasilkan minyak Virgin Coconut Oil (VCO), dan Blondo dari proses fermentasi menjadi bahan untuk menghasilkan minyak Mandar (minyak tradisional). Proses pengolahan dengan cara fermentasi ini, menggunakan bahan baku yang sama untuk mendapatkan dua jenis produk yang berbeda. Dengan asumsi, ibu-ibu pengolah usaha rumah tangga minyak (home industry) Mandar dapat menambah pendapatan dari produk olahan minyak Virgin Coconut Oil (VCO), tanpa meninggalkan usaha pengolahan minyak Mandar yang sudah lama dikembangkan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN CINDERAMATA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA PAPPANDANGAN
Pendampingan dalam pembuatan cinderamata merupakan aspek kunci dalam pengembangan desa wisata, khususnya di Desa Pappandangan. Desa Pappandangan memiliki potensi wisata yang beragam, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendampingan dalam pembuatan cinderamata sebagai bagian dari strategi pengembangan desa wisata. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan dalam pembuatan cinderamata yang terbuat dari rotan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan desa wisata di Desa Pappandangan. Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dalam pembuatan cinderamata, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk, pemasaran, dan daya tarik wisata. Selain itu, pendampingan juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses pengembangan desa wisata, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal, dan memperkuat ikatan sosial antarwarga. Diharapkan hasil pelatihan ini dapat menjadi sumbangan bagi pengembangan desa wisata secara berkelanjutan di Indonesia
ANALISIS KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA TERHADAP PENINGKATAN USAHA RUMAH TANGGA PETANI (HOME INDUSTRI) DIDESA LAPEO KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Sinar, Penelitian Analisis Kinerja Badan Usaha Milik Desa Terhadap Peningkatan Usaha Rumah Tangga Petani (Home Industri) Di Desa Lapeo Kecamatan Campalagian Dibawah Bimbingan Arman Yaman Pagala dan Ir Andi Baso.Badan Usaha Milik Desa adalah Lembaga usaha desa yang dikelolah oleh Masyarakat dan pemerintah desa dalam Upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Hal tersebut berarti pembentukan Badan Usaha Milik Desa didasarkan pada kebutuhan, potensi dan kapasitas desa, sebagai Upaya peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dari berbagai literatur seperti buku-buku, artikel, serta jurnal. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa BUMDes lapeo merupakan BUMDes yang baik dalam menemukenali apa yang menjadi kebutuhan masyarakat serta pemanfaat. Pegawai BUMDes Lapeo juga telah melakukan pekerjaannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pemanfaat sesuai dengan apa yang menjadi tugasnya