E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
SISTEM INFORMASI PEMETAAN GIZI BURUK DI KECAMATAN MALUNDA BERBASIS GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)
Gizi buruk pada balita merupakan masalah serius dalam bidang kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem informasi yang dapat memetakan lokasi dan sebaran kasus gizi buruk secara efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan Sistem Informasi Pemetaan Gizi Buruk di Kecamatan Malunda berbasis Geographic Information System (GIS). Metode pengembangan sistem informasi Fase analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian termasuk di dalamnya. Sistem komputerisasi ini menggunakan GIS sebagai platform utama untuk memetakan lokasi kasus gizi buruk. Pada sistem ini, data kasus gizi buruk yang terintegrasi dengan data geografis digunakan untuk membuat pemetaan yang visual dan informatif. Sistem informasi ini memiliki beberapa fitur penting, termasuk pendaftaran pengguna, autentikasi, pemetaan lokasi kasus gizi buruk, pengelolaan data jenis gizi, pengelolaan data desa, serta input data gizi. Pengguna sistem terdiri dari administrator dan pengguna umum. Administrator memiliki akses ke semua fitur sistem, sementara pengguna umum memiliki akses terbatas untuk melihat pemetaan dan informasi terkait gizi buruk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Informasi Pemetaan Gizi Buruk di Kecamatan Malunda berbasis GIS dapat membantu petugas kesehatan dan pihak terkait dalam mengidentifikasi wilayah dengan kasus gizi buruk yang tinggi, mempercepat respon dan intervensi yang tepat, serta meningkatkan pemantauan dan evaluasi program penanggulangan gizi buruk
DESAIN EKSTERIOR PADA TK ISLAM NAHDHATUL ULAMA PALANGKA RAYA
Kegiatan ini merupakan pengabdian pada masyarakat dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palangka Raya yang berlansung di TK Islam Nahdhatul Ulama, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pada kondisi sekarang ini keadaan bangunan di TK Islam Nahdhatul Ulama sudah cukup baik namun lingkungan yang cukup luas tidak dimanfaatkan untuk membuat permaianan. Guru mengusulkan untuk merenovasi lingkungan diluar luar ruangan untuk menambahkan beberapa permainan bagi anak-anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu guru untuk melakukan renovasi diluar ruangan sebagai acuan pengembangan stimulasi pada anak. Tahapan metode yang digunakan adalah dengan pengumpulan data yang meliputi bedah kelas, perilaku pengguna dan aktivitas serta jenis-jenis perabot yang mendukung. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 1 bulan. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah desain eksterior dengan membuat beberapa permainan pada lingkungan diluar ruangan kelas.
Analisis Alokasi Waktu Terhadap Tingkat Pendapatan Petani Padi Yang Menggunakan Mekanisasi Pertanian di Desa Sugihwaras Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar
Sektor pertanian merupakan proses pembangunan produksi pertanian untuk meningkatkan usaha pertanian utuk dapat meningkatkan tingkat pendapatan serta produktuvitas. HOK atau Hari orang kerja adalah satuan tenaga kerja yang digunakan biasanya dalam menghitung analisis usahatani atau farming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah waktu yang dialokasikan petani padi sawah dalam menjalankan usahataninya di Desa Sugihwaras Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis kuantitatif, deskriptif, dan rumus HOK. Jumlah HOK yang digunakan oleh petani dari pindah tanam sampai dengan panen adalah berbeda-beda dari 3 responden, yaitu responden pertama dengan luasan 1 Ha dengan jumlah HOK = 450 Jam, responden kedua dengan luasan lahan 1,2 Ha dengan jumlah HOK = 265 Jam, dan responden yang ketiga dena luasan 1,3 Ha dengan jumlah HOK = 761,25 Jam
Pengaruh Pemberian Kotoran Walet Dan Poc Kulit Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L)
Tanaman buncis merupakan salah satu sayuran sebagai sumber protein nabati yang termasuk famili leguminosae yang berbentuk perdu atau tegak, banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Terdapat interaksi pemberian pupuk kotoran burung walet dan POC kulit pisang yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis. Terdapat pemberian kotoran burung walet yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.Terdapat pemberian POC kulit pisang yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran burung walet dan POC kulit pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi petani dan pelaku usaha budidaya tanaman Buncis, serta dapat menjadi bahan acuan untuk penelitian selanjutnya demi meningkatkan dan hasil tanaman Buncis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan RAK dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu pupuk kotoran walet (W) yang terdiri dari tiga taraf yaitu :W1 : pupuk kotoran burung wallet 1,5 kilogram / plot W2 : Pupuk kotoran burung walet 3 kilogram / plot W3 : Pupuk kotoran burung walet 4,5 kilogram/ plot Faktor kedua yaitu penggunaan POC Kulit Pisang (K) yang terdiri Penelitian ini terdapat 9 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit penelitian dan setiap unit penelitian terdapat 9 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 108 tanaman. Kata Kunci : Poc kulit pisang, Produksi, Buncis
Pengaruh dosis dan interval pemupukan unsur hara makro phospor P (SP36) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max l.)
Kedelai merupakan salah satu bahan pangan terpenting ketiga di Indonesia setelah beras dan jagung. Kedelai berperan sebagai sumber protein nabati. Hal ini sangat penting dari segi peningkatan gizi manusia karena aman bagi kesehatan dan relatif murah dibandingkan dengan sumber protein hewani. Tanaman kedelai juga merupakan tanaman dengan konsumsi kalsium, kalium, natrium, besi dan fosfor tertinggi di Indonesia. Survei dilakukan di Desa Salubalo, Kecamatan Sumarolong, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan pertumbuhan dan produktivitas kedelai dengan pemberian unsur hara utama berupa fosfor (P). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu dosis dan interval. Elemen pertama adalah dosis, yang terdiri dari tiga tingkatan: masing-masing 4 gram, 6 gram dan 8 gram untuk dua aplikasi pertumbuhan. Elemen kedua adalah interval, yang terdiri dari tiga tahap: 2 minggu, 3 minggu, dan 4 minggu. Analisis statistik menunjukkan bahwa interaksi antara dosis pupuk fosfor tinggi (P) dan interval aplikasi nyata untuk parameter berikut: tinggi tanaman, waktu berbunga, jumlah cabang, jumlah polong isi, jumlah polong kosong dan biji. untuk tidak berpengaruh. Berat per 100 biji. Hasil penelitian dan analisis statistik menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: Interaksi antara takaran aplikasi dan selang waktu aplikasi pupuk P cukup baik dengan takaran aplikasi 3 gram saja untuk berat benih per 100 biji per tanaman. Tinggi tanaman, jumlah cabang, waktu berbunga, jumlah polong berisi dan jumlah polong hampa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan ini,dan interval waktu pemberian pupuk phosphor juga tidak terdapat pengaruh nyata
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN Azolla Microphylla TERHADAP MORFOMETRIK ITIK LOKAL PADA UMUR SATU BULAN
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian Azolla Microphylla terhadap itik lokal. Metode penelitian ini adalah menggunakan sistem perkandangan intensif dengan rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) denngan menggunakan 3 perlakuan dan 3 ulangan, dimana masing-masing perlakuan menggunakan 5 ekor itik yang berusia 1 bulan. Sehingga jumlah itik yang digunakan yaitu 60 ekor. Hasil dari penelitian ini adalah Diketahui bahwa dengan pemberian pakan Azolla microphylla tidak berpengaruh nyata terhadap parameter konsumsi pakan dan FCR tetapi berpengaruh sangat nyata pada parameter PBB (pertambahan bobot badan) harian dan PBB (pertambahan bobot badan) mingguan. Dengan persentase penambahan Azolla microphylla sebanyak 20% diketahui sangat berpengaruh nyata terhadap PBB (pertambahan bobot badan) harian dan PBB (pertambahan bobot badan) mingguan
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pemanfaatan Hasil Penjualan Chip Game Higgs Domino
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian Desa Sidorejo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Sumber data yaitu sumber data primer sumber data sekunder. Metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dan pengolahan data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian skripsi tinjauan hukum Islam terhadap pemanfaatan hasil penjualan chip game higgs domino studi kasus di Desa Sidorejo yaitu: praktik pemanfaatan hasil penjualan dalam chip game higgs domino di Desa Sidorejo digunakan sebagai tambahan penghasilan dengan rata-rata keuntungan dari penjualan chip game higgs domino sebesar Rp 5.000,-. Dimana langkah yang dilakukan untuk mengirim chip higgs domino ke pembeli dengan cara membuka aplikasi game higgs domino, pilih id login, masukkan ID/akun beserta password-nya dengan benar. Setelah itu, klik tombol "Tentukan" pilih menu "Kirim", masukkan ID pembeli. Selanjutnya, pilih jumlah chip yang ingin dikirimkan dan klik tombol "Kirim". Tinjauan hukum Islam terhadap pemanfaatan hasil penjualan chip dalam game online higgs domino yaitu jual beli chip higgs domino pada dasarnya diperbolehkan karena memenuhi rukun dan syarat. Namun, dari sudut pandang ekonomi Islam, hukum asli jual beli chip tersebut berubah karena tujuan dan cara memperoleh chip yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam, karena mengandung unsur maysir dan qimar yang melanggar maslahat maupun mafsadat.
MONITORING KONTROL MOTOR 3 FASA DENGAN VARIABLE SPEED DRIVE MENGGUNAKAN CX SUPERVISOR
Penelitian ini bertujuan membuat rancangan monitoring pengontrolan kecepatan motor 3 fasa dengan frekuensi speed drive menggunakan CX Supervisor. Metode yang digunakan dimulai dari studi kasus, studi pustaka, pembuatan hardware, pembuatan software, pengujian, pengambilan data dan analisa. Penelitian ini menghasilkan rancangan monitoring pengontrolan kecepatan motor 3 fasa dengan frekuensi speed drive menggunakan CX Supervisor. Hasil penlitian juga menjukkan bahwa selisih antara nilai D10 atau nilai memori A/D yang akan di set ke output analog PLC antara menu di CS Supervisor dan PLC adalah 0 persen. Selisih antara nilai tegangan terukur pada terminal output analog PLC (Vo) atau terminal tegangan DC input VSD pengubah frekuensi dengan nilai yang tampil di CX Supervisor adalah 2,17 persen. Selisih antara nilai frekuensi yang tampil di layar VSD dengan yang tampil di CX Supervisor adalah 0,24 persen
PEMBELAJARAN TERDEFERENSIASI PADA FASE PONDASI DI TK TUNAS RIMBA TANJUNG SELOR KALIMANTA UTARA
This research is based on attention to the management of learning in schools, especially the implementation of the independent curriculum at all levels of education. This research uses descriptive qualitative methods. Using data collection with observation, interview and documentation techniques. Based on the results of research in the form of interviews and direct observations of students' learning processes without using differentiated learning and using differentiated learning, it was found that this strategy was successful in increasing students' learning motivation at school. This was evident from the students who previously only silently observed when the teacher was explaining, began to actively ask questions and were enthusiastic about participating in the learning process in the classroom. Based on these findings, teachers need to have the skills to implement differentiated learning according to students' needs, create a pleasant learning atmosphere that is able to attract students' interest and focus, and of course design a more attractive room
SISTEM INFORMASI PENDATAAN PENERIMA BEASISWA KIP BERBASIS GEOGRAFIS
Sistem Informasi Pendataan Penerima Beasiswa KIP Berbasis Geografis merupakan sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah pendataan dan pemetaan penerima Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) secara efisien dan efektif. Beasiswa KIP adalah kurang mampu secara ekonomi. Dalam abstrak ini, kami menggarisbawahi implementasi teknologi geografis untuk memperkuat sistem pendataan penerima beasiswa KIP. Pendekatan berbasis geografis memungkinkan identifikasi dan pemetaan lokasi siswa penerima beasiswa, memungkinkan pengguna untuk dengan cepat melihat distribusi geografis penerima beasiswa serta menganalisis tren dan pola yang mungkin terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyajikan sebuah sistem yang memadukan keunggulan teknologi informasi dengan pemetaan geografis guna memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mudah diakses kepada pihak-pihak terkait, seperti pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum. Diharapkan dengan adanya sistem ini, proses pendataan dan pemetaan penerima beasiswa KIP dapat dilakukan dengan lebih akurat dan efisien, sehingga bantuan pendidikan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih besar dalam meningkatkan akses pendidikan bagi siswa kurang mampu di seluruh Indonesia