E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
ANALISIS KINERJA PETUGAS PROMOTIF DAN PREVENTIF DI PUSKESMAS TIPO DAN LERE KOTA PALU
Buruknya kinerja petugas disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, kepemimpinan, motivasi, kedisiplinan, insentif, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan kinerja promotif dan preventif pada pada tenaga kesehatan di Puskesmas Tipo dan Puskesmas Lere Kota Palu Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden diambil dengan teknik Proportional Random Sampling. Populasi sebanyak 62 orang dengan sampel sebanyak 54 orang. Variabel independen adalah kepemimpinan, motivasi, insentif, kedisiplinan dan lingkungan kerja dan variabel dependen adalah kinerja promotif dan preventif pada pada tenaga kesehatan. Hasil uji bivariat menggunakan fisher's exact dan multivariate menggunakan linear regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi diketahui hampir seluruh responden sebanyak 51 (94.4%) dalam kategori baik. Kedisiplinan diketahui hampir seluruh responden sebanyak 52 (96.3%) dalam kategori baik. Kepemimpinan Kepala Puskesmas diketahui hampir seluruh responden sebanyak 52 (96.3%) dalam kategori baik. Insentif diketahui hampir seluruh responden sebanyak 49 (90.7%) dalam kategori baik. Lingkungan kerja diketahui hampir seluruh responden sebanyak 50 (92.6%) dalam kategori baik. Kinerja diketahui hampir seluruh responden sebanyak 52 (96.3%) dalam kategori baik. Hasil analisa data menunjukan bahwa nilai R Square sebesar 0.505 (50,5%) sehingga variabel motivasi, kedisiplinan, kepemimpinan kepala puskesmas, insentif, lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja petugas promotif dan preventif pada tenaga kesehatan sebesar 50,5%, sedangkan sisanya (49,5%) dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa semakin baik peran kepala puskesmas, motivasi petugas, insentif, kedisiplinan dan lingkungan kerja maka kinerja petugas akan semakin baik.
GAMBARAN BEBAN KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA GURU SDN 009 TAPUA DIDESA BA'BA TAPUA KECAMATAN MATANGNGA
Kelelahan merupakan masalah umum dalam dunia kerja. Salah satunya adalah profesi yang melibatkan jasa manusia, seperti guru. Adapun dampak kelelahan pada guru SDN 009 Tapua di Desa Ba’ba Tapua diantaranya beberapa guru mengalami kelelahan kerja yang akibatkan oleh faktor umur dengan adanya tuntutan pekerjaan dengan perubahan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran beban kerja terhadap kelelahan kerja pada guru SDN 009 Tapua di Desa Ba’ba Tapua Kec. MatangngaJenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah SDN 009 Tapua. Sedangkan informan biasa terdiri dari 6 guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang disebabkan oleh umur karena perubahan kurikulum berubah dari tahun ke tahun, tidak terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang disebabkan oleh jenis kelamin, dan terdapat kelelahan kerja pada Guru SDN 009 Tapua yang di sebabkan oleh beban kerja fisik dan mental.Saran agar lebih melakukan istirahat yang cukup, membiasakan diri melakukan peregangan otot disela-sela pekerjaan, mengatur waktu mereka secara efektif dalam menyelesaikan pekerjaanny
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Rumput Laut Di Lingkungan Manmgeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar
Rumput Laut atau biasa disebut dengan alga adalah sebagian terbesar dari tumbuhan laut yang ada di Indonesia dan merupakan salah satu komoditi yang dapat ekspor yang memiliki nilai potensial untuk dikembangkan.Tujuan dari penelitian ini Yaitu menganalisis faktor pengaruh peningkatan produksi rumput laut di Lingkungan Mangeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini Menggunakan Sumber data primer dan sekunder dengan metode pengambilan data yaitu observasi,wawancara,kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu Regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian setelah melakukan pengujian secara parsial (Uji T) Variabel Modal (X1) dinyatakan berpengaruh terhadap produksi rumput laut , sedangkan Variabel Bibit (X2), dan Tenaga Kerja (X3) dinyatakan tidak terdapat pengaruh terhadap produksi rumput laut. Kemudian Pengujian secara Simultan (Uji F) dari ketiga variabel yakni Modal, Bibit, dan Tenaga Kerja dinyatakan berpengaruh secara simultan terhadap produksi rumput laut di Lingkungan Mangeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar dengan melihat nilai F hitung 8,928> F tabel 3,49 dan nilai Sig 0,003 < nilai toleransi 0,05. Berdasarkan nilaiAdjusted R Square sebesar 0,629 sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh variabel Modal, Bibit, dan Tenaga Kerja sebesar 62% terhadap Produksi rumput laut (Y) di Lingkungan Mangeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar.Kata Kunci : Modal, Bibit, Tenaga Kerja, Peningkatan Produksi Rumput Laut
DAMPAK FENOMENA ELNINO TERHADAP PRODUKSI TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L) DI DESA BUSSU KECAMATAN TAPANGO KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Fenomena El Niño adalah peristiwa alam yang dapat berdampak besar pada banyak hal, termasuk pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana El Niño mempengaruhi tanaman kakao dan bagaimana pengaruh El Niño terhadap produksi kakao di Desa Bussu, Kecamatan Tapango. Penelitian ini menggunakan observasi lapangan, koesioner, wawancara dengan responden, dan data persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena El Nino memiliki dampak yang signifikan terhadap produksi tanaman kakao di Desa Bussu. Selama periode El Nino, terjadi peningkatan suhu dan pengurangan curah hujan yang signifikan, yang menyebabkan kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan untuk pertumbuhan dan produksi tanaman kakao. Selain itu, fenomena El Nino juga berdampak negatif terhadap kualitas buah kakao.Proses pembungaan dan perkembangan buah kakao dapat dipengaruhi oleh perubahan suhu dan kelembaban udara. Akibatnya, buah kakao yang dihasilkan cenderung berkualitas rendah. Penelitian ini dapat membantu pemerintah dan petani terkait membuat strategi mitigasi dan adaptasi untuk mengurangi dampak El Niño terhadap pertanian kakao di Desa Bussu, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar. Keywords: Fenomena El Nino, Produksi Kakao, Kekeringa
Uji efektivitas buah pepaya tua sebagai Rodentisida nabati pada berbagai varietas tanaman padi ( orzya sativa L
Penelitian ini dilaksanakan di desa Tumpiling kecamatan Wonomulyo kabupaten Polewali Mandar provinsi Sulawesi Barat berlangsung pada bulan Februari 2023 sampai Mei 2023, bertujuan untuk mengetahui uji efektivitas buah pepaya tua sebagai rodentisida nabati pada berbagai varietas Tanaman padi (oryza sativa .L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 taraf perlakuan yaitu R01 = varietas Inpari, R02 =varietas mikongga, R03 = varietas ceherang, R1 = varietas mekongga + rodentisida ekstrak buah pepaya, R2 = varietas mekongga + rodentisida air rendaman buah pepaya, R3 = varietas inpari 32 + rodentisida ekstrak buah pepaya, R4 = varietas inpari 32 + rodentisida air rendaman buah pepaya , R5 = varietas ciherang + rodentisida ekstrak buah pepaya, R6 = varietas ciherang + rodentisida air rendaman buah pepaya. Hasil pengamatan menunjukkan varietas ciherang + rodentisida air rendaman buah pepaya (R6) menunjukkan pengaruh nilai tertinggi pada jumlah anakan, jumlah rumpun, jumlah anakan produktif, jumlah malai terserang, parameter tingkat serangan hama tikus, jumlah gabah per rumpun dan berat 1000 biji
MANAJEMEN KOMUNIKASI MEDIA DIGITAL DI PERGURUAN TINGGI SWASTA WILAYAH NON-PERKOTAAN (STUDI KASUS PTS DI SULAWESI BARAT)
The research aims to analyze the management of digital communication media used in private university organizations (PTS) with a case study of PTS in West Sulawesi, and evaluate the types of digital communication media used. This research was conducted on a sample of three campuses in West Sulawesi Province. This research is qualitative with a case study approach, with the paradigm used is the constructivism paradigm. The sample was analyzed using question construction data based on the research variables raised, so that the perceptions of the organizational team consisting of structural officials, lecturers, and students were collected. The results of this study reveal that the application of communication media in the digital era is closely related to management patterns that include planning, implementation, control, and evaluation stages with a multi-channel communication approach. Digital media such as instant messaging applications, webinar platforms, and social media play an important role in supporting interaction and collaboration between students, lecturers, and university leaders in various academic and administrative aspects. The use of these various communication channels successfully supports information distribution, coordination, exchange of views, and expression of feelings to achieve organizational goals. Although guidelines and policies still need to be improved, the positive impact of digital media in education, research, and community service, especially during the pandemic, is clear, and can even resolve internal conflicts
Gambaran kadar bakteri colifrom pada uwai sau didesa buku kecamatan mapilli
AbstrakUwai sau merupakan salah satu air yang sering digunakan oleh masyarakat Mapilli dan air ini dikomsumsi secara langsung oleh masyarakat. Sumur gali/Uwai sau dibuat dengan cara menggali tanah atau pasir sampai mendapatkan lapisan air dengan kedalaman tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan bakteri Coliform pada air sumur gali/Uwai sau yang jaraknya kurang 10-meter dari sungai. Populasi dalam penelitian yaitu 3 titik sumur gali dan sampel adalah sumur gali yang jaraknya kurang dari 10 meter. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah pada tanggal 9-10 juni 2022 dengan melakukan uji bakteriologis dengan metode MPN yaitu Uji Penduga dengan hasil adanya kekeruhan dan gas pada tabung durham, Hasil penelitian menunjukkan dari 3 sampel air sumur gali semuanya positif tercemar bakteri Coliform. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan salah satu pendekatan yaitu pendekatan cross sectional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa dengan melihat nilai MPN pada batas cemaran air sumur gali yang jaraknya kurang 10-meter maka hasil dari penelitian tersebut adalah 3 sampel yang melampaui batas cemaran bakteri.Kata kunci: Bakteri Colifrom, Uwai Sa
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 25-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUTAR
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi kontrol (case control study). Penelitian Kasus Kontrol dengan Kontrol Subyek-Subyek yang Merupakan Kasus (Kasus adalah Subyek dengan Karakter Efek Positif), Secara Retrospektif diikuti ada tidaknya faktor risiko (penyebab) yang di duga berperan. Faktor-faktor yang secara bersama-sama terbukti mempunyai hubungan dengan kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Tutar yaitu Riwayat Pemberian ASI (P value = 0,035 dan OR=0.444), Pendidikan Ibu (P=0,000 dan OR=0,025), Pendidikan Ayah (P=0,000 dan OR=0,064), Pekerjaan Ibu (P=0,000 dan OR=0,129), Pekerjaan Ayah (P=0,003 dan OR=0,458), Pendapatan Orang Tua (0,028 dan OR=2,420), Penyakit Diare (P=0,000 dan OR=6,417), Penyakit ISPA (P=0,001 dan OR=3,656). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian Stunting yaitu Jumlah Anggota Keluarga (P=0,111 dan OR=1,883).Pekerjaan ibu, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan orang tua, penyakit diare dan penyakit ISPA, jumlah anggota keluarga, dan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian stunting, adalah variabel kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, sarannya adalah diberikan Pendidkan dan pelatihan khusus bagi petugas kesehatan dan kader posyandu dalam melakukan pengukuran antropometri secara benar, sehingga diakan hasil dari status gizi balita yang valid
ANALISIS PEMETAAN KERUSAKAN JALAN KABUPATEN SORONG DENGAN METODE SDI (SURFACE DISTRESS INDEX)
Dalam menentukan kerusakan jalan dibutuhkan pemeriksaan kinerja fungsional jalan dengan menggunakan metode yang dikeluarkan oleh Bina Marga, metode ini adalah sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan dengan pengamatan visual dan dapat digunakan sebagai acuan dalam usaha pemeliharaan SDI (Surface Distress Index). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan berdasarkan metode SDI (Surface Distress Index). Dari hasil penelitian diperoleh adalah kondisi jalan yang baik yaitu 6,3 km pada arah normal dan 4,2 km pada arah opposite, kondisi jalan sedang yaitu 2,9 km pada arah normal dan 700 m pada arah opposite, kondisi jalan rusak ringan yaitu 400 m pada arah normal dan 100 m pada arah opposite, kondisi jalan rusak berat 700 m pada arah normal dan 0 m pada arah opposite dan jalan cor beton sepanjang 700 m. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari tingkat kerusakan jalan yang menggabungkan antara ruas jalan arah normal dan ruas jalan arah opposite Kabupaten Sorong dari Tugu Pawbili s/d SP2 Sta 0+000 – 11+000 yang menjadi objek penelitian terdapat 4 jenis kondisi jalan berdasarkan metode SDI (Surface Distress Index) yaitu kondisi baik sebesar 66%, kondisi sedang 23%, kondisi rusak ringan sebesar 3%, kondisi rusak berat sebesar 4% dan jalan cor beton sebesar 4%
Hubungan Kebiasaan Makan dan Tingkat Stres dengan Status Gizi Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Mahasiawa Fakuktas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
AbstractTabita Bimban "The Relationship between Eating Habits and Stress Levels with Nutritional Status Based on the Body Mass Index of Students of the Faculty of Public Health, Al Asyariah Mandar University". (Under the guidance of Mrs. St. Sohorah, SKM, MPH and Mrs. Afriani, S, Gz, M.Kes).The purpose of the study was to determine eating habits, stress levels and their influence on the nutritional status of students of the Faculty of Public Health, Al Asyariah Mandar UniversityThe survey research method uses one approach, namely the cross sectional approach. The number of samples is 70 people with a total sampling technique of determining the sample. The research instrument used was a questionnaire (questionnaire) and anthropometric measurements of height (TB) and weight (BB). Data analysis used chi-square test analysis (Crosstab).Results There is no significant relationship between eating habits and nutritional status of students of the Faculty of Public Health, University of Al Asyariah Mandar because p value = 0.544 > = 0.05, there is no significant relationship between Stress Levels and nutritional status of Students of the Faculty of Public Health, University of Al Asyariah Mandar because p value = 0.430 > = 0.05.Keywords: Eating Habits, Stress Levels, Nutritional Status AbstrakTabita Bimban “Hubungan Kebiasaan Makan dan Tingkat Stres dengan Status Gizi Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar”. (Dibawah bimbingan Ibu St. Sohorah, SKM, MPH dan Ibu Afriani, S, Gz, M. Kes). Tujuan penelitian yaitu diketahui kebiasaan makan, tingkat stres dan pengaruhnya terhadap status gizi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar Metode penelitian survey dengan menggunakan satu pendekatan yaitu, pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yaitu 70 orang dengan penetuan sampel secara tehnik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner (angket) dan alat ukur antropometri tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Data dianalisis menggunakan analisis uji chi-square (Crosstab). Hasil Tidak ada hubungan signifikan antara kebiasaan makan dengan status gizi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar karena p value = 0,544 > =0,05, tidak ada hubungan signifikan antara Tingkat Stres dengan status gizi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar karena p value = 0,430 > =0,05.Kata kunci : Kebiasaan Makan, Tingkat Stres, Status Giz