EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
Not a member yet
    9768 research outputs found

    Peningkatan Keterampilan Literasi Lisan Bahasa Inggris Guru-Guru Multilingual Melalui Pelatihan Daily English Conversation in Real Life

    No full text
    English language skills in bilingual schools are critical. Teachers must teach students and help them communicate orally and in writing. This phenomenon is also seen in SD Tahfizhul Quran As-Sukarti Salatiga. Teachers must have good English communication skills since the school cooperates with NGOs from abroad. Currently, the number of human resources proficient in English is limited because only two teachers are proficient, and the others are not. The ability of teachers who can speak English varies, with most non-English teachers wanting to learn but lacking the confidence to speak. Although the school holds English courses every day, the lack of teachers' ability to communicate actively is still an issue. Two main problems were found from observations and interviews: the communication skills needed to support the bilingual classroom program and the lack of communication training for teachers. To overcome the problems at SD Tahfizul Quran As-Sukarti Salatiga, the service team created a program to improve real-life daily English communication skills for teachers at the school. The methods used in this training are lecture and discussion, practice, and role-play. Based on observations and questionnaires distributed after the training activities, teachers gave positive responses. They said this English training activity is essential for teachers to improve their competence and confidence. They also hoped there would be a sustainable program such as training that focuses on adding listening, speaking, and vocabulary skills

    Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Mengoptimalkan Penjualan Pada UMKM

    No full text
    The rapid development of digital technology has significantly impacted various sectors, including micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, the lack of knowledge and skills in accessing and utilizing digital technology has made MSME entrepreneurs in Kedungsegog Village struggle to compete in an increasingly competitive market. As a result, they often miss opportunities to optimize sales and grow their businesses. Therefore, this community service activity aims to enhance MSME entrepreneurs' understanding of digital technology utilization in marketing strategies and business operations. The activity was conducted through direct (offline) socialization, including material presentations and interactive discussions. The results show an increased understanding among MSME entrepreneurs regarding the importance of digital technology in supporting their businesses, particularly in marketing, operational efficiency, and information access. Additionally, MSME entrepreneurs have shown motivation to optimize customer service and expand their market reach to the regional level. To ensure the sustainability of this initiative's impact, follow-up mentoring programs are needed so that the adoption of digital technology can be consistently and optimally implemented in their business management

    Edukasi Pendidikan Karakter “Cinta Lingkungan” Melalui Pemanfaatan Gelas Plastik Sebagai Media Penanaman Bawang Merah

    No full text
    The character education of "love of environment" can be instilled early in elementary school children. One of the efforts is through a plastic cup waste management program as a pot for planting shallots. This educational program was implemented at Madrasah Ibtidaiyah Al Hadi II, Bangunjiwo, Bantul in December 2023 using the participatory method. This activity aims to educate primary school students to have the character of "love of environment" by using plastic cup waste as a medium for planting shallots. The series of program implementation activities consisted of 3 stages, specifically material counseling, practice of planting shallots in plastic cups, and evaluation of the understanding of the educational program provided. Through this service activity, a positive impact was achieved for the students by providing valuable experience in the form of: (1) most of the participants seemed to have an increased awareness of the importance of preserving the environment and could be applied in students' daily lives; (2) 90% of the participants actively participated in the program and there were results in the formation of a positive character "love for the environment" among elementary school students; (3) there was an increase in students' understanding in the use of used goods as planting media both in the school environment and the surrounding environmen

    Edukasi Pangan Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan “Rolade Ikan Kembung” Sebagai Alternatif Menurunkan Kejadian Stunting Di Desa Bajo

    No full text
    Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Boalemo, yang mencatat angka prevalensi sebesar 16% pada tahun 2024. Desa Bajo merupakan salah satu desa dengan prefalensi tinggi. Selain itu desa ini mengalami tantangan dalam hal akses terhadap pangan bergizi, rendahnya pemahaman mengenai gizi, serta pola konsumsi makanan pokok yang kurang bervariasi. Padahal, desa ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, terutama ikan kembung. Namun, pemanfaatan ikan tersebut sebagai sumber protein belum dilakukan secara maksimal. Untuk menjawab tantangan ini, program ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan rolade ikan kembung sebagai alternatif pangan bergizi. Rolade dipilih karena mudah dibuat, praktis, disukai anak-anak, serta memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh di wilayah pesisir. Metode pengabdian ini melalui pendekatan partisipatif, dimana melibatkan para ibu rumah tangga dalam sesi edukasi dan praktik langsung pembuatan rolade. Kegiatan diawali dengan uji coba resep, penyampaian materi edukatif, serta demonstrasi pengolahan rolade. Evaluasi dilakukan lewat diskusi guna mengukur pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelaksanaan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan serta kesadaran ibu-ibu terhadap pentingnya konsumsi protein hewani lokal. Antusiasme peserta tercermin dari keterlibatan aktif saat demonstrasi serta penerapan resep di rumah masing-masing. Diharapkan, program ini dapat mendukung upaya penurunan angka stunting melalui diversifikasi pangan berbasis ikan lokal secara berkelanjuta

    Pelatihan Pembuatan Cookies Daun Kelor dengan Substitusi Tepung Kacang Hijau: Solusi Kreatif Pencegahan Stunting

    No full text
    Stunting adalah kondisi balita dengan tinggi badan tidak sesuai umur. Pada 2024, prevalensi stunting di Provinsi Gorontalo sebesar 18,7%, di Kabupaten Boalemo 6,3%, dan di Desa Polohungo tercatat 6 kasus pada 2023. Pemerintah terus berupaya menurunkannya, antara lain melalui fortifikasi makanan lokal seperti daun kelor dan tepung kacang hijau. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Polohungo dalam mengolah bahan pangan lokal bergizi tinggi menjadi produk makanan fungsional berupa cookies sebagai upaya pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis kearifan lokal. Sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Polohungo. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan demonstrasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Polohungo Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo dari 1 Juli – 19 Agustus 2025, dengan jumlah peserta sebanyak 21 mahasiswa. Evaluasi kegiatan didasarkan hasil pre-test dan post-test menggunakan pendekatan one group pre-test post-test. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan, dimana nilai rata-rata saat pre-test adalah 65,75 dan meningkat menjadi 90,50 saat post-test. Nilai maksimal juga meningkat dari 70 menjadi 100. Masyarakat sudah mampu dalam membuat produk cookies daun kelor dalam skala rumah tangga

    Program Edukasi “Obat Bukan Permen” untuk Meningkatkan Pemahaman Mengenai Obat pada Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Anak-anak sering kali mengalami kesulitan dalam membedakan antara obat dan permen karena adanya kemiripan bentuk, warna, dan kemasan yang menarik. Ketidaktahuan ini dapat menimbulkan risiko penyalahgunaan obat, terutama pada kelompok usia sekolah dasar yang masih berada dalam tahap perkembangan kognitif awal. Rendahnya literasi obat pada anak-anak menjadi perhatian serius karena dapat menyebabkan konsumsi obat yang tidak sesuai dan berpotensi menimbulkan efek samping yang berbahaya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang perbedaan antara obat dan permen serta menanamkan sikap bijak dalam menggunakan obat. Kegiatan dilaksanakan di SD Inpres Maccini Baru Kota Makassar dengan peserta sebanyak 30 siswa kelas V. Edukasi dilakukan melalui metode penyuluhan interaktif yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan kognitif siswa, disampaikan oleh dua orang pemateri dengan dukungan visual dan komunikasi dua arah. Untuk menilai efektivitas kegiatan, dilakukan evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai sebesar 83,66, sedangkan hasil posttest meningkat menjadi 88,33. Seluruh peserta menunjukkan peningkatan atau stabil pada tingkat pemahaman tinggi. Peningkatan skor ini menunjukkan keberhasilan pendekatan edukatif yang diterapkan dalam penyuluhan. Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab, pemberian doorprize untuk siswa yang aktif, serta pemberian cenderamata kepada pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi. Penyuluhan ini tidak hanya meningkatkan literasi obat siswa, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan obat yang aman sejak dini. Ke depan, kegiatan serupa perlu diperluas ke sekolah lain guna mendukung program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) serta mendorong terciptanya generasi yang lebih sadar kesehatan

    Edukasi Interaktif Pencegahan Stunting melalui media Gizi Box Edukit pada Remaja di SMPN 4 Mananggu

    No full text
    Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang terutama disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan standar usianya. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga berimplikasi jangka panjang terhadap perkembangan kognitif, produktivitas, serta derajat kesehatan secara umum. Meskipun masa 1000 hari pertama kehidupan sering dipandang sebagai periode kritis untuk intervensi, masa remaja juga menjadi peluang penting dalam mendukung pertumbuhan sekaligus memutus rantai antargenerasi stunting. Oleh karena itu, pemberdayaan remaja melalui peningkatan pengetahuan dan strategi pencegahan stunting dianggap sangat penting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja, khususnya siswa SMPN 4 Mananggu, mengenai upaya pencegahan stunting melalui media edukasi interaktif GiziBox EduKit. Program ini terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo tahun 2025. Intervensi dilakukan dengan menyusn berbagai media edukasi, seperti flip chart, brosur, permainan interaktif, dan video, yang dikemas menjadi satu paket pembelajaran komprehensif berupa GiziBox Edukit. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkata rerata skor pengetahuan siswa tentang pencegahan stunting yaitu dari 6,38 menjadi 8,06 setelah diberikan edukasi. Terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan setelah pemberian edukasi. Penerapan GiziBox EduKit membuktikan bahwa edukasi kesehatan berbasis media interaktif dapat menjadi metode efektif untuk mendukung upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Hasil ini menegaskan pentingnya intervensi edukasi dini yang melibatkan remaja sebagai agen perubahan dalam kesehatan masyaraka

    Edukasi Hipertensi dan Penyuluhan kepada Peserta Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan di Apotek Siaga Kota Bandar Lampung

    No full text
    Usia Harapan Hidup merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan terutama dibidang kesehatan. Bangsa yang sehat ditandai dengan semakin panjangnya usia harapan hidup penduduknya. Dengan bertambahnya usia tentu akan terjadi perubahan secara fisiologis terutama pada lansia, serta akan timbul berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah penyakit tidak menular yang pada saat ini menjadi prioritas dunia kesehatan secara global yaitu hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit dengan peningkatan tekanan darah di atas nilai normal dengan tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg.  Menurut American Society of Hypertension (ASH), hipertensi adalah suatu sindrom atau kumpulan gejala kardiovaskuler yang progresif akibat dari kondisi lain yang kompleks dan saling berhubungan. Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) adalah salah satu organisasi profesi kesehatan saat ini mulai mencanangkan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat terkait penggunaan obat yang baik dan benar. Penatalaksanaan yang bisa dilakukan untuk mengontrol hipertensi yaitu penatalaksanaan farmakologi terapi dengan menggunakan obat-obat hipertensi. Selain itu, tanaman herbal banyak dimanfaatkan sebagai terapi pencegahan dan pengobatan yang digunakan secara turun temurun yang dibuktikan secara empiris. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan kepada peserta bakti sosial pemeriksaan kesehatan di Apotek Siaga Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah ceramah langsung. Untuk mengetahui hasil kegiatan pengabmas maka dilakukan evaluasi pengetahuan peserta pengabmas berupa pemberian pretest dan posttest sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan hipertensi dilakukan. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai penggunaan obat hipertensi dan herbal pada peserta sebesar 96 %

    PENINGKATAN KETERAMPILAN PETERNAK DALAM PRAKTIK PENYUNTIKAN TERNAK SAPI DI DESA LIMEHE BARAT, KECAMATAN TABONGO, KABUPATEN GORONTALO

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sapi dalam menerapkan teknik penyuntikan yang benar, aman, dan sesuai prinsip kesejahteraan hewan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, melalui metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi meliputi teknik penyuntikan intramuskular, subkutan, intravena, dan intradermal, pemilihan lokasi penyuntikan, prinsip aseptik–antiseptik, serta penanganan dan restrain ternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap lokasi dan teknik penyuntikan yang tepat serta kesadaran akan pentingnya kebersihan alat dan keselamatan kerja. Peternak mampu mempraktikkan teknik penyuntikan dasar dengan benar di bawah pendampingan tim. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan manajemen kesehatan ternak sapi dan mendukung upaya pencegahan kesalahan pemberian obat yang berpotensi merugikan kesejahteraan hewan dan kualitas produk ternak

    ANALISIS BIAYA PRODUKSI TEMPE PADA UNIT PENGOLAHAN HASIL (UPH) ERO MATE’NE DI KABUPATEN TAKALAR

    No full text
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi tempe di Unit Pengolahan Hasil (UPH) Ero Mate’ne, Kabupaten Takalar, serta menghitung biaya pokok produksi dan potensi keuntungan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada Februari–Maret 2025 menggunakan metode observasi langsung dan analisis biaya. Hasil analisis menunjukkan total biaya produksi tahunan sebesar Rp.173.952.700 dengan biaya pokok per kemasan Rp. 4.142 dan harga jual Rp. 5.000. Dengan margin hingga 30%, keuntungan bulanan dapat mencapai Rp. 4.000.000. Temuan-temuan lain menunjukkan bahwa efisiensi transportasi bahan baku dan distribusi produk berpotensi meningkatkan profitabilitas usaha. Variasi produk akhir berupa olahan lanjut menjadi keripik tempe, memberikan nilai penjualan yang lebih menguntungkan dan merupakan strategi penjualan terkini

    6,533

    full texts

    9,768

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇