EJurnal Universitas Negeri Gorontalo
Not a member yet
9768 research outputs found
Sort by
PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU PENGGERAK DI KOTA GORONTALO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Dukungan Organisasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru Penggerak di Kota Gorontalo. Tehnik Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan sampling jenuh. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru penggerak yang bekerja di Kota Gorontalo dengan sampel 54 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskrptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis. Metode analisis menggunakan aplikasi SPSS versi 22.Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan organisasi dan disiplin kerja memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru penggerak. Variabel dukungan organisasi dan disiplin kerja berpengaruh sebesar 40,3% terhadap variabel kinerja guru penggerak sedangkan sisanya sebesar 59,7% dipengaruhi oleh variabel lain seperti kerjasama tim, stres kerja, dan motivasi kerja yang tidak diteliti dalam penelitian ini
ANALISIS PENERAPAN JUST IN TIME PADA PRODUK SATU MANGKOK BAKSO TELUR DI RUMAH MAKAN JOGJA MAS LUKMAN
Penelitian ini menganalisis penerapan Just In Time (JIT) dan menentukan Economic Order Quantity (EOQ) untuk bahan baku bakso telur di Rumah Makan Jogja Mas Lukman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JIT berjalan efektif karena pembelian dilakukan sesuai kebutuhan harian. Perhitungan EOQ menunjukkan jumlah pemesanan optimal sebesar 110 kg dengan frekuensi 11 kali per tahun, sehingga dapat menekan biaya persediaan dan menjaga kelancaran produksi
PENGARUH GENDER DIVERSITY DAN REMUNERASI DIREKSI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN : STUDI KASUS PERUSAHAAN BUMN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONEISA 2019 - 2024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gender Diversity dan Remunerasi Direksi terhadap Kinerja Perusahaan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan 27 perusahaan BUMN pada periode 2019 – 2024, Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender diversity tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan BUMN. Hal ini tercermin dari masih rendahnya proporsi perempuan dalam jajaran direksi, yang belum menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan sepanjang periode penelitian. Selanjutnya, remunerasi direksi juga tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. pemberian remunerasi yang ada belum sepenuhnya mencerminkan peningkatan kinerja, sehingga tidak menghasilkan perubahan yang signifikan pada hasil yang dicapai perusahaan. Secara simultan, gender diversity dan remunerasi direksi berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, namun pengaruhnya masih rendah dengan kontribusi sebesar 11,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Analisis Penerimaan Pengguna Aplikasi Computer Based Test (CBT) menggunakan model Task Technology Fit (TTF) di SMK Negeri 1 Suwawa Gorontalo
Teknologi Informasi (TI) berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi, termasuk di bidang pendidikan. Pemanfaatan TI dalam pendidikan di Indonesia terlihat melalui implementasi e-learning dan Computer Based Test (CBT) sebagai bentuk inovasi pembelajaran modern. CBT memudahkan proses ujian dengan sistem paperless dan penilaian otomatis, namun dalam praktiknya masih menghadapi kendala teknis, seperti proses input soal yang tidak efisien, gangguan koneksi server, dan token ujian yang tidak valid. SMK Negeri 1 Suwawa merupakan salah satu sekolah yang telah menggunakan CBT selama lebih dari dua tahun, namun efektivitas sistem ini masih perlu dievaluasi dari sisi penerimaan pengguna. Untuk itu, penelitian ini menggunakan model Task Technology Fit (TTF) guna menganalisis kesesuaian antara karakteristik tugas, teknologi, dan dampaknya terhadap kinerja organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian antara teknologi dan tugas berpengaruh positif terhadap efisiensi pelaksanaan ujian dan penerimaan pengguna. Dengan demikian, sistem CBT yang tepat guna dapat meningkatkan kinerja guru dan siswa serta mendukung pencapaian tujuan sekolah.Information technology (IT) plays a vital role in enhancing organization efficiency and effectiveness, including in the field of education. The use of IT in Indonesian education. The use of IT in Indonesian education can be seen through the implementation of e-learning and Computer Based Test (CBT) as forms of modern learning innovation. CBT facilitates examinations through a paperless system and automatic scoring; however, in practice, it still faces several technical challenges, such as inefficient question input processes, server connection interruptions, and invalid exam tokens. SMK Negeri 1 Suwawa is one of the schools that has implemented CBT for more than two years, yet the system’s effectiveness still needs to be evaluated from the perspective of user acceptance. Therefore, this study employs the Task Technology Fit (TTF) model to analyze the alignment between task characteristics, technology, and their impact on organizational performance. The findings indicate that the alignment between technology and tasks has a positive influence on the efficiency of exam implementation and user acceptance. Consquently, an appropriately designed CBT system can enhance the performance of teachers and students while supporting the achievement of schools’s objectives
PENGEMBANGAN DESAIN UI/UX SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TAGIHAN AIR MENGGUNAKAN METODE UCD PADA PERUMDA TIRTA BONE BOLANGO
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain UI/UX pada Sistem Informasi Manajemen Tagihan Air (SIMTAHIR) di Perumda Tirta Bone Bolango, dengan fokus utama pada peningkatan usability. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya tingkat kepuasan dan penerimaan pengguna terhadap sistem, yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi awal menggunakan PIECES Framework dengan rata-rata skor 2,53, serta skor System Usability Scale (SUS) sebesar 49,68 yang berada pada kategori Marginal dan belum memenuhi standar kelayakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu User Centered Design (UCD) melalui tahapan Plan, Specify the Context of Use, Specify User Requirements, Produce Design Solutions, dan Evaluate Design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan antarmuka yang diusulkan mampu memperbaiki kualitas sistem secara signifikan. Evaluasi akhir menggunakan SUS memperoleh skor 90,55 yang termasuk dalam kategori Acceptable pada Acceptability range dan Excellent pada Adjective Rating serta B pada Grade Scale. Jika dibandingkan dengan skor SUS tahap awal yaitu 49,68, maka terjadi peningkatan usability sebesar 40,87 poin atau sekitar 82,26 %. Peningkatan terjadi pada aspek kemudahan penggunaan, alur kerja yang lebih jelas, tampilan yang lebih informatif, serta konsistensi elemen antarmuka. Dengan demikian, pendekatan UCD terbukti efektif dalam menghasilkan desain SIMTAHIR yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung peningkatan kinerja operasional
Evaluasi Keberhasilan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Website Menggunakan Model Delone & McLean dan Tam Di Kabupaten Boalemo
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) berbasis website di Kabupaten Boalemo dengan mengintegrasikan model DeLone McLean dan Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 133 responden, terdiri dari staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta operator desa. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Information Quality berpengaruh signifikan terhadap Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness, sedangkan System Quality hanya berpengaruh signifikan terhadap Perceived Usefulness. Variabel Service Quality berpengaruh signifikan terhadap Perceived Ease of Use, namun tidak berpengaruh terhadap Perceived Usefulness. Selain itu, Perceived Ease of Use berpengaruh signifikan terhadap User Satisfaction, sementara Perceived Usefulness tidak berpengaruh signifikan terhadap User Satisfaction. Adapun User Satisfaction terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap Net Benefit.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa faktor kualitas informasi, kualitas layanan, dan persepsi kemudahan penggunaan berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pengguna dan manfaat bersih dari penerapan SIAK. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boalemo dalam melakukan perbaikan, pengelolaan, dan pengembangan SIAK ke depan.
Sistem Informasi Penjualan Obat dengan Fitur Customer Relationship Management (CRM) pada Apotek Shafiyah
Penelitian ini dilatarbelakangi untuk kebutuhan apotek dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan maka dirancang sistem informasi penjualan obat dengan fitur customer relationship management (CRM) guna mendukung proses penjualan obat dan pengelolaan data pada Apotek Shafiyah. Metode yang digunakan adalah metode prototype di mana pengembangan sistem dilakukan secara bertahap berdasarkan umpan balik apotek agar hasil akhir sesuai dengan kebutuhan operasional. Sistem ini dikembangkan menggunakan framework Laravel untuk pengembangan sistem berbasis website dan basis data MySQL sebagai media penyimpanan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem memiliki potensi untuk mendukung operasional apotek, mulai dari pemesanan obat oleh pengguna, pengelolalaan data produk dan pelanggan oleh admin, hingga penyajian laporan transaksi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data dan pelayanan apotek dalam jangka panjang apabila diimplementasikan dan diuji lebih lanjut.
Penerapan Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Tulang Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web
Kesehatan tulang merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap kualitas hidup, namun sering diabaikan. Berdasarkan data WHO (2019), terdapat 178 juta kasus fraktur tulang baru di dunia dengan peningkatan 33,4% sejak tahun 1990 dan 455 juta kasus prevalen akibat fraktur yang meningkat 70,1%. Osteoporosis menjadi penyakit tulang paling umum dengan jumlah penderita sekitar 200 juta orang. Di Indonesia, Riskesdas (2018) mencatat prevalensi osteoarthritis sebesar 7,30%, sedangkan di Provinsi Gorontalo mencapai 6,85% pada penduduk usia ≥15 tahun. Tingginya angka penderita tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis, karena dari total penduduk 1.242.240 jiwa hanya tersedia tiga dokter spesialis tulang. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk membantu diagnosis penyakit tulang menggunakan metode forward chaining. Sistem dikembangkan dengan pendekatan prototype melalui tahapan komunikasi, perencanaan cepat, perancangan, pembuatan prototype, implementasi, dan umpan balik. Fitur utama sistem adalah pasien diberikan pertanyaan dan dapat memilih gejala yang sesuai dengan kondisi yang dirasakan, kemudian sistem menelusuri aturan gejala untuk menghasilkan kemungkinan penyakit tulang yang relevan. Aplikasi dibangun menggunakan PHP dan MySQL serta diuji dengan metode blackbox, yang menunjukkan hasil sesuai harapan. Sistem ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan pemeriksaan awal secara mandiri dan mendukung dokter dalam mempercepat proses diagnosis awal
EVALUASI KEBERHASILAN APLIKASI SISKEUDES DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TAM DAN DELONE & MCLEAN DI KABUPATEN GORONTALO
Aplikasi SISKEUDES merupakan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola keuangan desa di indonesia. Pemerintah indonesia telah mengeluarkan biayaya puluhan hingga ratusan miliyar rupiah dalam mengembangkan aplikasi sistem keuangan desa (SISKEUDES) Namun,berdasarkanhasilobservasiawalmelaluiwawancaradenganbeberapaperangkatdesayang adadikabupatengorontalosepertididesapentadiotimur,isimuselatan,ulapatoAdandesaombulo nyatanya implementasi SISKEUDES masih menghadapi kendala dilapangan. Kendala yang sering terjadi terlihat pada sistem yang sering terjadieror, tidak adanya layanan informasi dalam aplikasi, tidak adanya panduan aplikasi untuk pengguna baru , tidak adanya layanan aplikasi yangyang mampu memberikan solusi untuk masalah umum. selain itu dikabupaten gorontalo belum pernah melakukan evaluasi mengenai keberhasilan aplikasi SISKEUDES sehingga belum adanya laporan mengenai sejauh mana SISKEUDES berhasil diterapkan dikabupaten gorontalo. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Capaian Responden(TCR) Dan faktor faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan aplikasi SISKEUDES dengan menggunakan modelTAM Dan Delone McLean di Kabupaten Gorontalo, serta memberikan rekomendasi perbaikan kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo berdasarkan hasil evaluasi. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptifdankuantitatifdenganpendekatanPLSSEM.Hasilpenelitianinimenunjukanbahwa(1) rata- rata variabel menunjukan nilai yang baik dalam hasil TCR; (2) faktor faktor yang mempengaruhi keberhasilan aplikasi SISKEUDES adalah kegunaan, kemudahan dan penerimaan TI;(3) Rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah Kabupaten Gorontaloadala meningkatkan infrastruktur seperti jaringan internet yang stabil dan dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo
Penerapan Model Pembelajaran Tsts (Two Stay Two Stray) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Perkakas Teknologi Digital Di Sma Negeri 7 Prasetya Gorontalo
Hasil observasi penelitian di kelas X SMA Negeri 7 Gorontalo, menunjukkan bahwa siswa masih kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran karena selama pembelajaran guru banyak memberikan ceramah sehingga interaksi dan komunikasi antar siswa maupun dengan guru masih belum terjalin selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray), kelas X-3 mata pelajaran Informatika, pada materi perkakas teknologi digital di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dari 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. yang terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan data hasil observasi keaktifan belajar siswa pada siklus I pertemuan 2 yaitu 48,43% dan siklus 2 pertemuan 2 yaitu 85,93%, selanjutnya dilakukan pengujian normalitas, homogenitas dan hasilnya memenuhi asumsi sehingga dapat dilanjutkan ke uji hipotesis dan terdapat perbedaan antara kedua siklus, dan dinyatakan memenuhi kriteria keberhasilan untuk digunakan dalam membantu proses pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa