Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
Pelatihan Pembuatan Resapan Biopori di Lingkungan Sekolah Dasar Sebagai Salah Satu Usaha Konservasi Lingkungan
Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan penyuluhan, pendampingan, dan pelatihan pembuatan lubang resapan biopori. Kegiatan dilakukan pada guru dan siswa Sekolah Dasar Negeri 12 Lubuk Besar yang berlokasi di Desa Batu Beriga, Kab. Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 30 peserta. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan praktik untuk meningkatkan keterampilan para guru dan siswa terhadap pengertian, manfaat, dan cara pembuatan resapan biopori. Kegiatan pengabdian yang dilakukan di sekolah terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelatihan dan evaluasi. Tahap persiapan yaitu penyuluhan kegiatan pada mitra memberikan materi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, peranan resapan biopori, manfaat resapan biopori. Tahap pelatihan yaitu mendampingi peserta dalam membuat resapan biopori. Hasil evaluasi yang dicapai melalui kegiatan pelatihan diketahui bahwa guru dan siswa bisa mempraktikkan dalam membuat lubang resapan biopori di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dalam mengurangi potensi terjadinya genangan air berlebihan dan merusak kelestarian lingkungan
Sosialisasi Self-Efficacy pada Remaja: Finding The Best Version of You for Your Better Future
Perubahan sistem pembelajaran dari daring menjadi luring menimbulkan kecemasan pada remaja yang masih bersekolah atau kuliah karena khawatir tidak dapat beradaptasi dengan baik, baik akademik maupun non-akademik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh enam dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang dan bekerja sama dengan Kingdom Mission Network berupa sosialisasi self-efficacy secara daring melalui Zoom. Sosialisasi dilaksanakan selama tiga hari, pada tanggal 4 hingga 6 Juni 2022 dan bertujuan untuk meningkatkan self-efficacy remaja sehingga merasa yakin akan kemampuan diri dalam menghadapi tantangan yang mungkin akan dihadapi di masa mendatang. Kegiatan sosialisasi diikuti 20 remaja yang terdiri dari 12 pelajar SMA dan 8 mahasiswa tahun pertama. Self-efficacy partisipan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan setelah sosialisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sosialisasi self-efficacy memengaruhi self-efficacy partisipan.Â
Workshop Implementasi Pembelajaran Blended Culture Berbantuan Lessonwriter Bagi Guru Bahasa Inggris
Model pembelajaran adalah salah satu alat strategis yang digunakan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Namun, guru-guru di SMP Negeri 2 Tambang, Kabupaten Kampar, Riau belum mampu mengaplikasikan model pembelajaran yang mengintegrasi local wisdom ke dalam praktik pengajaran. Berdasarkan masalah tersebut, lima orang tim pengabdian Universitas Islam Riau melaksanakan workshop implementasi blended culture dalam rangka membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh tujuh orang guru. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended culture berbantuan LessonWriter. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari melalui tiga tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta diberikan penjelasan materi workshop terkait penerapan blended culture berbantuan LessonWriter. Selanjutnya, dilakukan pendampingan dalam penyusunan model pembelajaran blended culture. Hasil evaluasi kegiatan melalui angket yang didistribusikan kepada guru setelah kegiatan, secara umum penyampaian materi dan pendampingan memberikan wawasan bagi guru-guru Bahasa Inggris
Pembinaan Dan Pembekalan Komunitas Muda-Mudi Menginspirasi (M3) dalam Melakukan Pengajaran kepada Anak Rumah Tahfidz Pinggiran
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunitas muda-mudi menginspirasi (M3) dalam melakukan pengajaran kepada anak rumah tahfidz pinggiran. Kegiatan ini dilakukan melalui lima tahapan yaitu: (1) menjalin hubungan kerja sama dengan komunitas M3; (2) melakukan observasi kegiatan belajar mengajar; (3) pelaksanaan pembinaan dan pembekalan; (4) pendampingan pembuatan media pembelajaran saat pembelajaran yang sesuai dengan tingkatan peserta didik; dan (5) pemantauan implementasi media dan pembelajaran berdiferensiasi serta melakukan evaluasi dan tindak lanjut. Sasaran kegiatan adalah komunitas M3 Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan observasi meningkatkan keterampilan komunitas M3 dalam melakukan pengajaran kepada anak rumah tahfidz pinggiran. Hasil dari kegiatan proyek kepemimpinan ini menunjukkan bahwa: (1) terjadi peningkatan keterampilan komunitas M3 dilihat dari hasil observasi pada pertemuan pertama hingga kelima; dan (2) komunitas M3 sudah mampu membuat media dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan menyesuaikan kebutuhan belajar peserta didik
Edukasi Dampak dan Pengendalian Kebisingan Terhadap Pekerja Penggilingan Padi
Perkembangan industri sangat berkembang pesat sehingga mesin-mesin produksi tidak berhenti dalam 24 jam. Salah satu industri yang ada di masyarakat adalah penggilingan padi. Mesin penggilingan padi umumnya berisik dan kebisingannya melebihi nilai ambang batas (NAB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pekerja penggilingan padi tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan dan pencegahan kebisingan. Metode yang dilakukan menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan jumlah peserta yang turut dalam kegiatan ini 15 orang. Sebelum kegiatan melakukan survei pendahuluan untuk pengukuran kebisingan dan didapatkan hasil kebisingan di penggilingan padi melebihi NAB serta tanpa menggunakan APD. Selama pelaksanaan pekerja proaktif dalam sesi diskusi terutama mengenai dampak terhadap kesehatan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah pekerja memahami dampak kebisingan terhadap kesehatan dan dapat melakukan pengendalian di tempat kerja
Pelatihan Literasi Finansial dan Keterampilan Berwirausaha pada Peserta Didik Yayasan Mitra Ummat Bahagia Jakarta
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi finansial dan keterampilan berwirausaha pada peserta didik sehingga dapat menjadi individu yang lebih mandiri, berkembang, dan siap bersaing dalam dunia global yang semakin kompleks. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dan workshop tentang literasi finansial, keterampilan berwirausaha, dan pengembangan soft skill. Kegiatan dilakukan di Yayasan Mitra Ummat Bahagia Jakarta yang melibatkan 2 mitra dan 25 peserta didik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan kemampuan literasi finansial dan keterampilan berwirausaha pada peserta didik, serta mampu menciptakan kesejahteraan finansial bagi diri sendiri dan kontribusi positif dalam masyarakat. Diharapkan pengabdian ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan masyarakat sekitar
Digitalisasi Promosi Wisata dan Optimalisasi Produk Unggulan Berbasis Komoditas Lokal Kawasan Wisata Telaga Ngebel
Kabupaten Ponorogo memiliki potensi menjadi jejaring Kota Kreatif UNESCO dengan salah satu objek Wisata unggulannya, Telaga Ngebel. Permasalahan yang ditemukan ialah kurangnya pemasaran produk olahan yang dihasilkan dan minimnya promosi wisata Telaga Ngebel. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk melaksanakan pelatihan digitalisasi promosi wisata dan peningkatan keterampilan diversifikasi produk pangan dari ikan hasil budidaya. Terdapat dua kelompok UMKM yang dijadikan mitra dalam program Pengabdian kepada Masyarakat oleh tim Universitas Brawijaya yaitu Kelompok Tani Sumber Sekar Lestari dan Kelompok Budidaya Mina Sejahtera. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu FGD dan sosialisasi untuk memberikan pelatihan terkait promosi produk olahan dan tempat wisata Telaga Ngebel. Hasil kegiatan adalah mitra UMKM dapat melakukan pemasaran produk kopi dan gula aren dengan adanya digitalisasi melalui media sosial dan e-Commerce, sehingga dapat meningkatkan promosi wisata Telaga Ngebel. Selain itu, kegiatan diversifikasi produk olahan fish stick “nila” juga meningkatkan produk unggulan sebagai oleh-oleh khas wisata Telaga Ngebel
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Lele Menjadi Bakso dalam Mewujudkan Pengolahan Pangan Berbasis Zero Waste
Tingginya kandungan gizi dalam ikan lele menjadikannya sebagai salah satu bahan utama produk olahan perikanan, contohnya abon lele. Permasalahan yang timbul pada mitra Poklahsar Bankid Sejahtera adalah limbah ikan lele dari hasil produksi abon berupa tulang ikan yang belum dimanfaatkan dengan baik dan ketidakmampuan mitra mengolah tulang ikan lele. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan limbah tulang lele menjadi produk olahan bakso ikan. Pelatihan yang dilaksanakan kepada kelompok mitra adalah metode Direct Communication yaitu secara langsung bertatap muka dan berdialog dengan kelompok/masyarakat atau keluarganya. Pelaksanaan pelatihan mengedepankan prinsip persuasif, edukatif, komunikatif, dan akomodatif. Hasil dari pengabdian ini adalah mitra mampu mengolah limbah tulang ikan lele menjadi produk berupa bakso ikan lele yang memiliki kandungan tinggi kalsium dan fosfor. Pada akhir kegiatan, pelatihan pembuatan label dan kemasan produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdampak kepada peningkatan rasa percaya diri mitra dalam persiapan untuk memasarkan produk
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI MENGGUNAKAN APLIKASI VIDEOSCRIBE PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 13 PONTIANAK
Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis video animasi menggunakan aplikasi videoscribe pada materi getaran dan gelombang peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan research and development (R&D) dengan model rancangan 4D (Define, Design, Develop, dan Desseminate) namun disederhanakan menjadi model 3D yaitu dengan tidak melakukan tahapan penyebaran (disseminate). Subjek dalam penelitian ini terdiri atas masing-masing tiga orang ahli media dan ahli materi sebagai subjek pengembangan atau validator serta peserta didik kelas VIII F SMP Negeri 13 Pontianak yang beranggotakan 32 orang sebagai subjek uji coba. Teknik pengumpul data dalam penelitian ini berupa wawancara tidak teratur dan menggunakan angket. Teknik analisis data untu kelayakan media pembelajaran menggunakan persentase skor pada angket penilaian dari aspek media dan materi serta respon peserta didik. Berdasarkan hasil validasi uji kelayakan oleh ahli media memperoleh persentase skor rata-rata 91,3 % dengan kategori Sangat Layak (SL) dan berdasarkan hasil validasi uji kelayakan oleh ahli materi memperoleh persentase skor rata-rata 89,3 % dengan kategori Sangat Layak (SL). Sedangkan untuk hasil respon peserta didik diperoleh persentase skor rata-rata skor 93,2 % dengan kategori Sangat Setuju (SS). Maka dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis video animasi menggunakan aplikasi videoscribe sangat cocok digunakan khususnya pada materi BAB XI getaran dan gelombang
NILAI KARAKTER DALAM LIRIK HIMNE STKIP MELAWI DAN RELEVANSINYA DENGAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai karakter yang terkandung dalam lirik himne STKIP Melawi dan mendeskripsikan relevansinya dengan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode semiotika Charles  Sanders Pierce. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung pada teks lirik lagu, dokumentasi dan studi pustaka. Data primer berupa kata, frasa yang terdapat pada lirik himne STKIP Melawi, sedangkan data-data sekunder berupa pustaka yang relevan dengan penelitian. Data kemudian dianalisis dengan teori semiotik Charles Sanders Peirce dengan mencari sign, object dan interpretantnya . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga belas nilai karakter dalam lirik himne STKIP Melawi. Tiga belas karakter ini sangat bertalian atau sangat relevan dengan enam nilai Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: nilai karakter, lirik himne STKIP Melawi, semiotika Charles Sanders Pierce, Profil Pelajar Pancasila