Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    2514 research outputs found

    ANALISIS PEMBELAJARAN LURING DI MADRASAH ALIYAH MATLA’UL ANWAR PONTIANAK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran Luring di Madrasah Aliyah Matla’ul Anwar Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan study survey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian (1). Perencanaan pembelajaran luring mata pelajaran sejarah pada masa Covid 19 di Madrasah Aliyah Matla’ul Anwar Pontianak sudah berjalan dengan baik hal ini dibuktikan dengan guru mapel sejarah  menyiapkan perangkat  pembelajaran luring  yang  dilaksanakan pada  awal  sekolah  di wajibkan untuk tidak tatap muka pada semester genap 2020 dan di lanjutkan sampai genap 2021. (2). Pelaksanaan model luring pada mata pelelajaran sejarah guru menyiapkan materi dan soal soal untuk di kerjakan siswa pada setiap kali pertemuan. Langkahnya yaitu guru memberikan soal dan materi  kepada  guru  piket  kemudian  ketua  kelas  mengambil  materi  dan  soal  soal  tersebut, kemudian ketua kelas membagikan kepada semua siswa untuk di kerjakan pada jam mata pelajaran sejarah. (3). Pada mata pelajaran sejarah di Madrasah Aliyah Matla’ul Anwar Pontianak guru menemukan beberapa kendala antara lain: a.) waktu pembelajaran yang terbatas. b). motivasi siswa yang kurang atau. c). tidak ada media yang dapat digunakan karena siswa tidak dibekali media. d). guru sulit memberikan pemahaman kepada siswa. e). sulit mnegontrol kemampuan siswa  yang  sesungguhnya  Karena  bisa  jadi  saat  mengerjakan  tugas  siswa  saling  kerjasama sehingga nilai nilai tugas banyak yang tinggi. Kata Kunci: Analisis, Pembelajaran Lurin

    Pengembangan Media Belajar Video Menggunakan Aplikasi Canva pada Materi Gerak Lurus Beraturan di Kelas XA SMA Negeri 1 Seponti

    No full text
    The development of video learning media using the Canva application, which is a learning media in uniform straight motion material, is assessed based on the assessment of material experts and media experts, as well as the feasibility of student responses to its use which is intended to determine the feasibility of the media. This study uses the ADDIE model. This model consists of the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation, which in the study were modified into the ADD model (ie Analysis, Design, Development). In this case, the researcher used 2 media expert validators and 2 material expert validators to test the feasibility of learning video media and the suitability of the material concept. In addition, researchers observed responses to media use from 32 students at SMAN 1 Seponti which were made using a validation questionnaire. Based on the validation carried out by the material validator, video learning media using Canva achieved an average score of 82% with a very feasible category for uniform straight motion material which was validated by media experts with an average percentage of 88.75% in the category Very feasible and responsive students towards media use achieved an average score of 80.4% in the 'Good' or 'Agree' categor

    HUBUNGAN PERCAYA DIRI DAN FLEKSIBILITAS TUBUH TERHADAP KEMAMPUAN GULING BELAKANG SENAM LANTAI DI SMK AL-FATHIMIYAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menambah informasi mengenai hubungan antara kepercayaan diri terhadap kemampuan guling belakang senam lantai, hubungan antara fleksibilitas tubuh terhadap kemampuan guling belakang senam lantai, dan hubungan antara kepercayaan diri dan fleksibilitas tubuh secara simultan terhadap kemampuan guling belakang senam lantai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang dilaksanakan pada santriwan santriwati di SMK Al- Fathimiyah, Telukjambe Timur Kabupaten Karawang pada tahun 2023. Dengan populasi berjumlah 142 orang dan diambil sampel sebanyak 42 orang menggunakan proporsional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah g-form untuk mengukur percaya diri, sit and reach v test untuk mengukur fleksibilitas tubuh, dan tes kinerja untuk mengukur kemampuan guling belakang senam lantai. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi. Analisis data menunjukan bahwa hubungan dalam guling belakang berkorelasi secara signifikan dengan Percaya diri, fleksibilitas tubuh, dan percaya diri dan fleksibilitas tubuh dengan terdapatnya tingkat keeratan yang sedang dengan kontribusi sebesar 16,7%

    PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENANG GAYA BEBAS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMPN 1 PURWASARI

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksaan pembelajaran renang gaya bebes untuk meningkatkan prestasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan pada siswa-siswi di SMPN 1 Purwasari. sampel adalah 7 orang yaitu 1 guru olahraga dan 6 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Temuan mengarahkan rekomendasi untuk meningkatkan percaya diri. Dalam pembelajaran renang sekolah belum menyediakan sarana dan prasarana akan tetapi sekolah sudah mengarahkan tempat pembealajaran yang terdapat sarana dan prasarana yang baik untuk menunjang pembelajaran renang. Dalam mengatasi kendala biasanya siswa bertanya pada teman yang sudah paham ataupun bisa langsung bertanya pada guru tentang yang menjadi kendala saat pembelajaran renang. Pada dasarnya siswa menyukai pembelajaran olahraga sehingga siswa selalu mengikuti pembelajaran renan

    Learning trajectory pengembangan kompetensi pedagogik calon guru matematika

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah learning trajectory (alur belajar) mahasiswa pada mata kuliah Perencanaan Pengajaran Matematika (PPM) sebagai upaya pengembangan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru matematika dalam menyusun perangkat pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian desain didaktis (Didactical Design Research) yang memuat tiga tahapan analisis, yaitu analisis prospektif, analisis metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa calon guru matematika, yakni mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak yang sedang menempuh mata kuliah PPM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pada tahap analisis prospektif diperoleh hasil analisis tentang gambaran pengetahuan awal mahasiswa dan gambaran situasi pembelajaran PPM yang menjadi dasar dalam merumuskan lintasan belajar hipotetik/hypothetical learning trajectory (HLT); (2) pada tahap analisis metapedadidaktik diperoleh hasil analisis implementasi HLT terhadap kemampuan mahasiswa dalam menyusun perangkat pembelajaran berupa program tahunan, program semester, silabus, HLT Siswa, desain didaktis hipotetik yang dilengkapi dengan prediksi respon dan antisipasi didaktik pedagogik, serta media pembelajaran; dan (3) pada tahap analisis retrospektif diperoleh hasil analisis refleksi dan evaluasi terhadap HLT yang telah diimplementasikan sehingga diperoleh learning trajectory. Dengan demikian, melalui penelitian desain didaktis telah diperoleh sebuah learning trajectory untuk membantu mahasiswa dalam melakukan pengembangan kompetensi pedagogik, sekaligus learning trajectory ini menjadi dasar dalam merumuskan desain pembelajaran berupa bahan ajar PPM pada penelitian selanjutnya

    Penerapan video pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa tentang vektor

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa tentang vector menggunakan video pembelajaran. Ada 31 mahasiswa yang dilibatkan untuk menjawab 13 soal pilihan ganda dan mengikuti pembelajaran menggunakan video. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa tentang vektor (asymp. sig <0,05) setelah pembelajaran menggunakan video diterapkan

    Learning media of macromedia flash android-based and contains character education

    No full text
    This study aimed to produce Macromedia flash learning media based on android and filled with effective, practical, and effective character education. This study adopts a 4D development design model, which includes four main stages, Define, Design, Develop, and Disseminate. The subjects of this research were students of class X SMA Graduation Pontianak. The data collection tools were validation sheets, questionnaires, and tests. The data analysis technique used is descriptive statistics. The results showed that the media validation results by the three experts were 78.5%, which is a very valid criterion. The cumulative score of the teacher and student questionnaire reached 93.71%, which is very practical. The results of the t-test show that t Stat > t Critical two-tail then H0 is rejected, which means H1 is accepted, so it can be concluded that the learning media Macromedia Flash 8 is classified as effective because there is an increase in student learning outcomes between before and after being given learning with Macromedia Flash 8 learning media based on android and loaded with character education

    Kajian etnosains pada pembelajaran di sekolah dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian etnosains pada pembelajaran di sekolah dasar. Melalui kajian etnosains dalam pembelajaran di sekolah dasar, peneliti dapat menentukan bidang-bidang kajian etnosains dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai penerapan etnosains dalam pembelajaran di sekolah dasar. Kajian etnosains pada pembelajaran di sekolah dasar yaitu mengkaji pembelajaran yang terlaksana di sekolah dasar dengan menerapkan kearifan lokal dengan proses sains alamiah. Pembelajaran etnosains dilaksanakan pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dengan mengkaji kearifan lokal yang ada di sekitar. Hasil kajian etnosains yang diterapkan dalam proses pembelajaran meliputi kelompok makanan, kerajinan, minuman, kegiatan, serta tradisi

    Autentisitas Mahasiswa di Media Sosial dalam Kerangka Pikir Martin Heidegger

    No full text
    Perkembangan teknologi dan komunikasi terwujud dalam tingginya penggunaan media sosial. Media sosial yang hadir di tengah-tengah dunia saat ini membawa banyak pengaruh, baik itu positif maupun negatif. Pengaruh media sosial banyak dirasakan terjadi dalam diri anak-anak muda yang sementara mencari identitas diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media sosial dalam eksistensi mahasiswa, mengenai autentisitas mahasiswa dalam kerangka pikir Martin Heidegger. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara terstruktur untuk mendapatkan data-data penting. Penelitian ini menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis sebagai kerangka analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memang memiliki pengaruh terhadap autentisitas dalam diri anak-anak muda. Di satu sisi media sosial membantu mereka untuk eksis, tetapi di sisi lain media sosial membuat mereka menjadi semakin jauh dari autentisitas diri

    CYBER SEXUAL HARRASMENT DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI BENTUK PENYIMPANGAN SOSIAL DI ERA DIGITAL

    No full text
    AbstrakBerkembangnya teknologi membawa dampak positif dan negatif, positifnya tentu memudahkan individu dalam berkomunikasi, mengakses internet dan lain sebagainya. Sedangkan negatifnya teknologi ini membawa permasalahan baru, seperti salah satunya kejahatan di media sosial berupa pelecehan seksual atau cyber sexual harrasment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji bentuk-bentuk perilaku cyber sexual harassment, faktor penyebab seseorang melakukan pelecehan seksual di dunia maya, analisis cyber sexual harrasment tergolong penyimpangan, dan upaya untuk menanggulangi persoalan tersebut. Adapun hasil dari penelitian ini didapati bahwa bentuk-bentuk cyber sexual harassment di antaranya yaitu sexting (Sex and Texting), non-consensual dissemination of intimate images (NCII) dan aktivitas spamming yang menghadirkan komentar-komentar tidak pantas di media sosial. Faktor penyebab cyber sexual harassment diantaranya karena ketidaktahuan pelaku mengenai apa yang ia perbuat yang tergolong pada tindak pelecehan seksual, kemudian kurang mampunya pengendalian diri dari pelaku. Adapun upaya untuk menanggulanginya ialah dengan pencegahan berupa sosialisasi, pengawasan dan pemberian sanksi. Kata Kunci: cyber sexual harrasment, penyimpangan, media sosial.  AbstractThe development of technology has positive and negative effects, the positive surely makes it easier for individuals to communicate, access the Internet, and so on. The downside of the technology brings new massages, such as one of the social media crimes of sexual or cyber sexual harrasment. The study aims to find out and examine forms of cybersexual behavior, causes of sexual abuse in cyberspace, cyberanalyses of harrasment are deviant, and attempts to address the problem. As for the results of the study, such sexual forms as sexting (sex and texting), non-consensual coordination of images (ncii) and spamming activities that present inappropriate comments on social media. Some of the factor causes of cybersexuality are due to the perpetrator's ignorance of what he or she does to sexually abuse, and then the lack of self-control from the perpetrator. As for efforts to address it are prevention of socialization, supervision and sanctions. Keywords: pelecehan seksual dunia maya, penyimpangan, media sosia

    0

    full texts

    2,514

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇