Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
The Effect of Discovery Learning to Teach Students’ Reading Comprehension
This research evaluates the efficacy of the discovery learning method in enhancing reading comprehension for tenth-grade students at SMK Mandiri Pontianak in the academic year 2023/2024. Employing a pre-experimental design, the sample for this study was chosen from the TKJ A class using cluster random sampling. The data collection process included both pre-tests and post-tests. Findings indicated a significant improvement in students' reading comprehension through the implementation of the discovery learning method, evident in the transition from a pre-test score of 61 (averaged) to a post-test score of 83 (excellent Statistical analysis through the t-test validated a noteworthy distinction (a < 0.05), affirming the dismissal of the null hypothesis (H0). This signifies a statistically significant enhancement in reading comprehension following the implementation of the discovery learning method
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PROGRAM DESA SENTRA BATIK DESA BANGUN MULYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam proses pelaksanaan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal melalui program sentra batik di Desa Bangun Mulya. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif karena sesuai dengan tujuan penelitian ini. Metode penelitian yaitu deskritif karena penelitian ini mendeskripsikan temuan – temuan penelitian. Teknik pengumpulan menggunakan wawancara dan informan dalam penelitian ini adalah Pelaksana Program Pemberdayaan Masyarakat, Pihak Desa, dan Masyarakat Desa Bangun Mulya. Observasi dilaksanakan melalui pengamatan dan studi dokumen dengan mengkaji dokumen yang berkaitan dengan dokumen pendukung penelitian. Teknik analisis data dilaksanakan melalui reduksi data yaitu dengan memilih – milih temuan penelitian. Selanjutnya tahapan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dilaksanakan dengan tahapan meliputi tahapan menjalin kebutuhan dengan masyarakat sasaran dan penentuan lokasi penelitian. Tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam pelaksanaan program. Pada tahapan ini juga terdapat identifikasi potensi yang dapat dioptimalkan dalam rangka pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. Tahapan perencanaan program agar program terarah dan tahapan pendidikan masyarakat melalui program pelatihan bagi masyarakat untuk pengembangan kapasitas masyarakat sasaran
KONSTRUKSI SOSIAL DALAM KELOMPOK TERNAK KALURAHAN PATALAN, KAPANEWON JETIS, KABUPATEN BANTUL DIY
Konstruksi sosial merupakan hubungan pengaruh sosial dalam perkembangan pengalaman yang terjadi dan dialami oleh individu. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial untuk melihat fenomena sosial di lapangan. Lokasi penelitian adalah pada kelompok ternak di Kalurahan Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul DIY. Penelitian ini nantinya akan menemukan pola konstruksi sosial pada praktik pemberdayaan masyarakat berkelanjutan di Kalurahan Patalan. Temuan tersebut dapat dikategorikan sebagai temuan yang baru karena secara komperhensif menganalisis dan membahas konsep konstruksi sosial pada praktik pemberdayaan masyarakat berkelanjutan berbasis SDGs. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses pembentukan kelompok sosial yang berbasis SDGs dan untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan kelompok sosial (ternak) di Kalurahan Patalan secara mendalam dan untuk mengetahui efek kelompok sosial kembali ke individu untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan konstruksi sosial Peter L. Berger. Pendekatan ini digunakan untuk lebih memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh peneliti secara langsung dari responden atau lokasi penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konstruksi sosial tersebut menjadi peran penting dalam membentuk norma, hubungan, serta kolaborasi di dalam kelompok ternak dan memiliki peran yang relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), karena tujuan mereka sejalan dengan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian, serta mencapai pembangunan berkelanjuta
Modal Sosial Dalam Pengelolaan Hutan Adat Imbo Putui Di Desa Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar
Tujuan penelitian untuk menganalisis modal sosial dalam pengelolaan hutan Imbo Putui. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan penentuan subjek secara purposive. Peneliti melakukan wawancara kepada 6 informan dan melakukan analisis data dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa unsur modal sosial dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat adat Desa Petapahan untuk mengelola hutan Imbo Putui. Mereka memiliki rasa percaya yang kuat dengan tokoh adat, tokoh agama serta aparat pemerintah desa. Kepercayaan ini didasarkan pada faktor kesamaan suku dan nenek moyang, serta kemampuan para tokoh memenuhi ekspektasi masyarakat. Sementara norma sosial muncul dari kesadaran menjaga hutan untuk masa depan. Mereka mendasarkan diri pada kepentingan adat serta ajaran agama untuk menjaga segala sesuatu yang ada di bumi sebagai bentuk ibadah. Unsur modal sosial yang ada harus diperkuat dan didukung oleh para pihak secara aktif dalam bentuk penerapan norma maupun pemeliharaan jaringan sosial
KONSEP KERJASAMA MENURUT HADITS MULTIKULTURAL HADITS BUKHARI NOMOR 459
Pembahasan ini memfokuskan pembahasannya pada satu hadits yang didalamnya mengandung sikap multikultural yaitu sikap kerja sama, sebagaimana yang terdapat pada shohih Bukhori No. 459, hal ini menjadi penting agar kita semua mengerti dan memahami bahwa betapa pentingnya menumbuh kembangkan sikap saling berkerja sama dalam agama Islam, bahkan antar umat beragama. Pendekatan penelitiannya menggunakan pendekatan (library research) dalam teknis deskriptif kualitatif eksploratif, dengan menekankan pada sumber tertulis terutama pada hadits dan atsar sahabat. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka. Hasilnya penulis menemukan bahwa sikap saling berkerja sama sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan diumpamakan oleh beliau bagaikan jari jemari tangan yang saling menggenggam, saling merapatkan dan saling menguatkan. Bentuk Implementasi dari sikap saling berkerja sama adalah munculnya sikap kasih dan sayang antar sesama demi mewujudkan keharmonisan antar umat seagama dan umat antar agama.
Kata kunci: Kerja Sama, Analisis Data, Hadits Shohi
Rancang Bangun Media Pembelajaran Berbasis Website Google Sites pada Materi Astronomi
Abstrak Pembuatan website bisa dilakukan menggunakan Google Site yang tidak perlu bahasa pemograman yang sulit. Tujuan penelitian adalah menghasilkan sebuah media pembelajaran berbasis website Google Sites pada materi Astronomi dan mendeskripsikan respons mahasiswa dalam menggunakan media yang dihasilkan. Penelitian menggunakan metode penelitian Multimedia Development Life Cycle dengan enam tahapan, yaitu tahap pengonsepan, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan pendistribusian. Sampel penelitian berjumlah 30 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket validasi media dan respons. Penilaian angket menggunakan skala Likert dengan lima skala penilaian dan analisis data menggunakan interpretasi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai validasi ahli media berada pada kategori cukup valid dan rata-rata respons yang diperoleh berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis website Google Sites pada materi Astronomi dapat digunakan dalam pembelajaran. AbstractWebsite development can be done using Google Sites which does not need a difficult programming language. The research aimed to produce a Google Site website-based learning media on Astronomy material and to describe student responses to using the resulting media. The research used the Multimedia Development Life Cycle research method with six stages, namely the conceptual, design, material collection, manufacturing, testing, and distribution stages. The research sample was 30 people using a purposive sampling technique. The research instrument used a media and response validation questionnaire. Questionnaire assessment used a Likert scale with five assessment scales and data analysis used score interpretation. The results showed that the media expert's validation value was in the quite valid category and the average response obtained was in the very good category. Based on the results of the research, it was concluded that learning media based on the Google Sites website on Astronomy material can be used in learning
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Kimia Organik yang Berorientasi Higher Order Thinking Skills
AbstrakTujuan penelitian untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar Kimia Organik yang berorientasi higher order thinking skills. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi penelitian sebanyak 19 orang mahasiswa Tadris Kimia UIN Antasari angkatan 2018. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: mahasiswa sulit memahami materi Kimia Organik dengan tepat; mahasiswa sulit menemukan sumber belajar yang berhubungan dengan Kimia Organik; bahan ajar yang digunakan saat pembelajaran Kimia Organik kurang menarik dan tidak kontekstual; bahan ajar Kimia Organik yang digunakan tidak mendukung mahasiswa untuk menemukan konsep sendiri; serta bahan ajar yang digunakan tidak membantu meningkatkan higher order thinking skills. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa semua responden menyatakan perlunya dikembangkan bahan ajar Kimia Organik yang membuat lebih aktif dan membantu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. AbstractThe research aimed to analyze the needs for Organic Chemistry teaching materials that are oriented to higher order thinking skills. The research method used descriptive quantitative research with a research population was 19 of Tadris Chemistry students at UIN Antasari class of 2018. The sampling technique used a saturated sample. Data collection tools used questionnaires and documentation. Data were analyzed descriptively. The results showed that: it was difficult for students to understand Organic Chemistry material correctly; it was difficult for students to find learning resources related to Organic Chemistry; teaching materials used when learning Organic Chemistry were less interesting and not contextual; Organic Chemistry teaching materials used do not support students to find their own concepts; and the teaching materials used do not help improve higher order thinking skills. Based on the research results, it was concluded that all respondents stated the need to develop Organic Chemistry teaching materials that make them more active and help improve higher order thinking skills
Perancangan Bodi Kendaraan Prototype Arrow Concept sebagai Media Pembelajaran Mata Kuliah Konstruksi Badan Kendaraan
AbstrakPenelitian bertujuan untuk melakukan perancangan bodi kendaraan Prototype Arrow Concept sebagai media dalam pembelajaran mata kuliah Konstruksi Badan Kendaraan. Jenis penelitian adalah research and development (R&D) dengan model planning production and evaluation (PPE). Perancangan dan simulasi dilakukan dengan bantuan software Solidworks. Simulasi dalam penelitian menggunakan material fiber karbon atau carbon fiber. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pengujian simulasi menggunakan software Solidworks. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh velocity yang baik dalam mengatur kecepatan udara, dapat menerima pressure dengan baik, dan mendapatkan nilai coefficient drag (Cd) atau gaya hambat yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa nilai yang diperoleh dari pengembangan bodi kendaraan hemat energi Prototype Arrow Concept sudah memenuhi standar dan layak diproduksi sebagai media dalam pembelajaran mata kuliah Konstruksi Badan Kendaraan. AbstractThe research aimed to develop an energy efficient vehicle body Prototype Arrow Concept in learning Vehicle Body Construction. This type of research was research and development (R&D) with a planning production and evaluation (PPE) model. Design and simulation were done with the help of Solidworks software. Simulations in research used carbon fiber materials. Data collection techniques used observation and simulation testing used Solidworks software. Data analysis technique used descriptive analysis. Based on the research results, good velocity was obtained in adjusting airspeed, can receive pressure well, and gets a drag coefficient (Cd) or low drag. Based on the results of the research, it was concluded that the value obtained from the development of the energy-efficient vehicle body of Prototype Arrow Concept met the standards and was feasible to be produced as an instructional media of Vehicle Body Construction courses
UNIVERSITY STUDENTS’ EXPERIENCES ON READINESS AND UNDERSTANDING IN IMPLEMENTING THE PROGRAM OF KAMPUS MENGAJAR
The Kampus Mengajar program is designed to contribute to the equalization of educational quality. The aim of this research is to analyze how students perceive their readiness and understanding in implementing the program. This study was conducted in two elementary schools in the Pakem District. The research employed a qualitative approach with a case study method, collecting data through in-depth interviews and observations. Thematic analysis was used for data analysis. The findings indicate that students’ motivation to participate in the program is related to their experiences, incentives, and credit conversion. As for students’ readiness and understanding before participating in the program, it involves their prior teaching experiences, subject knowledge, and preparation provided by the program. Regarding readiness and understanding after completing assignments, it encompasses initial assignment experiences, teaching assistance, and interpersonal skills. This study contributes valuable insights for both the government implementing the program and universities for program evaluation purposes
POLA INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT DI ERA DIGITAL STUDY DI DESA PRINGGABAYA LOTIM
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola interaksi sosial masyarakat di era digital di desa pringgabaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data dari penelitian ini adalah masyarakat di desa pringgabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa teknik observasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) bentuk interaksi sosial masyarakat diera digital di Desa Pringgabaya ada dua yaitu menggunakan media sosial atau secara tidak langsung dan tatap muka (2) dampak positif dan dampak negatif berkomunikasi secara tidak langsung. Adapun dampak negatifnya yaitu; timbulnya rasa saling tidak menyukai atau persaingan antar masyarakat, menimbulkan banyak konflik. Dampak positifnya yaitu; menghemat waktu, jangkaun komunikasi lebih luas, dan mempercepat penyebaran informasi (3) dampak negatifnya; kurang update dalam informasi atau kejadian terkini, tidak dapat melakukan komunikasi secara luas, tidak menghemat waktu dan tempat. Dampak positifnya; menumbuhkan rasa kebersamaan, dapat memberikan respon atau tanggapan secara langsung,, dan mempererat hubungan antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya (4) upaya menjaga kekompakan dan keharmonisan antar sesama masyarakat yaitu dengan membuat visi misi desa, mengadakan kegiatan bersama, mengadakan pertemuan, memperbanyak komunikasi, dan saling sapa menyapa saat bertemu