Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
ANALISIS PERANAN REMAJA MASJID DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI KELURAHAN SIANTAN HULU PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembinaan Remaja Masjid di Kelurahan Siantan Hulu Pontianak, Kegiatan Keagamaan Remaja Masjid di Kelurahan Siantan Hulu Pontianak, dan Upaya Pengembangan Karakter Religius Remaja Masjid di Kelurahan Siantan Hulu Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan bentuk survey. Sampel yang digunakan adalah 30 remaja yang beragama islam dengan menggunakan teknik observasi, wawancara tidak langsung,dan dokumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan panduan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan remaja masjid dengan angka persentase 80.17%, kegiatan keagamaan remaja masjid dengan angka persentase 80.33%, dan upaya pengembangan karakter religius dengan angka persentase 81.33% menunjukkan peran remaja masjid nurul iman di kelurahan siantan hulu dalam mengembangkan karakter religius melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di masjid sebagai pusat aktivitas remaja dalam membentuk jati diri dengan adanya pembinaan remaja dalam memakmurkan masjid serta mengarahkan generasi muda islam
IMPLEMENTASI SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA UNTUK PENGUATAN TOLERANSI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SIDING KABUPATEN BENGKAYANG
Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Untuk Penguatan Toleransi Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Siding Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan bentuk deskriptif. Terdapat pula subjek penelitian diantaranya Kepala sekolah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, guru agama dan siswa kelas VII SMP di Negeri 2 Siding Kabupaten Bengkayang. Alat penggumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan panduan observasi, panduan wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis data berupa teknik reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian Program Penguatan Toleransi Siswa Melalui Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat dilihat dari siswa yang melakukan doa sebelum dan sesudah pembelajaran dan perayaan hari besar keagamaan. Perencanaan penguatan nilai toleransi pada siswa yaitu menaati peraturan sekolah, saling membantu, dan menghindari perundungan. Dampak implementasi sila ketuhanan yang maha esa untuk penguatan toleransi siswa yaitu saling menghargai dan menghormati, karakter disiplin
Pemanfaatan Blended Learning untuk Meningkatkan Efektivitas Belajar Google Spreadsheet pada Bimbingan Teknologi Informatika dan Komunikasi
AbstrakTujuan penelitian untuk memperbaiki proses pembelajaran sehingga meningkatkan efektivitas belajar dengan pemanfaatan blended learning. Bentuk penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di kelas X PIPS 1 SMAN 2 Pontianak yang terdiri dari 35 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang dilakukan rekan pendidik saat proses pembelajaran tatap muka, soal evaluasi (daring), dan memberikan angket ke peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran meningkat dari siklus I ke siklus II; hasil belajar peserta didik pada materi Google Spreadsheet meningkat dari siklus I ke siklus II; dan peserta didik memberikan respons positif mengenai pemanfaatan blended learning dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa blended learning meningkatkan efektivitas belajar peserta didik. AbstractThe research aimed to improve the learning process so as to increase the effectiveness of learning by utilizing blended learning. The form of research was classroom action research. The research was conducted in class X PIPS 1 SMAN 2 Pontianak which consisted of 35 students. Data collection used observation sheets carried out by fellow educators during the face-to-face learning process, evaluation questions (online), and giving questionnaires to students. The data analysis technique used descriptive analysis. The results showed that learning management increased from cycle I to cycle II; student learning outcomes on Google Spreadsheet material increased from cycle I to cycle II; and students gave positive responses regarding the use of blended learning in the learning process. Based on the results of the research, it was concluded that blended learning increases the learning effectiveness of students
Konstruk Gagasan Budaya Moralitas Pendidikan Sekolah Menurut Pemikiran Neil Postman dan Azyumardi Azra
Abstrak Perbincangan budaya moralitas dalam pendidikan sekolah menjadi suatu hal yang sangat esensial. Beberapa tokoh pendidikan memfokuskan pemikiran dalam sebuah karya yang membahas secara utuh permasalahan pendidikan. Neil Postman menekankan bahwa pendidikan moral harus menjadi bagian integral dari kurikulum dan diintegrasikan ke setiap pelajaran. Azyumardi Azra menekankan bahwa pendidikan moral harus berdasarkan pada kearifan lokal, nilai-nilai budaya, dan spiritualitas yang dianut oleh masyarakat setempat. Azyumardi Azra juga menekankan bahwa pendidikan moral harus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan empati sehingga peserta didik dapat memahami dan menghargai budaya dan pandangan yang berbeda. Neil Postman dan Azyumardi Azra memberikan kontribusi penting dalam memahami konstruk gagasan budaya moralitas dalam pendidikan sekolah dengan menekankan bahwa pendidikan moral harus mencakup aspek intelektual, moral, spiritual, dan harus mencerminkan nilai-nilai budaya dan masyarakat setempat. AbstractDiscussing the culture of morality in school education is very essential. Several educational figures focus their thoughts in a work that discusses educational issues as a whole. Neil Postman emphasizes that moral education must be an integral part of the curriculum and integrated into every lesson. Azyumardi Azra emphasizes that moral education must be based on local wisdom, cultural values, and spirituality adhered to by the local community. Azyumardi Azra also emphasized that moral education must develop critical thinking skills and empathy so that students can understand and appreciate different cultures and views. Neil Postman and Azyumardi Azra made an important contribution in understanding the construct of the idea of a culture of morality in school education by emphasizing that moral education must include intellectual, moral, spiritual aspects, and must reflect local cultural and community values
ANALISIS PENGUKURAN MINAT BERDASARKAN TEORI HOLLAND PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe minat berdasarkan teori Holland pada mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, sedangkan alat pegumpul datanya berupa angket yang diadaptasi dari inventori minat Holland. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa Prodi BK FKIP UNTAN angkatan 2021/2022 berjumlah 44 mahasiswa. Analisis menggunakan statistik deskriptif yang menghasilkan persentase nilai skor minat mahasiswa. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh sebagian besar mahasiswa memiliki tipe minat yang dominan pada tipe sosial 65,9% (29 Mahasiswa) kategori cukup tinggi, hal ini menunjukan bahwa mahasiswa prodi Bimbingan dan konseling memiliki minat sesuai dengan karakteristik pekarjaan sebagai guru Bimgingan dan Konseling/Konselor di sekolah. Sedangkan tipe minat yang lain kategorinya rendah yaitu: tipe convensional 15,9% (7 Mahasiswa), tipe investigative 9,1% (4 Mahasiswa), tipe realistic 4,5% (2 Mahasiswa), tipe arstistic 2,3% (1 Mahasiswa), tipe enterprising 2,3% (1 Mahasiswa). Kata Kunci: Pengukuran minat, Teori Holland, Mahasiswa Prodi BK   AbstractThis study aims to describe the types of interest-based on Holland's theory in Guidance and Counseling Study Program students at the Teaching and Education Faculty, Tanjungpura University, Pontianak. The quantitative method was descriptive, while the data collection tool was a questionnaire adapted from Holland's interest inventory. The population in this study was 44 students of the Guidance and Counseling Study Program in the academic year 2021/2022. The analysis used descriptive statistics, which produced a percentage of student interest scores. The research finding shows that most students had the dominant types of interest in the social class, 65.9% (29 students), which was a reasonably high category. While the other types of interest are in a low sort, namely: conventional type at only 15.9% (7 students), investigative type at 9.1% (4 students), realistic type at 4.5% (2 students), artistic style at 2.3% (1 student), enterprising type 2.3% (1 student) Keywords: Guidance and Counseling Study Program Students, Holland Theory, Measurement of Intere
PRINSIP MORAL DALAM PANDANGAN ILMU HADITS MULTIKULTURAL
Penelitian ini membahas satu hadits yang terdapat di kitab Hadits Abu Daud Nomor 4202. Hadits ini disampaikan oleh Maimun bin Abu Syabib dan menyajikan kisah ketika seorang peminta-minta menerima remukan roti dari 'Aisyah, sementara seorang laki-laki berpakaian rapi, memiliki jabatan diberi jamuan makan olehnya. Dalam hadits ini, 'Aisyah menjelaskan bahwa perilaku itu sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW yang menyatakan, "Perlakukanlah manusia sesuai dengan kedudukannya." Penelitian ini akan menganalisis konteks dan implikasi dari pernyataan Nabi SAW itu, menggali pemahaman lebih dalam tentang nilai-nilai sosial dan etika Islam terkait perlakuan terhadap berbagai lapisan masyarakat. Metode penelitian melibatkan analisis teks hadits, serta kajian literatur terkait konsep-konsep seperti adab (etika) dan ukhuwah (persaudaraan) dalam Islam.Tujuannya ialah mengungkap makna hadits ini dalam konteks lebih luas dan merinci. Implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman, khususnya tentang ajaran Islam terkait perlakuan terhadap sesama, dengan menjelaskan pentingnya memperlakukan setiap individu sesuai dengan kedudukannya dalam masyarakat.
Kata Kunci: Hadits, Moral, Analisi
ANALISIS SIKAP NASIONALISME MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS RUANG 1 FKIP UNJA ANGKATAN 2020 DI ERA GLOBALISASI 4.0
Sikap nasionalisme adalah suatu paham suatu individu ataupun kelompok untuk mencintai suatu bangsa dan tanah air karena memiliki nasib dan tanggungan yang sama. Sikap nasionalisme dalam ruang lingkup yang sempit dapat diartikan suatu rasa kecintaan kepada bangsa serta tanah air sampai akhirnya ia menganggap bangsanya adalah bangsa terbaik dan tidak ada bangsa lain yang lebih baik daripada bangsanya. Sikap nasionalisme dalam artian luas ialah suatu wujud bentuk rasa cinta terhadap tanah air tanpa merendahkan bangsa-bangsa lainnya. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis sikap nasionalisme, khususnya pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Bahsa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi Angkatan 2020. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Sumber data penelitian terdiri dari, sumber primer dan sekunder. Data penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap nasionalisme mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris berada pada kategori yang buruk dimana mahasiswa/I masih kurang memiliki sikap bangga sebagai bangsa Indonesia, cinta tanah air dan bangsa, rela berkorban demi bangsa, menerima kemajemukan, bangga pada budaya yang beragam, menghargai jasa pahlawan, serta mengutamakan kepentingan umum
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA MELALUI PERMAINAN BAHAN ALAM DI TK MEKAR GEMILANG KUBU RAYA
Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan proses dan hasil belajar melalui permainan bahan alam yang dapat meningkatkan kemampuan Kerjasama anak di Taman Kanak-Kanak Mekar Gemilang Kubu Raya. Subjek penelitian terdiri dari 12 anak. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan yang mengacu pada model penelitian tindakan kelas Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus, setiap siklus terdiri dari 6 kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan menganalisis data wawancara selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif dengan membandingkan hasil yang diperoleh dari pra-intervensi, siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan Kerjasama melalui permainan bahan alam. Pada siklus I anak yang sudah berkembang masih 20-35%. Pada siklus II anak yang sudah berkembang rata-rata 50-60%. Sedangkan pada siklus III anak yang sudah berkembang mencapai 70-90% pada masing-masing aspek perkembangannya. Kata Kunci: Kemampuan kerjasama, Permainan Bahan Ala
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR DAN MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
SMA Islam 10 Al Azhar Pontianak merupakan salah satu sekolah yang belum menerapkan kurikulum merdeka belajar. Salah satu masalahnya adalah guru tidak memahami konsep dan bagaimana mengembangkan proyek untuk memperkuat profil siswa Pancasila. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan dengan mengadopsi langkah-langkah Metode Penelitian Tindakan atau sering disebut penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 3 (tiga) tahapan kegiatan utama, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) observasi dan evaluasi, dan (3) refleksi. Berdasarkan hasil pelatihan dan pendampingan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman guru dalam merencanakan proyek penguatan profil siswa Pancasila dalam KOSP dan menyusun modul proyek adalah baik dan secara umum tanggapan peserta menyatakan puas dengan kegiatan pelatihan yang diberikan. Kata Kunci: Profil Mahasiswa Pancasila, Pendampingan Persiapa
DESAIN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS MITIGASI BENCANA BANJIR PADA MATERI FLUIDA STATIS KELAS XI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan kelayakan bahan ajar fisika. Penelitian ini menggunakan metode 3D (Define, Design and Development). Bahan ajar yang dikembangan diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa sesuai dengan alur tujuan pembelajaran pada kurikulum merdeka. Materi yang digunakan dalam bahan ajar adalah materi fluida statis yang terintegrasi mitigasi bencana banjir yang dijelaskan sesuai penerapan dari materi fluida. Dari bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan perbaikan dari evaluasi ahli dapat disimpulkan bahwa bahan ajar fisika berbasis mitigasi banjir pada materi fluida statis kelas XI layak digunakan dalam proses belajar mengajar. Â