Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    2514 research outputs found

    PKMS PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN UMKM DODOL RUMPUT LAUT DI DESA SAMPULUNGAN KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI

    No full text
    Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas UMKM Dodol Rumput Laut yang ada di desa Sampulungan Kabupaten Takalar melalui pelatihan pemasaran berbasis media sosial dan pengadaan penambahan alat produksi, peningkatan pengetahuan mitra mengenai laporan keuangan dan peningkatan pengetahuan mitra mengenai inovasi dan desain produk. Pengabdian pada masyarakat ini berlangsung tiga tahap. Tahap pertama, yakni mengadakan sosialisasi dan pelatihan kepada para mitra; tahap kedua, yakni melakukan pendampingan; dan tahap ketiga, mengevaluasi dan merefleksi hasil dari pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan yang telah diberikan kepada mitra di desa Sampulungan. Setelah melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan terhadap UMKM Dodol Rumput laut, 1) mitra melakukan inovasi produk dari segi kemasan dan varian rasa, 2) Mitra mampu membuat gambar desain kemasan sederhana dengan menggunakan aplikasi Canva, dan 3)  Mitra sudah dapat melakukan pemasaran produk dengan memanfaatkan media sosial seperti Whatsapp Group, Facebook dan  marketplace. Kata Kunci: Peningkatan pendapatan, Inovasi, Pemasaran Berbasis media Sosial

    PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA QUIZIZZ TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI HIMPUNAN

    No full text
    Secara umum penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan media quizizz terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi himpunan di kelas VII SMP Santo Benediktus Pahauman, Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen karena sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan media quizizz terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi himpunan di kelas VII SMP Santo Benediktus Pahauman,hasil penelitian yakni dari post-test yang telah diberikan kepada siswa diperoleh hasil belajar siswa, kemudian dilakukan uji hipotesis (Ha) dengan menggunakan uji t (karena kedua data berdistribusi normal dan homogen) diperoleh ≥ , atau  yang jatuh pada daerah penolakan  yang berarti bahwa  diterima. Berdasarkan hipotesis, jadi kesimpulannya adalah model pembelajaran problem solving berbantuan media quizizz lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional pada materi himpunan di kelas VII SMP Santo Benediktus Pahauman. Kata Kunci: Problem Solving, Media Quizizz, Kemampuan Pemecahan Masalah

    SURVEI MEDIA PEMBELAJARAN GURU PASCA PANDEMI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 NGABANG

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk (1) Mendeskripsikan  persepsi siswa terhadap penggunaan media pembelajaran guru bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ngabang; (2) Mendeskripsikan rata-rata motivasi belajar pasca pandemi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ngabang; (3) Mendeskripsikan hubungan yang signifikan penggunaan media pembelajaran guru bahasa Indonesia dan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ngabang. Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi siswa terhadap penggunaan media pembelajaran guru kelas VIII SMP Negeri 1 Ngabang diperoleh persentase sebesar 73,81% kategori “baikâ€, (2) Rata-rata motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ngabang sebesar 73,23% kategori “baik", (3) Terdapat hubungan antara media pembelajaran dengan motivasi belajar kelas VIII SMP Negeri 1 Ngabang dengan taraf siginifikasi >0,05 dan diperoleh rhitung sebesar 0,577 dengan  sig (0,307 >0,05) maka Hipotesis Alternatif (Ha) diterima dan pada sig 0,000<0,05 maka Hipotesis Nol (Ho) ditolak. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Motivasi Belajar, Hubunga

    PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MELAKSANAKAN FUNGSI SOSIALISASI POLITIK UNTUK PEMILIH PEMULA DI KOTA PONTIANAK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan fungsi sosialisasi politik untuk pemilih pemula di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk studi deskriptif. alat pengumpul datanya adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. teknik dalam menganalisis data dalam penelitian ini dengan cara reduksi data, display/penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. dalam menjamin keabsahan data peneliti melakukan cross check melalui informasi data wawancara pada subjek penelitian dan dokumentasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan fungsi sosialisasi politik bagi pemilih pemula adalah sebagai lembaga penyelenggara pemilu dan salah satu agen sosialisasi politik dengan memberikan pendidikan politik bagi pemilih, memaksimalkan proses sosialisasi, melakukan survey atau jejak pendapat, dan  meningkatkan kinerja pemilu. Faktor-Faktor yang mempengaruhi KPU dalam melaksanakan sosialisasi politik adalah mekanisme sosialisasi politik, Pola sosialisasi politik, faktor sosial ekonomi dan sistem politik

    STRATEGI PEMBELAJARAN MEMBENTUK NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PPKN PADA ANAK AUTISME DI SMA LUAR BIASA BINA ANAK BANGSA PONTIANAK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran, hambatan dan solusi serta dampak dari strategi pembelajaran dalam membentuk nasionalisme melalui pembelajaran ppkn pada anak autisme di SMA LB Bina Anak Bangsa Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan penelitian bentuk kualitataif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan peserta didik, sedangkan sumber data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari sumbernya. Data yang diperoleh biasanya data berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam membentuk nasionalisme bisa dikatakan cukup baik dikarenakan pada saat kegiatan belajar mengajar terjadi komunikasi antara dua arah dimana siswanya cukup berperan aktif pada saat proses pembelajaran sehingga guru yang besangkutan bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran yang berujuan untuk membentuk nasionalisme itu ditandai dengan mengikuti upacara bendera, memperingati hari-hari penting kenegaraan, mematuhi tata tertib sekolah dan berperilaku yang sopan terhadap guru, namun demikian dalam pelaksanaannya juga terdapat beberapa hambatan yang dihadapi seperti kepribadian anak dan juga lingkungan di sekitar anak seperti keluarga, sekolah dan juga masyarakat

    KRITERIA ORANG CERDAS MENURUT RASULULLAH. SAW: STUDI HADITS DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas dan kandungan hadits tentang kriteria orang yang cerdas menurut Rasulullah. saw. Dengan cara meneliti sanad, matan dan rawi hadits tersebut secara parsial. Setelah disajikan dan dianalisa data-data yang berhubungan dengan kethiqahan para periwayat yang ada dalam sanad hadits yang diteliti, dan data-data persambungan sanadnya serta matan riwayat Sufyan Bin Waqi’ yang ditakhrij oleh at-Tirmidzi, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Semua periwayat yang ada dalam sanad berjumlah 9 orang, 5 orang periwayat berkulaitas Thiqah (terpercaya), 3 orang periwayat berkualitas dhoif (lemah) dan 1 orang tidak ada komentar dari para ulama hadits. Semua periwayat bertemu dengan periwayat lainnya yang berstatus sebagai gurunya, dengan demikian sanadnya muttasil (bersambung). Matan hadits tersebut ternyata tidak ada shadh (cacat/tercela), artinya tidak bertentangan dengan dalil naqli mapun dalil aqli, dengan demikian hadits Riwayat Tirmidzi nomor hadits 2383 tentang orang yang cerdas menurut para ulama ahli hadits dinyatakan kualitasnya hasan. Adapun metode  yang digunakan dalam penelitian hadits ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini dilaksanakan dengan menghimpun berbagai sumber kepustakaan berupa kitab-kitab hadits yakni: Shahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan At-Titmidzi dan Musnad Imam Ahmad. Menurut fokus penelitiannya, penelitian ini akan berfokus kepada dua hal utama yaitu Penelitian Sanad dan Penelitian Matan hadits. Setelah dilakukan pengumpulan data dan analisis hadis secara parsial, penelitian ini berkesimpulan bahwa hadits riwayat Tirmidzi Nomor 2383 tentang kriteria orang cerdas menurut Rasulullah. Saw tergolong ke dalam golongan hadits hasan, baik dari segi sanad maupun matannya

    EFEKTIVITAS PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    No full text
    Realistic  Mathematics  Education  (PMR)  is  an  approach  to  mathematicseducation  adopted  from  Realistic  Mathematics  Education  (RME)  which  has  beendeveloped  in  the  Netherlands  since  1970.  PMR  tends  to  provide  explanations  related  torealistic  things,  so  that students  can  easily  digest  the  learning  delivered  by  educators  .This  study  aims  to  conduct  a  literature  review  related  to  the  effectiveness  of  realisticmathematics education (PMR) in learning mathematics. The research method chosen inthis study is the SLR (Systematic Literature Review) method. Data collection was carriedout  by  documenting  and  reviewing  all  articles  related  to  mathematics  education  in  theperiod  2010 –2020.  The  articles  used  in  this  study  were  30  accredited  national  andinternational  journal  articles  obtained  from  Google  Schoolar,  Research  Gate,  SINTA,DOAJ,  and  Scopus.  Based  on  this  research,  it  was  found  that  Realistic  MathematicsEducation (PMR) is able to improve learning outcomes and can improve many students'mathematical  abilities.  Starting  from  the  ability  of  intuition,  mathematical  problemsolving ability, connection and communication skills of students.  Keywords: Realistic  Mathematics  Education,  Mathematics  Learning,  Systematicliterature Revie

    EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK WANT DOING EVALUATION PLANNING (WDEP) DALAM MENINGKATKAN SELF-CONTROL SISWA DI MTS NEGERI 2 PONTIANAK

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan konseling kelompok menggunakan teknik Want Doing Evaluation Planning (WDEP) dalam meningkatkan self-control peserta didik kelas VIII di MTs Negeri 2 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-eksperimen dengan bentuk Pre-Eksperimental Design dengan rancangan Pre-test–Post-test One Group Design. Sampel dalam penelitian ini ialah 6 siswa yang memiliki self-control rendah berdasarkan hasil skor sebaran angket di kelas populasi dengan jumlah 74 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Berdasarkan perhitungan, ditemukan rata-rata tingkat self-control siswa sebelum diberikan perlakuan (Pre-test) ialah 79 dan setelah diberikan perlakuan (Post-test) meningkat menjadi 113. Nilai T hitung pada uji Paired Sample T-Test yakni -8.328 dengan nilai Sig. (2 Tailed) 0.00 < 0.05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan konseling kelompok menggunakan teknik Want Doing Evaluation Planning (WDEP) efektif dalam meningkatkan self-control siswa kelas VIII di MTs Negeri 2 Pontianak

    PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

    No full text
    Kurikulum merdeka sangat berfokus pada pencapaian hasil belajar yang dilakukan secara nyata yaitu dengan pencapaian pada pengetahuan perilaku siswa, kemampuan siswa, dan hasil belajar siswa. Kurikulum merdeka memiliki sifat yang luwes dan fleksibel. Perbedaan antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka belajar adalah terletak pada amanat pendekatannya. Pada kurikulum 2013 hal tersebut membawa amanat mengenai pendekatan berbasis sains atau pendekatan saintifik. Namun pada kurikulum merdeka akan memberikan amanat pada pendekatan berbasis pada projek. Guru sangat berperan dalam penerapan kebijakan merdeka belajar. Guru dapat berkontribusi secara kolaboratif dan efektif terhadap pengembangan kurikulum yang mengatur dan menyusun materi pembelajaran, buku teks, dan konten. Keterlibatan guru dalam proses pengembangan kurikulum penting dilakukan untuk menyelaraskan isi kurikulum dengan kebutuhan siswa di kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif, yaitu penelitian hanya menggambarkan keadaan objek variabel yang diteliti tanpa perbandingan dan independensi.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research)

    Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Siswa terhadap Materi Kebencanaan

    No full text
    Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik siswa terhadap materi kebencanaan. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian adalah seluruh siswa MTs Muhammadiyah 1 Dukun yang berjumlah 113 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan praktik siswa terhadap materi kebencanaan tergolong pada kategori tinggi; kriteria tingkat pengetahuan tergolong pada kategori tinggi atau baik; tingkat sikap tergolong pada kategori sedang; dan praktik tergolong pada kategori tinggi atau baik. Hasi penelitian juga menunjukkan bahwa sikap dengan rata-rata skor tertinggi berada di kelas IX. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan praktik siswa di MTs Muhammadiyah 1 Dukun terhadap materi kebencanaan tergolong pada kategori tinggi. AbstractThe research aimed to determine the level of students' knowledge, attitudes, and practices regarding disaster material. This research used a quantitative approach with a survey design. The research sample was all students of MTs Muhammadiyah 1 Dukun, totaling 113 students. The sampling technique used saturated sampling. Data was collected using observation and questionnaires techniques. The data analysis technique used descriptive statistics. The results of the research showed that students' knowledge and practice of disaster material was in the high category; the criteria for the level of knowledge was in the high or good category; attitude level was in the medium category; and practices were in the high or good category. The results of the research also showed that attitudes with the highest average score are in class IX. Based on the results, it was concluded that the knowledge, attitudes, and practices of students at MTs Muhammadiyah 1 Dukun regarding disaster material were classified in the high category

    0

    full texts

    2,514

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇