Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS LITERASI DAN NUMERASI DI SDN SANGANOM 1 DAN 2 KABUPATEN PASURUAN
Program bimbingan belajar di SDN Sanganom 1 dan SDN Sanganom 2, Kabupaten Pasuruan, dirancang untuk mengatasi tantangan pendidikan di daerah terpencil, khususnya dalam masalah literasi dan numerasi siswa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk pendampingan kegiatan bimbingan belajar siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi yang terhambat oleh keterbatasan fasilitas dan metode pengajaran yang kurang interaktif. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melalui tahapan refleksi, perencanaan, aksi, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa. Siswa kelas rendah mampu mengenal huruf dan kata dasar, sementara siswa kelas tinggi lebih terampil menyusun kalimat dan menyelesaikan soal matematika. Program ini membuktikan bahwa intervensi berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah terpencil
PEMETAAN DAN PENGEMBANGAN POTENSI USAHA MIKRO BERBAHAN DASAR LIMBAH KELAPA PADA KELOMPOK MASYARAKAT EKONOMI PRODUKTIF
Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk menyelesaikan masalah mitra dalam pengelolaan limbah kelapa. Proses pengabdian dilakukan dengan cara membuat desain pemetaan dan pengembangan potensi usaha mikro di UMKM Rumah Kelapa Nakulo. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara pendampingan. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara menggunakan instrumen lembar observasi dan lembar wawancara. Analisis data disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Pengabdian ini menghasilkan desain pemetaan dan pengembangan potensi usaha mikro yang dianalisis dari aspek bahan baku, target pasar, kompetitor, sumber daya manusia, modal untuk pembelian aset, dan omzet. Melalui pengabdian ini, mitra berkomitmen untuk menerapkan konsep zero waste pada usahanya. Selain itu, pengetahuan mitra tentang pengolahan limbah kelapa dan produk hasil pengolahannya menjadi meningkat, kemampuan mitra dalam mengelola limbah kelapa juga meningkat, serta jenis produk usaha mitra dari hasil pengolahan limbah kelapa juga diharapkan dapat bertambah
OPTIMALISASI PENGGUNAAN ANGGARAN MELALUI PENDAMPINGAN PELAPORAN DATA TRANSAKSI BELANJA DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BADUNG
Permasalahan yang sering terjadi dalam sub bagian pelaporan meliputi kesalahan penginputan data, ketidaksesuaian data, serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten. Permasalahan ini menghambat penyelesaian tugas tepat waktu dan berdampak pada penundaan pencapaian target dan tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan dalam proses pelaporan data transaksi belanja di Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Fokus utama penelitian ini adalah optimalisasi penggunaan anggaran melalui pendampingan pelaporan data transaksi belanja. Pendampingan dalam pelaporan data transaksi belanja dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan anggaran, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Melalui pendampingan ini, staf di Sekretariat Daerah Kabupaten Badung diharapkan dapat memahami prosedur dan standar pelaporan yang benar, serta meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola dan melaporkan anggaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan yang efektif dapat meningkatkan kualitas pelaporan dan pengelolaan anggaran, serta membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Dengan optimalisasi penggunaan anggaran melalui pendampingan, diharapkan tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat
PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MENANGKAL BAHAYA NARKOBA DI KABUPATEN SAMBAS
Program PKM di Kabupaten Sambas bertujuan memperkuat profil Pelajar Pancasila dalam menangkal bahaya narkoba melalui seminar, ceramah, diskusi, dan evaluasi, sehingga siswa dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai filter terhadap penyalahgunaan narkoba. Tindak lanjut program ini mencakup pembentukan forum remaja sadar bahaya narkoba, dengan teknik pengukuran keberhasilan melalui kuesioner pre dan post-program serta observasi langsung selama kegiatan. Penguatan profil Pelajar Pancasila penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan cinta tanah air, sehingga pelajar mampu membangun kehidupan sosial yang harmonis. Edukasi tentang bahaya narkoba juga diperlukan karena dampaknya sangat merusak, baik secara fisik, psikis, sosial, maupun kebangsaan, yang jika tidak diantisipasi akan menghancurkan generasi muda
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI DETEKSI DINI STUNTING MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan (tumbuh pendek) pada anak akibat asupan gizi yang buruk selama proses tumbuh kembang. Tujuan kegiatan pengadian masyarakat (PkM) ini untuk memberikan pelatihan keterampilan kader kesehatan terkait deteksi dini stunting serta meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan tumbuh kembang pada anak. Kegiatan (PkM) dilaksakan di Dusun Srunggo II, Padukuhan Selopamiro, Imogiri, Bantul, D.I.Yogyakarta pada bulan Juni-Agustus 2024. Kader kesehatan diberikan pelatihan pemeriksaan antropometri, tanda-tanda vital (TTV), dan pengisian buku saku konselor sebaya sebanyak 24 orang, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan dan edukasi mengenai deteksi dini stunting dan tumbuh kembang pada masyarakat yang dihadiri sebanyak 72 orang. Pemeriksaan kesehatan diketahui terdapat IMT dengan kategori kurus (13,89%), LILA kategori tidak normal (13,89%), tekanan darah kategori tinggi (16,67%), dan kadar hemoglobin kategori rendah (33,33%), serta tingkat pengetahuan masyarakat mengenai stunting (pre-test) kategori kurang (2%), cukup (69%), dan baik (29%) mengalami peningkatan setelah pemberian edukasi (post-test) menjadi kategori cukup (14%) dan baik (86%)
PELATIHAN PERANCANGAN MODUL AJAR BERBASIS GAME ONLINE DALAM KERANGKA TPACK BAGI GURU IPA
PKM ini dilatarbelakangi oleh kesulitan guru menyusun modul ajar untuk pemenuhan aset pendukung pembelajaran. Peserta pelatihan adalah 15 guru IPA dari MGMP IPA PPU dan KKG Gugus 2 Sepaku. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru IPA dalam merancang modul ajar berbasis game online dengan pendekatan Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK). Metode kegiatan pada tahap awal komunikasi dengan mitra menentukan kebutuhan dan pendataan peserta. Tahap pelaksanaan penyampaian materi oleh tiga dosen, sesi praktik langsung, dan pendampingan. Tahap akhir evaluasi dengan pre-post test kepada seluruh peserta serta analisis kesesuaian modul yang dihasilkan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang TPACK, dan gamifikasi yakni kemampuan integrasi game dalam pengajaran meningkat dari 50% saat pretest menjadi 76.92% . Persepsi dari 78.85% menjadi 81.54%, pengetahuan gamifikasi meningkat dari 48.08% menjadi 78.85%. Selain itu, peserta pelatihan mampu membuat modul ajar yang memenuhi: kesesuaian format, kerangka TPACK, dan penggunaan game online sebagai teknologi pembelajaran
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU IPA: PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS STEM PADA MATERI ENERGI TERBARUKAN
Tujuan utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman peserta pelatihan dalam hal ini adalah 36 orang yang tergabung dalam MGMP IPA Kabupaten Muaraenim. Selain itu, tujuan kegiatan adalah melatihkan guru IPA untuk melakukan inovasi media pembelaharan berupa alat peraga melalui implementasi pendekatan STEM. Participatory Action Research (PAR) menjadi metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan tahapan; 1) Sosialisasi, 2) Pelatihan, 3) Penerapan teknologi, 4) Evaluasi, dan 5) Keberlanjutan program. Berdasarkan hasil data yang didapatkan adalah terdapat peningkatan hasil tes dengan N-gain sebesar 0,79 yang termasuk dalam kategori tinggi. Secara umum, berdasarkan hasil angket, didapatkan bahwa 82% peserta pelatihan sangat setuju bahwa kegiatan pengabdian ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan membuat media pembelajaran berbasis STEM berupa alat peraga pada materi energi terbarukan. Hasil dari kegiatan ini menjadi dasar tim pengabdian untuk melalukan keberlanjutan program kepada mitra agar produk media pembelajaran berbasis STEM secara konsisten dapat digunakan dalam pembelajaran dan dikembangkan seiring perkembangan ilmu pengetahuan
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PERSAMAAN LINEAR MENGGUNAKAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN KARTU YU-GI-OH!
Dalam mempelajari materi persamaan linear, salah satu kesulitan dalam belajar aljabar adalah “kesalahan siswa dalam menterjemahkan dari satu model presentasi ke model presentasi yang lain”, sedangkan faktor yang berpengaruh dalam kekurangpahaman siswa untuk mempelajari aljabar salah satunya yaitu penggunaan alat peraga dari guru yang kurang optimal. Salah satu cara untuk mengatasi adalah dengan menggunakan model dan media pembelajaran yang berbeda, Penelitian ini mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, dengan menggunalan alat peraga yang unik, salah satunya dengan menggunakan media Trading Card Game yaitu Yu-Gi-Oh!. Konten yang ada di kartu TCG ini meliputi kartu asli maupun custom yang memiliki efek yang berkaitan dengan persamaan linear dan aturan permainan yang dimodifikasi untuk mempermudah permainan. Setelah perancangan kartu khusus yang dilakukan, maka didapatkanlah prototipe kartu yang mengintegrasikan aspek-aspek pembelajaran persamaan linear di dalamnya dan siap diujikan dalam aspek mekanik penggunaan kartu tersebut dalam permainan serta keefektifannya utuk mengajarkan materi persamaan linear kepada siswa
PEMBUATAN LILIN AROMATHERAPY DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH MINYAK JELANTAH
Limbah minyak jelantah belum dimanfaatkan secara luas dan umumnya dibuang begitu saja. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menawarkan pengolahan minyak jelantah untuk dijadikan sebagai lilin aromatherapy. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lilin aromatherapy dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Balai RT 19 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan, antara lain observasi, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang dibantu oleh tim mahasiswa dari Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bengkulu. Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dan membuka wawasan para peserta dalam mengatasi permasalahan limbah minyak jelantah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Tahapan evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengetahui pemahaman peserta tentang pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku lilin aromatherapy menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman para peserta tentang materi yang diberikan dari 45% menjadi 75%
ANALISIS PENGEMBANGAN ALAT LATIHAN DRILL PASSING SEPAK BOLA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pernggunaan alat latihan passing sepak bola dalam latihan pasing dan menendang. Metode yang digunakan adalah metode telaah pustaka yang menjelaskan penelitian yang terdahulu yang kemudian di analaisis dan disimpulkan sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan hanya berdasarkan atas karya tertulis, termasuk hasil penelitian baik yang telah maupun yang belum dipublikasikan. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan tlaah pustaka dan angket sebagai data studi pendahuluan. Adapun masalah pada penelitian ini adalah untuk mengetahuI relevansi alat drill pasing yang digunakan dari hasil penelitian. Hasil telaah pustaka dari penelitian terdahulu menunjukkan alat latihan drill passing sepak bola sudah pernah diterapkan pada pembelajaran dan perlu ada pengembangan alat latihan drill berbasis aplikasi yang belum dikembangkan sebelumnya sehingga dapat menambah antusias dari siswa dalam mengikuti pembelajaran passing sepak bola. Padapun kesimpulan peggunaan alat latihan drill passing sepak bola yang dikembangkan memiliki kelayakan dan efektif untuk digunakan. dan perlu ada pengembangan alat latihan drill smash yang belum dikembangkan sebelumnya sehingga dapat menambah antusias dari siswa dalam mengikuti pembelajaran sepakbola