Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
Language Learning Strategies in Academic Writing: A Case Study of Indonesian Good Language Learners
The theory of Language Learning Strategy (LLS) has been alluded to in many past works. This study examines the writing strategies employed by five high-achieving Indonesian bilingual university students in their academic essays. Writing at the university level is widely recognized as a challenging and complex process; therefore, this research seeks to identify similar and distinctive strategy use patterns among these bilingual students. Data were collected through semi-structured interviews adapted from Oxford’s (1990) language learning inventory and categorized into three writing stages: pre-writing, writing, and revising. The responses were transcribed and analyzed using directed content analysis to provide an in-depth understanding of the phenomenon. The findings revealed shared strategies in the Cognitive, Memory, Affective, and Compensation categories. However, significant differences were observed in Metacognitive and Social strategies highlighting the influence of individual preferences and cultural factors on academic writing practices
Analysis of the attitudes and perceptions of prospective science teacher students towards stem learning
This research aims to analyze the attitudes and perceptions of prospective science teacher students in STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) learning. This research uses a survey method and is analyzed descriptively to get a true picture. The sample in this study was 62 students consisting of physics education, chemistry education and science education study programs from 4 universities in the West Kalimantan region. Data analysis was carried out qualitatively based on the results of distributing a questionnaire on attitudes and perceptions of prospective science teacher students. Based on the results of data analysis obtained, prospective science teacher students have good attitudes and perceptions towards STEM learning. As for every aspect of students' attitudes and perceptions towards the STEM learning carried out, students have attitudes and perceptions in the category of sufficient understanding that prospective teacher students recognize an interest in STEM learning, have sufficient competence and performance in learning in the STEM field and have an interest and sense of ownership. it is good. The average attitude and perception of students shows 2.81, which means it is quite good
Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan kecerdasan logis matematis
Studi ini mengkaji hubungan di dalam spektrum kecerdasan logis-matematis dengan kapabilitas dalam menangani masalah matematika pada siswa kelas X di SMA Negeri 3 Sungai Kakap. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengikutsertakan enam siswa kelas X B yang dipilih secara purposif, mewakili tiga level kecerdasan logis-matematis. Temuan dikumpulkan melalui tes kecerdasan logis-matematis dan kecakapan menyelesaikan kesulitan matematika serta wawancara. Evaluasi informasi mengungkapkan adanya korelasi yang baik di dalam kecerdasan logis-matematis dengan keterampilan selama proses menangani permasalahan. Individu kecerdasan logis-matematis tinggi menunjukkan penguasaan penuh berkaitan dengan seluruh indikator kecakapan mengatasi kendala, sementara itu, individu dengan tingkat kecerdasan moderat memenuhi tiga indikator, dan siswa berdasarkan kategori kecerdasan rendah hanya memenuhi dua indikator. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kecerdasan logis-matematis untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah matematika siswa. Implikasi praktis dari temuan ini ialah referensi bagi tenaga pendidik dalam mengetahui cara siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan kecerdasan yang dimiliki
Ethnobotanic study in sapi sonok madura herbal as a science learning resource for junior high school students
The lack of contextual learning in the field of science is one of the constraints in teaching and learning science. Contextual learning can be achieved by integrating local wisdom from the students' surroundings into science lesson plans. This approach serves as a bridge for introducing and preserving local wisdom by making it familiar to students. Through science learning based on contextual approaches, students can easily find real-life examples of scientific concepts that they study and observe in their daily lives. This research aims to describe the study of ethnobotany, or the types of natural materials found in one of Madura's local wisdom traditions, specifically the Madura Sonok cow herbal medicine. The findings of this study show a correlation between indigenous knowledge and scientific knowledge. The local community's knowledge of utilizing specific natural materials for livestock consumption, believed to have specific properties and benefits, is connected to scientific concepts in the study of natural materials or their classification. There are many types of scientific concepts that can be integrated with ethnobotany in the context of Madura Sonok cow herbal medicine, such as topics related to temperature and heat, elements, compounds, and mixtures, as well as the classification of living organisms. The method used in this study is a descriptive qualitative approach with data collection techniques based on field data (interviews with key informants) and supported by relevant articles. The data analysis employed in this study is inductive analysis. This research was conducted in the area known for the local wisdom of Sonok cows, specifically in West Waru, Pamekasan. The conclusion of this study is that the process of making Madura Sonok cow herbal medicine demonstrates connections with three distinct scientific disciplines: chemistry, physics, and biology
Model pembelajaran hybrid menggunakan aplikasi virtual class guna meningkatkan literasi digital mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa. Urgensi penelitian model pembelajaran hybrid menggunakan aplikasi virtual class memungkinkan dalam peningkatan interaksi dan kolaborasi antara dosen dengan mahasiswa serta mahasiswa dengan mahasiswa. Metode penelitian menggunakan Research & Development dengan pendekatan ADDIE yang bertujuan mengembangkan model pembelajaran hybrid dengan menggunakan aplikasi virtual class untuk meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia Semester Gasal tahun ajaran 2024/2025 di Universitas Wijaya Putra dengan jumlah sampel 223 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hybrid menggunakan aplikasi virtual class cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa Universitas Wijaya Putra. Meskipun mahasiswa telah mahir memanfaatkan media digital untuk mencari informasi, namun kemampuan mereka dalam mengevaluasi kualitas informasi, seperti menelusuri sumber, membandingkan data, dan menyusun informasi secara kritis. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran sangat penting untuk keberhasilan pembelajaran hybrid. Dosen dapat menggunakan teknik diskusi kelompok kecil, kuis interaktif, dan proyek kolaboratif yang melibatkan mahasiswa secara pembelajran hybrid sehingga akan membantu menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan interaktif
COMPARISON IS PRESENTED BETWEEN ENDURANCE AND POWER TESTS AND MEASUREMENTS FOR PJOK TEACHERS IN SEKADAU
In this study, the assessment of endurance and power is of paramount importance in order to enhance the efficacy of training regimens. The objective of this study is to determine whether there is a comparison between tests and measurements of endurance and power. The objective of this study is to ascertain the outcomes of the comparison between tests and measurements of endurance and power. The results of the aforementioned test are as follows. In the beep test, 0% of men and 0% of women did not meet the 100% criterion. In the plank test, all participants failed to meet the criterion. In the medicine ball test, 0% of males did not fit 100%, 80% of females did not fit 20%, and in the vertical jump, 66.67% of males did not fit 33.33%, while 100% of females did not fit 0%. The results of this study are expected to enhance the quality of PJOK learning, foster the development of athletes, and elevate the competitiveness of achievements between schools in Sekadau Regency. The implementation of this test in a systematic and sustainable manner can yield significant benefits for PJOK learning and student achievement. It is imperative that this program be implemented on an ongoing basis and that cooperation be sought from a variety of parties
PENGARUH LATIHAN PEREGANGAN ISOMETRIK STATIS TERHADAP FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEMAIN PERSELA LAMONGAN FC
Fleksibilitas melibatkan otot dan persendian dalam gerakannya. Dalam kegiatan berolahraga, fleksibilitas sangat dibutuhkan agar gerakan sendi dan otot meregang secara maksimal. Supaya otot dan sendi dapat lebih optimal lagi dalam melakukan aktivitas, dibutuhkan latihan yang dapat meningkatkan kemampuan otot maupun sendi. Latihan isometrik statis merupakan latihan peregangan statis (diam) dengan keadaan otot relaksasi namun otot tidak mengalami pemanjangan atau pemendekan. Dalam sepak bola, paha belakang berperan aktif sepanjang siklus mulai gaya berjalan, mengayun (saat menendang), dan berlari. Selama fase ayunan, paha belakang (hamstring) berada diperlukan untuk berkontraksi dengan kuat sambil memanjangkan untuk memperlambat ekstensi dan fleksi lutut pinggul. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah experiment research. Penulis hanya menggunakan satu kelompok dengan satu kali tes (One Group Post-Test Only Design). Subjek yaitu 28 pemain Persela Lamongan FC berjenis kelamin laki-laki, dengan diberi treatment dan di akhir dilakukan post-test. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari, dimulai dari tanggal 8 Januari 2024 hingga 26 Februari 2024. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sit and Reach Test. Hasil post test dengan menggunakan teknik One-Sample Statistics fleksibilitas pemain Persela Lamongan FC pada Sit and Reach Test diperoleh rata-rata sebesar 29,6429 dengan standar deviasi 6,998. Jika hasil tersebut dilihat dari tabel norma instrumen sit and reach test, dalam kriteria Baik. Nilai signifikansi post test fleksibilitas pada pemain Persela Lamongan FC >0,05 (sig=.225) dengan metode One Sample Test, menunjukkan ada pengaruh pada fleksibiltas pemain setelah diberi latihan peregangan isometrik statis. Data fleksibilitas pemain menyesuaikan batas minimal kriteria Test Value sebesar 28, dengan t = 1,242 dan mean difference = 1,643. Simpulan dari penelitian ini adalah fleksibilitas pemain Persela Lamongan FC sebesar 29,6429 dengan kategori baik. Ada pengaruh latihan isometrik statis terhadap fleksibilitas hamstring pada pemain Persela Lamongan FC dengan nilai signifikansi >0,05 (sig=.225)
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KONDISI FISIK BAGI WASIT SEPAK BOLA PEMULA DI STKIP CITRA BAKTI
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan kondisi fisik yang sesuai bagi wasit sepak bola pemula di STKIP Citra Bakti. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian melibatkan 20 calon wasit pemula yang terdaftar di STKIP Citra Bakti. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes kondisi fisik. Hasil penelitian menghasilkan model latihan kondisi fisik yang terdiri dari lima komponen utama: (1) latihan daya tahan kardiovaskular, (2) latihan kecepatan dan kelincahan, (3) latihan kekuatan otot, (4) latihan fleksibilitas, dan (5) latihan koordinasi gerak. Validasi ahli menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan “sangat layak” (86%) untuk diimplementasikan. Uji coba lapangan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan fisik wasit pemula dibandingkan sebelum penerapan model. Dapat disimpulkan bahwa model latihan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kondisi fisik wasit sepak bola pemula dan layak digunakan sebagai panduan latihan kondisi fisik wasit pemula sepak bola di STKIP Citra Bakti
PERBANDINGAN PROGRAM SPARK DAN ICPL UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK PADA PESERTA DIDIK PENYANDANG AUTISME
Penelitian ini untuk membandingkan program SPARK dan ICPL untuk meningkatkan motorik pada peserta didik penyandang autisme. Self-Assessment Ethical Clearance telah disetujui oleh LPPM Universitas Negeri Jakarta, Sekolah Kebutuhan khusus membantu peneliti untuk menghubungi orang tua peserta didik penyandang autisme melalui telepon. Peserta dalam penelitian ini berjumlah 27 orang (17 peserta didik laki-laki dan 10 peserta didik perempuan). Kelompok dibagi menjadi dua, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, kelompok eksperimen diberikan perlakuan dan kelompok kontrol tidak dapat perlakuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah BOT—analisis statistik menggunakan ANCOVA dan uji post-hoc LSD. Hasil penelitian kelompok eksperimen SPARK dan ICPL adanya peningkatan motorik peserta didik penyandang disabilitas autisme. Keterampilan motorik kasar antar kelompok terdapat perbedaan. Kelompok kontrol dan kelompok ICPL eksperimen terdapat perbedaan pada peserta penyandang disabilitas, dan juga kelompok SPARK eksperimen dan kelompok ICPL eksperimen
RANCANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITE SEBAGAI WUJUD APRESIASI SASTRA
Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan rancangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis google site. Metode yang digunakan secara kualitatif deskriptif melalui teknik observasi nonpartisipan terstruktur dan wawancara terstruktur dengan tempat penelitian di Universitas PGRI Pontianak. Teknik pengumpulan data dilakukan untuk studi kebutuhan dengan merancang prototype. Hasil penelitian berupa rancangan multimedia berbasis google site pada pembelajaran Sastra Klasik Kalimantan Barat diawali dengan (1) halaman muka berupa identitas perancang, identitas mata kuliah: ragam sastra lisan, dan kontak. (2) menu/teori terdapat isi menu: konten materi unsur intrinsik karya sastra, legenda, mantra, syair, mite, fabel, dan cerita jenaka yang terdapat di Kalimantan barat. (3) pengujian rancangan multimedia melalui media, materi, dan bahasa dikategorikan diterima/sesuai. Dapat disimpulkan bahwa kemudahan dan tepat guna dalam penggunaan multimedia interaktif berbasis google site oleh dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran