Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN KARAKTER
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran bimbingan dan konseling di era Artificial Intelligence dalam membentuk karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi kepustakaan, langkah-langkah dalam penelitian kepustakaan meliputi: pemilihan topik, eksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian, pengumpulan sumber data, persiapan penyajian data, penyusunan laporan. Temuan dalam penelitian ini Artificial Intelligence (AI) tidak hanya mempengaruhi perilaku individu namun juga merubah pola komunikasi individu. Salah satu dampak AI lunturnya etika dalam berkomunikasi. Kebiasaan 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) yang merupakan etika dalam karakter komunikasi budaya bangsa Indonesia, sehingga diperlukan upaya merekonstruksi kebiasaan 5S dalam etika komunikasi era AI kepada siswa. Saran, mahasiswa Bimbingan dan Konseling sebagai calon guru BK harus mendalami etika penggunaan AI untuk mengoptimalkan peran BK di Sekolah
IMPLEMENTASI E-COMIC MATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BERMUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA
Penelitian ini mempunyai tujuan mendeskripsikan hasil implementasi e-comic matematika berbasis kearifan lokal bermuatan profil pelajar pancasila terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksperimen. Hasil penelitian ini yaitu berdasarkan hasil posttest secara individual diperoleh dari 15 orang siswa dengan 10 orang siswa memperoleh nilai di atas KKM (>70) dan 5 orang siswa memperoleh nilai di bawah KKM (< 70). Secara klasikal sebesar 67% siswa tuntas belajar materi pecahan dengan pembelajaran e-comic matematika berbasis kearifan lokal bermuatan profil pelajar pancasila terhadap kemampuan literasi numerasi siswa
Pengembangan Video Komik Sebagai Media Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Ukuran Pemusatan Data
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan video komik sebagai media dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi ukuran pemusatan data dengan mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dalam pembelajaran. Metode penelitian ini adalah Metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa inggrisnya Research and Development (R&D). Model pengembangan ini ADDIE terdiri dari 5 tahapan, yaitu Analysis (Analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluaction (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Santun Untan yang terdiri dari 18 orang siswa. Teknik pengummpulan data yang digunakan yaitu teknik komunikasi tidak langsung dan teknik pengukuran. Alat pengumpulan data yaitu lembar validasi ahli, angket dan tes berbentuk soal uraian. Teknik analisis data yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dan Hasil pengembangan video komik sebagai media dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi ukuran pemusatan yaitu: (1) Untuk kevalidan diperoleh rata-rata 85, 85% dengan kriteria sangat valid. (2) Untuk kepraktisan diperoleh rata-rata 95, 55% dengan kriteria sangat praktis. (3) Untuk keefektifan diperoleh rata-rata 94, 44% dengan kriteria sangat efektif. Video komik menjadi media memenuhi kebutuhan gaya belajar siswa baik visual, auditori dan kinestetik dalam pembelajaran berdiferensiasi
Penerapan Video Pembelajaran Berbasis Video Cinematik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pengukuran di Kelas VII Smp Negeri 7 Sungai Raya: Nana Cahyadi Saputra, Dwi Fajar Saputri, Boisandi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dilakukan penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik pada materi pengukuran dikelas  VII  SMPN 7 Sungai Raya, 2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah dilakukan penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik pada materi pengukuran dikelas VII SMPN 7 Sungai Raya, 3). Untuk mengetahui bagaimana respon siswa setelah dilakukan penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik pada materi pengukuran di kelas VII SMPN 7 Sugai Raya. Lokasi penelitan diadakan di SMPN 7 Sungai Raya. Sampel penelitian menggunakan perwakilan siswa kelas VII yang berjumlah 14 orang dari kelas VII C. Materi yang dibahas adalah materi pengukuran dari pelajaran ipa. Hasil penelitian menujukkan adanya peningkatan hasil Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah dilakukan Penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pengukuran dikelas VII SMP Negeri 7 Sungai Raya. Respon yang didapat dari hasil angket respon siswa adalah repon baik dengan nilai tampilan 80, penyajian materi 85, dan segi kegunaan 75 hasil rata -rata adalah 76% dengan kriteria layak digunakan untuk pembelajaran disekolah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dilakukan penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik pada materi pengukuran dikelas  VII  SMPN 7 Sungai Raya, 2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah dilakukan penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik pada materi pengukuran dikelas VII SMPN 7 Sungai Raya, 3). Untuk mengetahui bagaimana respon siswa setelah dilakukan penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik pada materi pengukuran di kelas VII SMPN 7 Sugai Raya. Lokasi penelitan diadakan di SMPN 7 Sungai Raya. Sampel penelitian menggunakan perwakilan siswa kelas VII yang berjumlah 14 orang dari kelas VII C. Materi yang dibahas adalah materi pengukuran dari pelajaran ipa. Hasil penelitian menujukkan adanya peningkatan hasil Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah dilakukan Penerapan video pembelajaran berbasis video cinematik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pengukuran dikelas VII SMP Negeri 7 Sungai Raya. Respon yang didapat dari hasil angket respon siswa adalah repon baik dengan nilai tampilan 80, penyajian materi 85, dan segi kegunaan 75 hasil rata -rata adalah 76% dengan kriteria layak digunakan untuk pembelajaran disekolah
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KELAS X SMA NEGERI 1 SIDING
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas X SMA Negeri 1 Siding. Rumusan masalah umum dalam penulisan ini adalah bagaimanakah Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas X SMA Negeri 1 Siding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jenis eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-Experimental Design. Teknik yang digunakan adalah diantaranya teknik pengukuran dan teknik observasi langsung. Alat pengumpul data tes dan lembar observasi. Hasil penelitian dan pengolahan data yang di lakukan maka secara khusus, dapat dijabarkan sebagai berikut: 1) Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 1 Siding sebelum di terapkan metode Mind Mapping yaitu 59,57. 2) Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 1 Siding setelah di terapkan metode Mind Mapping yaitu 82,74. 3) Pengaruh pengaruh metode Mind Mapping sebelum dan sesudah diterapkan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup kelas X SMA Negeri 1 Siding setelah menggunakan Uji T Independent Sampel T. Test yaitu nilai sig (2- tailed) 0,000. Maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan setelah menggunakan metode Mind Mapping. Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan setelah diterapkan metode Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS SAINTIFIK PADA MATERI GERAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN METAKOGNISI SISWA: Desi, Anita, Lukman Hakim
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kelayakan modul fisika menurut ahli materi dan ahli media 2) Tingkat kerpaktisan modul 3) Respon siswa terhadap modul. Penelitian menggunakan metode ADDIE yang dimodifikasi menjadi ADD yang meliputi analisis (analysis), desain (design), dan pengembangan (development). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar respon siswa dan lembar kepraktisan. Validasi materi terdiri satu dosen dan satu guru mata pelajaran IPA. Validasi ahli media meliputi satu dosen dan satu guru mata pelajaran IPA. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan, kepraktisan, dan respon siswa terhadapat modul dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) hasil perhitungan tingkat kelayakan produk yang dianalisis dengan dua instrument yaitu lembar validasi ahli materi dan media, pada instrument materi diperoleh rata-rata 86% dengan kriteria sangat layak dan instrument media diperoleh rata-rata 95% dengan kriteria sangat layak. 2) hasil tingkat kepraktisan produk diperoleh hasil rata-rata 80% dengan kriteria sangat praktis. 3) hasil perhitungan respon siswa diperoleh hasil rata-rata 79% dengan kriteria sangat setuju. Disini dapat disimpulkan bahwa modul fisika berbasis saintifik pada materi gerak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan metakognisi siswa sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan oleh siswa dan guru sebagai pendukung dalam proses pembelajaran.
Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Berpikir Kritis, MetakognisiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kelayakan modul fisika menurut ahli materi dan ahli media 2) Tingkat kerpaktisan modul 3) Respon siswa terhadap modul. Penelitian menggunakan metode ADDIE yang dimodifikasi menjadi ADD yang meliputi analisis (analysis), desain (design), dan pengembangan (development). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar respon siswa dan lembar kepraktisan. Validasi materi terdiri satu dosen dan satu guru mata pelajaran IPA. Validasi ahli media meliputi satu dosen dan satu guru mata pelajaran IPA. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan, kepraktisan, dan respon siswa terhadapat modul dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) hasil perhitungan tingkat kelayakan produk yang dianalisis dengan dua instrument yaitu lembar validasi ahli materi dan media, pada instrument materi diperoleh rata-rata 86% dengan kriteria sangat layak dan instrument media diperoleh rata-rata 95% dengan kriteria sangat layak. 2) hasil tingkat kepraktisan produk diperoleh hasil rata-rata 80% dengan kriteria sangat praktis. 3) hasil perhitungan respon siswa diperoleh hasil rata-rata 79% dengan kriteria sangat setuju. Disini dapat disimpulkan bahwa modul fisika berbasis saintifik pada materi gerak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan metakognisi siswa sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan oleh siswa dan guru sebagai pendukung dalam proses pembelajaran.
Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Berpikir Kritis, Metakognis
AKSELERASI LEARNING RECOVERY MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE UNTUK GURU SEKOLAH DASAR
Learning loss pada sekolah dasar sebagai akibat pandemic covid-19 memberikan dampak yang berkelanjutan terhadap penguasaan kompetensi peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, maka learning recovery menjadi hal penting untuk dilaksanakan. Guru-guru sekolah dasar pada Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Kemuning, Kota Semarang mengalami kendala berkaitan dengan learning recovery yaitu kurangnya pemahaman dan keterampilan mengembangkan e-learning berbasis moodle yang dapat dimanfaatkan untuk akselerasi learning recovery pasca pandemic. Berkaitan dengan hal tersebut, maka workshop penyusunan e-learning berbasis moodle untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era society 5.0 melalui pemanfaatan teknologi penting untuk dilakukan. Sasaran kegiatan ini meliputi 56 guru di Gugus Kemuning. Kegiatan dilaksanakan mencakup: diskusi rencana pelaksanaan kegiatan, pemaparan materi, pendampingan pengembangan e-learning berbasis moodle, presentasi hasil, pengisian kuesioner terkait pelaksanaan kegiatan. Simpulan dari workshop yang telah dilakukan adalah terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam penyusunan e-learning berbasis moodle yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sebagai upaya akselerasi learning recovery
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA BAKU DAN TIDAK BAKU MAHASISWA PBSI UMJ DI INSTAGRAM
Saat ini, teknologi berkembang lebih cepat dari sebelumnya. Selain pesatnya kemajuan teknologi, penggunaan bahasa di kalangan penggunanya juga ikut berkembang. Penggunaan bahasa tulisan di media sosial merupakan salah satu penggunaan bahasa. Penulisan ekspresi diri dilakukan di situs media sosial seperti Instagram. Generasi muda menggunakan media sosial tidak hanya sebagai wadah ekspresi diri tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan menulis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Jakarta memanfaatkan bahasa baku dan tidak baku pada platform media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mahasiswa, khususnya di Instagram, menggunakan bahasa yang baku dan tidak baku. Karena peneliti berupaya menyampaikan fakta secara obyektif sesuai dengan kenyataan yang terlihat pada profil Instagram mahasiswa tentang penggunaan bahasa baku dan tidak baku, maka penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif
RANCANG BANGUN PURWARUPA LAYANAN RESERVASI TOUR GUIDE BERBASIS WEBGIS DI WILAYAH BANTUL
Layanan digital pada perjalanan wisata masih terkendala dalam mencari jasa pemandu maupun tarifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kendala dalam mencari jasa pemandu wisata melalui platform digital yang berbasis website. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan basis data pemandu wisata yang berlisensi dalam organisasi HPI (Himpunan Pemandu Wisata Indonesia). Digunakan juga data tarif layanan yang sesuai peraturan pemerintah sehingga diperoleh purwarupa layanan web untuk reservasi pemandu wisata dengan studi kasus di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perancangan web menggunakan metode UCD (User Centered Design) agar user memperoleh pengalaman penggunaan web yang baik. Pada web diterapkan teknologi layanan berbasis lokasi (Location Based Services) untuk rekomendasi pemandu wisata dalam fitur reservasi sesuai dengan lokasi destinasi yang dituju, serta kemudahan akses berdasarkan deteksi posisi pengguna. Perbandingan hasil uji pengukuran jarak titik pengguna ke lokasi wisata dari fitur LBS dengan metode Haversine menunjukkan kemiripan sebesar 99,98 % dan 99,95 %, masing-masing pada browser berbeda
TINGKAT VALIDITAS INSTRUMEN BLEEP TEST BERBASIS WEB
Tujuan dalam penelitian ini adalah mengukur Tingkat Validitas Instrumen Kebugaran Jasmani Berbasis Web. Metode penelitian yang digunakan metode Pengembangan Model ADDIE. Subjek penelitian dalam penelitian ini berjumlah 148 Mahasiswa Prodi Penjas Angkatan 2023. Alat pengumpul data menggunakan Bleep Test. Teknik analisis data yang digunakan yaitu validasi ahli media dan materi serta menggunakan persentase rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas instrumen kebugaran jasmani berbasis web sebesar 3,81 dengan interval skor 3 ≤ RV < 4. Dari hasil diatas maka instrumen kebugaran jasmani berbasis web dikembangkan dapat disimpulkan masuk dalam kategori Valid