Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNIVERSITAS MULAWARMAN
Kurikulum adalah salah satu komponen penting dari program studi perguruan tinggi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk mendampingi pengembangan dan pemutakhiran kurikulum program studi pendidikan guru pendidikan anak usia dini universitas mulawarman. Program PkM dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman, dengan metode daring dan luring. Peserta PkM merupakan dosen program studi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap to know, tahap to understand, tahap to plan, tahap to act, tahap to change. Hasil PkM diantaranya pemutakhiran profil lulusan, pemutakhiran capaian pembelajaran lulusan, pemutakhiran bahan kajian, dan pemutakhiran struktur kurikulum, serta menambah pemahaman peserta pengabdian terkait konsep kurikulum berbasis outcome-based education
PENINGKATAN KESADARAN LANSIA MELALUI EDUKASI PENATALAKSANAAN TERAPI PENYAKIT KRONIS DI KELURAHAN KASTELA TERNATE MALUKU UTARA
Penyakit degeneratif yang menjadi kronik pada lansia dapat disebabkan karena kurangnya edukasi kepada masyarakat terkait gejala, penyebab dan penatalaksanaan terapinya sehingga masyarakat akan melakukan pemeriksaan ketika kondisi penyakit sudah parah. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat khususnya lansia, tentang gejala, tanda dan penatalaksanaan terapi pada penyakit kronis. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode ceramah berupa edukasi dengan menggunakan media leaflet serta memberikan fasilitas untuk pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gratis kepada tim pengabdian yang terdiri dari dokter dan apoteker. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 30 orang lansia. Hasil yang diperoleh yaitu semua peserta memiliki penyakit degeneratif yang tidak terkontrol. Setelah pelaksanaan kegiatan maka dapat disimpulkan bahwa kurangnya pengetahuan masyarakat dapat menyebabkan kondisi penyakit semakin tidak terkontrol dan meningkatkan risiko penurunan kualitas hidup. Sebagai tindak lanjut maka pada jangka waktu tiga bulan kedepan akan dilakukan pemeriksaan kembali pada peserta yang sama untuk melihat kepatuhan peserta dalam mengikuti informasi dan saran yang diberikan oleh tim pengabdian
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENIPUAN ONLINE DI DESA GITI MELALUI SOSIALISASI
Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah membawa dampak yang signifikan dalam kehidupan masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Teknologi informasi telah menjadi hal yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, dibalik manfaat yang diberikan, teknologi juga membawa dampak negatif seperti penipuan online. Sebagai respons terhadap ancaman penipuan online, tim pengabdian Universitas Riau mengadakan kegiatan sosialisasi bahaya penipuan online di Desa Giti, Rokan Hulu. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penipuan online. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dengan metode ceramah, tanya jawab dan kuesioner untuk memastikan kegiatan ini memberikan manfaat kepada masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah ditemukan bahwa 100% masyarakat desa Giti memiliki sosial media dan 85% pernah mendapat pesan atau telepon berkedok penipuan bahkan 57% pernah menjadi korban penipuan online. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan adanya sosialisasi ini dapat menambah wawasan masyarakat Desa Giti serta 100% meningkatkan kewaspadaan masyarakat Desa Giti terhadap penipuan online
PENDAMPINGAN MATEMATIKA UNTUK DISABILITAS NETRA MELALUI HURUF BRAILLE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP
Tujuan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika pada disabilitas netra dengan media pembelajaran berbasis huruf Braille yang komprehensif, menciptakan metode pengajaran matematika yang inklusif dan adaptif, serta menyediakan pelatihan khusus bagi pendidik. Metode pengabdian dilakukan mualai dari analisis permasalahan, pemecahan masalah, pendampingan, hingga tahap evaluasi. Instrumen pendukung yang digunakan berupa soal tes literasi geometri berbasis braille dan media taktil 3D. Braille, alat bantu taktil, dan metode pengajaran yang disesuaikan berhasil mengatasi berbagai kendala yang dihadapi peserta, memberikan mereka kemampuan untuk memahami dan menyelesaikan soal matematika dengan lebih baik. Hasil dari kegiatan ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan kurikulum dan alat bantu yang lebih inklusif, serta metode pengajaran yang lebih efektif bagi penyandang disabilitas netra di masa mendatang. Simpulan dari kegiatan pendampingan matematika ini berhasil mencapai tujuan utama dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta dengan disabilitas netra
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LMS MOODLE UNTUK MANAGEMEN PEMBELAJARAN
Tujuan pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di SMPN 1 Tinondo adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan LMS dan meningkatkan kuantitas produksi bahan ajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tinondo melalui kegiatan pelatihan secara offline dan juga bimbingan via WhatsApp. Selain itu juga dilakukan sosialisasi untuk memperkenalkan LMS ini kepada seluruh warga sekolah. Mitra dalam penelitian ini adalah Kelompok Belajar di SMP Negeri 1 Tinondo beranggotakan 17 orang. Dalam kegiatan tersebut disertai dengan diskusi dan pengarahan untuk menerapkan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran. Ada dua target utama dalam kegiatan ini sesuai dengan tujuan kegiatan. Dari hasil pengukuran, kedua target ini masing-masing tercapai. Kemampuan pemanfaatan LMS Moodle meningkat 51,65% sementara peningkatan produksi bahan ajar meningkat 21,7%. Melalui kegiatan PKM ini guru-guru mampu menggunakan LMS Moodle dalam proses belajar mengajar serta mampu membuat konten digital sebagai bahan ajar
MODEL BLENDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PPKN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan blended learning dalam pembelajaran PPKn di SMA Shalom Kecamatan Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualittatif berbentuk deskriftif. Subyek penelitian ini adalah guru PPKn dan siswa SMA Shalom Kecamatan Bengkayang. Alat pengumpulan data menggunakan panduan observasi, panduan wawancara,angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini guru PPKn menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi pembelajaran, sehingga siswa yang mengikuti pembelajaran merasa bosan karena tidak ada perubahan metode atau guru PPKn menggunakan media yang bervariasi sehingga siswa juga jenuh dalam mengikuti pembelajaran tersebut
INTERNALISASI NILAI GOTONG ROYONG PADA TRADISI PERORI SUKU DAYAK KENINJAL DI DESA BUNTUT SAPAU KALIMANTAN TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai gotong royong pada tradisi perori suku Dayak Keninjal di Desa Buntut Sapau Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan bentuk deskriptif. Alat pengumpulan data yaitu panduan observasi, pedoman wawancara, dan studi dokumentasi. Analisa data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian internalisasi nilai gotong royong pda tradisi perori suku Dayak Keninjal di Desa Buntut Sapau Kalimantan Tengah dilakukan melalui pelaksanaan tahapan berladang yaitu menebas, menebang, membakar lahan, membersihkan sisa bekas pembakaran, menanam benih, penyiangan, dan panen. Adapun bentuk nilai-nilai gotong yang terdapat pada tradisi perori yaitu musyawarah dan mufakat, keadilan, kekeluargaan, kebersamaan, persatuan, rela berkorban, tolong menolong, dan timbal balik atau saling menerima pertolongan
PERAN GURU PPKn DALAM MEMBINA KEDISIPLINAN SISWA MELALUI PENDEKATAN KETELADANAN GURU DI MAN 1 SRAGEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam membina kedisiplinan siswa melalui pendekatan keteladanan guru di MAN 1 Sragen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dimana metode penelitian yang berusaha mengumpulkan data secara naratif dalam bentuk kata-kata dari fenomena yang diteliti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PPKn, guru BK, dan siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) peran guru PPKn dalam membina kedisiplinan siswa melalui pendekatan keteladanan guru yaitu mengadakan pembinaan untuk mempertinggi budi pekerti dan kepribadian siswa, membimbing tingkah laku siswa sehari-hari di sekolah; (2) bentuk keteladanan guru PPKn dalam membina kedisiplinan siswa adalah memberi contoh yang baik, menegur siswa yang melanggar secara lisan; (3) kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membina kedisiplinan siswa yaitu sifat dan karakteristik siswa berbeda-beda sehingga mengabaikan arahan dan bimbingan yang disampaikan oleh guru; (4) solusi yang dilakukan guru PPKn dalam mengatasi pelanggaran kedisiplinan siswa yaitu guru terus mengingatkan siswa tentang tata tertib, menjadi contoh teladan bagi siswa dan melakukan pendekatan kepada siswa yang melanggar tata tertib sekolah
PENCEGAHAN TINDAK PERUNDUNGAN (BULLYING) SISWA SMPN Se-KECAMATAN SINGKAWANG UTARA
Bullying adalah tindakan penggunaan kekuasaan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang baik secara verbal, fisik, maupun psikologis sehingga korban merasa tertekan, trauma, dan tak berdaya (Sejiwa, 2008). Remaja yang menjadi korban bullying lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Adapun masalah yang lebih mungkin diderita anak-anak yang menjadi korban bullying, antara lain munculnya berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan dan masalah tidur yang mungkin akan terbawa hingga dewasa, keluhan kesehatan fisik, seperti sakit kepala, sakit perut dan ketegangan otot, rasa tidak aman saat berada di lingkungan sekolah, dan penurunan semangat belajar dan prestasi akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya bullying oleh remaja, peran-peran dalam tindakan bullying, dan jenis-jenis bullying pada jenjang SMP di kota Singkawang. Sumber data tulisan ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitiaf. Faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying bisa datang dari individu, keluarga, kelompok bermain, hingga lingkungan komunitas pelaku. Tindakan ini sangat berhubungan dengan dunia Pendidikan untuk bisa mengatasi permasalahan maraknya pelaku bullying di tingkat sekolah
IMPLEMENTASI METODE ICE BREAKING PADA PROSES PEMBELAJARAN PKN DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitataf dengan bentuk deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai informan dan keterangan langsung dari pihak yang dijadikan informan penelitian yaitu Guru PKN dan siswa. Hasil penelitian ini yaitu implementasi Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak melalui perencanaan Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu bahan materi yang disajikan dan tujuan ice breaking. Pelaksanaan Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu bertambahnya interaksi dengan siswa, fokus siswa pada proses pembelajaran,dan meningkatkan proses pembelajaran. Kendala dalam implementasi Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu kurangnya motivasi belajar siswa dan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran