Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
MODEL PROJECT CITIZEN UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI PKN SISWA KELAS 5 SDN TAMPUNG
Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode eksperimen dengan desain one group pretest dan posttest. Bertujuan untuk mengetahui model project citizen dapat meningkatkan berpikir kritis siswa kelas 5 di SDN Tampung 1, materi pembelajaran PKN keragaman budaya terhadap peningkatan berpikir kritis siswa. Menggunakan satu kelompok sampel sebanyak 35 siswa, diberikan prates soal essay, kemudian treatment (pembelajaran project citizen) dan pascates. Hasil Uji N-Gain menujukkan bahwa nilai minimum 0,06 dan maksimum 0,68 menunjukkan kriteria N-Gain berada di interval 0,3 ≤ g < 0,7 dengan kategori sedang. Rata-rata skor berpikir kritis pada prates adalah 32,46 dengan kategori kurang (20% < T ≤ 40%), dan pascates sebesar 56,3 dengan kategori cukup (40% < T ≤ 60%). Normalitas data menunjukkan bahwa terdistribusi normal dengan nilai signifikansi sebesar 0,200, lebih besar dari alpha pengujian 0,05 (>0,05). Hasil pengujian kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji (0,000) lebih kecil dari pada uji alpha (0,05), artinya terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa antara prates dengan pascates setelah penerapan pembelajaran project citizen (kewarganegaraan). Â
PENGARUH MONEY POLITIC DAN POLITIK IDENTITAS TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT 2019 ( STUDI KASUS DESA TANJUNG MULIA )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh money politic dan politik identitas terhadap partisipasi masyarakat dalam Pilkada Kabupaten Pakpak Bharat 2019 di Desa Tanjung Mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang dipilih secara acak dari masyarakat Desa Tanjung Mulia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi masyarakat (F(2, 98) = 14.56, p < 0.001, R^2 = 0.23). Money politic (β = 0.37, p < 0.001) terbukti memiliki dampak positif yang signifikan, sementara politik identitas (β = -0.25, p = 0.003) menunjukkan pengaruh negatif yang cukup kuat. Interaksi antara money politic dan politik identitas juga berkontribusi dalam menjelaskan variasi partisipasi masyarakat (β = 0.18, p = 0.012). Hasil ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika politik lokal dan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi partisipasi politik dalam konteks pemilihan kepala daerah di Indonesia.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL ALGORITMA PEMROGRAMAN KOMPUTER BAGI GURU SMK NEGERI 10 SURABAYA
Program pengabdian kepada masyarakat (Penmas) dilaksanakan di SMKN 10 Surabaya Surabaya, diikuti oleh 20 orang peserta, yang merupakan guru mata pelajaran (Mapel) Informatika dari SMKN 10 Surabaya, dan didukung 5 orang pelaksana kegiatan dari Universitas Dinamika, serta dilaksanakan pada 11, 12, dan 13 Juli 2023. Jadwal hari pertama diskusi untuk menentukan rancangan, hari kedua membuat tahapan modul, hari ketiga membuat panduan/lembar kerja siswa. Penmas bertujuan dapat menghasilkan modul algoritma pemrograman komputer. Metode pelaksanaan Penmas menggunakan workshop untuk membuat modul algoritma pemrograman komputer. Modul dirancang dengan mengacu pada teori pembelajaran dari Teaching-Centered Learning menjadi Student-Centered Learning, Problem-Based Learning, Contectual-Teaching Learning, High Order Thingking Skills, Experience Learning, dan petunjuk secara Direct Instruction. Pelatihan pembuatan modul algoritma pemrograman komputer bagi guru SMK Negeri 10 Surabaya berjalan secara efektif dan telah memenuhi tujuan, dengan hasil berupa modul algoritma yang siap digunakan oleh peserta pelatihan untuk mengajar, agar siswa aktif, mandiri, dan kreatif
PSIKOEDUKASI DAN FGD DALAM MEMBANGUN KOLABORASI ORANG TUA DAN GURU DI SDIT DARUL IHSAN PONTIANAK
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan guru terkait kolaborasi dan membantu keduanya untuk mencapai kesepakatan dalam kolaborasi. Lokasi pengabdian dilaksanakan di SDIT Darul Ihsan. Peserta pengabdian berjumlah 22 orang yang terdiri dari orang tua dan guru. Kegiatan pengabdian ini memiliki 2 tahap yaitu Psikoedukasi dan FGD. Psikoedukasi bertujuan untuk menambah pengetahuan peserta terkait kolaborasi. FGD bertujuan untuk menghasilkan kesepakatan kolaborasi antara orang tua dan guru. Pengabdian ini dilaksanakan pada Sabtu, 04 November 2023. Kuisioner yang terdiri dari 20 soal terkait kolaborasi orang tua dan guru digunakan sebagai instrumen untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa ada perubahan tingkat pengetahuan peserta terkait kolaborasi orang tua dan guru. Selain itu pada kegiatan ini terciptanya 5 butir bentuk kolaborasi yang telah disepakati orang tua dan guru. Dengan adanya kegiatan ini, kolaborasi antara orang tua dan guru menjadi lebih optimal dengan kesepakatan yang telah tercapai
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI BACA AL-QUR’AN DI YTPAI RAUDLATUL MUTA’ALLIMIN LAMONGAN
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam membaca Al-Qur’an dengan kurun waktu tiga bulan di YTPAI Raudlatul Muta’allimin Lamongan. Metode yang digunakan melibatkan kerja sama dengan mitra pendidikan dengan tahapan pengabdian; Pertama, Pertemuan 1 (Pengenalan, Persiapan, dan Perencanaan Program). Kedua, Pertemuan 2 (Implemestasi Program), Ketiga, Pertemuan 3 (Evaluasi). Keempat, Pertemuan 4 (Isigasah, Penutupan, dan Laporan). Kemudian untuk mengetahui ketercapaian target, teknik yang digunakan adalah pemantauan langsung selama tahap implemtasi program dan evaluasi berkala pada setiap pekannya. Hasil dari pengabdian menunjukan bahwa dua strategi yang digunakan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam membaca Al-Qur’an tergolong berhasil. Pertama, Akselerasi Kompetensi Baca Al-Qur’an memiliki tingkat keberhasilan tinggi di mana 110 dari 146 siswa yang mengikuti program ini dinyatakan lulus. Kedua, program Grup Tartil Raudlatul Muta’allimin tampil sukses di acara Haul Muassis dan Masyayikh ke-13 dengan membaca juz 30 surah al-Duha sampai al-Nas dan di acara Nuzulul Qur’an dengan membaca surah al-Kahfi
EKSISTENSI IDENTITAS MANUSIA INDONESIA MELALUI AKTUALISASI PENGUATAN KEBHINNEKATUNGGALIKAAN DI SMAN 1 PALANGKA RAYA
Kekayaan akan keberagaman yang dimiliki Indonesia menjadi identitas nasional yang merupakan jati diri bangsa sebagai masyarakat multikultural dengan pedoman hidup yang tertuang dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman ini juga terjadi di lingkungan sekolah sehingga peran sekolah penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan Kebhinnekatunggalikaan kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sekolah dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan Kebhinnekatunggalikaan di SMAN 1 Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisis dengan mereduksi data, penyajian hasil dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah peran sekolah sudah berusaha maksimal untuk menanamkan nilai kebhinnekatunggalikaan dan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik melalui tanda dan simbol penghayatan serta penghargaan nilai kebhinnekatunggalikaan. Kebijakan sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka membantu peserta didik melatih dan mengembangkan karakter profil pelajar Pancasila. Penerapan nilai Pancasila juga terlihat disetiap proses pembelajaran
MELAMPAUI BATAS NASIONAL: DINAMIKA KEWARGANEGARAAN DALAM KOMUNITAS K-POPERS GLOBAL
Globalisasi berdampak pada tatanan masyarakat di dunia tanpa batas wilayah. Kemajuan teknologi dan informasi sangat mempercepat penyebaran globalisasi ke seluruh penjuru dunia sehingga mendorong masuknya Korean Wave ke Indonesia yang membawa perubahan dan mempengaruhi kesadaran nasionalisme, kecintaan terhadap kebudayaan bangsa Indonesia, konsep kewarganegaraan nasional dan tradisional memengaruhi pemahaman tentang kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan pentingnya mengetahui dinamika kewarganegaraan dalam komunitas K-poprs global, yang saat ini sedang mengubah pola hidup generasi muda. Alat analisis data studi literatur ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan objek utamanya penelitian yang berkaitan dengan studi yang melibatkan pengumpulan data dan penulisan ilmiah yang difokuskan pada objek penelitian. Data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber kepustakaan dan bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan utama penelitian. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa pendekatan kewarganegaraan yang diterapkan berperan penting untuk membentuk nasionalisme dan komunitas generasi muda khususnya K-popers agar kesadaran nasionalisme dikalangan K-popers tidak mudah memperngaruhi generasi mud
PENGUATAN CITIZENSHIP TRANSMISSION PADA PEMBELAJARAN PPKn UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN KRISIS IDENTITAS NASIONAL PADA GENERASI Z DI MTsS ISLAMIYAH SEI KAMAH II
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menguraikan penyebab krisis identitas nasional pada generasi Z dan budaya lokal sebagai penguatan identitas nasional. Krisis identitas nasional muncul akibat percampuran budaya global dengan budaya lokal, didorong oleh percepatan digitalisasi dan perubahan sosial yang signifikan. Transmisi kewarganegaraan ialah suatu proses pewarisan kebudayaan di dalam masyarakat, era globalisasi ini kemajuan teknologi dan zaman memudahkan budaya asing untuk masuk kedalam bangsa kita, maka dari itu sangat penting pewarisan kewarganegaraan untuk dipelajari oleh siswa generasi z supaya mereka mengetahui dan mendalami kebudayaan yang dimiliki dan diwariskan kepada mereka. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penguatan citizenship transmission pada pembelajaran PPKn dapat memperkuat identitas nasional di kalangan siswa hal ini dicapai melalui integrasi budaya lokal dan metode pembelajaran yang interaktif. Globalisasi menjadi tantangan utama yang menyebabkan krisis identitas nasional, namun dengan pendekatan yang tepat seperti pengajaran nilai-nilai budaya lokal, penguatan citizenship transmission yang mempromosikan dan menunjukkan kebanggaan nasional, kerjasama antara guru dan orang tua, siswa dapat dibimbing untuk memahami dan menghargai identitas nasional mereka. Kegiatan seperti pentas seni dan kunjungan ke tempat bersejarah efektif dalam meningkatkan kesadaran dan apresiasi siswa terhadap warisan budaya mereka
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TEMA P5 SUARA DEMOKRASI DI SMP N 1 PERCUT SEI TUAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran project citizen dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII-6 pada salah satu tema P5 yaitu suara demokrasi di SMP N 1 Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan nonquivalent control group design. Adapun subjek penelitian ini adalah kelas VIII-6 sebanyak 29 siswa dan kelas VIII-5 sebanyak 32 siswa ditentukan dengan teknik purposive sampling Instrument penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket, pretest dan postest yang terdiri dari 20 soal pilihan berganda. Data dianalisis menggunakan uji paired sampel T-test dengan syarat uji Kolmogrov- Smirnov melalui bantuan program SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji paired sample T-test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran project citizen dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada tema P5 suara demokrasi di SMP N 1 Percut Sei Tuan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen untuk pretest 34,50 dan 75,25 untuk postest. Sedangkan nilai rata-rata untuk kelas kontrol memperoleh 37,50 untuk pretest dan 49,62 untuk postest. Berdasarkan uji N-Gain score menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-gain score untuk kelas eksperimen adalah 61,18% dikategorikan cukup efektif. Sementara pada kelas kontrol uji N- Gain score adalah 19,24% dikategorikan tidak efektif
KOLABORASI MASYARAKAT PERBATASAN ACEH DAN SUMATERA UTARA DALAM MEMPERKUAT KOHESI SOSIAL
Wilayah perbatasan provinsi merupakan wilayah yang memiliki tingkat heterogenitas yang tinggi karena perbedaan latar belakang etnis, agama, dan bahasa. Oleh karena itu, kawasan perbatasan seringkali menjadi kawasan yang berpotensi konflik karena tidak adanya integrasi antar masyarakat yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji realitas kolaborasi masyarakat di wilayah perbatasan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara dalam memperkuat kohesi sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas kolaborasi masyarakat di perbatasan belum terdapat kolaborasi terstruktur dari pemerintah desa. Namun terdapat kerjasama dan interaksi sosial antar masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak perlu adanya kolaborasi terstruktur dari pemerintah untuk menghubungkan kedua desa tersebut. Masyarakat di desa perbatasan telah menjalin hubungan sosial dan kerjasama dalam aktivitas sehari-hari baik antar individu maupun kelompok. Upaya masyarakat dalam memperkuat kohesi sosial adalah dengan saling menghormati, menghargai, menjaga keharmonisan dan komunikasi agar tidak terjadi perbedaan paham. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah membuat program kerjasama terstruktur antar desa perbatasan untuk mempererat hubungan sosial. Penelitian ini juga menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan sampel yang lebih luas dan beragam serta menggunakan metode yang lebih efektif untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat