Journal IKIP PGRI Pontianak (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
2514 research outputs found
Sort by
STRATEGI SEKOLAH PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA DALAM MEMENANGKAN PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2024 DI KOTA MEDAN
Pada pemilihan umum legislatif tahun 2019 Partai Solidaritas Indonesia memperoleh dua kursi di DPRD Kota Medan. Dari perolehan jumlah kursi tersebut dapat dilihat bahwa strategi yang digunakan calon legislatif Partai Solidaritas Indonesia tahun 2019 kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Sekolah Partai Solidaritas Indonesia dalam memenangkan pemilihan umum legislatif tahun 2024 di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu calon legislatif DPRD Partai Solidaritas Indonesia Kota Medan berjumlah 5 orang. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa strategi yang digunakan calon legislatif Partai Solidaritas Indonesia dalam pemilihan legislatif DPRD Kota Medan menggunakan strategi marketing yang dikombinasikan menjadi 7P pertama product, merupakan platform partai, rekam jejak, dan karakteristik personal. Kedua promotion, yaitu alat promosi dan publikasi calon legislatif kepada masyarakat. Ketiga, price yaitu biaya kampanye, kenyamanan, citra positif calon legislatif bagi masyarakat. Keempat, place yaitu menentukan tempat kampanye. Kelima, push marketing yaitu kampanye melalui pertemuan keagamaan dan organisasi masyarakat. Keenam, pull marketing, yaitu melalui media cetak dan media elektronik. Ketujuh, pass marketing, yaitu melibatkan tokoh masyarakat
ANALISIS PEMAHAMAN KEWARGANEGARAAN EKOLOGIS MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI DELI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat pinggiran Sungai Deli memandang kewarganegaraan ekologis berdasarkan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui sumber primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara, dokumentasi, dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih sampel. Informan penelitian adalah masyarakat pinggiran Sungai Deli berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kewarganegaraan ekologis masih rendah di kalangan masyarakat pinggiran Sungai Deli. Kewarganegaraan ekologis belum sepenuhnya dipahami dan diterapkan oleh masyarakat setempat, Mayoritas masyarakat beranggapan bahwa tindakan membuang sampah pada tempatnya sudah cukup sebagai bentuk partisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Kesenjangan antara masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan yang tidak peduli masih terlihat jelas. Dilihat dari masih banyak masyarakat yang tidak terlibat dalam kegiatan pengelolaan lingkungan hidup di sekitar Sungai Deli. Hambatan dan kendala partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di wilayah pinggiran Sungai Deli mencakup berbagai faktor, termasuk keterbatasan fasilitas, keterbatasan waktu, serta kurangnya informasi dan edukasi mengenai lingkungan hidup
STRATEGI PENGUATAN NILAI KESEDERHANAAN PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN ANTI KORUPSI MAHASISWA PPKn UNIVERSITAS JAMBI ANGKATAN 2022
Korupsi di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Jambi. Korupsi merupakan masalah struktural yang mendalam dalam masyarakat Indonesia, dan pendidikan anti-korupsi di perguruan tinggi diharapkan dapat menanamkan sikap kritis serta nilai-nilai moral, termasuk kesederhanaan, untuk mencegah perilaku koruptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memahami penerapan nilai kesederhanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa PPKn telah mendapatkan pendidikan tentang kesederhanaan, penerapan nilai ini dalam kehidupan sehari-hari masih rendah. Strategi penguatan nilai kesederhanaan meliputi pendekatan kolaboratif dan proyek berbasis pembelajaran, tetapi terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan pengaruh lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pengajaran yang lebih fleksibel dan dukungan lingkungan sosial yang kuat dapat meningkatkan efektivitas penerapan nilai kesederhanaan di kalangan mahasiswa
Analisis Fenomena Kenakalan Remaja pada Komunitas Geng Motor di Kota Jambi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus geng motor yang diakibatkan oleh ulah anak remaja di kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja pada komunitas geng motor dan upaya penanggulangannya. Penelitian dilakukan di Kota Jambi, Provinsi Jambi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu; Remaja geng motor, Aparat Kepolisian Polresta Kota Jambi, dan Dinas Sosial Kota Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja geng motor yaitu karena faktor keluarga, pengaruh teman sebaya, dan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa remaja geng motor memiliki rasa kesetiakawanan yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan faktor teman sebaya merupakan faktor penyebab yang paling dominan sebagai alasan remaja bergabung dalam komunitas geng motor. Adapun upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Polresta Kota Jambi dan Dinas Sosial Kota Jambi yaitu Upaya Preventif (Pencegahan) berupa sosialisasi dan Refresif (Tindakan).Â
Pengembangan Kompetensi Nilai dan Sikap Kebersamaan dalam Pembelajaran PPKn Melalui Strategi Card Sort
This research aims to describe the development of value competencies and attitudes of togetherness in Civics learning through the Card Sort strategy for XC class students at SMA Muhammadiyah Boarding School Zam-Zam Cilongok. This research uses descriptive research with a qualitative approach. This research design uses case studies of data collection techniques interviews with sources, observation of learning activities, and photo documentation of activities which are then carried out triangulation data validity. The results of the research obtained by the researcher that the teacher has applied the card sort strategy in Civics learning with material related to elements in the indicators of togetherness. So that by presenting the results of student answers in turn and providing mutual feedback, students can increase their self-confidence. The obstacles to the application of this strategy are the lack of time allocation, students do not understand the direction of the teacher, the lack of conducive learning space and there is still individualism, less efficient discussion time, lack of social attitudes in students so that they look indifferent. Solutions that can be done based on these obstacles are that the teacher ensures that the learning instructions reach the students by going around the group in turn, giving a warning to students who do not participate in the discussion, the teacher reminds the rules and attitudes of the correct discussion
Mitos dan Folklor Suku Dayak dan Melayu di Kecamatan Beduai Kabupaten Sanggau (Kajian Historiografi Tradisional)
Abstrak
Kajian Historiografi Tradisional (Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau) Mitos dan Cerita Rakyat Suku Dayak dan Melayu menjadi latar belakang penelitian ini. Mitologi merupakan kumpulan elemen budaya yang terkait erat dengan mitos populer di masyarakat luas. Dalam kebudayaan, mitos sangatlah penting. Akan lebih mudah untuk membedakan antara perbuatan yang dilakukan oleh nenek moyang di masa lalu dan mempunyai dampak yang tidak diinginkan, yang mungkin bermanfaat, merugikan, atau merupakan indikasi kejahatan. Ada keterikatan budaya yang mendalam di kalangan suku Dayak dan Melayu terhadap mitologi. Bagi suku Dayak, mempercayai mitos akan dianjurkan karena kajian sejarah menunjukkan bahwa mitologi dan mitos mempunyai kaitan yang erat. nasihat yang ampuh tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan terkait dengan suatu kebiasaan atau barang. Karena mitos sudah tertanam dalam budaya manusia dan bertahan selama berabad-abad, mitos akan selalu ada. Literatur yang dihasilkan oleh para ahli historiografi tradisional akan lebih berfokus pada tradisi dan akan mengkaji bagaimana mitos dan cerita rakyat dapat berkembang biak di kalangan kelompok Dayak dan Melayu, sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang evolusi cerita-cerita tersebut.
Kata Kunci: Historiografi Tradisional, Mitos, Folklo
IMPLEMENTASI SUPERVISI KOLABORATIF DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
Fokus tujuan penelitian yaitu menyelidiki bagaimana pendekatan supervisi kolaboratif dapat diterapkan untuk peningkatan kemahiran profesional guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Margajaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan model Mc. Taggart, dengan teknik kuantitataif deskriptif melibatkan partisipasi 22 pendidik (guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan supervisi kolaboratif efektif dalam meningkatkan kemahiran profesional guru. Pada tahap pra-siklus, kompetensi profesional guru berada pada tingkat 60,2 (kurang), meningkat menjadi 73,6 (cukup) pada siklus 1. Selanjutnya, kemampuan profesional guru meningkat sebesar 11,9 poin dari siklus 1 ke siklus 2, dengan nilai rata-rata mencapai 85,5 yang dianggap baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan supervisi kolaboratif berhasil meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 1 Margajaya
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENCAPAI CIVIC PARTICIPATION PADA MAHASISWA
Civic participation atau partisipasi warga negara sebagai salah satu fungsi pokok pendidikan kewarganegaraan berisi mengenai keterampilan atau kecakapan kewarganegaraan dalam berpartisipasi terhadap politik merupakan suatu hal yang urgensi bagi generasi muda. Pembangunan karakter bangsa yang menempatkan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai titik sentral menjadikan mahasiswa sebagai kaum intelektual yang tinggal bersama berbagai lapisan masyarakat untuk masuk dan berpartisipasi. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa adanya konektivitas antar pribadi yang difasilitasi oleh media sosial dapat menciptakan peluang bagi suara mahasiswa dalam berpartisipasi pada setiap fenomena berbangsa dan bernegara. Melalui tindakan berbagi cerita pribadi, tautan dan video serta keterlibatan online lainnya menjadikan sebuah jurnalisme penghubung dimana mahasiswa dapat membuat dan berbagi narasi terkait pengalaman dan kekhawatiran yang dialami sehingga kemudian masuk dalam lingkup komunitas dan bertemu dengan orang-orang yang mengalami pengalaman dan keluhan serupa. Dalam hal ini dihasilkan peran media sosial yang memberikan pengaruh besar dalam mencapai civic participation pada generasi muda khususnya mahasiswa
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PERWUJUDAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka dalam perwujudan profil pelajar Pancasila melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan bentuk deskriptif. Subyek penelitian Kepala Sekolah, Waka Kurikum, Guru PPKn dan Siswa. Alat pengumpulan data adalah panduan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian yaitu Perencanaan penguatan dimensi profil pelajar pancasila dalam pembelajaran PKn oleh guru yaitu disusun dalam bentuk modul ajar mata pelajaran PKn. Peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran PKn melalui penguatan dimensi profil pelajar pancasila di SMP Negeri 5 Sungai Kakap yaitu guru harus menjadi teladan, inspirator, perencana pembelajaran, mampu menjelaskan nilai-nilai Pancasila, mampu untuk menerapkan model proyek, motivator dan evaluator. Faktor yang mempengaruhi perwujudan profil pelajar pancasila dalam pembelajaran PKn yaitu pendukung terdiri dari faktor SDM guru yang berkomitmen, faktor peserta didik yang terlebih dahulu diseleksi, faktor fasilitas pembelajaran yang lengkap, faktor metode pengembangan pembelajaran , faktor adanya komite sekolah dan anggota masyarakat yang merespon setiap aktifitas pembelajaran. faktor penghambat pula yang mempengarui pelaksanaan profil pelajar Pancasila seperti faktor kurangnya SDM yang diharapkan mampu menjabarkan kurikulum berkarakter, belum adanya sosialisai yang spsifik mengenai pembentukkan profil pelajar Pancasila, belum adanya bimtek secara komprehensi. 
PENERAPAN DASA DHARMA PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KEBERANIAN DAN TANGGUNG JAWAB ANGGOTA EKSTRA KURIKULER PRAMUKA
Penelitian ini membahas pentingnya penerapan Dasa Dharma Pramuka dalam menumbuhkan sikap keberanian dan tanggung jawab di kalangan anggota ekstrakurikuler Pramuka SMA PGRI 31 Pangalengan. Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam pengembangan generasi muda, dan kegiatan Pramuka dianggap sebagai sarana efektif untuk membentuk karakter siswa. Dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, ditemukan bahwa penerapan nilai-nilai Dasa Dharma seperti disiplin, keberanian, dan tanggung jawab, memberikan dampak positif yang signifikan terhadap karakter siswa. Kegiatan praktis seperti tanggap bencana, pelestarian lingkungan, dan pengamanan lalu lintas menunjukkan bagaimana nilai-nilai ini diaplikasikan dalam situasi nyata, memperkuat kemampuan kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam sistem pendidikan formal