Sao Jurnal IAIN Parepare
Not a member yet
2676 research outputs found
Sort by
TRANSFORMATION OF SHARIA LAW BY BLOCKCHAIN AND SMART CONTRACTS IN MODERN TRANSACTION DYNAMICS: TRANSFORMASI HUKUM SYARIAH OLEH BLOCKCHAIN DAN SMART CONTRACTS DALAM DINAMIKA TRANSAKSI MODERN
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis keterkaitan antara teknologi blockchain, smart contract, dan hukum Syariah dalam dinamika transaksi modern. Transformasi digital yang ditandai oleh adopsi teknologi baru menimbulkan tantangan terhadap struktur tradisional hukum Syariah, khususnya terkait keabsahan akad, penghindaran gharar(ketidakpastian), dan potensi riba (riba/usura). Untuk mengatasi isu-isu ini, digunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 artikel ilmiah dari basis data terindeks seperti Scopus, IEEE Xplore, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun blockchain dan smart contract meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi, integrasinya dengan prinsip fiqh muamalah masih terbatas. Isu utama yang diidentifikasi meliputi legitimasi kontrak otomatis, potensi gharar dalam algoritma kontrak digital, serta belum adanya kebijakan yang mengakomodasi nilai-nilai Syariah dalam sistem keuangan berbasis teknologi. Selain itu, hanya sedikit studi yang secara komprehensif menggabungkan aspek teknologi, hukum, dan nilai-nilai Islam dalam satu kerangka integratif. Secara praktis, studi ini merekomendasikan pembentukan standar Syariah baru untuk sistem kontrak digital serta penguatan peran lembaga fatwa dalam menilai keabsahan transaksi berbasis blockchain. Secara teoretis, artikel ini berkontribusi pada pengembangan kerangka hukum Syariah yang adaptif dan responsif terhadap era digital, dengan tetap menjaga integritas maqasid al-shariah. Penelitian ini juga membuka peluang riset lanjutan mengenai desain smart contract yang sesuai Syariah dan regulasi yang mendukung Islamic fintech secara substantif dan kontekstual.This article aims to systematically examine the interrelation between blockchain technology, smart contracts, and Sharia law in the context of modern transactions. The digital transformation marked by the adoption of new technologies presents challenges to the traditional structure of Sharia law, particularly concerning the validity of contracts (akad), the avoidance of gharar (uncertainty), and the potential for riba (usury). To address these issues, a Systematic Literature Review (SLR) approach was employed by analyzing 30 scholarly articles from indexed databases such as Scopus, IEEE Xplore, and Google Scholar. The findings reveal that although blockchain and smart contracts enhance the efficiency and transparency of transactions, their integration with the principles of fiqh muamalah remains limited. Key issues identified include the legitimacy of automated contracts, the potential for gharar within digital contract algorithms, and the absence of policies that accommodate Sharia values in technology-based financial systems. Furthermore, only a few studies comprehensively integrate technological, legal, and Islamic value aspects into a unified framework. Practically, this study recommends the establishment of new Sharia standards for digital contract systems and the strengthening of the role of fatwa institutions in assessing the validity of blockchain-based transactions. Theoretically, this article contributes to the development of a Sharia legal framework that is adaptive and responsive to the digital era, while preserving the integrity of maqasid al-shariah. This research also opens avenues for further studies on the design of Sharia-compliant smart contracts and supportive regulations for Islamic fintech in a substantive and contextual manner
Tata Letak Isim Dhomir dalam Nahwu dan Implikasinya terhadap Pemahaman Kalimat
This study investigates the essential role of "Isim Dhomir" (pronouns) in Arabic syntax, focusing on their placement within sentences and the implications for comprehension. It highlights that the correct positioning of Isim Dhomir is crucial for maintaining coherent meaning and ensuring clear communication. Misplaced pronouns can obscure the intended message, leading to ambiguity or misunderstanding, while proper placement facilitates effective sentence construction. By using examples from both classical and modern Arabic texts, the research examines the syntactic rules that dictate the placement of Isim Dhomir across various sentence types, including declarative, interrogative, and imperative sentences.
 
مشكلات تعليم الكتابة لدى طلبة قسم تعليم اللغة العربية مستوي الرابعة (2021) في جامعة الإسلامية الحكومية أنتساري بنجرماسين
يهدف هذا البحث إلى معرفة المشكلات التي تواجه طلبة تخصص تعليم اللغة العربية وتقديم الحلول للتغلب على هذه المشاكل. ركز جمع البيانات على الطلاب المتخصصين في تعليم اللغة العربية في جامعة الإسلامية الحكومية أنتساري بنجرماسين. يستخدم هذا البحث المنهج الوصفي النوعي مع تقنيات جمع البيانات من خلال المقابلات مع طلاب تعليم اللغة العربية. هناك مشكلتان تحدثان في التعلم، لغوية وغير لغوية. وأظهرت نتائج البحث أن المشكلات في تعليم كتابة المقيدة حدثت بسبب عوامل لغوية حيث لم يفهم الطلاب التراكيب النحوية في اللغة العربية. هناك العديد من الحلول يقدمها الباحثات، وهي تنويع طريقة التعليم من خلال المنصات الإلكترونية، والاهتمام أكثر بشرح المحاضر أثناء التعليم، وإجراء مناقشات مع الأصدقائهم أكثر دراية في هذا المجال، وزيادة الحماس والتحفيز في التعلم والمشاركة في التعلم الأسبوعي عبر الإنترنت في شكل دروس خصوصية أو تمارين يوجهها خبراء النحو في برامج تعليم اللغة العربية المختلفة
ABSTRAC
This research aims to see what problems are faced by students majoring in Arabic language education and provide solutions to overcome these problems. Data collection focused on students majoring in Arabic language education at Antasari Banjarmasin State Islamic University. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques carried out by interviews with Arabic language education students. There are two problems that occur in learning, linguistic and non-linguistic. The research results showed that problems in learning the book of muqayyadah occurred due to linguistic factors where students did not understand the grammatical structures in Arabic. There are several solutions offered by researchers, namely varying the way of learning through online platforms, paying more attention to the lecturer's explanations during learning, holding discussions with friends who are more knowledgeable in the field, increasing enthusiasm and motivation in learning and taking part in weekly online learning in the form of tutoring or exercises guided by nahwu experts held by various Arabic language learning program
Utilization of Digital Information Technology in Madrasah and Pesantren Education Development
Abstract:
Digital transformation has significantly influenced the educational system, including madrasah and pesantren. This study aims to analyze the role and utilization of digital information technology in improving the quality of learning and educational management in madrasah and pesantren. Using a descriptive qualitative method through literature review, the rresearch to overcome them. The findings show that digital technologies, such as e-learning and digital based administration, enhance educational efficiency and accessibility. However, challenges like recommended to focus on developing suitable technology training models for educators in madrasah and pesantren environments.
Keywords : Digital Technology, Education, Madrasah, Pesantren, Digital Transformation.Transformasi digital telah membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk di madrasah dan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pemanfaatan teknologi informasi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen pendidikan di madrasah dan pesantren. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kajian pustaka, penelitian ini mengungkapkan fenomena penerapan teknologi digital, tantangan yang dihadapi, dan solusi strategis untuk mengatasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, seperti e-learning dan administrasi berbasis digital, telah meningkatkan efesiensi dan aksesibilitas pendidikan. Namun, hambatan seperti infrastruktur yang terbatas dan rendahnya literasi digital masih menjadi tantangan utama. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar fokus pada pengembangan model pelatihan teknologi yang sesuai untuk pendidik di lingkungan madrasah dan pesantren.
Kata Kunci : Teknologi Digital, Pendidikan, Madrasah, Pesantren, Transformasi Digital 
Maqāṣid Al-syarī‘ah Imam Al-juwayni Dalam Merespons Fenomena Childfree
Fenomena childfree (pilihan untuk tidak memiliki anak) merupakan isu krusial yang memicu banyak perdebatan di kalangan masyarakat. Pernikahan pada umumnya dianggap sebagai ikatan sakral untuk melestarikan keturunan (h}ifz} al-nasl), namun berbagai tantangan dalam menjadi orang tua seperti kesulitan ekonomi, gangguan psikologis, gangguan kesehatan/medis, seringkali menjadi alasan dibalik pilihan childfree. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena childfree melalui lensa Maqa>s}id al-Syari@’ah Imam al-Juwayni. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan normatif-filosofis. Data primer yang digunakan adalah kitab al-Burha>n fi@ Us}u>l al-fiqh karya Imam al-Juwyni dan kitab-kitab klasik yang menyinggung pemikiran maqa>s}id al-syari@’ah beliau. Sementara data sekunder diperoleh dari buku-buku, artikel jurnal, e-book, dokumen, majalah, dan literatur lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan childfree dapat dibenarkan dalam konteks h}ifz} al-ma>l (pemeliharaan harta) ketika kondisi finansial berada dalam kesulitan yang parah dan mengarah pada penderitaan maupun kehancuran, sesuai prinsip kemudahan syariat. Namun, ketika pilihan childfree didasari oleh ketakutan akan kemiskinan, maka hal tersebut dianggap bertentangan dengan konsep h}ifz} al-nasl (pemeliharaan keturunan). ketika pilihan tersebut didasari oleh trauma psikologis yang akan merusak jiwa atau risiko kesehatan (medis/genetik) yang mengancam jiwa atau kualitas hidup anak, maka pilihan tersebut dapat dikatakan sebagai upaya dalam memelihara jiwa (h}ifz} al-nafs) dan keturunan (h}ifz} al-nasl). Penelitian diharapkan dapat memperkaya literatur kajian Islam terkait childfree, dengan menggunakan maqa>s}id al-syari@’ah Imam al-Juwayni sebagai pisau analisis yang komprehensif
تحوّل تعليم اللغة العربية باستخدام التكنولوجيا في العصر الرقمي: Transformasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Teknologi di Era Digital
الخلفية:يهدف هذا المقال إلى دراسة شاملة لتحول تعليم اللغة العربية من خلال توظيف التكنولوجيا الرقمية، وذلك من خلال مراجعة المنظورات النظرية والنتائج التجريبية في إطار نظري يجمع بين البنائية الاجتماعية، ونموذج تباين المعرفة التكنولوجية والبيداغوجية والمحتوى (TPACK)، والتعليم المعان بالحاسوب (CALL).
أهداف البحث :يهدف البحث إلى تحليل كيفية مساهمة التكنولوجيا الرقمية في تحويل تعليم اللغة العربية، واستكشاف التحديات والفرص في ضوء النظريات الثلاث المذكورة، من أجل تقديم توصيات عملية لتحسين جودة التعليم في العصر الرقمي.
المنهجية:تم اعتماد منهجية الدراسة الأدبية المنهجية، من خلال تحليل 30 مقالة علمية منشورة في مجلات وطنية معتمدة في قاعدة بيانات SINTA، خلال الفترة ما بين 2015 و2025.
النتائج:أظهرت نتائج التحليل أن التكنولوجيا قد وسّعت من مساحة التفاعل الاجتماعي في تعلم اللغة العربية، وساهمت في تصميم تعليمي أكثر تكيفاً وسياقياً من قبل المعلمين، كما حسّنت من فعالية اكتساب المهارات اللغوية باستخدام الوسائط الرقمية التفاعلية. ومع ذلك، لا تزال هناك تحديات مثل ضعف البنية التحتية، وفجوة الوعي الرقمي، ونقص التدريب التربوي في استخدام التكنولوجيا.
الاستنتاجات:يوصي المقال بضرورة توفير تدريب مستمر للمعلمين قائم على دمج نموذجي TPACK وCALL، وتطوير مناهج تعليمية تدعم الإبداع القائم على التكنولوجيا، إضافة إلى دعم السياسات المؤسسية التي تضمن العدالة في الوصول إلى تعلم اللغة العربية وتحسين جودته في العصر الرقمي.
 
Analisis Transformasi Digital Dalam Meningkatkan Minat Investasi Saham Pada Pasar Modal Syariah : Strategi Pemasaran
This research analyzes the impact of digital transformation in increasing interest in stock investment in the Islamic capital market in Indonesia. With the application of digital technology such as sharia-based applications, artificial intelligence (AI), and blockchain, access to information and transaction transparency increases, thereby strengthening investor confidence. The increase in the number of sharia stock investors from 2020 to 2024 reflects the success of digitalization in attracting the interest of the younger generation and expanding participation in the sharia capital market. However, challenges such as low digital literacy and consistent application of sharia principles in technological innovation need to be overcome. Collaboration between regulators, market players and the public is the key to increasing digital literacy and ensuring sharia principles are maintained. By continuing to encourage innovation and overcome existing obstacles, digital transformation has the potential to become a key driver for strengthening the Islamic capital market ecosystem and expanding financial inclusion in Indonesia. This research provides strategy recommendations for facing the era of digitalization and sharia economic development
Ad-Dhomair Al-Munfashil Wa Al-Muttashil Dalam Al Qur’an Surah As Sajadah Suatu Analisis Bahasa
This study aims to provide an explanation of the detached (Ad-Dhomair Al-Munfashil) and attached (Al-Muttashil) pronouns in the Qur’an’s Surah As-Sajdah through a linguistic (nahw) analysis. This research is descriptive qualitative in nature, meaning it examines and describes the occurrence of detached and attached pronouns in Surah As-Sajdah, focusing in particular on their form, syntactic position (iʿrāb), and meaning. The researcher employs a syntactic‐linguistic approach by analyzing the phenomena under study. Data were collected via literature review, tracing and gathering relevant library research sources to obtain scientific information as reference material. In analyzing the data, the researcher uses a descriptive qualitative (library research) method.The results show that within the 30 verses of Surah As-Sajdah there are 77 pronouns: 5 occurrences of detached pronouns and 72 instances of attached pronouns
Penerapan Teori Kognitif dalam Pembelajaran: Sebuah Kajian Literatur Sistematis
Sistematik ini dilakukan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana teori kognitif telah digunakan dalam berbagai konteks pendidikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, penelitian ini menyaring literatur berdasarkan relevansi topik, metodologi, dan kualitas publikasi, sehingga menghasilkan analisis yang terfokus pada tren utama dalam penerapan teori kognitif. Kajian ini tidak hanya mengidentifikasi keberhasilan strategi pembelajaran berbasis teori kognitif tetapi juga mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, termasuk kendala teknologi, kesiapan pendidik, dan adaptasi budaya.
Temuan utama menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis teori kognitif terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini terutama terlihat dalam penggunaan teknologi, seperti perangkat lunak pendidikan dan platform pembelajaran daring, yang mendukung proses belajar melalui pendekatan interaktif dan personalisasi. Selain itu, teori kognitif juga diterapkan dalam pendekatan intervensi sosial, seperti program peningkatan kesadaran dan perilaku yang relevan dengan pendidikan kesehatan dan lingkungan. Namun, terdapat kebutuhan yang mendesak untuk mengembangkan dan mengadaptasi pendekatan ini ke dalam konteks lokal, khususnya dalam pendidikan Islam. Hal ini penting untuk memastikan bahwa strategi pembelajaran berbasis teori kognitif dapat mempertahankan relevansinya sambil menghormati nilai-nilai budaya dan agama setempat.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memetakan penerapan teori kognitif di bidang pendidikan. Hasil dari kajian ini menawarkan rekomendasi strategis untuk penelitian masa depan, yang mencakup pengembangan model pembelajaran berbasis teori kognitif yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan modern. Dengan demikian, kajian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pendidik, peneliti, dan pengambil kebijakan untuk menciptakan strategi pembelajaran inovatif yang efektif, relevan, dan responsif terhadap tantangan era digital
Peningkatan Kompetensi Digital Guru PAI Melalui Pemanfaatan Tools Artificial Intelligence
This study examines the potential use ofArtificial Intelligence (AI) tools in improving thedigital competence of Islamic Religious Education(PAI) teachers through a library research approach.Using systematic documentation techniques andcontent analysis, this study analyzes variousliterature,documents, and research results related to theimplementation of AI in teacher professionaldevelopment, especially in the context of Islamiceducation. Data were collected from reputablejournals, reference books, and education policydocuments in the period 2019-2024. The results ofthe analysis indicate that AI tools have significantpotential in improving four aspects of PAI teachers'digital competence: digital literacy, learning contentdevelopment, digital classroom management, andtechnology-based learning evaluation. The researchfindings also reveal challenges in implementing AI,such as the digital divide, resistance to change, andethical considerations in the context of Islamiceducation. This study provides theoreticalcontributions to the development of an AI integrationframework in improving the competence of PAIteachers, as well as providing practical implicationsfor education policy makers and PAI practitioners inoptimizing the use of AI technology for teacherprofessional developmen