Sao Jurnal IAIN Parepare
Not a member yet
    2676 research outputs found

    OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG AGAMIS MELALUI PENDIDIKAN AKHLAQUL KARIMAH: KKN KONVERSI

    No full text
    OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG AGAMIS MELALUI PENDIDIKAN AKHLAQUL KARIMAH Muhammad Nafhan Ramadhan1), Aep Kusnawan2) 1 Syari’ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia [email protected] 2 Syari’ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia [email protected] (*) Corresponding Author  Artikel Info : Diterima : 00-00-0000 | Direvisi : 00-00-0000 | Disetujui : 00-00-0000   Abstract Belum ada upaya pengoptimalisasian yang signifikan terkait pemberdayaan masyarakat yang agamis melalui Pendidikan akhlaqul karimah, khususnya di Kampung Babakan Lampit Desa Panundaan Kec. Ciwidey. Menyikapi hal ini, saya sebagai peserta KKN Konversi membuat program dalam upaya pengoptimalisasian sumber daya masyarakat tersebut dengan berbagai program diantaranya, program mengaji anak-anak, pengajian pemuda, pengajian ibu-ibu dan pengajian bapak-bapak. Hasil penelitian saya, bahwa program ini akan memberikan dampak positif dan hasil yang signifikan bagi masyarakat sehingga program ini harus dilaksanakan dengan kontinyu Keywords:  Babakan Lampit, Pengabdian, KKN, Program, Masyarakat 1.   PENDAHULUAN Akhlak merupakan bagian dari hal yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup bermasyarakat, karena dengan akhlak yang baik kita akan mendapatkan kebahagiaan dan kehidupan yang damai. (Baraja, 2009) Berdasarkan data dan fakta, kebanyakan masyarakat Kampung Babakan Lampit Desa Panundaan Kec. Ciwidey itu rendah dalam perihal pendidikan, sehingga hal ini menyebabkan masyarakat mengalami kemorosatan akhlak terutama dikalangan para remaja, hal ini juga disebabkan oleh kurangnya peranan orang tua sebagai panutan atau contoh yang baik untuk anak-anaknya. Beberapa faktor yang menjadi penyebab rusaknya akhlak masyarakat adalah rendahnya pendidikan moral, dan kurang bijaknya masyarakat menggunakan teknologi, dan ternyata masalah moral ini dapat terselesai secara efektif melalui pendidikan agama, karena pendidikan agama ini merupakan pendidikan yang bukan hanya mendidik ilmu pengetahuan ilmiah saja tetapi juga mendidik untuk menjadi pribadi yang shalih-shalihah. Jika pendidikan Agama Islam ini sudah mampu di terapkan dikehidupan sehari-hari, maka optimis warga masyarakat kampung Babakan Lampit akan menjadi masyarakat yang agamis dan berakhlakul karimah. 2.   IDENTIFIKASI MASALAH Masalah yang menjadi persoalan di tengah masyarakat Desa Panundaan ini adalah rendahnya Pendidikan anak, sehingga sangat minim sekali moral dan akhlak masyarakatnya dan ini merupakan sebuah tantangan yang besar bagi saya seorang mahasiswa untuk menyelesaikan ini semua dengan memberikan solusi yang efektif, diantaranya memenuhi kebutuhan Pendidikan masyarakat terutama Pendidikan dibidang keagamaan melalui pembinaan akhlaqul karimah. 3.   METODE PELAKSANAAN/METODE PENELITIAN KKN merupakan wujud nyata bagi mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu dengan aspek pengabdian kepada masyarakat, oleh karena itu metode pengabdian yang saya gunakan dalam pelaksanaan KKN Konversi di Desa Babakan Lampit ini dengan mengoptimalisasikan dan mengembangkan kembali sarana pendidikan agama yang sudah tidak efektif serta menciptakan program peningkatan layanan pendidikan dengan mengadakan pengajian rutinan bapak-bapak, pengajian rutinan ibu-ibu, pengajian rutinan pemuda karang taruna, pengajian anak-anak, ziarah serta kegiatan tawasulan dan marhabaan. 4.   HASIL DAN PEMBAHASAN KKN mengajar ini menyediakan pelayanan pendidikan agama kepada masyarakat dengan berbagai macam program yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dibidang keagamaan dan kesadaran masyarakat betapa pentingnya pendidikan agama dalam membina akhlak, diantaranya adalah sebagai berikut: Program pengajian anak-anak Pelaksanaan program pengajian anak-anak ini disesuaikan dengan kebutuhan anak, jika anak masih kesulitan dalam membaca, maka saya memberikan fasilitas kepada mereka belajar calistung. Jika anak sudah mampu menguasai calistung, maka akan diberikan materi hafalan do’a wudhu dan do’a sholat.                                   Gambar 1.1 Kegiatan Belajar Mengajar Santriwan-Santriwati   Program pengajian pemuda karang taruna Pemuda karang taruna merupakan salah satu elemen kampung yang sangat berharga, karena majunya suatu kampung harus ada peran pemuda didalamnya, maka oleh karena itu, pelaksanaan program pengajian pemuda karang taruna ini lebih ke pembinaan akhlak dengan metode pengajaran ngaji sambil ngopi, sedikit demi sedikit memberikan para pemuda arahan, ilmu pengetahuan, pengalaman dan contoh yang baik, sehingga metode ini diharapkan mampu memberikan hasil yang efektif.   Gambar 1.2 Kegiatan Belajar Mengajar Pemuda Karang Taruna Ikhtiyar   Pengajian Rutinan ibu-ibu dan Bapak-bapak Peran ibu-ibu dan bapak-bapak sangatlah penting dalam mendidik anak-anaknya dan menjadi figur utama yang menjadi panutan bagi anak-anaknya, maka oleh karenanya pelaksanaan program pengajian ini yaitu dengan metode ceramah memberikan masukan, pengetahuan, saran dan pengalaman kepada ibu-ibu, dan bapak-bapak betapa pentingnya pendidikan agama dalam membina rumah tangga. Dari program-program diatas, dampak yang ditimbulkan antara lain: Mengetahui berapa besar kepedulian masyarakat terhadap betapa pentingnya pendidikan akhlaqul karimah. Mengetahui berapa besar kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama. Mampu meningkatkan pendidikan anak-anak di desa Panundaan. Permasalahan yang terjadi ketika pelaksanaan program dan penyelesaiannya adalah sebagai berikut: Penyelenggaraan pendidikan anak Sebagian masyarakat belum bisa memanfaatkan sumber daya manusia sehingga sehingga banyak anak-anak yang belum bisa membaca Al-Quran, maka oleh karenanya saya mengadakan program cara cepat membaca Al-Quran setiap hari jam 15:00 WIB setelah ashar. Penyelenggaraan pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak Pengajian rutin dengan metode ceramah tentu membutuhkan skill penyampaian yang baik dan menarik sehingga mampu membuat para pendengar betah didalam pengajian, maka oleh karenanya saya bekerja keras untuk meningkatkan skill ceramah ini dengan terus berlatih setiap hari dengan guru pembimbing saya yaitu Bapak KH. Muhammad Asep Ridwan Al-Haswani., M.Ag 5.   KESIMPULAN Penelitian ini menyajikan informasi terkait pengoptimalisasian pemberdayaan masyarakat Babakan Lampit Desa Panundaan Kec. Ciwidey yang agamis melalui pendidikan akhlaqul karimah, karena selama ini Pendidikan akhlaqul karimah sangat tidak prioritaskan sehingga permasalahan ini sangat berdampak kepada kepribadian setiap masyarakat, jadi sosialisasi yang saya lakukan ini bertujuan untuk meningkatkan masyarakat yang agamis dengan pembinaan dan Pendidikan akhlaqul karimah yang alhamdulillah memberikan dampak positif dan hasil yang signifikan sehingga program ini perlu terus dilaksanakan secara kontinyu. 6. REFERENSI Baraja, U. A. (2009). Akhlakul Banin Juz 2. Bandung: Nurul Ilmi. Ghazali, I. (2009). Ihya Ulumuddin . Bandung: DKI Indonesia. Ghazali, I. (2018). Ayyuhal Walad. Surabaya: Nurul Ilmi. Kamal, M. (2019). Implementasi Akhlakul Karimah di Kehidupan Sehari-hari. Jakarta: Simbiosis Rekatama Media. Nawawi, I. (2010). Nashaihul Ibad. Surabaya: Imaratullah. &nbsp

    Interpretasi Makna Denotasi dan Konotasi dalam Lagu Falesteen Biladi oleh Humood Alkhuder

    Get PDF
    نشأ أدب المقاومة أو أدب المقاومة كنداء للشعب الفلسطيني لمواصلة المقاومة والنضال من أجل استعادة استقلال فلسطين من أيدي إسرائيل. تهدف هذه الدراسة إلى الكشف عن المعاني الدلالية والرمزية في كلمات أغنية ”فلسطين بلدي“ للفنان حمود الخضر. تم اختيار هذه الأغنية لأنها غنية بقيم النضال والقومية للشعب الفلسطيني. باستخدام النهج الدلالي والطريقة الوصفية النوعية، تحلل هذه الدراسة معاني الكلمات والعبارات في كلمات الأغنية بشكل حرفي (دلالي) ورمزي (مجازي). وتظهر نتائج الدراسة أن هذه الأغنية لا تنقل رسالة حب الوطن بشكل مباشر فحسب، بل تحتوي أيضًا على معانٍ مجازية تصف معاناة الشعب الفلسطيني وآماله وروح مقاومته.The genre of Adab al-Muqawamah, or resistance literature, emerged as a call for the Palestinian people to continue fighting and striving to reclaim Palestinian independence from Israel. This study aims to uncover the denotative and connotative meanings in the lyrics of the song Falesteen Biladi by Humood AlKhudher. This song was chosen because it is rich in the values of struggle and nationalism of the Palestinian people. Using a semantic approach and descriptive-qualitative methods, this study analyzes the meanings of words and phrases in the lyrics both literally (denotatively) and symbolically (connotatively). The results of the study show that the song not only conveys a direct message of love for the homeland but also contains connotative meanings that depict the suffering, hope, and spirit of resistance of the Palestinian people.Genre Adab al-Muqawamah atau sastra perlawanan lahir sebagai seruan agar bangsa Palestina terus melawan dan berjuang merebut kembali kemerdekaan Palestina dari tangan Israel. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna denotasi dan konotasi dalam lirik lagu Falesteen Biladi karya Humood AlKhudher. Lagu ini dipilih karena sarat dengan nilai perjuangan dan nasionalisme rakyat Palestina. Dengan pendekatan semantik dan metode deskriptif-kualitatif, penelitian ini menganalisis makna kata dan frasa dalam lirik secara harfiah (denotatif) maupun simbolik (konotatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya menyampaikan pesan cinta tanah air secara langsung, tetapi juga memuat makna konotatif yang menggambarkan penderitaan, harapan, dan semangat perlawanan rakyat Palestina

    Strategi Inovatif dalam Pembelajaran PAI: Menerapkan Problem Based Learning, Blended Learning, dan Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Haerani Nur, Hasnah, M.Amir Idris

    Get PDF
    Kemajuan teknologi dan perubahan sosial di era digital menuntut inovasi dalam metode pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pendidikan. Sistem pembelajaran konvensional yang masih banyak diterapkan sering kali kurang optimal dalam membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar yang dibutuhkan didunia nyata. Oleh karenaitu, penelitian inibertujuan untukmenganalisis penerapan Problem Based Learning (PBL), Blended Learning, dan Flipped Classroom sebagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur dari jurnal ilmiah, buku akademik,serta dokumen penelitian yang relevan dengan topik ini. Kajian dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, analisis, dan sintesis data guna memperoleh pemahaman komprehensif tentang efektivitas masing-masing model pembelajaran serta potensi integrasinya dalam sistem pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah melalui pembelajaran berbasis masalah nyata. Blended Learning memungkinkan fleksibilitas dalam pembelajaran dengan memadukan metode daring dan luring, sementara Flipped Classroom mengoptimalkan interaksi di kelas dengan membalik pola pembelajaran tradisional. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi, seperti kesiapan pendidik dalam memanfaatkan teknologi dan keterbatasan infrastruktur digital. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi ketiga model pembelajaran ini dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan efektivitas pendidikan. Untuk penelitian selanjutnya, diperlukan studi empiris guna mengukur dampak integrasi model ini dalam berbagai jenjang pendidikan serta eksplorasi pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan personalisasi

    PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DI KABUPATEN PINRANG

    No full text
    This study discusses the role of the Department of Tourism, Youth and Sports in Increasing Tourist Visits in Pinrang Regency (1) To examine the efforts of the Department of Tourism, Youth and Sports in increasing Tourist Visits in Pinrang Regency (2) To find out how the sharia economic review of the Efforts of the Department of Tourism, Youth and Sports in Increasing Tourist Visits in Pinrang Regency. The type of research used is a qualitative approach and uses primary and secondary data types obtained from observation, interviews, and documentation. This research was conducted on January 17-February 2023. The results of this study indicate that the role of the government of the Department of Tourism, Youth and Sports of Pinrang Regency in promoting the potential of sharia tourism in the city of Pinrang. This also highlights the importance of media promotion strategies, such as Facebook, Instagram and other social media. The review of sharia economics in expanding the halal industrial area in Pinrang Regency is a tourism concept that can be seen from halal food, places of worship, and hotels that provide facilities for tourists.  Artikel ini membahas tentang peran Dinas Priwisata, Pemuda dan Olahraga Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata  di Kabupaten Pinrang (1) Untuk mengkaji upaya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam  meningkatkan Kunjungan Wisata di Kabupaten Pinrang (2) Untuk mengatahui bagaimana tinjauan ekonomi syariah terhadap Upaya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam Meningkatkan Kunjungan wisata  di Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis data primer dan sekunder yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Januari- Februari 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten pinrang dalam mempromosikan potensi wisata syariah di kota pinrang. Hal ini juga menyoroti betapa pentingnya strategi promosi media, seperti Facebook, Instagram dan media sosial lainnya. Tinjauan ekonomi syariah dalam perluasan daerah industri halal di Kabupaten Pinrang adalah konsep pariwisata yang dapat dilihat, dari hahal food,tempat ibadah, dan hotel-hotel yang menyediakan fasilitas bagi wisatawan. &nbsp

    The phenomenon of toxic masculinity on violence in a romantic relationship status

    Get PDF
    Intimate partner violence, particularly when fueled by toxic masculinity, remains a significant issue in Indonesia, where patriarchal social norms dominate societal structures. Toxic masculinity, characterized by traits such as dominance, control, and emotional repression, serves as the foundation for violence in intimate relationships, often justified as an expression of love and care. This study aims to explore the impact of toxic masculinity on relationship violence from the perspective of victims. A qualitative phenomenological approach was employed to understand the subjective experiences of five female informants, aged 20-21, who have experienced various forms of violence—verbal, emotional, psychological, and physical—within their romantic relationships. The findings indicate that toxic masculinity is expressed through behaviors such as possessiveness, jealousy, verbal abuse, physical violence, and emotional manipulation. These behaviors are often driven by power imbalances within relationships, shaped by deeply entrenched gender norms. Hegemonic masculinity, which reinforces male dominance over women, was identified as a key factor in justifying such violence. The study emphasizes the critical need for education that challenges toxic masculinity norms and promotes gender equality to reduce the prevalence of relationship violence. The findings provide valuable insights for policy development and intervention strategies, offering recommendations for addressing gender-based violence in Indonesia and promoting a more equitable society

    Bridging Faith and Therapy: A Systematic Review of Islamic Psychotherapy in Mental Health and Rehabilitation

    Get PDF
    The integration of Islamic psychotherapy into contemporary mental health and rehabilitation frameworks has gained increased scholarly attention in recent years. This study presents a systematic literature review of peer-reviewed articles published between 2010 and 2025, focusing on the application, effectiveness, and theoretical foundations of Islamic psychotherapy in diverse settings. Utilizing the PRISMA 2020 protocol, 45 articles were selected from databases such as Scopus, Web of Science, PubMed, and Garuda. Thematic analysis revealed three major trends: the implementation of Islamic psychotherapy within faith-based institutions, the theoretical integration of Islamic principles with Western psychotherapeutic models such as CBT, and outcome-based empirical evaluations. Despite promising findings, the review identified significant gaps in scalability, methodological rigor, and digital adaptation. Few studies explored applications in public institutions or the potential of mobile and teletherapy platforms. The findings underscore the need for a more inclusive, interdisciplinary approach that bridges spiritual values and scientific practice. This study contributes to the development of culturally sensitive mental health strategies and calls for greater integration of Islamic psychotherapy into mainstream psychological services, supported by empirical validation, professional training, and digital innovationIntegrasi psikoterapi Islam ke dalam kerangka kesehatan mental dan rehabilitasi kontemporer telah mendapatkan perhatian akademik yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Studi ini menyajikan tinjauan literatur sistematis terhadap artikel-artikel yang dipublikasikan antara tahun 2010 hingga 2025, dengan fokus pada penerapan, efektivitas, dan dasar teoretis dari psikoterapi Islam dalam berbagai konteks. Dengan menggunakan protokol PRISMA 2020, sebanyak 45 artikel telah diseleksi dari basis data seperti Scopus, Web of Science, PubMed, dan Garuda. Analisis tematik mengungkapkan tiga tren utama: implementasi psikoterapi Islam di institusi berbasis agama, integrasi teoretis antara prinsip Islam dan model psikoterapi Barat seperti CBT, serta evaluasi empiris berbasis hasil. Meskipun menunjukkan temuan yang menjanjikan, tinjauan ini juga mengidentifikasi kesenjangan penting dalam aspek skalabilitas, ketelitian metodologis, dan adaptasi digital. Hanya sedikit studi yang mengeksplorasi penerapan di institusi publik atau potensi platform terapi berbasis daring. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan lintas disiplin yang lebih inklusif, yang menjembatani antara nilai-nilai spiritual dan praktik ilmiah. Studi ini berkontribusi pada pengembangan strategi kesehatan mental yang peka budaya dan menyerukan integrasi psikoterapi Islam ke dalam layanan psikologi arus utama dengan dukungan validasi empiris, pelatihan profesional, dan inovasi digital

    Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal “Mattojang” Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif untuk menganalisis skor penilaian dan teknik analisis kualitatif untuk merangkum dan mendeskripsikan hasil penelitian melalui observasi pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal “Mattojang” membuat peserta didik antusias dimana para peserta didik menikmati dan senang dalam proses pembelajaran. Sedangkan untuk persentase peserta didik yang nilainya di atas KKM pada siklus I baru mencapai 72,41%, sehingga masih belum dapat mencapai kriteria keberhasilan penelitian. Pada siklus II, langkah-langkah penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal “Mattojang” dilakukan dengan cara menampilkan video kearifan lokal “Mattojang” yang lebih jelas dan ditambahkan penjelasan mengenai materi getaran pada video kearifan lokal tersebut. Presentase nilai peserta didik yang di atas KKM pada siklus II meningkat menjadi 93,10%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal “Mattojang” mampu membuat peserta didik tertarik dalam belajar sehingga mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik terhadap materi getaran kelas VIII.A SMP 9 Parepar

    Penerapan Model Pembeajaran Two Stay Two Stray Pada Materi Struktur Dan Fungsi Tumbuhan

    Get PDF
    This study aims to improve the science learning outcomes of students, which have been low due to difficulties in understanding the lesson material and a lack of engagement in the learning process. This issue stems from the selection of a learning model that is considered inappropriate. Therefore, this study applies the Two Stay Two Stray learning model to enhance students' learning outcomes. The research method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study are the eighth-grade students of class VIII.2 at SMP Negeri 6 Parepare. The instruments used in this study are tests and observation sheets.The observation results during the pre-action phase indicate that most students had low learning outcomes, with an average score of 49.52. Only 2 students achieved mastery, while 19 other students had not mastered the material, with a classical mastery rate of 9.52%. In cycle 1, the average score increased to 76.9, with 17 students achieving mastery and 4 students still not mastering, resulting in a classical mastery rate of 80.95%. In cycle 2, the average score reached 90.95, and the classical mastery rate reached 100%. These results show that all students achieved a mastery score above 75, with a classical mastery rate above 85%, indicating that this cycle has reached optimal results.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik, yang selama ini rendah akibat kesulitan dalam memahami materi pelajaran dan kurangnya keaktifan dalam proses pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh pemilihan model pembelajaran yang dirasa belum tepat. Untuk itu, penelitian ini menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray guna meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat langkah: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII.2 di SMP Negeri 6 Parepare. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Hasil pengamatan pada tahap pra-tindakan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki hasil belajar yang rendah dengan rata-rata nilai 49,52. Hanya 2 peserta didik yang mencapai nilai tuntas, sementara 19 peserta didik lainnya belum tuntas, dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 9,52%. Pada siklus 1, rata-rata nilai peserta didik meningkat menjadi 76,9, dengan 17 peserta didik yang tuntas dan 4 peserta didik yang belum tuntas, sehingga ketuntasan belajar klasikal mencapai 80,95%. Pada siklus 2, rata-rata nilai peserta didik mencapai 90,95, dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh peserta didik memperoleh nilai tuntas di atas 75, dengan ketuntasan klasikal di atas 85%, yang berarti siklus ini telah mencapai hasil yang maksimal

    Mobilitas Pekerja Perempuan : Peningkatan Pendapatan dan Dampak Sosial-Ekonomi Keluarga: Mobility of Women Workers: Income Generation and Family Socio-Economic Impacts

    No full text
    The economic opportunities that exist in society today have encouraged women to engage in economic activities. One of the efforts made by women to improve their social stratification is to work to increase their income, jobs that indirectly enable women to change their social status in society. This study aims to analyze the mobility of female workers in Makkawaru Village, Pinrang Regency, and the social impact on family economics. This study uses a qualitative approach with a descriptive qualitative approach and data collection techniques through field observation and writing with a totalof 15 informants. The theories used in this study are social change theory and social stratification theory. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that the economic income of female workers' families at CV. Karya Mandiri indicates an increase in income from no income to a fixed income, with the initial low income level becoming a middle income, which has a maximum impact on the economy of female workers' families so that they can fully meet their household needs. The form of mobility of female workers at CV. Karya Mandiri shows vertical mobility, namely a change in status from initially being unemployed female workers to then having permanent jobs and being able to improve the social status of their families.Kesempatan ekonomi yang ada di masyarakat saat ini memicu kelompok perempuan untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan oleh perempuan untuk meningkatkan stratifikasi sosialnya dengan bekerja yang dapat menambah penghasilan, pekerjaan yang secara tidak langsung memungkinkan bagi perempuan agar dapat mengubah status sosialnya di tengah-tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mobilitas pekerja perempuan di Desa Makkawaru Kabupaten Pinrang dan dampak sosial terhadap ekonomi keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan tulisan dengan jumlah informan sebanyak 15 orang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, teori perubahan sosial dan teori stratifikasi sosial. Teknik pengelolaan analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan ekonomi keluarga pekerja perempuan di CV. Karya Mandiri menunjukkan bahwa terdapat peningkatan penghasilan dari tidak berpenghasilan menjadi berpenghasilan tetap dengan tingkat pendapatan dari yang awalnya rendah menjadi berpendapatan penengah yang memberikan dampak terhadap ekonomi keluarga pekerja perempuan secara maksimal sehingga dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya secara maksimal. Bentuk mobilitas pekerja perempuan CV. Karya Mandiri menunjukkan mobilitas vertikal yaitu adanya perubahan yang status awalnya sebagai pekerja perempuan yang tidak bekerja (pengangguran) dan setelah itu menjadi memiliki pekerjaan tetap serta dapat meningkatkan derajat sosial keluarga

    Ambiguitas Makna dan Ketidaktepatan Leksikal: Analisis Kesalahan Semantik dalam Cerpen "Persahabatan Bagai Rasa"

    Get PDF
    Kesalahan linguistik adalah penggunaan bahasa yang menyimpang dari aturan linguistik yang berlaku pada bahasa tersebut dan dapat terjadi pada siapa saja. Selama analisis kesalahan, kesalahan linguistik diidentifikasi berdasarkan aturan linguistik yang berlaku. Semantik adalah cabang linguistik yang menangani makna bahasa. Semantik mempelajari simbol dan tanda yang mengekspresikan makna, hubungan satu makna dengan makna lainnya, dan dampaknya pada manusia. Jadi, semantik mencakup kata-kata, perkembangan dan perubahannya. Cerita pendek atau yang biasa disebut novela merupakan sebuah karya yang menggambarkan kisah hidup seorang tokoh dalam suatu latar tertentu (Onainor, 2019)

    2,142

    full texts

    2,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sao Jurnal IAIN Parepare
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇