Universitas Islam Majapahit Journals System
Not a member yet
1541 research outputs found
Sort by
Integrasi Integrasi Nilai-Nilai Hadis Tarbawi ke dalam Teori Konstruktivisme untuk Mewujudkan Pendidikan Holistik di Era Modern
Modern education faces significant challenges in developing individuals who are not only cognitively intelligent but also possess strong character and balanced emotional and social skills. One approach to strengthening holistic education is by integrating the values of hadith tarbawi into constructivist theory, which emphasizes active and participatory learning. This study aims to explore the relevance and application of integrating hadith tarbawi values into constructivist theory to achieve balanced holistic education in the modern era. The research method used is a literature review with content analysis of relevant sources on constructivist theory and hadith tarbawi. The main findings reveal that integrating hadith tarbawi values, such as morality, discipline, and responsibility, can enrich the constructivist approach, which focuses on active learning experiences and knowledge construction. These values also strengthen the development of students’ character, support a balance between cognitive and moral aspects, and contribute to creating more holistic education. The conclusion of this study indicates that the combination of hadith tarbawi values and constructivist theory has the potential to provide a more comprehensive and balanced educational approach, which is essential in addressing the challenges of education in the modern era.Pendidikan di era modern menghadapi tantangan besar dalam menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan seimbang secara emosional dan sosial. Salah satu pendekatan yang dapat memperkuat pendidikan holistik adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai hadis tarbawi dalam teori konstruktivisme, yang menekankan pembelajaran aktif dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali relevansi dan penerapan integrasi nilai-nilai hadis tarbawi ke dalam teori konstruktivisme dalam mewujudkan pendidikan holistik yang seimbang di era pendidikan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis konten dari sumber-sumber yang relevan mengenai teori konstruktivisme dan hadis tarbawi. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai hadis tarbawi, seperti akhlak, disiplin, dan tanggung jawab, dapat memperkaya pendekatan konstruktivisme yang berfokus pada pengalaman belajar aktif dan pembentukan pengetahuan. Nilai-nilai ini juga memperkuat pembentukan karakter siswa, mendukung keseimbangan antara aspek kognitif dan moral, serta membantu menciptakan pendidikan yang lebih holistik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi nilai-nilai hadis tarbawi dan teori konstruktivisme berpotensi memberikan pendekatan pendidikan yang lebih menyeluruh dan berimbang, yang penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern
PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS HADIS DALAM PENDIDIKAN ISLAM: Relevansi dan Implementasi
Physical education, which is often overlooked, has great potential to enrich Islamic religious education. The relationship between the two is often overlooked, even though Islam emphasizes the importance of balance between the physical and the spiritual. This study aims to reveal the relevance of physical education in the context of Islamic religious education by conducting a conceptual review of related hadiths. Through an in-depth analysis of a number of hadiths, this study attempts to find the theological basis that supports the integration of physical education in the religious learning process. The research method used is a literature study with a focus on authentic hadiths that discuss health, cleanliness, and physical activity. Data analysis was carried out using a thematic approach, namely by identifying the main themes that appear in the hadiths. The results of the study show that the hadiths of the Prophet Muhammad SAW explicitly emphasize the importance of maintaining physical health as a form of gratitude to Allah SWT. In addition, the hadiths also teach about ethics in exercising and the importance of maintaining cleanliness. Based on the results of the study, it can be concluded that physical education has a very high relevance in Islamic religious education. Physical activity is not only beneficial for physical health, but can also improve the quality of worship and strengthen faith. The integration of physical education in Islamic religious education can be one of the efforts to form a young generation that is physically and mentally healthy.Pendidikan jasmani, yang seringkali dipandang sebelah mata, menyimpan potensi besar untuk memperkaya pendidikan agama Islam. Keterkaitan antara keduanya seringkali luput dari perhatian, padahal Islam sangat menekankan pentingnya keseimbangan antara jasmani dan rohani. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap relevansi pendidikan jasmani dalam konteks pendidikan agama Islam dengan melakukan tinjauan konseptual terhadap hadis-hadis terkait. Melalui analisis mendalam terhadap sejumlah hadis, penelitian ini berusaha menemukan landasan teologis yang mendukung integrasi pendidikan jasmani dalam proses pembelajaran agama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan fokus pada hadis-hadis sahih yang membahas tentang kesehatan, kebersihan, dan aktivitas fisik. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik, yaitu dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dalam hadis-hadis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW secara eksplisit menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Selain itu, hadis-hadis juga mengajarkan tentang etika dalam berolahraga dan pentingnya menjaga kebersihan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan jasmani memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam pendidikan agama Islam. Aktivitas fisik tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jasmani, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan. Integrasi pendidikan jasmani dalam pendidikan agama Islam dapat menjadi salah satu upaya untuk membentuk generasi muda yang sehat jasmani dan rohani
ANALISIS BENTUK DAN PENGGUNAAN ONOMATOPE PADA ANIME HETALIA: WORLD STARS
Language serves as an agreed-upon symbol of sound used by humans for communication among groups. Each language has its unique characteristics, including onomatopes, which are words that describe sounds or conditions. Japanese is rich with onomatopes, categorized mainly into two types: gion-go (sounds from inanimate objects and nature) and gisei-go (sounds from living beings). Additionally, there exists gitai-go to describe silent states. In the context of the anime "Hetalia: World Stars," these onomatopes enhance dialogue and add comedic elements, creating humorous interactions between characters representing nations with specific traits and stereotypes. This study aims to identify and analyze the types and meanings of onomatopes within this anime using qualitative descriptive methods. The collected data through observation and note-taking resulted in 55 identified onomatopes across 15 episodes, consisting of 16 gion-go, 14 gisei-go, 7 gitai-go, 12 giyou-go, and 6 gijou-go. Findings indicate that the use of onomatopes not only functions aesthetically but also strengthens emotions and character development in the narrative. This research hopes to provide deeper insights into the varieties of onomatopes in Japanese alongside practical implications for the animation industry.
Keywords: onomatopes, hetalia, japanese language.Bahasa adalah simbol bunyi yang disepakati dan digunakan oleh manusia sebagai alat komunikasi antar kelompok. Setiap bahasa memiliki keunikan tersendiri, termasuk onomatope, yang merupakan kata yang menggambarkan bunyi atau keadaan. Bahasa Jepang kaya akan onomatope, yang dibagi menjadi dua kategori utama: gion-go (bunyi benda mati dan alam) dan gisei-go (bunyi makhluk hidup). Selain itu, terdapat gitai-go yang menggambarkan keadaan tanpa suara. Dalam konteks anime Hetalia: World Stars, onomatope digunakan untuk memperkaya dialog dan menambah unsur komedi, menciptakan interaksi yang lucu antara karakter yang mewakili negara-negara dengan sifat dan stereotip tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan makna onomatope dalam anime tersebut menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, menghasilkan 55 onomatope dari 15 episode, yang terdiri dari 16 gion-go, 14 gisei-go, 7 gitai-go, 12 giyou-go, dan 6 gijou-go. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan onomatope tidak hanya berfungsi estetis tetapi juga memperkuat emosi dan karakter dalam cerita. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai ragam onomatope dalam bahasa Jepang serta implikasi praktisnya dalam industri animasi.
Kata Kunci: onomatope, hetalia, bahasa jepang
Pengembangan Elektronik-Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Berbantuan Liveworksheets
The purpose of this study is to find out the development of E-LKPD, the feasibility, effectiveness and practicality of E-LKPD with the PMRI Approach assisted by Liveworksheets. This research is an R&D research with the ADDIE model. The data collection technique is questionnaires and tests. The data collection instruments are interview sheets, validation questionnaires by linguists, materials and media, teacher and student practicality questionnaires and test questions. The data was analyzed with a likert scale and N-Gain score. The validation score was 89.3% by material experts, 90% by media experts (very valid criteria) and 78% (valid) by linguists. The results of the assessment of the response of teachers were 92% and students 82% (Very Practicality criterion). Mathematical problem-solving skills were calculated with an N-Gain score obtained of 71% (Quite effective). The results of this study conclude that E-LKPD is suitable for use
ANALISIS MAKNA DENOTATIF PADA NOVEL MIDNIGHT DIARIES BY MALIO HARTIGAN KARYA SKYSPHIER
This article discusses the denotative meaning in the novel Midnight Diaries by Malio Hartigan by Skysphire. Denotative meaning is an objective meaning, so the meaning is concrete according to the actual meaning. Denotative meaning is also referred to as lexical meaning, dictionary meaning, or literal meaning. Through this research, the author aims to identify how denotative meaning is used to construct important elements in the novel, such as the depiction of setting, characters, and events. This research will also explore how the literal meaning contained in the text creates a clearer and more purposeful reading experience.
This research uses a descriptive qualitative method with text analysis to explore the meaning of language according to literary context. Data were collected through observation of language in the novel and identification of elements containing denotative meaning. The analysis was conducted systematically, starting from coding, context interpretation, to the presentation of findings related to the function of denotative meaning in the novel.
The results of the analysis show that this novel uses denotative meaning to clarify the background of the story, describe the conflict experienced by the main character, and create a certain atmosphere that supports the storyline. Through this analysis, readers are expected to understand how denotative meaning functions in shaping the narrative and enriching the reading experience. Furthermore, the analysis shows that the use of denotative meaning helps the reader to understand the narrative.
Keywords: text analysis, denotative meaning, novelArtikel ini membahas tentang makna denotatif dalam novel Midnight Diaries by Malio Hartigan karya Skysphire. Makna denotatif merupakan makna yang bersifat objektif, sehingga maknanya konkret sesuai dengan arti sebenarnya. Makna denotatif juga disebut sebagai makna leksikal, makna kamus, atau makna literal. Melalui penelitian ini, penulis bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana makna denotatif digunakan untuk membangun elemen-elemen penting dalam novel, seperti penggambaran latar, karakter, dan peristiwa. Penelitian ini juga akan mengeksplorasi bagaimana makna literal yang terkandung dalam teks menciptakan pengalaman membaca yang lebih jelas dan terarah.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis teks untuk menggali makna bahasa sesuai konteks sastra. Data dikumpulkan melalui pengamatan bahasa dalam novel dan identifikasi elemen berisi makna denotatif. Analisis dilakukan secara sistematis, mulai dari pengkodean, interpretasi konteks, hingga penyajian temuan terkait fungsi makna denotatif dalam novel.
Hasil analisis menunjukkan bahwa novel ini menggunakan makna denotatif untuk memperjelas latar belakang cerita, menggambarkan konflik yang dialami tokoh utama, serta menciptakan suasana tertentu yang mendukung alur cerita. Melalui analisis ini, diharapkan pembaca dapat memahami bagaimana makna denotatif berfungsi dalam membentuk narasi dan memperkaya pengalaman membaca. Lebih lanjut, analisis menunjukkan bahwa penggunaan makna denotatif membantu menciptakan suasana tertentu yang mendukung perkembangan alur cerita. Makna denotatif membantu menciptakan suasana yang mendukung alur cerita, seperti memperkuat kesan misteri dan ketegangan melalui deskripsi fisik tanpa memerlukan interpretasi simbolis, sekaligus berfungsi sebagai elemen estetika yang memperkaya pengalaman membaca.
Kata Kunci: analisis teks, makna denotative, nove
RESENSI BUKU NONFIKSI: BUKU PENGANTAR SEMANTIK BAHASA INDONESIA KARYA ABDUL CHAER
Review is an activity of evaluating works that have been read, watched or listened to, whether in the form of books, films, articles or other works. In this research, the work that will be reviewed by the author is a nonfiction book entitled Introduction to Indonesian Semantics by Abdul Chaer. This research aims to provide a comprehensive overview and critical assessment of the content and structure of the book. Through a qualitative approach, this research analyzes the text of the book in depth so that it can show the advantages, disadvantages and contribution of the book to the study of Indonesian semantics. It is hoped that the results of this research can contribute to the development of Indonesian semantic studies, especially for students, researchers and general readers who are interested in semantic studies.
Keywords : Review, nonfiction, qualitativeResensi merupakan kegiatan penilaian terhadap karya yang telah dibaca ditonton, atau didengarkan, baik berupa buku, film, artikel, atau karya lainnya. Dalam penelitian ini, karya yang akan diresensi oleh penulis adalah buku nonfiksi yang berjudul Pengantar Semantik Bahasa Indonesia karya Abdul Chaer. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif dan penilaian kritis terhadap isi dan struktur buku tersebut. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis teks buku secara mendalam sehingga dapat menunjukkan keunggulan, kekurangan, dan kontribusi buku terhadap kajian semantik bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian semantik bahasa Indonesia, khususnya bagi manusia, peneliti, dan pembaca umum yang tertarik dengan kajian semantik.
 
Financial Knowledge, Financial Attitude, Self-Efficacy, Mathematical Anxiety and Financial Literacy
Financial literacy is knowledge, skills, and beliefs that influence attitudes and behaviors to improve the quality of decision-making and financial management that not only knows and understands financial institutions but also community behavior that can be changed and enhanced regarding financial products and services. Financial literacy is needed to manage financial resources to achieve financial well-being successfully. This study aims to determine financial knowledge, attitudes, self-efficacy, and mathematical anxiety towards financial literacy. This study uses a quantitative method. The Population in this study consisted of all students in the Special Region of Yogyakarta. A sample of 100 respondents was selected based on specific criteria. The data collection technique for this study used a questionnaire. The study's results showed that financial knowledge, financial attitudes, and self-efficacy influenced financial literacy, while mathematical anxiety did not affect financial literacy
Destilasi Air Laut Menggunakan Sensor Peltier
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang penting bagi kehidupan. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manuasia, seperti minum, mandi, memasak, dan mencuci. Saat ini sumber air bersih sangat sulit ditemukan, dan membutuhkan penangan yang komples untuk dapat menjangkaunya, sehingga terjadi kelangkaan air bersih terjadi di area yang mempunyai kepadatan penduduk yang tinggi, dan pada saat musim kemarau. Kebutuhan air bersih menjadi hal pokok yang harus terpenuhi untuk keberlangsungan kehidupan manusia, sehingga dicari berbagai macam solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan melakukan filtrasi air laut dengan metode destilasi air laut menggunakan sensor peltier yakni dengan mengubah air asin menjadi air tawar melalui proses pemanasan dan penguapan. Tujuan penelitian ini adalah membuat prototipe alat destilasi air laut menjadi air tawar. Alat ini bekerja dengan cara memanaskan air laut sampai titik didih tertentu. Dalam pendinginannya menggunakan peltier sebagai sumber pendigin, suhu dingin dari peltier berfungsi mendinginkan air pada kotak pendingin yang dilalui pipa destilasi yang mengalirkan uap air dengan pH air 5,46
Analisis Performance Turbine Terhadap Peningkatan Kebutuhan Excess O2 Secondary Boiler Pada Power Plan PT. Semen Tonasa Capacity Of 70 MW
Pengoperasian boiler di PLTU PT. Semen Tonasa memiliki kapasitas produksi daya listrik sebesar 70 MW terdapat rentang presentase O2 dalam gas buang boiler yang disarankan oleh manual book peralatan termal tersebut, sehingga perlu dilakukan analisa secara signifikan untuk mengoptimalisasi jumlah udara secondary yang disuplai kedalam ruang bakar. Pengambilan data dilakukan melalui DCS (Data Collection System) yang telah terhubung dengan sensor dan alat ukur yang telah terpasang pada sistem boiler dan turbin saat beban unit 80% kemudian dilakukan pengaturan FDF (Forced Draft Fan) sehingga presentase O2 dalam gas buang boiler dapat bervariasi dari 3%, 4%, 5% dan 6%. Hasil Analisa menunjukkan bahwa perubahan kebutuhan udara secondary mempengaruhi kinerja efisiensi dari boiler secara masif dan hanya sedikit mempengaruhi efisiensi turbin pada PLTU. Penggunaan kebutuhan udara pada proses pembakaran dengan variasi excess O2 pada gas buang sebesar 3 %, 4%, 5% dan 6%, menghasilkan tingkat SFC sebesar 0.540 kg/kWh, 0.542 kg/kWh, 0.550 kg/kWh, dan 0.554 kg/kWh. Sehingga berdasarkan tingkat SFC terendah, dengan excess O2 sebesar 3% merupakan tingkat kebutuhan udara yang optimal dan mampu menghasilkan efisiensi boiler sebesar 84,13%, efesiensi termal 31,12% dan turbin sebesar 88,91%
Produksi Bioetanol dari Nira Lontar dan Pengaruh Campurannya Dengan Premium Terhadap Torsi dan Daya Pada Sepeda Motor
Kebutuhan bahan bakar minyak fosil terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Oleh karena itu perlu diupayakan pencarian sumber bahan bakar alternatif terutama yang berasal dari biomassa karena sifatnya dapat diperbarui dan lebih ramah terhadap lingkungan. Bioetanol yang berasal dari tanaman lontar (Borassus flabellifer) merupakan salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan bahan bakar alternatif tersebut. Tujuan penelitian ini adalah membuat bioetanol dari nira lontar sesuai grade untuk bahan bakar, mendapatkan data hasil pengukuran torsi dan daya sepeda motor 4 langkah menggunakan bahan bakar campuran premium-bioetanol dalam berbagai perbandingan konsentrasi dan mendapatkan perbandingan konsentrasi optimal yang menghasilkan torsi dan daya mesin maksimal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pendidikan Kimia dan Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin FKIP Undana. Instrumen penelitian berupa pedoman pembuatan bioetanol, pedoman pengujian kinerja mesin, dan lembar hasil pengujian. Pengumpulan data menggunakan eksperimen atau pengujian di laboratorium guna diperoleh angka putaran mesin, torsi dan daya mesin. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa torsi dan daya mesin meningkat seiring peningkatan angka putaran mesin serta perbandingan konsentrasi 30% menghasilkan torsi dan daya maksimal