Universitas Islam Majapahit Journals System
Not a member yet
1541 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai Upaya Meningkatkan Keaktifan Beajar Matematika Peserta Didik
Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tahap siklus 1 dan siklus 2. Penelitian ini bertujuan memberikan peningkatan keaktifan belajar dari peserta didik melalui penggunaan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian ini, berjumlah 16 orang siswa terbagi atas 9 siswa laki-laki serta7 siswa perempuan. Instrumen peneltian ini berupa lembar observasi guru, lembar keaktifan dan LKPD sebagai media yang digunakan dalam mengukur keaktifan siswa pada pembelajaran. Resultan penelitian ini diperoleh terdapatnya eskalasi keaktifan siswa sebesar 22% dari tahap siklus1 yaitu 50% ke siklus2 yaitu 72%, setelah pelaksanaan tindakan dengan menggunakan model PBL. Hasil yang diperoleh pada sisklus I sebagian besar keaktifan siswa masih ada dalam klasifikasi sangat rendah. Sementara, pada sisklus II keaktifan siswa ada dalam klasifikasi sedang serta tinggi yang persentasenya dengan besaran yakni 72%. Hal tersebut memperlihatkan bahwasanya penggunaan model PBL bisa memberikan peningkatan keaktifan belajar peserta didik. Perubahan yang dilaksanakan peserta didik ialah peserta didik antusias pada konteks menjalani pembelajaran, berinteraksi dengan guru, ikut serta dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas
Perancangan Mesin Oven Pengering Bebasis Energi Terbarukan Menggunakan QFD(Quality Function Deployment)
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan kelompok usaha yang perannya sangat signifikan dalam perekonomian Indonesia, dengan jumlah pelaku usaha mikro yang diperkirakan sebagian besar bergerak di sektor informal. Pada perancangan ini juga dipertimbangkan perihal penggunaan energi baru terbarukan atau yang ramah lingkungan sehingga dapat membantu pihak UMKM dalam mengembangkan usahanya Permasalahan yang paling utama adalah pada proses pengeringan pada UMKM kerupuk di wilayah sidayu Gresik. Metode yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD) untuk mengetahui harapan konsumen terhadap kualitas produk mesin oven pengering dengan menggunakan energi terbarukan. Hasil perancangan mesin oven pengering kerupuk dirancang untuk mempermudah proses pengeringan. Mesin ini diharap dapat membantu Ibu Sumarliyah dalam proses pengeringan. oven pengering ini dilengkapi dengan panel surya untuk mengkonversi energi pada cahaya matahari sebagai energi terbarukan menjadi energi listrik. Mesin oven ini dapat menghemat energi listrik dari rumah karena energi listrik yang didapatkan berasal dari baterai aki yang menyimpan energi dari panel surya. Selain itu, proses pengubahan energi panas tidak menghasilkan emisi karbon yang berbahaya bagi lingkunganUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan kelompok usaha yang perannya sangat signifikan dalam perekonomian Indonesia, dengan jumlah pelaku usaha mikro yang diperkirakan sebagian besar bergerak di sektor informal. Pada perancangan ini juga dipertimbangkan perihal penggunaan energi baru terbarukan atau yang ramah lingkungan sehingga dapat membantu pihak UMKM dalam mengembangkan usahanya Permasalahan yang paling utama adalah pada proses pengeringan pada UMKM kerupuk di wilayah sidayu Gresik. Metode yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD) untuk mengetahui harapan konsumen terhadap kualitas produk mesin oven pengering dengan menggunakan energi terbarukan. Hasil perancangan mesin oven pengering kerupuk dirancang untuk mempermudah proses pengeringan. Mesin ini diharap dapat membantu Ibu Sumarliyah dalam proses pengeringan. oven pengering ini dilengkapi dengan panel surya untuk mengkonversi energi pada cahaya matahari sebagai energi terbarukan menjadi energi listrik. Mesin oven ini dapat menghemat energi listrik dari rumah karena energi listrik yang didapatkan berasal dari baterai aki yang menyimpan energi dari panel surya. Selain itu, proses pengubahan energi panas tidak menghasilkan emisi karbon yang berbahaya bagi lingkungan
PENGARUH MEDIA CANVA BERBASIS DISCORD TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS XI SMAN 35 JAKARTA
Learning Indonesian is never separated from language skills which consist of four components. The four language components are listening skills, speaking skills, reading skills and writing skills. This study aims to see the effect of Canva media through discord on the ability to write short stories of students in class XI SMAN 35 Jakarta. The population in this study were all students of class XI SMAN 35 Jakarta, and the sample in this study was class XI IPS 2 SMAN 35 Jakarta. Sampling was done by simple random sampling. The research method used in this research is quantitative research experimentation. The type of experiment used is true experimentation with one group pretest and posttest design research design. The data in this study used statistical calculations by calculating averages, standard deviations, variances, correlations, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests. The result can be seen that the value sig = 0.05, tcount 9.01632 and ttable17207. So H0 was rejected and H1 was accepted which means there is a significant influence on the policy-based canva media on the short story writing ability of students of class XI SMAN 35 Jakarta.
Keywords: Canva, Discord, Short Story Writing Skills
Learning Indonesian is never separated from language skills which consist of four components. The four language components are listening skills, speaking skills, reading skills and writing skills. This study aims to see the effect of Canva media through discord on the ability to write short stories of students in class XI SMAN 35 Jakarta. The population in this study were all students of class XI SMAN 35 Jakarta, and the sample in this study was class XI IPS 2 SMAN 35 Jakarta. Sampling was done by simple random sampling. The research method used in this research is quantitative research experimentation. The type of experiment used is true experimentation with one group pretest and posttest design research design. The data in this study used statistical calculations by calculating averages, standard deviations, variances, correlations, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests. The result can be seen that the value sig = 0.05, tcount 9.01632 and ttable17207. So H0 was rejected and H1 was accepted which means there is a significant influence on the policy-based canva media on the short story writing ability of students of class XI SMAN 35 Jakarta.
Keywords: Canva, Discord, Short Story Writing Skill
FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA SDIT AR-RAIHAN BANTUL
This study aims to identify and describe the online learning process for teachers during the pandemic, as well as to provide an overview of the factors that encourage and hinder during the online learning process. This research is a qualitative research that is descriptive and tends to use an inductive approach. The place of this research is bound, namely in SDIT Ar-Raihan Bantul, we collect data by interviewing several related teachers. The COVID-19 pandemic has had a significant impact in the world of education, especially in the teaching and learning process. The learning process carried out by the teacher changes, which is usually done directly into learning in the network (online). For the hope of this pandemic in the teaching and learning process, namely the communal awareness between all parties (school offices, families) that this pandemic period is a common problem, so it needs to support and strengthen each other.
Keywords: learning, covid-19, onlinePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan proses pembelajaran daring oleh pengajar pada masa pandemi COVID-19 ini, serta memberi gambaran mengenai faktor-faktor yang mendorong dan menghambat proses pembelajaran daring. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan pendekatan induktif. Tempat penelitian ini bersifat terikat yaitu di SDIT Ar-Raihan Bantul. Penulis mengambil data dengan cara mewancarai beberapa pengajar yang terkait. Pandemi COVID-19 membawa dampak yang signifikan dalam dunia pendidikan, terutama pada proses belajar mengajar. Proses pembelajaran yang sebelumnya biasa dilakukan secara langsung menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Namun dengan adanya pandemi ini, harapannya dalam proses belajar mengajar terbentuk kesadaran komunal antara semua pihak (dinas sekolah, keluarga) bahwa masa pendemi ini adalah problem bersama, sehingga perlu saling mendukung dan menguatkan
FAKTOR SOSIAL YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN BAHASA DALAM MASYARAKAT
This study discusses about language changes that exist in people's daily conversations. The language change that occurs is based on social factors, especially the social class of the society. This study describes about the language changes that exist in the surrounding community by looking at the factors and social class of the community and to describe the language chosen by the society based on the social class of the society. This research is qualitative research that has data in the form of society utterances that have changed according to the social class of the society. Data sources in this study are people who live in the environment around the writer. This research method uses the listen and note method. Researchers will identify speech that undergoes language changes based on three social classes of society, such as: upper social class, middle and lower. This study found differences in some language change use in daily conversation of the three social classes of society. The result of the study, the writer found 51 utterances that experienced about language changes based on the social class of the society, including (1) 21 utterances from the upper social class, (2) 19 utterances from the middle social class, and (3) 11 utterances from the lower social class.
Keywords: language change, social factor, societyPenelitian ini berbicara tentang perubahan bahasa yang ada dalam percakapan masyarakat sehari-hari. Perubahan bahasa yang terjadi dilihat dari faktor sosial khususnya kelas sosial masyarakatnya. Tujuan penelitian ini guna mendeskripsikan perubahan bahasa yang ada pada masyarakat sekitar dengan melihat faktor dan kelas sosial masyarakatnya dan mendeskripsikan bahasa yang dipilih oleh masyarakat berdasarkan kela ssosial masyarakatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif kualitatif yang memiliki bentuk data berupa tuturantuturan masyarakat yang mengalami perubahan sesuai kelas sosial masyarakatnya. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada di lingkungan sekitar penulis. Metode penelitian ini menggunakan metode simak dan catat. Peneliti akan mengidentifikasi tuturan yang mengalami perubahan bahasa berdasarkan tiga kelas sosial masyarakatnya, seperti: kelas sosial atas, menengah, dan bawah. Dari ketiga kelas sosial masyarakatnya, dalam penelitian ini ditemukan perbedaan beberapa perubahan bahasa dalam penggunaan untuk percakapan seharihari. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapatkan 51 tuturan yang mengalami perubahan bahasa berdasarkan kelas sosial masyarakatnya, diantaranya (1) 21 tuturan dari kelas sosial atas, (2) 19 tuturan dari kelas sosial menengah, dan (3) 11 tuturan dari kelas sosial bawah. Kata Kunci: faktor sosial. perubahan bahasa, masyarakat
PENDIDIKAN MORAL DALAM NOVEL SEPATU UNTUK ALMIA KARYA SARA TEE
Moral education is an awareness to support students through skills, knowledge, values ??and attitudes that contribute to social and community life. The purpose of moral education is to create individuals who have a sense of humanity, tolerance, mutual respect and good character. Moral education is closely related to student learning in schools. The teacher, as a student companion at school, plays an important role in the formation of student character. Processing a variety of learning models is one of the areas that must be mastered by teachers. Learning media plays an important role to liven up the learning atmosphere. The purpose of this study is to describe the form of moral education in the novel Shoes for Almia by Sara Tee and to find out the relevance of the novel to learning Indonesian for class IX at the junior high school level. This study uses a qualitative approach with a descriptive method because it describes the forms of moral education in the novel Shoes for Almia by Sara Tee. The data from this research are in the form of narratives and dialogues related to moral education in the novel Shoes for Almia by Sara Tee by reading and taking notes. The data collection technique used is literature study. The results of this study are a form of moral education attitude which includes helping, being friendly, taking a firm stand, sharing, and caring for each other, as well as its relevance to learning Indonesian for class IX at the junior high school level.
Keywords: novels, students, learning media, junior high schoolAbstrak
Pendidikan moral merupakan suatu kesadaran untuk menyokong peserta didik melalui keterampilan, pengetahuan, nilai dan sikap yang memberikan peran pada kehidupan sosial dan masyarakat. Tujuan dari pendidikan moral adalah untuk menciptakan individu yang memiliki rasa kemanusiaan, toleransi, saling menghargai dan berbudi pekerti yang baik. Pendidikan moral berkaitan erat dengan pembelajaran siswa di sekolah. Guru, sebagai pendamping siswa di sekolah berperan penting dalam pembentukan karakter siswa. Pengolahan model pembelajaran yang bervariasi merupakan salah satu bidang yang harus dikuasai guru. Media pembelajaran menjadi peranan penting untuk menghidupkan suasana pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud pendidikan moral dalam novel Sepatu untuk Almia karya Sara Tee dan untuk mengetahui kerelevansian novel tersebut dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif karena mendeskripsikan tentang wujud-wujud pendidikan moral dalam novel Sepatu untuk Almia karya Sara Tee. Data dari penelitian ini berupa narasi dan dialog yang berkaitan dengan pendidikan moral dalam novel Sepatu untuk Almia karya Sara Tee dengan cara membaca dan mencatat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini berupa wujud sikap pendidikan moral yang meliputi tolong-menolong, bersikap ramah, berpendirian teguh, saling berbagi, dan saling peduli, serta relevansinya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX tingkat SMP.
Kata Kunci: novel, siswa, media pembelajaran, SMP
 
FENOMENA MASYARAKAT BAHASA PADA PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA KELAS C ANGKATAN 2020
This research is motivated by the phenomenon of the use of everyday language used in Class C Education or PC. Based on the data sources, what will be studied are Indonesian Language and Literature Education students for the 2020 class PC class at UNESA who come from several regions, with the language used as reference material. In this paper, it is found that PC students have different languages in each area where they live. This condition will bring up one type of language used to communicate. The author uses a qualitative method by using survey data collection. The results obtained by the author are that PC class students use Javanese to communicate in their daily life.
Keywords: Sociolinguistics, Language, Language SocietyPenelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena penggunaan bahasa sehari-hari yang digunakan di kelas Pendidikan C atau PC. Berdasarkan sumber datanya, yang akan dikaji yaitu mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kelas PC angkatan 2020 di UNESA yang berasal dari beberapa daerah, dengan bahasa yang digunakan sebagai bahan acuan. Dalam makalah ini diperoleh bahwa mahasiswa PC memiliki bahasa yang berbeda-beda di setiap daerah tempat tinggalnya. Kondisi tersebut akan memunculkan satu jenis bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pengambilan data secara survei. Hasil yang didapatkan oleh penulis adalah bahwa mahasiswa kelas PC menggunakan bahasa jawa untuk berkomunikasi sehari-hari
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PUZZLE KUBUS KREATIF CERITA FABEL KELAS VII MTS DARUL ILMI LANGKAT
This study aims to understand how to develop interactive learning media based on Creative Cube Puzzle and to analyze the feasibility of interactive learning media based on Creative Cube Puzzle on fable story material by class VII students of Mts Darul Ilmi Langkat. The subjects of this study were 21 students. This type of research is quantitative with a descriptive approach. Data collection techniques were interviews and using questionnaires as instruments for material experts, media experts, Indonesian language teachers, and students. The results of the study show that: (1) Feasibility based on the Material Expert assessment of all aspects gets a total score of 65 and if presented by the media gets a score of 93%, this shows that the media from all aspects is in a very valid category. (2) Based on the evaluation of media experts, all aspects get a total score of 28 and if presented, the media gets a score of 93%, this shows that the media from all aspects is in a very decent category. (3) Feasibility based on the Indonesian Language Teacher's assessment of all aspects gets a total score of 72 and if presented by the media gets a score of 96%, this shows that the media from all aspects is in a very decent category. (4) The trial was conducted at Mts Darul Ilmi Langkat by 21 students and showed a positive response because the assessment showed a percentage of ? 93%. (3) Feasibility based on the Indonesian Language Teacher's assessment of all aspects gets a total score of 72 and if presented by the media gets a score of 96%, this shows that the media from all aspects is in a very decent category. (4) The trial was conducted at Mts Darul Ilmi Langkat by 21 students and showed a positive response because the assessment showed a percentage of ? 93%. (3) Feasibility based on the Indonesian Language Teacher's assessment of all aspects gets a total score of 72 and if presented by the media gets a score of 96%, this shows that the media from all aspects is in a very decent category. (4) The trial was conducted at Mts Darul Ilmi Langkat by 21 students and showed a positive response because the assessment showed a percentage of ? 93%.
Keywords: Learning Media, Puzzle, Fable.Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Puzzle Kubus Kreatif dan untuk menganalisis kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Puzzle Kubus Kreatif pada materi cerita fabel oleh siswa kelas VII Mts Darul Ilmi Langkat. Subjek penelitian ini berjumlah 21 siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan menggunakan angket intrumen ahli materi, ahli media, guru bahasa Indonesia, dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kelayakan berdasarkan penilaian Ahli Materi keseluruhan aspek mendapatkan total nilai 65 serta jika dipresentasekan media mendapat nilai 93%, hal ini menunjukkan bahwa media dari aspek keseluruhan berada pada kategori sangat valid. (2) Kelayakan berdasarkan penilaian Ahli Media keseluruhan aspek mendapatkan total nilai 28 serta jika dipresentasekan media mendapat nilai 93%, hal ini menunjukkan bahwa media dari aspek keseluruhan berada pada kategori sangat layak. (3) Kelayakan berdasarkan penilaian Guru Bahasa Indonesia dari keseluruhan aspek mendapatkan total nilai 72 serta jika dipresentasekan media mendapatkan nilai 96%, hal ini menunjukkan bahwa media dari aspek keseluruhan berada pada kategori sangat layak. (4) Uji coba dilakukan di Mts Darul Ilmi Langkat oleh 21 siswa dan menunjukkan respon positif karena penilaian menunjukkan persentase ? 93%
ANALISIS EKSKLUSI DAN INKLUSI PADA BERITA MISTERI TEWASNYA BRIGADIR JOSUA, FAKTA BARU TERUNGKAP, BHARADA E MENGAKU DIPERINTAH MEMBUNUH BERDASARKAN MODEL THEO VAN LEEUWEN
Today's phenomena or events regarding ideology, politics, economy, society, culture, and law can easily be known through print or electronic mass media coverage. The objectives of this research are: 1) to determine who is marginalized by the Bangka pos.com mass media in their coverage of the Mystery of Brigadier Josua's death, New Facts: Bharada E Admits to Being Ordered to Kill, and 2) to analyze the language strategies used based on Theo Van Leeuwen's Critical Discourse Analysis model. The research method employed in this study is descriptive. The research objects are news texts regarding the murder of Brigadier Josua in online mass media outlets, specifically Bangka pos.com on August 8, 2022, and epanrita.net on Monday, August 8, 2022. The findings of the two news articles indicate that the content of the Bangka pos.com news marginalizes Bharada E as the murderer of Brigadier Josua. The content of the news article on epanrita.net on August 8, 2022, titled "Revealed! Bharada E's Confession: Ordered by Superiors to Kill Brigadier J," marginalizes Bharada E as well but introduces another actor that suggests Bharada E is no better than Brigadier Ricky Rizal. Based on the data above, it can be concluded that discourse operates to define something, legitimize something, and blame others.
Keywords: exclusion, inclusion, Theo Van Leeuwen's modelAbstrak Peristiwa atau fenomena yang terjadi hari ini mengenai ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, dapat dengan mudah kita ketahui melalui pemberitaan di media massa cetak atau elektronik. Tujuan penelitian 1) untuk mengetahui siapa yang dimarjinalkan oleh media massa Bangka pos.com pada pemberitaan Misteri Tewasnya Brigadir Josua, Fakta Baru Bharada E Mengaku Diperintah Membunuh dan 2) Bagaimana strategi bahasa yang digunakan berdasarkan Analisis Wacana Kritis model Theo Van Leeuwen. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Objek penelitian yaitu teks Pemberitaan mengenai Pembunuhan Brigadir Josua di media massa online yaitu Bangka pos.com pada 8 Agustus 2022 dan epanrita.net pada Senin, 8 Agustus 2022. Hasil penelitian dari kedua berita tersebut adalah isi berita Bangka pos.com menyudutkan atau memarjinalkan Bharada E sebagai pembunuh Brigadir Josua. Isi berita media massa epanrita.net pada 08 Agustus 2022 dengan judul berita “Terungkap! Pengakuan Bharada E Diperintah Oleh Atasan Untuk Membunuh Brigadir J” memarjinalkan Bharada E tetapi dengan memasukan aktor lain yang menunjukkan bahwa Bharade E tidak lebih baik dari Brigadir Ricky Rizal. Berdasarkan data di atas bisa disimpulkan bahwa wacana beroperasi untuk mendefinisikan sesuatu, membenarkan sesuatu, dan menyalahkan yang lain.
Kata Kunci: eksklusi, inklusi, model Theo Van Leeuwen
ANALISIS WACANA KRITIS PENDEKATAN TEUN A. VAN DIJK TERHADAP BERITA “PMK MEWABAH, MUI JATENG BEBERKAN SYARAT SAH HEWAN KURBAN”
Towards the celebration of Eid al-Adha in 2022, there was a lot of discussion in the media, both print and online, about the outbreak of Foot and Mouth Disease (FMD) in livestock. The purpose of this research is (1) to describe the text structure of the news according to the critical discourse analysis approach by Teun A. Van Dijk, and (2) to describe the characteristics of critical discourse analysis in the news text. This study employed a qualitative descriptive research method using Teun Van Dijk's Critical Discourse Analysis model. The data source for this research was a news article titled "Critical Discourse Analysis using Teun A. Van Dijk's Approach on the News 'FMD Outbreak, Central Java MUI Reveals Conditions for Valid Sacrificial Animals'" published on jatengprov.go.id (Central Java Provincial Government Public Relations and Protocol Office) in June 2022. The data collection technique involved reading and note-taking. The data analysis used in this research was qualitative data analysis using an interactive model. The analysis process consisted of three steps: (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) verification or conclusion. These three steps of data analysis were interconnected and had a sequential relationship. The results of the research showed that (1) the text structure of the news aligned with Van Dijk's theoretical structure, which includes macro structure, supra-text structure, and micro-text structure, and (2) based on the characteristics of critical discourse analysis, such as action, context, history, power, and ideology, several opinions in the newspaper text writing could be influenced.
Keywords: Discourse analysis, Foot and Mouth Disease, Teun A. Van Dijk.Menjelang hari raya Idul Adha tahun 2022 pemberitaan tentang penyakit mulut dan kaki (PMK) pada hewan ternak ramai dibicarakan. Beberapa sumber baik media cetak maupun online membicarakan penyakit ini. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan struktur teks berita menurut pendekatan analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk, dan (2) mendeskripsikan karakteristik analisis wacana kritis dalam teks berita. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis model Teun Van Dijk. Sumber data dalam penelitian ini berupa pemberitaan berjudul “Analisis Wacana Kritis Pendekatan Teun A. Van Dijk Terhadap Berita “PMK Mewabah, Mui Jateng Beberkan Syarat Sah Hewan Kurban” dalam jatengprov.go.id (Diskominfo Jateng) edisi Juni 2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis data kualitatif dengan model interaktif. Langkah-langkah analisis tersebut yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi atau kesimpulan. Ketiga tahapan analisis data tersebut saling berhubungan dan memiliki keterkaitan proses antara satu tahap dengan tahap yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) struktur teks pada berita telah sejalan dengan struktur teori Van Dijk yaitu struktur makro, struktur supra teks dan struktur mikro teks (2) Berdasarkan karakteristik analisis wacana kritis yaitu tindakan, konteks, histori, kekuasaan, dan ideologi yang dapat mempengaruhi beberapa opini di dalam penulisan teks surat kabar.
Kata Kunci: analisis wacana, Penyakit Mulut dan Kaki, Teun A. Ban Dij