Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
SH Tingkat Serangan Hama Kutu Hijau (Coccus viridis) Pada Tanaman Kopi di PT PTL Coffee Bean di Kabupaten Solok Selatan
[[INFESTATION LEVEL OF GREEN SCALE INSECT (Coccus viridis) ON COFFEE PLANTS AT PT PTL COFFEE BEAN, SOLOK SELATAN REGENCY]. The green scale insect (Coccus viridis) is a major pest in coffee plantations in Indonesia. It is classified as an economically significant pest due to its potential to cause up to 50% plant damage, leading to substantial yield reduction and financial losses. This study aims to determine the infestation level of Coccus viridis at PT PTL Coffee Bean, Solok Selatan Regency, and to analyze the influence of environmental factors on infestation intensity. The findings of this study are expected to serve as a foundation for developing appropriate pest control strategies based on the principles of Integrated Pest Management (IPM). The research was conducted using a systematic sampling method with a diagonal line pattern across the coffee plantation owned by PT PTL Coffee Bean. Direct field observations were performed, and further analyses were conducted at the Integrated Pest Management Laboratory, Faculty of Agriculture, Andalas University. The results showed that the infestation intensity of Coccus viridis on coffee plants at the study site was 15.38%, which falls into the mild infestation category. The infestation level was influenced by environmental factors such as altitude, temperature, humidity, light intensity, and cultivation techniques. Although the infestation level was classified as mild, regular monitoring remains essential to prevent an increase in pest populations. Furthermore, IPM-based control strategies should be optimized to sustain coffee plant productivity, including the conservation of natural enemies and the application of proper cultivation techniques.Kutu hijau (Coccus viridis) merupakan salah satu hama penting pada perkebunan kopi di Indonesia. Dikategorikan sebagai hama penting karena hama ini sudah menyebabkan tingkat kerusakan yang cukup tinggi mencapai angka 50%, dan menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup signifikan karena merusak bagian tanaman seperti daun dan buah. Kajian dasar dengan mengetahui tingkat serangan hama kutu hijau dapat memudahkan petani kopi dalam usaha praktik pengendaliannya. Untuk itu perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk menentukan praktik pengendalian yang tepat sesuai dengan komponen yang ada dalam Pengelolaan Hama Terpadu (PHT). Sedangkan target khususnya adalah untuk memberikan informasi tingkat serangan hama kutu hijau di PT. PTL Coffee Bean, Kabupaten Solok Selatan, dan mengetahui pengaruh faktor lingkungan terhadap intensitas serangan hama kutu hijau di PT. PTL Coffee Bean, Kabupaten Solok Selatan. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara acak sistematis dengan menarik garis diagonal pada lahan kopi milik PT PTL Coffee Bean. Hama kutu hijau diamati secara langsung pada tanaman sampel di lahan perkebunan kopi milik PT PTL Coffeee Bean Kabupaten Solok Selatan dan di Laboratorium Pengelolaan Hama Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa intensitas serangan hama kutu hijau (Coccus viridis) pada tanaman kopi milik PT PTL Coffee Bean 15,38%. Intensitas serangan ini termasuk serangan dengan kategori serangan ringan. Hal ini terkait dengan ketinggian tempat, suhu, kelembapan dan intensitas cahaya di lokasi penelitian, serta teknik budidaya
KEMAMPUAN ANTAGONISTIK BEBERAPA ISOLAT Bacillus spp. TERHADAP PATOGEN Pyricularia oryzae PENYEBAB PENYAKIT BLAS TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA BEBERAPA KONSENTRASI
Rice (Oryza sativa L.) is a staple food crop that plays a vital role in supporting national food security. One of the major constraints in rice cultivation is blast disease, caused by the fungal pathogen Pyricularia oryzae, which can significantly reduce crop productivity and lead to substantial economic losses. The conventional management of this disease relies heavily on chemical pesticides, which pose long-term risks to environmental and human health. Therefore, eco-friendly alternatives such as biological control agents are necessary, with Bacillus spp. being one promising candidate. This study aimed to evaluate the antagonistic activity of three Bacillus spp. isolates (Bcz-14, Bcz-20, and Bcz-30) against P. oryzae at two bacterial population densities (10⁶ CFU/mL and 10⁹ CFU/mL) under in vitro conditions. The experiment was conducted at the Plant Health Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” East Java, from January to March 2025. Results of the antagonism assay demonstrated that all Bacillus spp. isolates inhibited the growth of P. oryzae, with the highest inhibition observed in treatments Bcz-14 and Bcz-30 at 10⁶ CFU/mL, with inhibition rates of 24.29% and 23.35%, respectively. The observed inhibition mechanisms included competition and antibiosis. Microscopic observations revealed abnormal hyphal structures in P. oryzae, including lysis, swelling, and chlamydospore formation, in response to Bacillus spp. treatment.
Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu kendala utama dalam budidaya padi adalah penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae, yang dapat menurunkan produktivitas secara signifikan dan menimbulkan kerugian ekonomi. Pengendalian penyakit ini umumnya menggunakan pestisida kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian hayati yang lebih ramah lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan bakteri Bacillus spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan antagonistik beberapa isolat Bacillus spp. (Bcz-14, Bcz-20, dan Bcz-30) terhadap P. oryzae pada dua tingkat konsentrasi populasi (10⁶ CFU/ml dan 10⁹ CFU/ml) secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada Januari–Maret 2025. Hasil uji antagonisme menunjukkan bahwa semua isolat Bacillus spp. mampu menghambat pertumbuhan P. oryzae, dengan efektivitas tertinggi pada perlakuan Bcz-14 dan Bcz-30 dengan kerapatan 10⁶ CFU/ml, masing-masing sebesar 24,29% dan 23,35%. Mekanisme penghambatan yang diamati meliputi kompetisi dan antibiosis. Pengamatan mikroskopis menunjukkan adanya hifa abnormal pada P. oryzae, seperti lisis, pembengkakan, dan pembentukan klamidospora, sebagai respons terhadap perlakuan Bacillus spp
OPTIMASI PROSES EKSTRAKSI BERBANTU ULTRASONIK PADA PEMBUATAN OLEORESIN KULIT MANGGA KUWENI MENGGUNAKAN METODE RESPON PERMUKAAN
Kulit mangga Kuweni merupakan salah satu limbah dari pengolahan buah mangga, kulit mangga biasanya dibuang dan jarang dimanfaatkan lebih lanjut meski beberapa studi terdahulu mengungkapkan dalam kulit masih mengandung serat pangan, pectin, tannin, polifenol, dan senyawa bioaktif lainnya. Kulit mangga Kuweni berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk turunan. Aroma khas mangga Kuweni di dalam permukaan kulit, dapat diiekstraksi menjadi oleoresin. Oleoresin merupakan zat yang terdiri dari campuran komponen minyak atsiri dan resin. Upaya untuk memisahkan kandungan oleoresin dari kulit mangga Kuweni dapat dilakukan dengan ekstraksi. Penerapan gelombang ultrasonik memiliki kelebihan dibanding ekstraksi sederhana karena teknologi ini dapat mengintensifkan proses, menghasilkan hasil ekstraksi yang lebih tinggi dan mampu mengisolasi senyawa bioaktif dengan selektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi proses terkait jumlah pelarut dan lama ekstraksi menggunakan ultrasound assisted extraction (UAE) dengan pelarut n-heksana dan etanol 96%, untuk memperoleh rendemen oleoresin kulit mangga Kuweni yang optimum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian experimen laboratorium yang dianalisis dengan menggunakan metode optimasi respon permukaan dengan tipe Central Composite Design (CCD) pada aplikasi Design Expert 11. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan optimum pada proses UAE menggunakan pelarut n-heksana berada pada kombinasi jumlah pelarut sebanyak 340,703 ml dan lama waktu ekstraksi 36,52 menit dengan nilai rendemen sebesar 21,31%. Hubungan antara dua variabel diatas terhadap rendemen sebagai respon ekstraksi membentuk model persamaan matematika yang kuadratik. Sedangkan perlakuan optimum pada proses UAE menggunakan pelarut etanol 96% memiliki kombinasi perlakuan jumlah pelarut 400ml dan lama waktu ekstraksi 40 menit dengan hasil rendemen sebesar 36,47%, serta hubungan respon ekstraksi membentuk persamaan matematika yang linear
ANTIOXIDANT POTENTIAL OF ARABICA COFFEE PROCESSED BY HONEY METHOD
This study investigated the impact of different coffee processing methods, the natural method, and fermentation with yellow, red, and black honey methods on the bioactive compounds of Arabica coffee using a Randomized Complete Block Design in five replicate experiments. The antioxidant activity, phenolic, flavonoid, caffeine, total soluble solid content, and pH value were determined. The results showed that the honey processing method could improve bioactive compounds more than the natural method, with higher levels of antioxidants, phenolic, flavonoid, and total soluble solid contents but lower caffeine content and pH value. Arabica coffee-treated yellow honey exhibited the highest Increase in antioxidant activity. These findings suggest that coffee-treated yellow honey could be a functional food
Pengaruh Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi Oleh Kepuasan Kerja : (Studi Kasus Pada PT.Sinar Bengkulu Selatan)
The primary objective of this study is to examine the impact of compensation, workload, and performance, with job satisfaction as a mediator at PT. Sinar Bengkulu Selatan. The research employed census techniques to select participants and collected data through offline questionnaires distributed directly to PT. Sinar Bengkulu Selatan. The sample size for this study comprised 130 individuals. The analytical method used was Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM), executed with Smart PLS version 3.2.9 software. The study's findings reveal several significant relationships: compensation, workload, and job satisfaction all positively and significantly affect employee performance. Additionally, compensation positively and significantly influences job satisfaction. The analysis specifically indicates that workload has a negative and significant impact on job satisfaction. However, job satisfaction acts as a mediator in the relationship between compensation and performance and between workload and performance. Interestingly, job satisfaction does not mediate the relationship between workload and performance. These findings provide insight into the complex relationships among these factors within the company PT. Sinar Bengkulu SelatanTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak kompensasi, beban kerja, dan kinerja, dengan kepuasan kerja sebagai mediator di PT. Sinar Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan teknik sensus untuk memilih partisipan dan mengumpulkan data melalui kuesioner luring yang didistribusikan langsung ke PT. Sinar Bengkulu Selatan. Ukuran sampel untuk penelitian ini terdiri dari 130 orang. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM), yang dijalankan dengan perangkat lunak Smart PLS versi 3.2.9. Temuan penelitian ini mengungkapkan beberapa hubungan yang signifikan: kompensasi, beban kerja, dan kepuasan kerja semuanya berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kompensasi berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Analisis tersebut secara khusus menunjukkan bahwa beban kerja memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, kepuasan kerja bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara kompensasi dan kinerja dan antara beban kerja dan kinerja. Menariknya, kepuasan kerja tidak memediasi hubungan antara beban kerja dan kinerja. Temuan ini memberikan wawasan tentang hubungan yang kompleks di antara faktor-faktor ini dalam perusahaan PT. Sinar Bengkulu Selata
Analisis Kapasitas Saluran Parit 2 Desa Riak Siabun 1 Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu
This research aim to knowing about the problems of flooding and standing water on Parit 2 channel in Riak Siabun 1, Seluma regency that occur continuously every rainy season. This indicates that water volume which come into channel exceed the normal capacity of channel. Calculation of discharge with the rational methods use 3 primary factors, they are maximum rainfall intensity, wide of area and run off coefficient. The method of analysis used in this study include hydrologic analysis using Gumbel Distribution method which calculates the discharge capacity of the channel and hydraulic analysis to channel normalization. The result of the calculation shows that the channel capacity (Qs) in Parit 2 is 1.95 m3/sec with the upper width 0f 3,9 m; width of 2,74 m and wet cross section 0,744 m smaller than compared to flood peak discharge (QP) of 2,525 m3/sec. It is necessary to normalize the channel by reviewing the channel with a upper width of 4,5 m; width of 3 m and wet coress section 1 m so as to obtain channel discharge of 4,63 m3/sec, then the planning channel can be received.
Keywords: flood, debit, intensity, channel normalizatio
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DAN PRESTASI BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk (1)Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Inkuiri dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 merapi Selatan. (2)Mendeskripsikan model pembelajaran Inkuiri dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Merapi Selatan.(3) Mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Merapi selatan.Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas(PTK) dan kuasi eksperimen. Metode pengumpulan data pada penelitian menggunakan lembaran observasi untuk mengukur proses pembelajaran dan kepercayaan diri siswa dan untuk mengukur prestasi belajar digunakan tes, sedangkan untuk analisa data digunakan analisis skor rata-rata dan uji-t test. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan : (1) Penerapan model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan kepercayaan diri, dan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran Kimia kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Merapi Selatan(2) Penerapan model pembelajaran Inkuiri dalam pembelajaran Kimia dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 merapi Selatan.(3) Penerapan model pembelajaran Inkuiri efektif meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Merapi Selata
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar tematik berbasis lingkungan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini pada kelompok B PAUD di Kabupaten Bengkulu Tengah. Dalam penelitian ini digunakan pengembangan (Research and Development). Metode yang digunakan adalah rancangan Barg and Gall menggunakan 10 langkah penelitian. Subjek penelitian dengan jumlah 60 anak. Uji skala kecil berjumlah 20 anak sedangkan uji skala besar berjulmlah 40 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara guru, angket validasi ahli dan lembar observasi untuk kemampuan membaca anak. Analisis data validasi ahli menggunakan skala likert dan hasil observasi penilaian anak menggunakan uji-t paired samples test. Simpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar tematik berbasis lingkungan yang dikembangkan layak untuk digunakan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini. Dan pengembangan bahan ajar tematik berbasis lingkungan yang dibuat dapat meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini pada kelompok B PAUD di Kabupaten Bengkulu Tengah pada tema Air, Udara dan Ap
PENERAPAN PART - WHOLE METHOD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SHOOTING DAN PRESTASI BELAJAR
Penelitian ini bertujuan meningkatkan Keterampilan Shooting dan prestasi belajar dengan menerapkan part – whole method. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di MIN 1 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan lembar soal tes. Subyek penelitian adalah siswa MIN 1 Kota Bengkulu kelas V semester 2. Hasil penelitian diperoleh siklus I Keterampilan Shooting siswa kelas V MIN 1 Kota Bengkulu rata-rata 1,93 masuk ke Kriteria Kurang dengan siklus II mengalami peningkatan rata-rata 2,45 masuk ke Kriteria baik, dan siklus III mengalami peningkatan masuk kriteria Sangat Baik dengan 19 siswa memiliki skor diatas rata-rata dan sudah mampu menunjukkan indikator Keterampilan Shooting yang signifikan baik secara klasikal maupun individual. Untuk prestasi belajar siswa keberhasilan dilihat berdasarkan nilai posttest kurang efektif pada siklus I. Prestasi belajar siswa meningkat dengan cukup efektif pada siklus II. Prestasi belajar siswa meningkat signifikan dengan nilai sangat efektif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapkan part – whole method dapat meningkatkan Keterampilan Shooting dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Penjaskesrek kelas V MIN 1 Kota Bengkul
PENERAPAN METODE KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN PRESTASI BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode kerja kelompok untuk meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar siswa. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dan dilanjutkan dengan kuasi ekperimen. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak tiga siklus, setiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Merapi Timur Lahat. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar tes. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan dan tes ,sedangkan kelas eksperimen hanya melakukan uji coba metode kerja kelompok. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t dan nilai rata-rata kelasikal. Berdasarkan analisis data penelitian ini disimpulkan bahwa (1) Penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan kerjasama siswa; (2) Penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa; (3) Terdapat efektivitas penggunaan metode kerja kelompok untuk meningkatkan Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IX di SMP Negeri 2 Merapi Timur Laha