Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    Usaha Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Melalui Studi Kasus dan Refleksi Pembelajaran

    Get PDF
    Kemandirian belajar merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar karena karakter pelajar mandiri yang mencakup inisiatif, tanggung jawab, pemecahan masalah, percaya diri, dan kontrol diri, berperan penting dalam proses pencapaian keberhasilan tersebut. Namun, berdasarkan hasil identifikasi masalah, guru mengatakan siswa Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Kota Jambi masih memiliki motivasi belajar yang belum tinggi karena latar siswa yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah dan juga berasal dari anak-anak panti asuhan, dimana hal ini berdampak pada realisasi kemandirian belajar mereka. Maka, tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kemandirian belajar. Tahapan pelaksanaan pengabdian adalah pemberian pelatihan dalam bentuk ceramah, mengerjakan studi kasus, pemberian umpan balik, dan diakhiri dengan melakukan refleksi pembelajaran. Pada sesi ceramah dan diskusi, siswa diberikan materi mengenai mandiri belajar sebagai upaya untuk menguasai keterampilan ini, diikuti dengan analisis studi kasus tentang kemandirian belajar oleh siswa. Kemudian, dilakukan pemberian umpan balik terhadap pengerjaan studi kasus tersebut dan juga siswa melakukan refleksi terhadap proses belajar mereka selama ini. Dari rangkaian aktifitas ini, siswa berhasil mengerjakan studi kasus mengenai kemandirian belajar dan melakukan refleksi diri terhadap praktek belajar mereka. Diharapkan aktifitas belajar di kelas terus mengintegrasikan kompetensi sikap beserta penilaian yang sesuai agar siswa dapat terlatih secara terus menerus untuk menguasai sikap-sikap belajar yang koheren dan mendukung proses belajar mereka

    Peningkatan Kualitas Pengajaran melalui Kreativitas Menggambar Dasar bagi Guru TK

    Get PDF
    Kemampuan menggambar dan mendongeng merupakan keterampilan penting bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang menarik dan interaktif. Namun, banyak guru yang merasa kurang percaya diri dalam menggambar karena belum memiliki kompetensi yang memadai. Untuk mengatasi kendala ini, dilaksanakan pelatihan tiga tahap yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggambar dan mendongeng. Tahap pertama berfokus pada penguasaan teknik dasar menggambar, di mana guru diperkenalkan dengan konsep dasar dan latihan sederhana. Pada tahap kedua, guru diajarkan cara menggambar karakter dari bangun datar, yang memudahkan mereka menciptakan bentuk-bentuk sederhana namun bermakna. Tahap ketiga menggabungkan keterampilan menggambar dengan mendongeng secara langsung, sehingga guru dapat menceritakan kisah sambil menciptakan ilustrasi secara spontan di depan siswa. Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, dikembangkan teknologi terapan berupa papan tulis portabel yang ergonomis, dirancang agar mudah dibawa dan digunakan di berbagai tempat, sehingga memungkinkan guru untuk menggambar dengan nyaman dalam berbagai posisi. Seluruh rangkaian pelatihan ini dilaksanakan menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR), memastikan keterlibatan aktif dan umpan balik berkelanjutan, sehingga program ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan guru serta kualitas pembelajaran di kelas

    Mengintegrasikan Quizizz untuk Memperoleh Pengalaman Belajar yang Menyenangkan: Pelatihan Bagi Guru Bahasa Inggris

    Get PDF
    Teknologi dan pembelajaran kini tidak dapat dipisahkan. Kemajuan teknologi yang pesat seharusnya diimbangi dengan peningkatan keterampilan guru untuk mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran. Namun, analisis situasi di SMP Negeri 18 Bengkulu Tengah mengungkapkan bahwa guru masih perlu memanfaatkan teknologi secara penuh untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik, interaktif, dan mengasyikkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu para pendidik dalam mengatasi tantangan tersebut. Program ini melibatkan pelatihan dan lokakarya yang difokuskan pada penggunaan aplikasi Quizizz, menggunakan pendekatan penelitian partisipatif berbasis masyarakat, dan pembelajaran layanan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil analisis data menunjukkan bahwa peserta sangat setuju bahwa kegiatan ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menggunakan aplikasi Quizizz untuk pembelajaran. Sebagai kesimpulan, pelatihan ini sangat meningkatkan kemampuan guru untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan serupa dapat dilakukan secara konsisten dengan materi yang lebih luas untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi

    Development of Contextualised Numeracy Test Items for the Minimum Competency Assessment for Senior High School Students in Bengkulu

    Get PDF
    The competency outcomes of Indonesian secondary school students, as measured by the Minimum Competency Assessment (AKM) over the past three years, remain suboptimal, particularly in mathematical proficiency. National data from 2023 indicate that less than 50% of students have achieved mastery in mathematical literacy, highlighting the need for improvements in classroom teaching and learning. A key factor in enhancing AKM implementation is the provision of practice test items, which necessitates that teachers develop the ability to design AKM-style questions to familiarise students with problem-solving strategies. This study aims to develop valid and reliable AKM-Numeracy reasoning test items, contextualised to Bengkulu for senior high school students, and to assess their impact on learning outcomes. Employing a development research approach, the study utilised the two-stage Tessmer model, comprising a preliminary stage and a formative evaluation stage that included self-evaluation, prototyping (expert reviews), and a field test. The large-scale trial involved students from three Senior High Schools or Madrasah Aliyah in Bengkulu City. Findings indicate that the contextualized AKM-Numeracy test items meet validity criteria based on expert evaluations and have the potential to enhance students' mathematical literacy skills. Student responses were highly favourable, suggesting that the incorporation of local contexts contributes to improved engagement with the test items contextualized. Keywords: Minimum Competency Assessment Numeracy (AKM-Numeracy), Development Research, Bengkulu Context, Test Item

    Enhancing Bus Scheduling Efficiency in Rajshahi City, Bangladesh Through Linear Programming Apporach

    Get PDF
    Efficient bus scheduling is significant for optimizing transportation systems, particularly in densely populated  areas like Rajshahi division in Bangladesh. This research focuses on minimizing the no of buses needed for operations in Rajshahi Bus Terminal by introducing a rescheduling strategy using Linear Programming Approach. The study divides the day into eight time periods, with four overlapping shifts per day. By strategically overlapping shifts, we aim to utilize existing resources more efficiently and reduce the number of buses needed. Utilizing mathematical modeling formulation of Linear Programming and optimization techniques, an optimal rescheduling method is introduced to minimize the number of buses required ensuring efficient service delivery and passenger satisfaction. Furthermore, it evaluates the effectiveness of the proposed approach through quantitative analysis and compares it with the remained scheduling system in terms of bus utilization and overall efficiency. The outcomes of this research contribute to the optimization of bus transportation systems in urban areas, offering insights into effective resource allocation. By implementing the suggested re-scheduling strategy at Rajshahi city Bus Terminal, public transportation networks can be made more sustainable and cost effective. This could serve as a model for other transportation hubs in Bangladesh and beyond

    Layanan Bimbingan Klasikal Untuk Mencegah Kenakalan Remaja di MTs Karyamukti

    Get PDF
    Juvenile delinquency is one of the significant challenges faced by educational institutions, especially at the Madrasah Tsanawiyah (MTs) level. This article aims to explore the effectiveness of classical guidance as  a preventive strategy in reducing the level of juvenile delinquency in MTs. This study was conducted through a qualitative approach with a case study method in an MTs located in Karyamukti village, which involved direct observation by the village and teachers. The results of the study indicate that structured and sustainable guidance curiculum can increase students' awareness of the negative impacts of juvenile delinquency, as well as build positive attitudes and behaviors among students. This guidance, when implemented properly, not only provides theoretical insight but also encourages students to internalize moral values that can guide them in facing various social pressures. In addition, the success of this classical guidance is also greatly influenced by support from various parties, including teachers, parents, and the school environment. The active involvement of teachers in implementing the program and good communication with parents can create the synergy that strengthens the positive effects of classical guidance. A conducive school environment also plays an important role in encouraging students to apply what they have learned in classical guidance into their daily lives. Thus, classical guidance can be considered as one of the effective preventive efforts in overcoming juvenile delinquency at MTs Karyamukti, making a significant contribution in shaping a better young generation

    SOSIALISASI REGULASI EMOSI PADA PESERTA DIDIK KELAS VI SDN 36 KOTA BENGKULU

    Get PDF
    Peserta didik yang berada pada tahap peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa mengalami perubahan signifikan dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial-emosional. Perubahan ini memerlukan penyesuaian untuk menghadapi berbagai tuntutan, seperti terlibat dalam interaksi sosial, mengeksplorasi diri, dan memikirkan masa depan. Salah satu tantangan utama adalah kemampuan untuk mengelola emosi, yang sangat penting untuk menghadapi stres, menjaga keseimbangan mental, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, regulasi emosi merupakan keterampilan yang perlu dikuasai sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas sosialisasi regulasi emosi pada peserta didik kelas 6 SDN 36 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah (sosialisasi), diskusi dan pelatihan, dengan pengumpulan data melalui observasi dan angket terbuka. Hasil menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian besar peserta didik belum sepenuhnya memahami dan mengelola emosi mereka. Namun, setelah sosialisasi, terdapat peningkatan signifikan dalam kesadaran peserta didik mengenai emosi mereka serta kemampuan dalam mengelola emosi, seperti yang tercermin dalam angket dan observasi. Meskipun demikian, kegiatan ini memiliki keterbatasan terkait durasi yang terbatas dan fokus yang hanya pada lingkungan sekolah. Oleh karena itu, disarankan adanya pendampingan berkelanjutan serta pengembangan modul regulasi emosi yang dapat mendukung penerapan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari.  

    Release of Hatchlings as an Implementation of Student Research Results in Turtle Conservation Efforts on the Coast of Bengkulu : Pelepasan Tukik sebagai Implementasi Hasil Penelitian Mahasiswa dalam Upaya Konservasi Penyu di Pesisir Bengkulu

    Get PDF
    Kegiatan pelepasan tukik merupakan salah satu wujud nyata dari hasil penelitian mahasiswa yang berfokus pada upaya konservasi penyu, khususnya di wilayah pesisir Bengkulu. Program ini muncul sebagai respons terhadap penurunan populasi penyu yang disebabkan oleh perusakan habitat, perburuan liar, serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian spesies ini. Dengan pendekatan yang partisipatif, kegiatan ini melibatkan mahasiswa, masyarakat lokal, dan mitra konservasi untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian terhadap pelestarian penyu. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, edukasi lingkungan, serta pelepasan tukik ke habitat alaminya, yang menjadi simbol nyata dari sumbangsih ilmiah dan sosial mahasiswa dalam konservasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai siklus hidup penyu dan pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam pengembangan program konservasi yang berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi model pengabdian masyarakat yang berbasis penelitian dan dapat dicontohkan di wilayah pesisir lainnya.Kegiatan pelepasan tukik merupakan salah satu wujud nyata dari hasil penelitian mahasiswa yang berfokus pada upaya konservasi penyu, khususnya di wilayah pesisir Bengkulu. Program ini muncul sebagai respons terhadap penurunan populasi penyu yang disebabkan oleh perusakan habitat, perburuan liar, serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian spesies ini. Dengan pendekatan yang partisipatif, kegiatan ini melibatkan mahasiswa, masyarakat lokal, dan mitra konservasi untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian terhadap pelestarian penyu. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, edukasi lingkungan, serta pelepasan tukik ke habitat alaminya, yang menjadi simbol nyata dari sumbangsih ilmiah dan sosial mahasiswa dalam konservasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai siklus hidup penyu dan pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam pengembangan program konservasi yang berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi model pengabdian masyarakat yang berbasis penelitian dan dapat dicontohkan di wilayah pesisir lainnya

    Enhancing Community-Based Digital Promotion for Suban Lesung Tourism through Instagram Content Optimization: Peningkatan Promosi Digital Berbasis Komunitas untuk Pariwisata Suban Lesung melalui Optimalisasi Konten Instagram

    Get PDF
    This community service program aimed to enhance community-based digital promotion capabilities for tourism managers of Suban Lesung, located in Talang Ulu Subdistrict, Curup Timur, Rejang Lebong Regency. The program was conducted over three months and involved ten local tourism management community participants. Initial field observations and pre-test results revealed a low level of understanding regarding digital promotion strategies, particularly in using Instagram Business features. A participatory training approach based on the Community-Based Training (CBT) model was implemented to address this, covering content planning, Instagram Business management, and targeted advertising through Instagram Ads. The evaluation was done using pre-test and post-test instruments, as well as an analysis of the @subanlesung account's digital performance. The results indicated a significant improvement in participants' understanding and the account's engagement metrics: a 36.27% increase in followers, over 100,000 content impressions, and notable audience growth especially among productive-age female users in Curup and Bengkulu. After the training, participants began independently managing content scheduling and production, including creating culturally inspired promotional materials. This initiative demonstrates that a structured, community-based digital training program can foster sustainable tourism promotion practices and empower local communities. The model also presents a scalable framework for similar rural destinations facing digital literacy and online branding challenges.This community service program aimed to enhance community-based digital promotion capabilities for the tourism managers of Suban Lesung, located in Talang Ulu Subdistrict, Curup Timur, Rejang Lebong Regency. Initial observations and pre-test results revealed that participants had a limited understanding of digital promotion strategies, particularly in using Instagram. To address this, a structured training and mentoring program was implemented, covering Instagram Business features, visual content creation, content scheduling, and the use of Instagram Ads. The outcomes showed a significant improvement in the performance of the @subanlesung account, including a 36.27% increase in followers, broader audience reach, and higher engagement especially among productive-age female users from Curup and Bengkulu. This initiative demonstrates that effective social media optimization can enhance the image and appeal of local tourism destinations while empowering communities to actively engage in sustainable tourism promotion

    Meningkatkan Kepuasan Nasabah Melalui Pelayanan Prima di Bank BRI Padang Harapan: Meningkatkan Kepuasan Nasabah Melalui Pelayanan Prima di Bank BRI Padang Harapan

    No full text
    This study aims to analyze the impact of service quality on customer satisfaction at Bank BRI Padang Harapan Unit, Bengkulu City. The research employed a descriptive qualitative approach through participatory observation and semi-structured interviews with employees and customers during a one-month field internship. The findings indicate that service responsiveness, adoption of digital technology (BRImo), and effective communication are key factors in improving customer satisfaction and loyalty. The study also identifies several service quality improvement strategies, including human resource training, customer education, and digital service promotion. The primary contribution of this research lies in applying a digital approach within the context of local banking services.Artikel ini membahas dampak kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan di Bank BRI Padang Harapan, Bengkulu. Melalui program magang selama 30 hari yang melibatkan observasi, layanan langsung, dan dukungan perbankan digital (BRImo), studi ini menemukan bahwa responsivitas, adopsi layanan digital, dan komunikasi yang efektif memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan serta loyalitas pelanggan. Dengan meningkatkan sumber daya manusia, mengoptimalkan prosedur administrasi, dan memperkuat edukasi pelanggan mengenai alat digital, kepuasan pelanggan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.&nbsp

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇