Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    Model of lie cues detection in cross-cultural communication: insights from linguistic and cultural intersections

    Get PDF
    This study explores lie detection within cross-cultural communication by examining linguistic and cultural cues that indicate deception. Employing a qualitative approach with an explanatory comparative method, the research involved six participants from diverse ethnic backgrounds in Southeast Sulawesi, Indonesia. Data were collected through observation and interviews using audio-visual scenarios designed to elicit both honest and deceptive responses. The findings reveal that linguistic cues to deception include uncertainty in speech, changes in intonation, unsynchronized eye contact and body language, and the use of ambiguous or vague expressions. Cultural cues also play a critical role, with norms, values, and traditions shaping how individuals express and interpret lying behaviors. For example, avoiding eye contact may signal dishonesty in one culture but signify respect in another. The research highlights that lie detection strategies grounded in single-cultural paradigms are insufficient for multicultural contexts. As a solution, the study proposes a new model that integrates linguistic and cultural parameters, offering a holistic framework for more accurate lie detection in intercultural settings. This integrated model contributes to both theoretical and practical domains, including law enforcement, diplomacy, and international business, where cultural sensitivity is essential. By advancing understanding of how language and culture interact in deceptive communication, the study addresses a critical gap in the literature and promotes more equitable and effective approaches to detecting deception in global interactions

    Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Peserta Didik pada Materi Asam Basa: Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Peserta Didik pada Materi Asam Basa

    No full text
    This study aims to develop problem solving-based e-worksheet to improve students' metacognitive skills on acid-base material. The components of metacognitive skills used are planning, monitoring and evaluation skills. The feasibility of problem solving-based e-worksheet is reviewed from its validity, practicality, and effectiveness. This research refers to the 4D design which consists of four main stages, namely defining (Define), Designing (Design), Developing (Develop) and Disseminating (Disseminate), but in this study it is limited to the third stage, namely Development (Develop). Limited trials were conducted on 32 students of class XI M1 at SMA IPIEMS Surabaya. The research results obtained include (1) The mode score for content and construct validity is 4, which is included in the valid category; (2) students' responses are included in the very good category with a percentage of 97.9%; (3) students' activities and learning implementation are included in the very good category with a percentage of 96.11%. (4) the normality test results show a Sig value of > 0.061 and 0.068, which means greater than the error rate (α) of 0.05, so the data is normally distributed; and (5) the Paired sample t-test results show a Sig value of 0.000, which means less than 0.05 so that H₀ is rejected and Ha is accepted. Thus, there is an increase in students' metacognitive skills after using problem-based e-worksheet.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis problem solving guna meningkatkan keterampilan metakognitif peserta didik pada materi asam basa. Keterampilan metakognitif yang dikembangkan meliputi perencanaan, pemantauan, dan evaluasi. Kelayakan E-LKPD ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), namun dibatasi hingga tahap Develop. Uji coba terbatas dilakukan pada 32 peserta didik kelas XI M1 di SMA IPIEMS Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Skor modus validitas isi dan konstruk sebesar 4, termasuk kategori valid; (2) Respon peserta didik terhadap E-LKPD sangat baik, dengan persentase 97,9%; (3) Aktivitas peserta didik dan keterlaksanaan pembelajaran termasuk kategori sangat baik, masing-masing sebesar 96,11% dan 100%; (4) Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,061 dan 0,068, lebih besar dari taraf kesalahan 0,05, sehingga data berdistribusi normal; dan (5) Hasil uji Paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari 0,05, yang berarti H₀ ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis problem solving layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan metakognitif peserta didik pada materi asam basa.     &nbsp

    Ardi, Budhi Pembuatan Produk Bioplastik sebagai Proyek dalam Pembelajaran STEM-PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa : pembelajaran proyek bioplastik

    No full text
    This research project aimed to obtain data on learning outcomes using the Project-Based Learning (PjBL) method related to STEM activities in honing students' critical thinking skills in bioplastic manufacturing projects. This research used quantitative method with one group pretest-posttest design. The research targets were VII A students of SMP Negeri 1 Nalumsari as many as 22 students. The research instruments were pretest and posttest tests with analysis of homogeneity test, normality test, and N-Gain test. The test results showed that all data were normally distributed and homogeneous, so it was feasible to analyze further. The overall N-Gain average was 0.6029 (medium category), indicating an increase in critical thinking by 60.29% after learning. The indicators with the highest improvement were problem identification and analysis, while problem solving and drawing conclusions experienced low improvement. Although there are differences in each indicator, all stages of PjBL from problem determination to experience evaluation are proven to contribute to the development of students' critical thinking. This research shows that STEM-PjBL through bioplastic projects can be an alternative to contextualized science learning and 21st century skill oriented.Proyek penelitian ini bertujuan memperoleh data hasil pembelajaran menggunakan metode Project-Based Learning (PjBL) terkait kegiatan STEM dalam mengasah kemampuan berpikir kritis siswa pada proyek pembuatan bioplastik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sasaran penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Nalumsari sebanyak 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pretest dan posttest dengan analisis uji homogenitas, uji normalitas, dan uji N-Gain. Hasil uji menunjukkan semua data berdistribusi normal dan homogen, sehingga layak dianalisis lebih lanjut. Rata-rata N-Gain keseluruhan sebesar 0,6029 (kategori sedang), menunjukkan peningkatan berpikir kritis sebesar 60,29% setelah pembelajaran. Indikator dengan peningkatan tertinggi adalah identifikasi masalah dan analisis, sedangkan pemecahan masalah dan menarik kesimpulan mengalami peningkatan rendah. Meskipun terdapat perbedaan pada tiap indikator, seluruh tahap PjBL dari penentuan masalah hingga evaluasi pengalaman terbukti berkontribusi terhadap pengembangan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa STEM-PjBL melalui proyek bioplastik dapat menjadi alternatif pembelajaran sains yang kontekstual dan berorientasi 21st century skill. &nbsp

    Meningkatkan Kreativitas Guru Melalui Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah.

    Get PDF
    The aim of this research is to describe the implementation of the principal's transformational leadership in increasing teacher learning creativity at  Yunior high school Muara Lakitan, Musi Rawas Regency. Researchers used a qualitative descriptive approach. Data collection methods use observation, interviews, documentation. Data were analyzed using an interactive model method with stages of data reduction, data presentation, verification and drawing conclusions.  The results of the research show that the principal has confidence in creating school programs to realize the school's vision and mission and can be confident that he and teachers can innovate in implementing the independent curriculum. The individual consideration carried out by the school principal accepts ideas and facilitates teachers to be creative in learning by providing media and learning materials, computers, lcd, WiFi, adding to the library collection. The principal motivates teachers to practice creativity in learning by forming a teacher learning community, sharing good practices with colleagues and providing examples of cultivating the value of discipline in work, and the principal gives teachers the opportunity to design creative learning media and compete in them, conducting teacher creativity assessments. and giving awards to creative teachers. &nbsp

    PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL MA’GURECCENG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA DI SD NEGERI 24 PANDANG-PANDANG

    Get PDF
    Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang esensial bagi siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengaplikasikan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seringkali pembelajaran matematika dianggap kurang menarik bagi siswa. Permainan tradisional, sebagai bagian dari kekayaan budaya, memiliki potensi untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran, termasuk matematika, karena sifatnya yang menyenangkan dan melibatkan interaksi aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan permainan tradisional ma’gurecceng yang dilakukan berdampak pada peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas 5 SD. Untuk melihat pengaruh permainan tradisional ma’gurecceng terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa, peneliti melakukan uji coba pada 12 siswa kelas 5 di SD Negeri 24 Pandang-Pandang. Setelah menjalani serangkaian kegiatan pembelajaran menggunakan permainan ma’gurecceng selama 3 kali pertemuan, dilakukan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan data hasil tes pretest dan posttest siswa sebagai bahan analisis. Data kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah perlakuan dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon dengan bantuan program SPSS untuk melihat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik kemampuan numerasi siswa kelas 5 SD Negeri 24 Pandang-Pandang sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran matematika melalui permainan tradisional ma’gurecceng. Analisis uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi (0,002 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan permainan ma’gurecceng

    Kematian dalam Cerpen Superior Sidoarjo: Perspektif Psikologi Kematian

    Get PDF
    Literary psychology, including the psychology of death, is rarely used as a theory in research. The rarity of research on the psychology of death in the context of literature makes this study unique and urgent. This study is expected to provide new insights into how death is perceived and explored in literary works, as well as how the psychological understanding of death. In life, death is an interesting issue. Anxiety about the coming of death, the cause of death, and narratives of death in literary works become an urgency that represents everyday life. This can be a reflection and learning in preparing for death. Therefore, this study aims to 1) examine the best short story literary works in Sidoarjo with the theory of literary psychology, focusing on the psychology of death, 2) examine more deeply the narrative of the type of death in short stories, 3) appreciate the best short stories in Sidoarjo. The method used is descriptive qualitative using reading and note-taking techniques. The data source is taken from the book Collection of Short Stories from the Best Young Writers Competition in Sidoarjo in 2021 with the title "Reporting Death to the Farewell". The results are two data of anticipated deaths, one data of unanticipated deaths, and nine data of non-natural deaths. Ultimately, the psychology of death in the context of literature can help in other research relevant to this theory. From the results of this study, it is suggested that further research explore the differences in perspectives on death that arise in various cultural and social contexts.Psikologi sastra, termasuk di antaranya psikologi kematian jarang digunakan sebagai teori dalam penelitian. Jarangnya penelitian tentang psikologi kematian dalam konteks sastra membuat penelitian ini menjadi unik dan memiliki urgensi. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan baru mengenai bagaimana kematian dipersepsikan dan dieksplorasi dalam karya sastra, serta bagaimana pemahaman psikologis tentang kematian. Di kehidupan, kematian menjadi persoalan yang menarik. Kecemasan terhadap datangnya kematian, penyebab kematian, dan narasi-narasi kematian dalam karya sastra menjadi urgensi yang merepresentasikan kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat menjadi renungan dan pembelajaran dalam menyiapkan kematian. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk 1) meneliti karya sastra cerpen terbaik di Sidoarjo dengan teori psikologi sastra, berfokus pada psikologi kematian, 2) menelisik lebih dalam narasi tipe kematian dalam cerpen, 3) mengapresiasi karya cerpen terbaik di Sidoarjo. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik baca dan catat. Sumber data diambil dari buku Kumpulan Cerpen Sayembara Penulis Muda Terbaik Sidoarjo tahun 2021 dengan judul “Peliput Kematian hingga Perihal Pamit”. Hasilnya terdapat dua data kematian yang dapat diantisipasi, satu data kematian yang tidak dapat diantisipasi, dan sembilan data kematian non alami. Pada akhirnya, psikologi kematian dalam konteks sastra dapat membantu dalam penelitian lain yang relevan dengan teori ini. Dari hasil penelitian ini, disarankan agar penelitian lebih lanjut mengeksplorasi perbedaan perspektif terhadap kematian yang muncul dalam berbagai konteks budaya dan sosial

    Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pendekatan STEM dalam Mata Pelajaran IPAS Kelas IV di SD/MI

    Get PDF
    This research aims to develop STEM-based teaching materials for Natural and Social Sciences (IPAS) subjects for fourth-grade elementary school students. This development is carried out to meet the needs of 21st-century education. This research method used in this study is R&D (Research and Development) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model stages. This research uses qualitative and quantitative data. This research was conducted in the 4th grade of MI Baiturrahim. The data collection technique in this study used interviews with the 4th grade teacher, expert validation questionnaires including material, media, language, and STEM expert, as well as student response questionnaires after using STEM based teaching materials. The results of the validation test on the content feasibility aspect received a score of 87%, the graphic of 82%, the presentation of 79%, the language of 94%, and the STEM pf 100% and 97%. all validation test results from the 5 validators fall within the criteria of feasible. The score of all student responses after using STEM based teaching materials on a limited and broad scale received a score of 95% with very good criteria.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis pendekatan STEM pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPAS) untuk siswa SD/MI kelas IV. Pengembangan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan abad 21. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan tahapan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas IV MI Baiturrahim. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan guru kelas IV, angket validasi ahli meliputi ahli materi, media, bahasa, dan STEM, serta angket respon siswa setelah menggunakan bahan ajar berbasis STEM. Hasil uji validasi pada aspek kelayakan isi memperoleh skor 87%, kegrafikan 82%, penyajian 79%, bahasa 94%, dan STEM 100% dan 97%. Seluruh hasil uji validasi dari 5 validator masuk dalam kriteria layak dan sangat layak. Skor seluruh respon siswa setelah menggunakan bahan ajar berbasis pendekatan STEM skala terbatas dan luas memperoleh skor 95% dengan kriteria sangat baik

    Asesmen Diagnostik Pendidikan Pancasila dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa Kelas IV SDN 64 Bengkulu Tengah

    Get PDF
    Understanding students' knowledge profiles is crucial for teachers to group them based on their respective abilities. Currently, there is a lack of understanding among teachers regarding students' initial abilities in comprehending the taught material. Consequently, some students have not fully mastered the material when given questions by the teacher. To address this issue, it is important for teachers to conduct diagnostic assessments to evaluate students' initial abilities regarding the material to be taught. This study aims to analyze the results of diagnostic assessments in the Pancasila Education subject as the foundation for implementing differentiated learning for fourth-grade students at SDN 64 Bengkulu Tengah. The research method used is descriptive quantitative. The quantitative approach is employed to analyze the data obtained from students' diagnostic assessments, while the qualitative approach is used to explore more in-depth information. The analysis results indicate that diagnostic assessments in civic education provide a comprehensive overview of students' needs and abilities that can be used as a guide in designing learning tailored to individual needs. Most fourth-grade students are at the developing stage rather than proficient, indicating a relatively low level of readiness for learning. The diagnostic assessment conducted through statement questions aimed to determine students' initial abilities. However, based on the assessment results, it appears that students have not fully understood the material to be taught.Understanding students' knowledge profiles is crucial for teachers to group them based on their respective abilities. Currently, there is a lack of understanding among teachers regarding students' initial abilities in comprehending the taught material. Consequently, some students have not fully mastered the material when given questions by the teacher. To address this issue, it is important for teachers to conduct diagnostic assessments to evaluate students' initial abilities regarding the material to be taught. This study aims to analyze the results of diagnostic assessments in the Pancasila Education subject as the foundation for implementing differentiated learning for fourth-grade students at SDN 64 Bengkulu Tengah. The research method used is descriptive quantitative. The quantitative approach is employed to analyze the data obtained from students' diagnostic assessments, while the qualitative approach is used to explore more in-depth information. The analysis results indicate that diagnostic assessments in civic education provide a comprehensive overview of students' needs and abilities that can be used as a guide in designing learning tailored to individual needs. Most fourth-grade students are at the developing stage rather than proficient, indicating a relatively low level of readiness for learning. The diagnostic assessment conducted through statement questions aimed to determine students' initial abilities. However, based on the assessment results, it appears that students have not fully understood the material to be taught. &nbsp

    Studi Etnobotani Bumbu dan Rempah Dalam Masakan Tradisional kuliner Bengkulu Sebagai Sumber Belajar Biologi Berbasis Kearifan Lokal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membahas etnobotani tumbuhan bumbu dan rempah dalam masakan tradisional kuliner Bengkulu dan pengembangannya sebagai sumber belajar biologi berbasis kearifan lokal yang layak digunakan sebagai suplemen bahan ajar bagi siswa. Jenis penelitian adalah Research and Development yang dibatasi sampai tahap ke 5 dengan tahapan: (1) Penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan produk awal, (4) Uji coba lapangan awal, (5) Revisi produk awal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka, observasi kelapangan, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara, lembar validasi ahli materi dan bahan ajar serta uji keterbacaan produk. Hasil penelitian ditemukan 25 spesies,14 famili tumbuhan bumbu dan rempah. Famili yang paling banyak spesiesnya ditemukan yaitu famili Zingiberaceae, salah satunya Etlingera elatior yang menghasilkan cita rasa yang khas pada masakan ikan asap. Spesies tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu kelapa (Cocos nucifera). Pendap adalah salah satu contoh masakan khas yang menggunakan kelapa yang diolah dalam waktu yang cukup lama. Hasil rata-rata validasi Suplemen bahan ajar adalah: kelayakan isi (90,3%); kelayakan penyajian materi (93%), kelayakan bahasa (92%), kelayakan media (92%), semua dengan kategori sangat layak. Hasil uji keterbacaan mahasiswa berkategori sangat baik (86,7%). Suplemen ini dapat diuji cobakan dalam pembelajaran.  Penelitian ini bertujuan untuk membahas etnobotani tumbuhan bumbu dan rempah dalam masakan tradisionel kuliner Bengkulu dan pengembangannya sebagai sumber belajar biologi berbasis kearifan lokal yang layak digunakan. Jenis penelitian adalah Research and Development  yang dibatasi sampai tahap ke 5 dengan tahapan : (1) Penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan produk awal, (4) Uji coba lapangan awal, (5) Revisi produk awal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka, observasi kelapangan, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara, lembar validasi ahli materi dan bahan ajar serta uji keterbacaan produk. Hasil penelitian ditemukan 25 spesies,14 famili tumbuhan bumbu dan rempah. Famili yang paling banyak spesiesnya ditemukan yaitu famili Zingiberaceae, salah satunya Etlingera elatior yang menghasilkan cita rasa yang khas pada masakan ikan asap. Spesies tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu kelapa (Cocos nucifera). Pendap adalah salah satu contoh masakan khas yang menggunakan kelapa yang diolah dalam waktu yang cukup lama. Hasil rata-rata validasi Suplemen bahan ajar adalah :  kelayakan isi (90,3 %) ; kelayakan penyajian materi (93%), kelayakan bahasa (92%), kelayakan media (92%), semua dengan kategori sangat  layak. Hasil uji keterbacaan mahasiswa berkategori sangat baik ( 86,7%). Setelah dilakukan revisi, suplemen dapat diuji cobakan  dalam pembelajar

    PENGOLAHAN KERIPIK DAUN MANGROVE DI TEMPAT WISATA KOTA BENGKULU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pelatihan Pengolahan Keripik Daun Mangrove di Kelurahan Jenggalu Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi waktu, triangulasi subjek dan triangulasi teknik.. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan keterampilan peserta dalam memproduksi keripik daun mangrove berkualitas yang berpotensi meningkatkan pendapatan melalui penjualan produk kepada wisatawan. pengolahan Keripik Daun Mangrove telah berhasil mencapai tujuan utamanya dalam meningkatkan keterampilan peserta, menjaga konsistensi kualitas produk, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Pendekatan yang komprehensif melalui metode ceramah dan praktik, penggunaan media pembelajaran yang efektif, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, semuanya berkontribusi pada keberhasilan program ini. Selain itu, pengelolaan waktu yang baik dan dukungan dalam pemasaran produk juga memainkan peran penting dalam memastikan keberlanjutan dan dampak positif dari pelatihan ini terhadap perekonomian lokal

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇