Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Media Taman Tanaman Multi Propose Tree Species (MPTS) pada Kelompok Tani Bukit Hijau : Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Media Taman Tanaman Multi Propose Tree Species (MPTS) pada Kelompok Tani Bukit Hijau
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penyediaan bibit MPTS (Multy Purpose Tree Species) yang berkualitas, melalui pemberian materi dan demonstrasi pembuatan media tanam yang tepat. Materi yang disampaikan oleh Dr. Basruddin, SP., M.Si., dan Dr. Ir. Yenni Widyana Nurchahyani Ratnaningrum, S.Hut., M.Sc., mencakup pentingnya media tanam yang optimal, seperti komposisi pasir, tanah, dan kompos, serta peran petani dalam memastikan bibit yang sehat dan bebas penyakit. Demonstrasi ini melibatkan penyusunan campuran media tanam yang tepat, serta pemindahan bibit ke dalam kantong polibag. Teknik-teknik yang disampaikan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan bibit yang kuat dan sehat, yang nantinya dapat ditanam di lokasi rehabilitasi. Dengan pengetahuan yang diperoleh, petani diharapkan dapat meningkatkan kualitas bibit dan mendukung keberhasilan program rehabilitasi serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan dalam usaha menghasilkan bibit berkualitas untuk tujuan rehabilitasi lahan dan konservasi alam
Model Penyelesaian Tunggakan Angsuran Kur Tanpa Agunan Pada Bank Bri Di Kota Bengkulu
Perubahan PERMENKO Perekonomian Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat, antara lain mengatur tentang KUR tanpa jaminan. Kebijakan KUR tanpa agunan dengan segala kemudahan yang diterapkan pihak Perbankan terhadap UMKM ternyata menimbulkan permasalahan dalam kelancaran pembayaran kredit, Kemudahan persyaratan dalam pengajuan pinjaman KUR tanpa agunan yang pada prinsipnya membantu pelaku UMKM untuk pemenuhan modal usaha ternyata disalah artikan oleh sebagian debitur. Pinjaman Bank yang seharusnya dipergunakan untuk pengembangan usaha justru dipergunakan untuk hal hal lain yang bersifat konsumtif karena mereka beranggapan pinjaman KUR tanpa agunan tidak memiliki risiko. Penelitian ini menggunakan metode empiris yang berupaya melihat fakta hukum secara langsung bagaimana bekerjanya hukum di masyarakat. Hasil penelitian ini yaitu mengungkapkan faktor terjadi tunggakan yaitu usaha yang tidak berjalan, pendapatan menurun, kebutuhan yang tidak terduga serta perilaku debitur yang konsumtif sehingga terjadinya tunggakan. Untuk model penyelesaian keterlambatan angsuran, bank pertama-tama menghubungi nasabah melalui telepon untuk mengingatkan pembayaran. Jika tidak berhasil, petugas bank akan mengunjungi nasabah untuk mencari solusi, seperti memberikan keringanan waktu pembayaran, rescheduling, penurunan suku bunga, atau pembebasan bunga. Restrukturisasi utang dilakukan sebagai langkah terakhir jika nasabah masih memiliki prospek melunasi utangnya
Urgensi Syarat Adminstratif Mengetahui Lurah Dalam Surat Jaminan Kesanggupan Kelengkapan Dokumen Pembebasan Bersyarat
Setiap orang yang melakukan tindak kejahatan, pasti menerima konsekuensi hukum berupa pemidanaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Salah satu bentuk pemidaan adalah dipenjara dalam kurun waktu tertentu. Meskipun demikian, terdapat peluang untuk dilakukannya bebas bersyarat atas vonis pidana penjara. Namun, pemberian bebas bersyarat tersebut masih terdapat masalah hukum berupa konflik norma, yaitu antara Permenkumham No. 3 Tahun 2018 dan Perubahannya dengan Permenkumham No. 32 Tahun 2020 dan Perubahannya. Persoalan krusial adalah pada adanya syarat mengetahui lurah atau kepala desa dalam surat jaminan untuk bebas bersyarat. Dilakukan penelitian hukum normatif, untuk mengkaji persoalan tersebut. Didukung dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Setiap orang yang telah divonis hukuman penjara, masih sangat dimungkinkan untuk mendapatkan bebas bersayarat. Pertimbangannya adalah mengurangi kepadatan Lapas (overcrowding), menghemat pos anggaran Narapidana, dan sebagai bentuk pembinaan kepada Narapidana agar tidak mengulang kejahatannya. Syarat mengetahui lurah atau kepala desa dalam surat jaminan untuk pembebasan bersyarat, hanyalah merupakan aspek formil. Hal itu justru berdampak pada akses keadilan yang bersifat birokratis. Idealnya perlu ada penguatan dari Permenkumham No. 32 Tahun 2020 dan Perubahannya sebagai bagian dari terobosan hukum yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum
Peran Strategis Dinas Perpustakaan Kabupaten Aceh Tenggara Dalam Mendorong Minat Baca
ABSTRACT
This study aims to explore the strategies of the Aceh Tenggara Regency Library Service in increasing reading interest among the community, particularly among the youth, using a qualitative method. The study involves in-depth interviews with the head librarian and library staff. The findings indicate that the main strategies implemented include diversification of reading materials, intensive literacy campaigns, and the utilization of digital technology through the 'Perpus Agara' application. Diversification of reading materials is achieved by enriching the collection of books and digital materials that are relevant and appealing to various age groups and interests. Literacy campaigns are conducted through various activities such as workshops, book clubs, and outreach to schools. Meanwhile, the 'Perpus Agara' application facilitates digital access to library materials and has been downloaded by over 1,000 users. Although these strategies show an increase in reading interest, several challenges remain, including budget constraints, a lack of skilled human resources, and difficulties in reaching remote communities. Additionally, low literacy levels among parents and a lack of support from schools also pose obstacles. To address these challenges, it is recommended that the Library Service enhance collaboration with various parties, including local government, educational institutions, and non-governmental organizations, to secure additional support in the form of funding and expertise. Furthermore, ongoing training for library staff and the development of more innovative literacy programs tailored to local needs are necessary. Optimizing the use of technology and social media can also be an effective tool in increasing reading interest and disseminating information about library programs.
Keyword : Library strategy, reading interest, library challenges
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi Dinas Perpustakaan Kabupaten Aceh Tenggara dalam meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di kalangan pemuda, dengan menggunakan metode kualitatif. Studi ini melibatkan wawancara mendalam dengan kepala perpustakaan dan staff perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang diterapkan mencakup diversifikasi bahan bacaan, kampanye literasi yang intensif, dan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi 'Perpus Agara'. Diversifikasi bahan bacaan dilakukan dengan memperkaya koleksi buku dan materi digital yang relevan dan menarik bagi berbagai kelompok umur dan minat. Kampanye literasi dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti workshop, klub buku, dan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Sementara itu, aplikasi 'Perpus Agara' memudahkan akses terhadap materi perpustakaan secara digital, yang telah diunduh oleh lebih dari 1.000 pengguna. Meskipun strategi ini menunjukkan peningkatan minat baca, beberapa tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan anggaran, kurangnya sumber daya manusia yang terampil, dan kesulitan dalam menjangkau komunitas terpencil. Selain itu, rendahnya tingkat literasi di kalangan orang tua dan kurangnya dukungan dari pihak sekolah juga menjadi hambatan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, disarankan agar Dinas Perpustakaan meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi non-pemerintah, untuk mendapatkan dukungan tambahan baik dalam bentuk dana maupun tenaga ahli. Selain itu, perlu adanya pelatihan berkelanjutan bagi staf perpustakaan serta pengembangan program-program literasi yang lebih inovatif dan menyesuaikan dengan kebutuhan lokal. Optimalisasi penggunaan teknologi dan media sosial juga dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan minat baca dan menyebarluaskan informasi mengenai program-program perpustakaan.
Kata Kunci : Strategi perpustakaan, minat baca, tantangan perpustakaan
 
Genetic Diversity Analysis of Sambar Deer (Cervus unicolor) Based on Mitochondrial DNA D-loop Sequence
This study aimed to analyze the genetic diversity of the sambar deer (Cervus unicolor) population through mitochondrial D-loop DNA sequencing. The findings provide valuable insights into the conservation status of this vulnerable species in the region and inform future management strategies for Cervus unicolor. Blood samples from 10 individual sambar deer, consisting of 8 females and two male deer, were amplified using PCR and then sequenced. Data analysis of the genetic diversity of sambar deer was carried out using the genome sequencing method from NCBI, Bioedit 7.7.1 software, DNAsp 5.1, and MEGA 11 Software. The results of this study were that the DNA concentration test in sambar deer had an average of 12.375 ng/uL, with an average DNA purity test = 1.34, with 10 samples divided into 3 haplotypes. The level of genetic diversity of sambar deer from all samples is π = 0.01745 ± 0.00380, and haplotype diversity of Hd = 1,000 ± 0.045. Based on the phylogenetic tree, there are two parts: the Asian and Kalimantan regions. The conclusion of the current study showed that sequencing analysis of Sambar deer shows relatively high diversity and is a reasonable basis for performance selection and development of modern Sambar deer breeding
Respon Fisiologi dan Perilaku makan Kerbau Lumpur (Bubalus bubalis) dengan Jarak Penggembalaan yang Berbeda pada Sistem Silvopastura
Mud buffalo (Bubalus bubalis) is one of Indonesia's livestock commodities with a high potential to be developed. However, its utilization has not been optimized to the fullest. This study aims to evaluate the effectiveness of the silvopasture system in improving mud buffalo welfare based on physiological responses and feeding behavior. This study was conducted in Peguyangan Village, Bantarbolang Subdistrict, Central Java Province. Ninety-one buffaloes were observed using a purposive sampling technique grouped by sex and age. Variables observed included grazing distance, environmental temperature and humidity, physiological responses, Heat Tolerance Coefficient (HTC) values, and feeding behavior. T-test analyzed data. The results showed the highest body temperature (38.08 ˚C) in adult male buffaloes with a grazing distance of 5 km. Buffaloes grazed within an 8 km radius had higher respiration rate (42.48±2.67 bpm) and travel speed (1.14 km/h), with shorter feeding duration (03:18 minute) compared to a 5 km distance (03:57 minute). HTC analysis showed low heat tolerance in both regions. Feeding behavior was observed more frequently in female buffaloes. Silvopasture systems integrated with teak forests can provide adequate nutrition, with grazing distance influencing physiological adaptations.Penelitian ini mengamati respon fisiologis dan perilaku makan kerbau yang digembalakan pada jarak 5 km dan 8 km dalam sistem silvopastura. Uji T dilakukan pada 91 kerbau lumpur yang dikategorikan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur. Parameter yang diukur meliputi suhu dan kelembapan lingkungan, suhu permukaan tubuh, laju respirasi, serta perilaku makan (aktivitas makan dan ruminasi). Durasi penggembalaan tercatat selama 04:54 dan 05:06 menit pada jarak 5 km dan 8 km, sedangkan waktu perjalanan masing-masing adalah 01:11 dan 01:16 menit, dan durasi makan masing-masing adalah 03:57 dan 03:18 menit. Kecepatan penggembalaan masing-masing adalah 1,05 km/jam dan 1,14 km/jam. Suhu dan kelembapan lingkungan berfluktuasi, dengan suhu pagi tercatat sebesar 26,87 ˚C dan 27,10 ˚C, suhu siang sebesar 36,48 ˚C dan 35,75 ˚C, serta suhu sore sebesar 31,30 ˚C dan 30,02 ˚C. Respon suhu permukaan tubuh tertinggi tercatat pada 38,08 ˚C untuk kerbau jantan dewasa pada jarak 5 km, sementara laju respirasi tertinggi sebesar 42,79 kali/menit tercatat pada kerbau betina muda pada jarak 8 km. Sistem silvopastura yang terintegrasi dengan hutan jati mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kerbau secara memadai, menyediakan asupan protein dan serat yang cukup
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran SQ3R untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa dalam pelajaran Bahasa Inggris siswa Kelas XI MIPA SMAN 3 Bengkulu Tengah dan penerapan metode pembelajaran SQ3R efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas XI MIPA SMAN 3 Bengkulu Tengah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dan eksperimen. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes tertulis kemampuan kemampuan membaca dan tes menulis. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis skor rata-rata dan uji tes yang terdiri dari uji beda antar siklus (uji paired t test) dan uji beda dua sampel (uji independent t test). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SQ3R dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS LKPD DAN KEMANDIRIAN DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VIII SMPN GUGUS 1 KABUPATEN LEBONG
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kualitas LKPD dan kemandirian dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMPN gugus 1 Kabupaten Lebong. Sampel yang diambil berjumlah 164 responden dengan teknik total sampling. Penelitian memiliki tiga variabel yang akan diteliti: sebagai variabel bebas penelitian yaitu kualitas LKPD (X1), kemandirian belajar (X2), dan variabel terikat yaitu hasil belajar matematika (Y). Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional. Analisis yang digunakan terhadap data penelitian adalah analisis korelasi regresi sederhana dan analisis korelasi regresi berganda. Data hasil penelitian mengindikasikan bahwa: (1) kualitas LKPD memiliki hubungan dengan hasil belajar matematika dengan r = 0,326, R = 0,106. hubungan antara kualitas lkpd dengan hasil belajar matematika sebesar 10,6%. (2) kemandirian belajar memiliki hubungan dengan hasil belajar matematika dengan r = 0,353 dan R = 0,125. (3) Sedangkan hubungan antara kualitas LKPD dan kemandirian belajar memiliki hubungan bersama-sama dengan hasil belajar matematika dengan r = 0,388 dan R = 0,15. Sumbangan pengaruh kualitas LKPD dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 15%. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kualitas LKPD dan kemandirian dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMPN Gugus 1 Kabupaten Lebong
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIK TUGAS LAPANGAN BAGI ALUMNI DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi pelaksanaan praktik tugas lapangan bagi alumni Di Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu ditinjau dari aspek Context, (2) mengevaluasi pelaksanaan praktik tugas lapangan bagi alumni Di Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu ditinjau dari aspek Input, (3) mengevaluasi pelaksanaan praktik tugas lapangan bagi alumni Di Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu ditinjau dari aspek Process, dan (4) mengevaluasi pelaksanaan praktik tugas lapangan bagi alumni Di Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu ditinjau dari aspek Product. Teknik pengumpulan data dengan angket, observasi dan dokumentasi. Sampel penelitian ini adalah 6 guru, 20 peserta didik Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu. Evaluasi menggunakan model CIPP dan dianalisi secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rerata (mean). Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) ditinjau dari aspek Context, pelaksanaan praktik tugas lapangan bagi alumni Di Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu terlaksana sangat baik, (2) Ditinjau dari aspek Input terlaksana sangat baik, (3) ditinjau dari aspek Process, terlaksana dengan baik, (4) Ditinjau dari Product terlaksana dengan sangat bai
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, pertama penerapan model Project Based Learning dapat meningkatakan keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran Sejarah Indonesia, kedua penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan ketiga mendeskripsikan efektifitas penerapan model project based learning dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan untuk mengetahui efektifitas model Project Based Learning dilakukan dengan model penelitian Kuasi Eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Subjek penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas X IPA 1. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan cara di undi, siswa kelas X IPA 2 kelas eksperimen dan kelas X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 3 Laha