Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
Reflection in Pixels: Scrutinizing Students' Perspectives on Digital Reflective Journals
Reflection plays an important role in language learning. Through reflection, students are encouraged to learn how to learn to acquire deeper learning. This study investigates students’ perceptions of digital reflective journals as a means of reflective practice in their ESP classroom. This study involved 45 students who enrolled in a Business English class where they were required to write reflective journals digitally at the end of the teaching and learning process. This study used questionnaires and semi-structured interviews as the instruments to collect the data. The quantitative data from the questionnaire were analysed with the assistance of SPSS to examine the frequency of students’ responses to each statement listed on the questionnaire. Meanwhile, the qualitative data from semi-structured interviews were analysed through the steps of data condensation, data display, and conclusion. The findings of this study revealed that students admitted to the beneficial roles of digital reflective journals. It helped them raise their self-awareness, and develop their critical and problem-solving skills. Besides, they also assumed that writing reflective journals digitally was more convenient because it offered ease of access and flexibility. Therefore, digital reflective journals can serve as valuable tools to improve the quality of language learning that can be considered to be utilized in language classrooms
Pengembangan Media Big Book Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Di PAUD
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book yang bersifat kontekstual dan dapat digunakan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di PAUD. Profil Pelajar Pancasila menjadi suatu hal yang sangat penting karena dapat menjadi penentu arah dalam mewujudkan pelajar yang memiliki karakter yang sesuai dengan budaya bangsa Indonesia dan juga sebagai penanda tercapainya tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek dalam penelitian ini menggunakan 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media pembelajaran, 1 orang praktisi PAUD serta 15 orang anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket atau kuesioner. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book “Aku Pelajar Pancasila” dinyatakan valid dan masuk kategori sangat baik. Adapun skor yang diperoleh dari hasil validitas oleh ahli materi sebesar 90,5 %, ahli media 87,5%, praktisi PAUD sebesar 92% serta hasil observasi penilaian anak sebesar 78%. Dengan demikian, media Big Book “Aku Pelajar Pancasila” layak untuk diterapkan dalam pembelajaran di PAUD dalam upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Dengan semakin bervariasinya media yang bermuatan nilai Profil Pelajar Pancasila maka akan semakin menunjang tercapainya cita-cita pendidikan di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book yang bersifat kontekstual dan dapat digunakan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di PAUD. Profil Pelajar Pancasila menjadi suatu hal yang sangat penting karena dapat menjadi penentu arah dalam mewujudkan pelajar yang memiliki karakter yang sesuai dengan budaya bangsa Indonesia dan juga sebagai penanda tercapainya tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek dalam penelitian ini menggunakan 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media pembelajaran, 1 orang praktisi PAUD serta 15 orang anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket atau kuesioner. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book “Aku Pelajar Pancasila” dinyatakan valid dan masuk kategori sangat baik. Adapun skor yang diperoleh dari hasil validitas oleh ahli materi sebesar 90,5 %, ahli media 87,5%, praktisi PAUD sebesar 92% serta hasil observasi penilaian anak sebesar 78%. Dengan demikian, media Big Book “Aku Pelajar Pancasila” layak untuk diterapkan dalam pembelajaran di PAUD dalam upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Dengan semakin bervariasinya media yang bermuatan nilai Profil Pelajar Pancasila maka akan semakin menunjang tercapainya cita-cita pendidikan di Indonesia
Konflik Sosial Dalam Novel Bulan Terbelah Di Langit Amerika Karya Hanum Salsabila Rais Dan Rangga Almahendra (Kajian Sosiologi Sastra)
Penelitian ini menganalisis konflik sosial yang terjadi dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan sosiologi sastra yang menekankan bahwa karya sastra merupakan cerminan dalam kehidupan bermasyarakat. Konflik sosial yang dibahas merupakan cerminan kehidupan masyarakat Amerika terhadap minoritas muslim di Amerika Serikat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang mengandung konflik sosial yang terdapat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika. Sumber data dalam penelitian ini adalah Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta 2014 cetakan pertama maret 2014. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra terdapat konflik sosial berupa penolakan terhadap simbol-simbol islam dan diskriminasi yang disajikan dalam bentuk kutipan pertengkaran, perpecahan keluarga, dan perdebatan. Dalam novel ini juga terdapat penyebab dan penyelesaian dari masing-masing konflik sosial tersebut. Penolakan terhadap simbol-simbol agama tergambar dalam bentuk konflik sosial yakni, (1) pertengkaran antara polisi dan pendemo. (2) perpecahan keluarga Azima. (3) Perdebatan Hanum dan Jones. Pada konflik sosial diskriminasi tergambar dalam bentuk konflik sosial yakni, (1) diskriminasi terhadap cara berpakaian muslim. (2) diskriminasi terhadap perempuan timur tengah.Penelitian ini menganalisis konflik sosial yang terjadi dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan sosiologi sastra yang menekankan bahwa karya sastra merupakan cerminan dalam kehidupan bermasyarakat. Konflik sosial yang dibahas merupakan cerminan kehidupan masyarakat Amerika terhadap minoritas muslim di Amerika Serikat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang mengandung konflik sosial yang terdapat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika. Sumber data dalam penelitian ini adalah Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta 2014 cetakan pertama maret 2014. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela dan Rangga Almahendra terdapat konflik sosial berupa penolakan terhadap simbol-simbol islam dan diskriminasi yang disajikan dalam bentuk kutipan pertengkaran, perpecahan keluarga, dan perdebatan. Dalam novel ini juga terdapat penyebab dan penyelesaian dari masing-masing konflik sosial tersebut. Penolakan terhadap simbol-simbol agama tergambar dalam bentuk konflik sosial yakni, (1) pertengkaran antara polisi dan pendemo. (2) perpecahan keluarga Azima. (3) Perdebatan Hanum dan Jones. Pada konflik sosial diskriminasi tergambar dalam bentuk konflik sosial yakni, (1) diskriminasi terhadap cara berpakaian muslim. (2) diskriminasi terhadap perempuan timur tengah
Itu Pengaruh Metode Cooperative Integrated Reading And Composition Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu: The Effect of the Cooperative Integrated Reading And Composition Method on the Ability to Write Persuasive Texts of Class VIII Students of SMP Negeri 10 Bengkulu City
Penggunaan metode ini berpengaruh positif bagi siswa. Siswa belajar berkelompok bersama dan juga bisa berkomunikasi dalam kelompok untuk memberikan kontribusi atau bahkan mengungkapkan pendapatnya dalam kerja sama kelompok, kemudian siswa juga dapat meningkatkan kehidupan sosialnya melalui fase belajar kelompok tersebut karena mereka bisa berkomunikasi dan bertukar pikiran dengan teman-temannya dalam kelompoknya, dan dapat menumbuhkan karakter, sikap, dan perilaku yang baik. Tujuan penelitian melihat pengaruh penerapan metode ini dengan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian preeksperiimen. Populasi penelitian seluruh siswa kelas VIII-A dan sampel penelitian sebanyak 29 siswa kelas VIII-A. Data penelitian dikumpulkan melalui tes. Teknik analisis dengan rumus uji t-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hasil 2-tailed 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak. Dengan demikian penggunaan metode ini berpengaruh bagi siswa.Penggunaan metode cooperative integrated reading and composition ini berpengaruh positif bagi siswa. Siswa belajar berkelompok bersama dan juga bisa berkomunikasi dalam kelompok untuk memberikan kontribusi atau bahkan mengungkapkan pendapatnya dalam kerja sama kelompok, kemudian siswa juga dapat meningkatkan kehidupan sosialnya melalui fase belajar kelompok tersebut karena mereka bisa berkomunikasi dan bertukar pikiran dengan teman-temannya dalam kelompoknya, dan dapat menumbuhkan karakter, sikap, dan perilaku yang baik. Tujuan penelitian melihat pengaruh penerapan metode ini dengan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian preeksperiimen. Populasi penelitian seluruh siswa kelas VIII-A dan sampel penelitian sebanyak 29 siswa kelas VIII-A. Data penelitian dikumpulkan melalui tes. Teknik analisis dengan rumus uji t-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hasil 2-tailed 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak. Dengan demikian penggunaan metode ini berpengaruh bagi siswa
Penerapan Pendekatan Teaching at the Right of Level Approach (TARL) dengan Model Problem Based Learning Berbantuan Video Animasi pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV A SDN 50 Kota Bengkulu
Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan Teaching at the Right of Level Approach (TaRL) dengan model problem based learning berbantuan video animasi pada mata pelajaran IPAS pada peserta didik kelas IVA SDN 50 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2022023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023, yaitu pada bulan Mei. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IVA SDN 50 Kota Bengkulu yang terdiri dari 22 peserta didik. Objek penelitian adalah hasil belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar peserta didik, yaitu pada siklus I sebesar 68,18% (kategori cukup), kemudian pada siklus II meningkat menjadi 89,65% (kategori sangat baik). Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 21,47%. Dengan demikian penggunaan menggunakan Teaching at the Right of Level Approach (TaRL) dengan model problem based learning berbantuan video animasi pada mata pelajaran IPAS dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IVA SDN 50 Kota Bengkulu.
ABSTRACT
This research was designed to improve participant learning outcomes for students using the Teaching at the Right of Level Approach (TaRL) with a problem-based learning model assisted by animated videos in subjects IPAS for class IVA students at SDN 50 Bengkulu City in the academic year 2022023. This type of research is called classroom action research (PTK) design. This research uses the Kemmis and Mc model. Taggart. This research was held in the even semester of the 2022/2023 academic year, namely in May. The subjects of this research were IVA students from SDN 50 Bengkulu City, which consisted of 22 students. The object of research is the learning outcomes of students. Data collection techniques use observation and interviews. Data is analyzed descriptively and presented in the form of tables and graphs. Results research shows an increase in students' learning activeness; in cycle I, it was 68.18% (sufficient category), then in cycle II, it increased to 89.65% (outstanding category). This means an increase of 21.47%. Thus, the use of Teaching at the Right of Level Approach (TaRL) with a video-assisted problem-based learning model Animation in science subjects can improve student learning outcomes in class IVA SDN 50 Bengkulu City.
 
Peningkatan Hasil Belajar Biologi Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Audio-Visual Kelas X SMA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik kelas X MIPA F SMAN 2 Kota Bengkulu pada materi Animalia tahun pelajaran 2022/2023, melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media audiovisual. Subjek penilitian ini adalah adalah 36 siswa kelas X MIPA F SMAN 2 Kota Bengkulu. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Intrumen Pengumpulan data yang digunakan adalah Lembar Pengamatan dan Tes hasil Belajar. Teknik digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan non tes. Teknik analaisis data yang digunakan adalah analisis data hasil belajar (Kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada siklus 1 lebih baik dibandingkan sebelum tindakan. Jika dibandingkan dengan Siklus I, peningkatan juga terjadi pada hasil belajar Siklus II. Dari Siklus I ke Siklus II penguasaan hasil belajar meningkat 61,11 % menjadi 83,33 %. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dapat lebih meningkatkan hasil belajar Biologi peserta didik kelas X MIPA F SMAN 2 Kota Bengkulu tahun ajaran 2022/2023, khususnya pada materi Animalia.
ABSTRACT
This research aims to improve the biology learning outcomes of the class. The subjects of this research were 36 students from class X MIPA F SMAN 2 Bengkulu City. The form of research carried out is Classroom Action Research (PTK), which has two cycles. The data collection instruments operated were observation sheets and learning results tests. The techniques used to collect data in this research are test and non-test. The data analysis technique used is learning outcomes data analysis (Quantitative). The research results showed that learning outcomes in cycle 1 were better than before the action. When compared with Cycle I, an increase also occurred in the learning outcomes of Cycle II. From Cycle I to Cycle II, mastery of learning outcomes increased from 61.11% to 83.33%. Based on the results of this research, it was concluded that the use of the Problem-Based Learning (PBL) model can further improve the Biology learning outcomes of class
Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA
Aktivitas dikenal sebagai kegiatan yang diikuti dengan perubahan tingkah laku karena interaksi dengan lingkungan. Pada proses pembelajaran, aktivitas dapat dilihat melalui kegiatan belajar. Belajar adalah ketika seseorang berinteraksi dengan lingkungannya untuk mengubah tingkah lakunya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA. Subjek penelitian meliputi 28 peserta didik kelas X MIPA 4. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data aktivitas belajar dengan observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik. Penelitian dianggap berhasil apabila peserta didik memiliki aktivitas belajar meningkat dengan kriteria minimum “aktif”. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik telah meningkat. Pada siklus I yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 69,53% dengan kriteria aktif. Sedangkan pada siklus II yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 80,46% dengan kriteria aktif. Aktivitas belajar peserta didik dari siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,93%. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA.Aktivitas merupakan suatu proses kegiatan yang diikuti dengan terjadinya perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan. Pada proses pembelajaran, aktivitas dapat dilihat melalui kegiatan belajar. Belajar merupakan aktivitas interaktif aktif individu terhadap lingkungan sehingga terjadinya perubahan tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2023 di SMA Negeri 4 Pontianak. Subjek penelitian meliputi 28 peserta didik kelas X MIPA 4. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data aktivitas belajar dengan observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik. Penelitian dikatakan berhasil jika terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik dengan predikat minimal “aktif”. Setelah dilakukan penelitian, hasilnya membuktikan bahwa terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik. Pada siklus I yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 69,53% dengan kriteria aktif. Sedangkan pada siklus II yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 80,46% dengan kriteria aktif. Aktivitas belajar peserta didik dari siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,93%. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA
PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOKLET GEN, DNA, KROMOSOM UNTUK KELAS XII SMA
Gen, DNA, Kromosom adalah salah satu topik yang dianggap sulit oleh siswa SMA. Untuk mengatasi kesulitan memahami topik tersebut adalah perlunya media pembelajaran yang tepat. Media yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten (TPACK) dapat menjadi solusi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media e-booklet pada Submateri Gen, DNA, Kromosom. Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan model ADDIE dan terbatas pada tiga tahap pertama yaitu analyze, design, dan develop. Pada tahap develop, pembuatan media dilanjutkan pengukuran respons siswa. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup lembar validasi dan angket. Responden yang terlibat adalah siswa kelas XII MAN 1 Pontianak sebanyak 13 orang Media e-booklet divalidasi oleh 5 orang validator yakni 2 orang dosen Pendidikan Biologi dan 3 orang guru Biologi kelas XII di SMA Pontianak pada 9 aspek yaitu format, isi, bahasa, kesederhanaan, keterpaduan, penekanan, keseimbangan, bentuk, dan warna sebanyak 16 indikator. Respons siswa dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif sebanyak 21 pernyataan. Hasil pengembangan media e-booklet Submateri Gen, DNA, Kromosom dinyatakan layak pada seluruh item penilaian berdasarkan nilai validitas (>0,87) dan reliabilitas (ICC=0,891). Respons siswa terhadap media e-booklet juga berada pada kategori sangat baik sebesar 84,6%. Produk media yang dihasilkan berpotensi sangat baik untuk membantu pembelajaran pada Submateri Gen, DNA, Kromosom.Gen, DNA, Kromosom merupakan salah satu materi yang dianggap sulit oleh siswa SMA. Untuk mengatasi kesulitan memahami topik tersebut adalah perlunya media pembelajaran yang tepat. Media yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten (TPACK) dapat menjadi solusi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media e-booklet pada Submateri Gen, DNA, Kromosom. Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan model ADDIE dan hanya menggunakan tiga tahap pertama yaitu analyze, design, dan develop. Pada tahap develop, pembuatan media dilanjutkan pengukuran respons siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Responden yang terlibat adalah siswa kelas XII MAN 1 Pontianak sebanyak 13 orang. Media e-booklet divalidasi oleh 5 orang validator yakni 2 orang dosen Pendidikan Biologi dan 3 orang guru Biologi kelas XII di SMA Pontianak pada 9 aspek yaitu format, isi, bahasa, kesederhanaan, keterpaduan, penekanan, keseimbangan, bentuk, dan warna sebanyak 16 indikator. Respons siswa dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif sebanyak 21 pernyataan. Hasil pengembangan media e-booklet Submateri Gen, DNA, Kromosom dinyatakan layak pada seluruh item penilaian berdasarkan nilai validitas (>0,87) dan reliabilitas (ICC=0,891). Respons siswa terhadap media e-booklet juga berada pada kategori sangat kuat sebesar 84,6%. Produk media dapat diuji coba secara luas dalam pembelajaran Submateri Gen, DNA, Kromosom
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Mahasiswa Biologi: Model Pembelajaran SIRI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SIRI dalam meningkatkan keterampilan komunikasi pada mahasiswa biologi. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group design dan melibatkan 98 mahasiswa biologi di Universitas Negeri Makassar dan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Rubrik keterampilan komunikasi digunakan untuk menilai pernyataan mahasiswa dan hasilnya dianalisis menggunakan ANCOVA pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SIRI terhadap peningkatan keterampilan komunikasi mahasiswa. Hasil uji LSD juga menunjukkan bahwa skor keterampilan komunikasi mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran SIRI berbeda secara signifikan dengan model pembelajaran PjBL dan Model Jigsaw. Disimpulkan bahwa model pembelajaran SIRI dapat meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa biologi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SIRI dalam meningkatkan keterampilan komunikasi pada mahasiswa biologi. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group design dan melibatkan 98 mahasiswa biologi di Universitas Negeri Makassar dan Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Rubrik keterampilan komunikasi digunakan untuk menilai pernyataan mahasiswa dan hasilnya dianalisis menggunakan ANCOVA pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SIRI terhadap peningkatan keterampilan komunikasi mahasiswa. Hasil uji LSD juga menunjukkan bahwa skor keterampilan komunikasi mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran SIRI berbeda secara signifikan dengan model pembelajaran PjBL dan Model Jigsaw. Disimpulkan bahwa model pembelajaran SIRI dapat meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa biologi
Penerapan Media Pembelajaran Game Kahoot untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta didik Kelas VIII di SMP Negeri 13 Makassar (Studi pada Materi Pokok Sistem Pencernaan Manusia)
Penelitian ini membahas tentang masalah kesulitan dalam pembelajaran, dimana guru menjadi pusat perhatian. Perlu penyesuaian dengan perkembangan teknologi, globalisasi, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Namun, kendala seperti metode pengajaran monoton, minimnya fasilitas, dan kurangnya keterlibatan peserta didik muncul. Hal ini mengakibatkan penurunan motivasi dan pemahaman terhadap materi pelajaran, seperti pembelajaran tentang sistem pencernaan manusia di SMP Negeri 13 Makassar yang kurang memuaskan, terutama selama masa pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapan media pembelajaran game kahoot untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini penelitian pre experiment dan desain penelitian One Group Pretest-Posttest dengan 3 kelas eksperimen. Sampel dipilih secara purposive sampling 3 kelas yaitu kelas VIIIA 15 orang; VIII.K 16 orang; dan VIII.J 17 orang. Instrumen penelitian berupa soal tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji uji normalitas, uji t, dan uji anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peningkatan hasil belajar peserta didik berada pada kategori sedang dengan nilai 0,53. 2) penerapan media pembelajaran Game Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik nilai t_hitung hasil belajar 11,99 dan nilai t_tabel 1,67. 3) terdapat kesamaan hasil belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 13 Makassar yang diajar menggunakan media pembelajaran Game Kahoot dengan nilai F_hitung hasil belajar 1,28 dan nilai F_tabel 3,23 (H0 diterima).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 13 Makassar yang diajar dengan media pembelajaran Game Kahoot. 2) ada tidaknya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 13 Makassar setelah penerapan media pembelajaran Game Kahoot. 3) ada tidaknya kesamaan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 13 Makassar setelah penerapan media pembelajaran Game Kahoot. Jenis penelitian ini penelitian pre experiment dan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design dengan 3 kelas eksperimen. Populasi seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar, sampel dipilih secara purposive sampling 3 kelas yaitu kelas VIII.A 15 orang; VIII.K 16 orang; dan VIII.J 17 orang. Instrumen penelitian berupa soal tes hasil belajar. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis disimpulkan: 1) peningkatan hasil belajar peserta didik berada pada kategori sedang dengan nilai 0,53. 2) penerapan media pembelajaran Game Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik nilai hasil belajar 11,99 dan nilai 1,67. 3) terdapat kesamaan hasil belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 13 Makassar yang diajar menggunakan media pembelajaran Game Kahoot dengan nilai hasil belajar 1,28 dan nilai 3,23 (H0 diterima)