Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
Green Accounting and Corporate Social Responsibility (CSR) : Literature Review
This review literature aims to explore the relationship between green accounting and Corporate Social Responsibility (CSR) in the context of business sustainability. Green accounting, which focuses on measuring and reporting the environmental impact of a company's activities, plays an important role in supporting CSR initiatives aimed at improving corporate social and environmental responsibility. Through an analysis of various case studies and relevant literature, this review identifies the benefits of implementing green accounting, including improved company reputation, operational efficiency, and stakeholder satisfaction. However, challenges such as lack of understanding, high initial costs, and resistance to change are also faced in the implementation of these practices. The conclusion of this review emphasizes the importance of integrating green accounting in CSR strategies to achieve better sustainability goals. Recommendations for further research and business practices are also presented, with the hope of encouraging companies to be more active in adopting green accounting and CSR as part of their long-term strategies
MENGHIDUPKAN KEMBALI BUDAYA CANG CURUAK : TARIAN PEMANGGIL HUJAN KHAS DESA RETES, KABUPATEN BENGKULU UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan dan pelestarian Tari Cang Curuak, sebuah tarian pemanggil hujan yang khas dari Desa Retes, Kabupaten Bengkulu Utara. Tari ini, yang dilaksanakan setiap musim kemarau sebagai permohonan untuk hujan, memiliki sejarah panjang dan merupakan bagian integral dari budaya lokal. Penelitian menemukan bahwa Tari Cang Curuak dilaksanakan selama tiga malam dengan melibatkan seluruh kalangan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Alat musik utama yang digunakan adalah sung dan temutuk, yang mengiringi tarian ritual tersebut. Meskipun tradisi ini masih dijalankan, hanya sedikit warga yang masih mempercayai dan melakukannya, menunjukkan adanya penurunan partisipasi. Faktor utama dalam mempertahankan tradisi ini adalah keyakinan mendalam masyarakat, meski tantangan utama termasuk perubahan generasi dan penurunan minat. Penelitian ini merekomendasikan pelibatan generasi muda, promosi budaya yang lebih luas, serta dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan kelestarian dan perkembangan Tari Cang Curuak sebagai bagian dari warisan budaya yang berharga
PENYULUHAN METODE BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER SEBAGAI KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DI DESA TANJUNG AUR
Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Bengkulu adalah program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai bagian dari kurikulum pendidikan tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilakukan melalui pengenalan dan penerapan teknologi Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) dalam sistem aquaponik yang menggabungkan budidaya ikan dan sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memproduksi sumber pangan secara mandiri. Budikdamber tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam bidang perikanan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ketersediaan pangan dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, Budikdamber dapat diterapkan sebagai model pengembangan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Air Padang, Bengkulu Utara
SENI MURAL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SEBAGAI MEDIA EDUKASI KEBUDAYAAN DI TK LAB. SCHOOL UNIB
Program kerja ini bertujuan untuk mengedukasi Kebudayaan yang ada di Indonesia melalui pembuatan seni mural Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Media Edukasi Kebudayaan Di TK Lab. UNIB Sekolah. Metode yang diterapkan dalam program kegiatan ini adalah metode aplikatif praktis. Artinya menerapkan keahlian dalam membuat seni mural atau menggambar di dinding. Praktis sebagai diartikan sebagai praktik langsung di lapangan. Pelaksanaan program kerja KKN ini dilakukan dengan kolaborasi antara mahasiswa/i KKN di TK Lab. Sekolah UNIB dan guru TK Lab. UNIB Sekolah. Mural P5 ini memuat beberapa gambar, seperti jam gadang, pakaian adat, alat musik dol, kuda lumping, benteng malioboro, bunga rafflesia, dan candi Borobudur yang menjadi ikonik beberapa tempat di Indonesia, serta gambar bumi dan bendera merah putih yang menjadi salah satu simbol atau lambang Negara Indonesia
TAMAN HERBAL SEBAGAI WAHANA EDUKASI DAN APRESIASI ALAM DI TK LANGIT BIRU
Taman herbal merupakan konsep penting dalam pendidikan anak usia dini, yang bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Program edukasi tentang tanaman herbal obat-obatan telah dilaksanakan di berbagai sekolah untuk menumbuhkan minat dan pengetahuan anak-anak tentang tanaman herbal. Tanaman herbal memiliki khasiat sebagai obat yang tidak hanya bermanfaat bagi orang dewasa tetapi juga untuk anak-anak. Pengenalan tanaman ini di usia dini dapat membantu anak memahami pentingnya kesehatan dan penggunaan obat herbal. Program-program pengenalan tanaman herbal mengajarkan anak-anak tentang jenis-jenis tanaman herbal, cara menanam, serta cara merawat tanaman tersebut. Anak-anak diajak untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan menanam, memupuk bahkan merawat secara langsung tanaman obat-obatan herbal. Pengenalan Taman herbal kepada anak usia dini sangat penting untuk membangun kesadaran akan kesehatan dan kemandirian dalam pengobatan. Melalui program edukasi yang interaktif dan praktis, anak-anak dapat belajar tentang manfaat tanaman herbal sambil mengembangkan keterampilan berkebun yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan
Analisis Efisiensi Usahatani Jamur Tiram di Desa Pekik Nyaring, Kabupaten Bengkulu Utara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi usahatani jamur tiram dan menganalisis pendapatan usahatani jamur tiram di Desa Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis efisiensi menggunakan R/C rasio dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai R/C rasio jamur tiram >1 yaitu sebesar 1,40. Besarnya R/C rasio menjelaskan bahwa usahatani jamur tiram pada lokasi penelitian ini layak untuk diusahakan. Kelayakan usahatani jamur tiram pada penelitian ini juga dapat dilihat dari rata-rata pendapatan petani yaitu sebesar Rp. 8.975.814,81/MT dengan rata-rata jumlah produksi sebesar 1.816,67 Kg dan harga jual jamur tiram rata-rata seharga Rp. 16.833,33/Kg
EKSPLORASI TANAMAN OBAT SUKU REJANG KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU
Masyarakat suku Rejang memiliki tradisi pengobatan turun temurun yang didasarkan pada penggunaan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan alami yang lebih aman dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi tanaman obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku Rejang di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Metode penelitian yaitu wawancara dan observasi langsung untuk memperoleh data primer yang disajikan kedalam tabel dan di narasikan serta dideskriptifkan. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa terdapat 36 jenis tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat suku rejang dengan 14 diantaranya tanaman budidaya dan 22 merupakan tanaman liar. Bagian tumbuhan yang digunakan berfariasi mulai dari daun, batang, akar, umbi, bunga dan buah. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa tanaman obat suku rejang memiliki potensi besar dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan tanaman obat tradisional ini. Selain itu, perlu juga dikembangkan metode pengolahan bahan obat dari tanaman tradisional
ANALISIS KUALITAS AIR BERDASARKAN PARAMETER FISIKA DAN PARAMETER KIMIA DI KAWASAN UNIVERSITAS BENGKULU MENGGUNAKAN METODE IP (INDEKS PENCEMARAN)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di kawasan Universitas Bengkulu. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Simple Random Sampling untuk menganalisis sampel dari beberapa sumur di kawasan Universitas Bengkulu. Jumlah sampel yang akan digunakan yaitu 15 sampel dengan masing-masing pengulangan sebanyak 3 kali. Metode analisis yang digunakan yaitu metode IP (Indeks Pencemaran). Parameter yang diukur adalah TDS, Kekeruhan, bau, Suhu, DHL, pH, Fe, dan Cl. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 15 sampel air memiliki nilai kekeruhan berkisar 0,88-35,2 NTU. Nilai TDS yang tinggi juga di dapatkan yaitu berkisar 104,8-770,0 Mg/L. Begitu juga dengan nilai DHL yang tinggi selaras dengan nilai TDS nya. Nilai Fe pada kualitas air di kawasan Universitas Bengkulu juga tergolong tinggi terutama pada titik 14 yaitu di perpustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 15 sampel air memiliki derajat keasaman (pH) yang netral di semua titik. Adapun nilai klorida yang tinggi di beberapa titik sampel. Berdasarkan hasil analisis sampel menggunakan metode IP, didapatkan IP ≤ 5 atau tergolong cemar ringan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas air di kawasan Universitas Bengkulu pada penelitian ini masih tergolong cemar ringan sehingga masih layak digunakan keperluan higiene sanitasi
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP 5 BENGKULU TENGAH MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya peningkatan minat belajar Bahasa Indonesia di kalangan siswa kelas VII SMP 5 Bengkulu Tengah melalui pemanfaatan teknologi. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, metode pembelajaran konvensional perlu disesuaikan agar lebih menarik dan relevan bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Sebanyak 50 siswa dan beberapa guru Bahasa Indonesia berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti aplikasi pembelajaran, media sosial, dan video pembelajaran, secara signifikan dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pelatihan guru dalam menggunakan teknologi secara efektif dan perlunya sekolah untuk menyediakan infrastruktur teknologi yang memadai. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dapat mengubah
Kata Kunci : Belajar Bahasa Indonesia, Minat Belajar, Teknologi.
Abstract
This study aims to explore efforts to increase interest in learning Indonesian among grade VII students of SMP 5 Bengkulu Tengah through the use of technology. With the rapid development of technology, conventional learning methods need to be adjusted to be more interesting and relevant to students. This study uses a mixed method that combines quantitative and qualitative data collection through questionnaires, interviews, and observations. A total of 50 students and several Indonesian teachers participated in this study. The results showed that the integration of technology, such as learning applications, social media, and learning videos, can significantly increase student interest and participation in learning Indonesian. This study also highlights the importance of teacher training in using technology effectively and the need for schools to provide adequate technological infrastructure. Overall, these findings indicate that the use of technology can change.
Keywords: Learning Indonesian, Learning Interest, Technolog
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Kesehatan Reproduksi dengan Pernikahan Dini pada Remaja di MA Pondok Pesantren Kabupaten Bulukumba
Riset ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi dengan pernikahan dini pada remaja di MA Pondok Pesantren Kab. Bulukumba. Penelitian dilaksanakan di empat Pondok Pesantren MA di Kabupaten Bulukumba. Populasi dalam penelitian ini mencakup siswa kelas XI dan XII IPA di MA Pondok Pesantren Kabupaten Bulukumba. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh yang termasuk dalam kategori non-probability sampling. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasional. Desain penelitian ini menggunakan studi cross-sectional. Dalam penelitian ini, terdapat dua instrumen yang digunakan yaitu tes serta angket. Tes untuk mengumpulkan data pengetahuan kesehatan reproduksi, dan kuesioner mengumpulkan data sikap kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta analisis inferensial yang berupa uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS 24.0 for Windows. Hasil analisis deskriptif penelitian menunjukkan pengetahuan kesehatan reproduksi siswa pada kategori “baik”. Hasil analisis inferensial menunjukkan terdapatnya hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap kesehatan reproduksi dan pernikahan dini pada siswa kelas XI dan XII IPA MA Pondok Pesantren Kabupaten Bulukumba berdasarkan nilai signifikansi yaitu 0,000 < 0,05. Keeratan hubungan ini termasuk dalam kategori “kuat” berdasarkan nilai korelasi (R) 0,775. Kontribusi antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap kesehatan reproduksi dengan pernikahan dini didasari dengan koefisien determinasi (R2) 60,0%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap dan sikap terhadap pernikahan dini pada remaja di MA Pondok Pesantren Kab. Bulukumba. Penelitian dilakukan di empat Pondok Pesantren MA di Kabupaten Bulukumba. Populasi penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI dan XII IPA MA Pondok Pesantren Kab. Bulkumba. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh yang terdapat pada non-probability sampling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Desain penelitian ini menggunakan studi cross-sectional. Dalam Penelitian ini terdapat dua instrumen yang digunakan yaitu tes dan angket. Tes mengumpulkan data pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, dan kuesioner mengumpulkan data sikap terhadap kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial berupa uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS 24.0 for Windows. Hasil analisis deskriptif penelitian menunjukkan pengetahuan kesehatan reproduksi siswa pada kelas kategori “baik”. Hasil analisis inferensial menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap kesehatan reproduksi dan pernikahan dini pada Peserta didik kelas XI dan XII IPA MA Pondok Pesantren Kabupaten Bulukumba berdasarkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Keeratan hubungan termasuk dalam kategori “kuat” berdasarkan nilai korelasi (R) 0,775. Kontribusi pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap kesehatan reproduksi terhadap pernikahan dini berdasarkan koefisien determinasi (R2) 60,0%