Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
Pelatihan Metode Identifikasi Sumber Air Baku Untuk Memenuhi Kebutuhan Air di Kampung Melayu-Kota Bengkulu
Kebutuhan akan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat. Di Kampung Melayu, Kota Bengkulu, akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan, terutama untuk kebutuhan domestik sehari-hari. Permasalahan ini mendorong pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada warga terkait eksplorasi dan pemanfaatan potensi air tanah sebagai sumber air bersih yang berkelanjutan. Kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara identifikasi sumber air tanah, pengujian kualitas air, serta pengelolaan air bersih dalam skala rumah tangga. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi demonstrasi menggunakan alat peraga, ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab yang mendorong partisipasi aktif masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Kampung Melayu memiliki potensi sumber air tanah serta air hujan yang dapat dijadikan air konsumsi setelah melalui proses penyaringan atau pengolahan sederhana. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya tingkat partisipasi dalam setiap sesi kegiatan. Selain itu, masyarakat mulai menyadari pentingnya pengelolaan air bersih yang tepat guna menunjang kesehatan dan efisiensi ekonomi keluarga. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan. Dengan akses air bersih yang lebih mudah dan terjangkau, diharapkan terjadi peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan ekonomi.Kebutuhan akan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Di Kampung Melayu, Kota Bengkulu, keterbatasan akses terhadap air bersih menjadi kendala utama, khususnya untuk kebutuhan domestik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan dasar kepada penduduk untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan potensi air tanah sebagai sumber air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini mencakup identifikasi sumber air tanah, pengujian kualitas air, serta edukasi masyarakat mengenai pengelolaan air bersih. Metode yang digunakan berupa demo menggunakan alat peraga, cerama, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kampung Melayu memiliki potensi air tanah dan air hujan yang layak konsumsi setelah melalui proses tertentu. Peserta dalam kegiatan ini menunjukan partisipasi masyarakat yang tinggi. Dampak kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesehatan dan kesejahteraan ekonomi warga setempat melalui akses yang lebih mudah dan terjangkau terhadap air bersih
Kesehatan Lingkungan, Pasangan Usia Subur 4 Terlalu dan Keluarga Berisiko Stunting Berdasarkan Pendataan Keluarga 2021 di Provinsi Kalimantan Tengah
Stunting berisiko gangguan perkembangan otak. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024 menargetkan stunting 14%. Studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 prevalensi stunting Indonesia (24,4%). Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2021, data stunting (27,4%). Harapan bangsa Indonesia tahun 2045, membangun sumber daya manusia (SDM). BKKBN tahun 2021 melaksanakan pendataan keluarga (PK21) salah satu variabel, keluarga berisiko stunting. Data PK21 untuk membuat kebijakan upaya percepatan penurunan stunting. Tujuan penelitian menghitung distribusi frekuensi data PK21 variabel indikator menentukan keluarga beresiko stunting berdasarkan 6 variabel; sumber air minum utama layak, kepemilikan jamban layak dan PUS 4 terlalu (Terlalu muda hamil < 20 tahun; Terlalu tua hamil (35-49 tahun); terlalu dekat jarak melahirkan < 2 tahun; Terlalu banyak anak ≥ 3 anak) dan membuat policy brief. Metode kualitatif dan kuantitatif. Desain penelitian cross sectional, analisa data univariat data sekunder dari PK21 dan analisa kualitatif focus group discussion dengan pemerintah daerah kabupaten Barito Timur. Tehnik sampling purposive sampling, jumlah sampel 340332 pasangan usia subur usia 10 tahun sampai dengan 49 tahun. Hasil penelitian: Data PK21 Provinsi Kalteng, keluarga beresiko stunting (63,65), sumber air minum utama tidak layak (21,55%), kepemilikan jamban tidak layak (23,2%), terlalu muda hamil < 20 tahun (1,6%), terlalu tua hamil > 35 tahun(25,1%), < 2 tahun jarak melahirkan (0,6%), ≥ 3 anak (29,1%). Manajemen program upaya percepatan penurunan stuntig di Kabupaten Barito Timur sebagai salah satu lokus stunting masih memerlukan regulasi yang mengatur pembagian kerja berdasarkan sasaran pada Perpres no 72 tahun 2021. Keluarga beresiko stunting masih masih tinggi di provinsi Kalteng. Saran: Perlu upaya percepatan penurunan stunting melalui kerjasama komprehensif, terintegrasi, sistematis dengan memilah sasaran berdasarkan kelompok remaja, calon pengantin, ibu hamil dan balita usia 0-23 bulan, balita 24-59 bulan. Masalah dan intervensi dipetakan berdasarkan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Secara teknis peneliti merangkum dalam kebijakan manajemen konvergensi komprehensif upaya percepatan penanganan stunting di Indonesia.
 
Assessing Threshold Levels Of Income Inquality And Human Development Quality On Economic Growth In Indonesia
Abstract
This study attempts to assess threshold levels of income inequality and human development quality on economic growth for 34 provinces in Indonesia during 2022-2023. The cross-section threshold regression was employed. The findings reveal that the threshold levels of income inequality in 2022 and 2023 were 0.319 and 0.345, respectively. At the same time, the threshold levels of human development index were 71.65 and 71.25, respectively. The condition posits that the quality of income distribution and human development will be marginally lower in 2023 than in 2022. By considering Global OLS, total labor force and unemployment rate deliver a significant and negative impact on economic growth at 10% level in 2022. Interestingly, FDI provides a positive impact at 10% (income inequality) and 1% (human development) levels. Therefore, the central and local governments are challenged to design economic development under inclusive and sustainable perspectives. Their policies can improve the quality of labor (educated, skilled labors, and productive) and increase the equality of economic activities for all provinces. Besides, those governments should lead all economic agents to obtain and guarantee the quality of human development in the long-run.
Keywords : Income Inequality, Human Development, Threshold Level, Economic Growth.
Abstrak
Studi ini berupaya menilai ambang batas ketimpangan pendapatan dan kualitas pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di 34 provinsi di Indonesia selama periode 2022–2023. Metode cross-section threshold regression digunakan dalam analisis ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ambang batas ketimpangan pendapatan pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 0,319 dan 0,345. Pada saat yang sama, ambang batas indeks pembangunan manusia (IPM) masing-masing tercatat sebesar 71,65 dan 71,25. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas distribusi pendapatan dan pembangunan manusia pada tahun 2023 sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2022. Dengan mempertimbangkan Global OLS, total angkatan kerja dan tingkat pengangguran memberikan pengaruh yang signifikan dan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi pada taraf 10% di tahun 2022. Menariknya, Penanaman Modal Asing memberikan dampak positif pada taraf 10% (untuk ketimpangan pendapatan) dan 1% (untuk pembangunan manusia). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah ditantang untuk merancang pembangunan ekonomi dengan perspektif yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan mereka dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja (terdidik, terampil, dan produktif) serta mendorong pemerataan aktivitas ekonomi di seluruh provinsi. Selain itu, pemerintah juga perlu memimpin seluruh pelaku ekonomi untuk mencapai dan menjamin kualitas pembangunan manusia dalam jangka panjang.
Kata kunci: Ketimpangan Pendapatan, Pembangunan Manusia, Tingkat Ambang, Pertumbuhan EkonomiAbstract
This study attempts to assess threshold levels of income inequality and human development quality on economic growth for 34 provinces in Indonesia during 2022-2023. The cross-section threshold regression was employed. The findings reveal that the threshold levels of income inequality in 2022 and 2023 were 0.319 and 0.345, respectively. At the same time, the threshold levels of human development index were 71.65 and 71.25, respectively. The condition posits that the quality of income distribution and human development will be marginally lower in 2023 than in 2022. By considering Global OLS, total labor force and unemployment rate deliver a significant and negative impact on economic growth at 10% level in 2022. Interestingly, FDI provides a positive impact at 10% (income inequality) and 1% (human development) levels. Therefore, the central and local governments are challenged to design economic development under inclusive and sustainable perspectives. Their policies can improve the quality of labor (educated, skilled labors, and productive) and increase the equality of economic activities for all provinces. Besides, those governments should lead all economic agents to obtain and guarantee the quality of human development in the long-run.
Keywords : Income Inequality, Human Development, Threshold Level, Economic Growth.
Abstrak
Studi ini berupaya menilai ambang batas ketimpangan pendapatan dan kualitas pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di 34 provinsi di Indonesia selama periode 2022–2023. Metode cross-section threshold regression digunakan dalam analisis ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ambang batas ketimpangan pendapatan pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 0,319 dan 0,345. Pada saat yang sama, ambang batas indeks pembangunan manusia (IPM) masing-masing tercatat sebesar 71,65 dan 71,25. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas distribusi pendapatan dan pembangunan manusia pada tahun 2023 sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2022. Dengan mempertimbangkan Global OLS, total angkatan kerja dan tingkat pengangguran memberikan pengaruh yang signifikan dan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi pada taraf 10% di tahun 2022. Menariknya, Penanaman Modal Asing memberikan dampak positif pada taraf 10% (untuk ketimpangan pendapatan) dan 1% (untuk pembangunan manusia). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah ditantang untuk merancang pembangunan ekonomi dengan perspektif yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan mereka dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja (terdidik, terampil, dan produktif) serta mendorong pemerataan aktivitas ekonomi di seluruh provinsi. Selain itu, pemerintah juga perlu memimpin seluruh pelaku ekonomi untuk mencapai dan menjamin kualitas pembangunan manusia dalam jangka panjang.
Kata kunci: Ketimpangan Pendapatan, Pembangunan Manusia, Tingkat Ambang, Pertumbuhan Ekonom
Pendampingan Belajar Matematika Dasar Untuk Siswa SD di Desa Koto Bento sebagai Upaya Peningkatan Literasi Numerasi: literasi numerasi, pendampingan belajar, matematika dasar, siswa SD, pengabdian Masyarakat
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika dasar siswa melalui program pendampingan belajar. Rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa Sekolah Dasar menjadi tantangan besar dalam dunia Pendidikan Indonesia salah satunya pada mata Pelajaran matematika. Untuk itu perlu diupayakan pembelajaran yang dirancang agar dapat menguasai konsep-konsep dasar matematika. Di Desa Koto Bento, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh merupakan salah satu wilayah yang akan dilaksanakan kegiatan pengabdian Masyarakat berupa pendampingan belajar, khususnya dalam mata pelajaran matematika dasar. Metode yang digunakan adalah bimbingan belajar tatap muka dengan pendekatan kontekstual dan partisipatif. Kegiatan ini melibatkan siswa SD yang berdomisili di desa Koto Bento. Materi yang disampaikan difokuskan pada topik-topik dasar seperti operasi hitung, pengukuran, dan pecahan sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi siswa serta motivasi belajar yang lebih tinggi. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan pengabdian. Program ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain untuk mendukung penguatan literasi numerasi secara berkelanjutan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan matematika dasar siswa melalui program pendampingan belajar. Rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa Sekolah Dasar menjadi tantangan besar dalam dunia Pendidikan Indonesia salah satunya pada mata Pelajaran matematika. Untuk itu perlu diupayakan pembelajaran yang dirancang agar dapat menguasai konsep-konsep dasar matematika. Di Desa Koto Bento, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh merupakan salah satu wilayah yang akan dilaksanakan kegiatan pengabdian Masyarakat berupa pendampingan belajar, khususnya dalam mata pelajaran matematika dasar. Metode yang digunakan adalah bimbingan belajar tatap muka dengan pendekatan kontekstual dan partisipatif. Kegiatan ini melibatkan siswa SD yang berdomisili di desa Koto Bento. Materi yang disampaikan difokuskan pada topik-topik dasar seperti operasi hitung, pengukuran, dan pecahan sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi siswa serta motivasi belajar yang lebih tinggi. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan pengabdian. Program ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain untuk mendukung penguatan literasi numerasi secara berkelanjutan.
Kata kunci: literasi numerasi, pendampingan belajar, matematika dasar, siswa SD, pengabdian Masyaraka
Learning Strategies In Improving The Independence Of Blind Children
Deaf children are an essential concern, especially at an early age, to provide independent learning that will be beneficial in the future, as they are accustomed to being independent without the help of others. The purpose of the study was to identify and describe effective learning strategies in improving the independence of blind children in special schools (SLB), Bukesra Banda Aceh. This study uses a qualitative approach with a case study method, data collected through interviews with teachers and observation of teaching and learning activities. The results showed that the main strategies implemented include expository methods for the delivery of material in a structured manner, heuristic methods to foster independent and critical thinking, as well as a team teaching approach that allows more personalized guidance. In addition, schools use audio media such as audiobooks as alternative visual aids, ice-breaking activities to increase learning focus, and giving awards as a form of positive reinforcement to build motivation and social participation of children. The curriculum is tailored to each student's ability to create inclusive and adaptive learning. The findings of this study indicate that integrated and responsive learning strategies significantly support the development of academic and social independence of children with visual impairments, which can be seen from their increased initiative, confidence, and active participation in the learning process
Pengembangan Protokol Biosafety dalam Penelolaan Laboratorium Perikanan dan Akuakultur di Wilayan Tropis: Development of Biosafety Protocols in the Management of Fisheries and Aquaculture Laboratories in the Tropics
Penelitian ini mengkaji pengembangan protokol biosafety dalam pengelolaan laboratorium perikanan dan akuakultur di wilayah tropis. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini menganalisis tantangan unik yang dihadapi laboratorium di daerah tropis, standar biosafety terkini, serta inovasi teknologi dalam manajemen risiko biologis. Hasil menunjukkan pentingnya adaptasi protokol biosafety terhadap kondisi lingkungan tropis, peningkatan infrastruktur, pelatihan staf yang memadai, serta integrasi teknologi modern dalam sistem pemantauan dan pengendalian. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan keamanan biologis di laboratorium perikanan dan akuakultur tropis, mendukung keberlanjutan industri akuakultur, dan melindungi ekosistem akuatik
 
Pengelolaan Limbah Laboratorium Peternakan yang Berkelanjutan: Tantangan dan Strategi Implementasi di Indonesia: Sustainable Management of Livestock Laboratory Waste: Challenges and Implementation Strategies in Indonesia
Pengelolaan limbah laboratorium peternakan di Indonesia menghadapi tantangan kompleks, meliputi risiko kontaminasi lingkungan (polutan, patogen, gas rumah kaca), kesenjangan data, keterbatasan teknologi-ekonomi (terutama pada skala kecil), serta lemahnya koordinasi dan penegakan regulasi meskipun kerangka hukum seperti UU No. 18/2008 dan PP No. 101/2014 telah ada. Artikel ini menganalisis strategi implementasi melalui review literatur sistematis. Hasil menunjukkan bahwa inovasi teknologi seperti sistem pengelolaan limbah pintar (sensor, AI, daur ulang pelarut) dan konversi limbah menjadi energi (pirolisis, gasifikasi) berpotensi meningkatkan keberlanjutan. Pendekatan ekonomi sirkular dan kolaborasi multistakeholder menjadi kunci, didukung penegakan regulasi berbasis sanksi administratif serta hierarki panduan terintegrasi. Implementasi strategi ini diharapkan mampu mengurangi dampak lingkungan sekaligus mengoptimalkan nilai ekonomi limbah laboratorium peternakan
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pemberian Mahar dan Uang Panaik (Uang Belanja) dalam Perkawinan Adat Bugis
In the life of indigenous people, dowry is not the only thing that is a must because in general the family of the prospective groom will also provide panaik money (shopping money), but what will be given panaik money (shopping money) must be meaningful, valuable and valuable. The purpose of this study is to describe and explain the position of dowry and panaik money in Bugis customary marriage law and to describe the views of Islamic law on the implementation of giving dowry and panaik money in Bugis customary marriage law. The data sources used in this study are based on literature, laws and regulations, sources of customary law, and sources of Islamic law. The results of this study are that the customary law marriage process will be valid if it is in accordance with the provisions of local customary law, and the position of panaik money is a pillar, because if there is no panaik money then there is no marriage, and the law of giving panaik money in Islamic law is mubah or allowed as long as there is no element of coercion in the process
Pengembangan Bahan Ajar IPA Digital Berbasis Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Materi Sistem Pencernaan Manusia Kelas V SD
The purpose of this study was to describe the characteristics, feasibility, user responses and analyze the effectiveness of digital science teaching materials based on discovery learning with digital science teaching materials to improve students' high order thinking skills. The type of research used is research and development. The research model in the development of teaching materials is the ADDIE model. The types of data collected are quantitative and qualitative data using instruments in the form of document analysis sheets, interview guidelines, observation validation sheets, and test sheets. Based on the results of the study, it can be concluded that the digital science teaching materials developed are suitable for use as teaching materials in Natural Sciences (IPA) subjects, namely the human digestive system. The validated points include the feasibility of the material, language, and design. The percentage of material validation results is 75%, linguist validation is 75% and design expert validation is 50%. The response of grade V students of SDN 119 Rejang Lebong is very good because based on the results of the questionnaire analysis of grade V students' responses, it is 83%. The teaching materials developed are effective in improving the high order thinking skills of grade V students of SDN 119 Rejang Lebong. This is based on the results of N-Gain effectiveness of 77% or level at level C4 of 80%, level C5 of 73%, level C6 of 79%.The purpose of this study was to describe the characteristics, feasibility, user responses and analyze the effectiveness of digital science teaching materials based on discovery learning with digital science teaching materials to improve students' high order thinking skills. The type of research used is research and development. The research model in the development of teaching materials is the ADDIE model. The types of data collected are quantitative and qualitative data using instruments in the form of document analysis sheets, interview guidelines, observation validation sheets, and test sheets. Based on the results of the study, it can be concluded that the digital science teaching materials developed are suitable for use as teaching materials in Natural Sciences (IPA) subjects, namely the human digestive system. The validated points include the feasibility of the material, language, and design. The percentage of material validation results is 75%, linguist validation is 75% and design expert validation is 50%. The response of grade V students of SDN 119 Rejang Lebong is very good because based on the results of the questionnaire analysis of grade V students' responses, it is 83%. The teaching materials developed are effective in improving the high order thinking skills of grade V students of SDN 119 Rejang Lebong. This is based on the results of N-Gain effectiveness of 77% or level at level C4 of 80%, level C5 of 73%, level C6 of 79%
Development of Interactive Learn Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif IPAS Berbantuan Genially Berbasis Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Di Kelas III Sekolah Dasar: Pengembangan media pembelajaran interaktif IPAS menggunakan Genially berbasis Model Discovery Learning
The purpose of this study was to develop, describe the characteristics, logical feasibility, user response and effectiveness of learning media using Genially based on Discovery Learning to improve high-level cognitive learning outcomes of students in grade 3 of elementary school 28 Seluma. The type of research used was R&D (Research and Development) research with the ADDIE development model. The types of data used were qualitative and quantitative data using instruments in the form of interviews, needs analysis questionnaires, expert validation sheets, and user response questionnaires. The results showed that Genially learning media was able to improve student interactivity. Logically, Genially learning media is feasible to use based on the results of material validation 0.95 language experts 0.95 media/design experts 1.0 which is a high validity category. User responses showed a percentage of 100% of the attractiveness of Genially learning media. The response of users of Genially learning media is very high, this is indicated by the average of the N-Gain test of 85.02 which is included in the effective category. So it can be concluded that the use of Genially learning media is able to improve high-level cognitive learning outcomes of class III students at state elementary school 28 Seluma. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPAS BERBANTUAN GENIALLY BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF
PESERTA DIDIK DI KELAS III SEKOLAH DASAR
Oleh:
Sinta Pitaloka①, Endang Widi Winarni②, Abdul Muktadir③
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan, mendeskripsikan karakteristik, kelayakan logis, respons pengguna dan efektivitas media pembelajaran menggunakan Genially berbasis Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik di kelas III sekolah dasar negeri 28 Seluma. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian R&D (Rescearch and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa wawancara, angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, dan angket respons pengguna. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran Genially mampu meningkatkan interaktif peserta didik. Secara logis media pembelajaran Genially layak untuk digunakan berdasarkan hasil validasi materi 0,95 ahli bahasa 0,95 ahli media/desain 1,0 yang merupakan katagori validitas tinggi. Respons pengguna menunjukkan persentase 100% terhadap kemenarikan media pembelajaran Genially. Respon pengguna media pembelajaran Genially sangat tinggi hal ini ditunjukkan rata-rata dari uji N-Gain sebesar 85,02 yang masuk ke dalam katagori efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Genially mampu meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas III SD Negeri 28 Seluma.
Kata Kunci: Discovery Learning, Genially, Hasil Belajar Kognitif